<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178</id><updated>2012-02-03T11:56:34.542-08:00</updated><title type='text'>Warung Bakmi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>51</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-7094626810358078305</id><published>2011-12-16T12:40:00.000-08:00</published><updated>2011-12-16T18:22:52.951-08:00</updated><title type='text'>Pria Simpanan dan Preman</title><content type='html'>Hmmm....hari masih gelap, tapi sepertinya sebentar lagi pagi&lt;br /&gt;Aku terjaga dari tidurku, bangun dan duduk di ranjangku&lt;br /&gt;Di sebelahku sesosok tubuh perempuan terbaring lelap&lt;br /&gt;Seandainya aku bisa mengatakan kalau dia istriku, tapi sayangnya bukan&lt;br /&gt;Seandainya aku juga bisa mengatakan kalau aku mencintainya, tapi juga tidak&lt;br /&gt;Bagiku dia majikanku, dan baginya aku hanyalah mainan favoritnya..saat ini...&lt;br /&gt;Ah...waktunya bangun dan pergi ke kamarku sebelum pelayan lain memergokiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berjalan, aku teringat masa lalu&lt;br /&gt;Kalau dipikir-pikir, nasib ini sungguh aneh&lt;br /&gt;Dibuang keluarga dan menjadi pelayan di rumah ini&lt;br /&gt;Majikanku memperlakukanku cukup baik, tapi istrinya bahkan lebih “ baik ” lagi&lt;br /&gt;Dia sendiri yang datang dan menawarkanku tempat di ranjangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sesaat aku bimbang, bukankah itu dosa ?&lt;br /&gt;Tapi, kenapa tidak ? Aku masih muda dan tubuhku menginginkannya&lt;br /&gt;Tapi bukankah itu menyakiti Tuhan ?&lt;br /&gt;Tuhan ? Tuhan yang diam saja ketika keluargaku membuangku ? &lt;br /&gt;Tapi bukankah Tuhan akan menjadikan semuanya baik ?&lt;br /&gt;Baik di mananya ? Aku hanya pelayan di rumah ini...tapi seandainya nyonya menyukaiku, kehidupanku akan lebih baik dan aku bisa memuaskan masa mudaku. &lt;br /&gt;Tunggulah Tuhan dan Dia akan...&lt;br /&gt;Tidak, aku tidak mau menunggu. Aku lelah menunggu mimpi tak jelas, lebih baik aku mengambil apa yang ada di depan mataku saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan ini tidak jelek..&lt;br /&gt;Tuan sering pergi untuk kerja sampai berhari – hari dan tidak pernah curiga&lt;br /&gt;Nyonya menyukaiku dan aku bisa hidup nyaman&lt;br /&gt;Mungkin ini bukan hidup yang kuimpikan, tapi tidak jelek..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***********&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayaran bulan ini tidak terlalu banyak, mungkin para pedagang itu harus diingatkan lagi karena jasa siapa mereka bisa berdagang dengan aman tanpa takut dirampok. Sedikit uang tanda terimakasih karena sudah menjaga barang dagangan mereka harusnya tidak seberapa. Mungkin para pedagang kikir itu harus belajar apa arti kata tidak aman sebelum mereka mau berterimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahh...menjadi preman kecil di kota kecil...betapa jauh dirinya terbuang.&lt;br /&gt;Dulu hidupnya tidak seperti ini...dulu dia wakil direktur perusahaan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu hidupnya bagaikan anak bangsawan, tapi sekarang dia terbuang di kota kecil berdebu ini, menjaga barang dagangan para pedagang yang tak tahu terimakasih itu.&lt;br /&gt;Dan semuanya karena mertuanya sendiri, direktur perusahaannya, cemburu pada kesuksesannya di perusahaan itu. &lt;br /&gt;Hahh...padahal mertuanya yang tidak sanggup memimpin, tapi dia yang dipecat dan berakhir di sini.&lt;br /&gt;Tapi...ini juga tidak jelek, setidaknya dia berhasil membalas dendam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum tersungging di bibirnya, ketika dia teringat lagi ketika pisaunya menembus tubuh mertuanya yang bodoh dan tidak kompeten itu.&lt;br /&gt;Ya..tahun lalu mertuanya datang ke kota ini mencarinya...&lt;br /&gt;Masih banyak pegawai di perusahaan itu yang menginginkan pergantian pemimpin yang lebih kompeten. Dan mertuanya datang ke sini untuk menyingkirkannya, untuk memastikan tidak ada saingan yang akan berebut kepemimpinan dengannya.&lt;br /&gt;Hahh...tapi dia lebih cepat dari mertuanya yang lamban itu.&lt;br /&gt;Ketika mertuanya masuk ke toilet dan para pengawalnya berjaga di luar, itulah saat belatinya membayar semua dendamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harusnya tidak dia lakukan itu, bukan itu yang Tuhan inginkan&lt;br /&gt;Tapi dendam yang terbayar itu terasa manis&lt;br /&gt;Walaupun kosong....perusahaannya kosong...semua pegawainya tercerai berai karena konflik internal yang berkepanjangan. Sebagian dari pegawai mendukungnya tapi sebagian menolaknya karena dia membunuh mertuanya sendiri. Dan sekarang perusahaan itu kosong...&lt;br /&gt;Dan dia tetap terjebak di kota kecil ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ini juga tidak jelek...&lt;br /&gt;Setidaknya dia “ direktur ” dari sebuah jasa keamanan&lt;br /&gt;Mungkin ini bukan profesi impian&lt;br /&gt;Tapi, ini juga tidak jelek...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***********&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau seandainya Yusuf ternyata memilih untuk menerima rayuan istri Potifar ? &lt;br /&gt;Bagaimana kalau seandainya Yusuf lebih memilih untuk memuaskan masa mudanya ?&lt;br /&gt;Bagaimana kalau seandainya, daripada menunggu Tuhan mewujudkan mimpinya, Yusuf memilih untuk mengambil jalan yang mudah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau seandainya Daud memutuskan bahwa dendamnya pada Saul lebih penting dari apa yang Tuhan inginkan ?&lt;br /&gt;Seandainya Daud lebih memilih untuk main hakim sendiri daripada menyerahkan perkaranya pada Yang Adil ?&lt;br /&gt;Seandainya daripada menunggu waktunya Tuhan, Daud berusaha untuk menjadi raja dengan caranya sendiri ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kita memilih untuk meyerah dan membiarkan diri kita terbawa arus ?&lt;br /&gt;Seandainya kita memilih untuk bertindak sendiri daripada menunggu Tuhan ?&lt;br /&gt;Seandainya kita memilih untuk membuang mimpi-mimpi kita dan mencukupkan diri dengan hidup yang mengikuti dunia ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf sang perdana menteri....dan yusuf pria simpanan&lt;br /&gt;Daud sang raja....dan daud yang preman&lt;br /&gt;Seandainya Yusuf bertahan sedikit lagi...seandainya Daud percaya sedikit lagi....&lt;br /&gt;Dan.....Puji Tuhan....mereka memang bertahan, mereka memang percaya, mereka menunggu dan Tuhan bertindak, dan mimpi mereka terwujud, dan Alkitab menjadi lebih berwarna dengan kisah hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit lagi....bertahan lagi....percaya lagi....&lt;br /&gt;Bangun lagi...merangkak lagi...berjalan lagi....&lt;br /&gt;Sedikit lagi....Yesus ada di depan....dan tanganNYA terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : mungkin ada yang heran kenapa Daud perannya di sini jadi preman ? Well...ini pendapat pribadi sih, tapi kalau baca 1 Samuel 25 soal Daud dan Nabal, rasanya kok Daud macem preman yang jaga keamanan kambing domba Nabal terus minta uang terimakasih.&lt;br /&gt;Memang sih kalo preman pasar, dia sendiri yang ganggu kemanan, dia sendiri yang minta uang keamanan. Sementara Daud emang beneran ngejaga kambing domba dari rampok...jadi ga preman – preman amat lah (&amp;gt;,&amp;lt;)'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-7094626810358078305?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/7094626810358078305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/7094626810358078305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/12/pria-simpanan-dan-preman.html' title='Pria Simpanan dan Preman'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-347990441053741226</id><published>2011-12-11T04:24:00.000-08:00</published><updated>2011-12-11T04:39:24.128-08:00</updated><title type='text'>Resep - Resep Bakmi Hangat</title><content type='html'>Pemberitahuan kepada para pelanggan, sekarang semua artikel - artikel yang ada di blog ini sudah dikumpulkan ke dalam 1 ebook supaya lebih gampang buat dibaca dan dibawa - bawa. Silakan didownload dan dikopi , gratis !&lt;br /&gt;Tapi jangan diedit isinya, yah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 versi ebook yang saya sediakan, tinggal pilih aja cocoknya yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format PDF ( format paling umum bisa dibaca di PC, Tablet, Smartphone )&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dl.dropbox.com/u/48525791/Resep%20-%20Resep%20Bakmi%20Hangat.pdf"&gt;Resep - Resep Bakmi Hangat.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format Epub ( format paling umum untuk Ebook Reader yang ada di pasaran )&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dl.dropbox.com/u/48525791/Resep%20-%20Resep%20Bakmi%20Hangat.epub"&gt;Resep - Resep Bakmi Hangat.epub&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format Mobi ( format yang dipakai oleh Amazon Kindle Reader )&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dl.dropbox.com/u/48525791/Resep%20-%20Resep%20Bakmi%20Hangat.mobi"&gt;Resep - Resep Bakmi Hangat.mobi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook ini sebenarnya saya buat dalam format Epub kemudian baru dikonversi ke PDF dan Mobi, jadi ada kemungkinan format Epub dan Mobi tampilannya tidak sempurna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-347990441053741226?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/347990441053741226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/347990441053741226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/12/resep-resep-bakmi-hangat.html' title='Resep - Resep Bakmi Hangat'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5990751118595197083</id><published>2011-12-02T10:07:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T10:08:49.721-08:00</updated><title type='text'>Lebih Baik Sakit Gigi Daripada Sakit Hati Ini</title><content type='html'>&lt;div&gt;Ding Dong....Ding Dong...Ding Dong...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah kau menerima xxxxx sebagai istrimu yang sah ? Yes, I do....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan ini kalian resmi menjadi suami istri...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan....dimulailah masa - masa live happily ever after&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, ada yang nyuciin baju kalo kotor&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, ada yang masakin kalo laper&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, ada yang mijetin kalo cape&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, ada yang nemenin kalo tidur&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Senangnya bisa nikah....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Eppp...tunggu....jangan lempar sendal dulu ato demo ala feminis...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini cuman contoh....contoh alasan ato motivasi buat nikah yang salah. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Normalnya...harusnya...bagusnya....pastinya...kalo mau nikah itu supaya bisa selalu bersama dengan orang yang kita sayang sampai kesudahannya kan? Bukan supaya punya pembantu baru? Yang kita inginkan bukan rumah bersih rapi,makanan hangat ato baju bersih kan? Tapi supaya kita bisa menghabiskan waktu bersama?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang kita inginkan bukanlah makanan lezat yang selalu tersedia...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang kita inginkan bukanlah pembantu – pembantu bersayap&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang kita inginkan bukanlah rumah megah dengan jalan terbuat dari emas&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika tidak ada lagi tetes air mata, itu bukan karena kita akhirnya bisa hidup bagai raja, tapi itu karena akhirnya.....akhirnya...kita bisa bertemu sang Raja...dan menghabiskan waktu bersama sampai selamanya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menceritakan surga sebagai tempat dimana kita bisa hidup dengan segala kemewahan tanpa kesusahan itu bagaikan suami yang menyombongkan rumahnya yang selalu terawat tanpa pernah menyinggung sedikit pun tentang istrinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bukankah surga menjadi surga karena Yesus ada di sana?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan bukankah neraka menjadi neraka karena..itu berarti....Tuhan tidak ada di sana ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ataukah neraka menjadi neraka karena mempunyai koleksi alat – alat penyiksaan terbanyak ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah neraka menjadi neraka karena...di sana....manusia ditusuk dibakar digiling direbus...?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Duduk termenung sambil menengadah ke atas....menengadah memandang surga&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin....mungkin neraka ini tidak untuk selamanya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bukankah Tuhan itu baik? Mungkin suatu hari nanti Dia akan datang ke neraka ini dan berkata kalau hukumanku sudah cukup.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya..ya...mungkin besok dia datang...mungkin lusa....mungkin minggu depan..bulan depan...tahun....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi...bagaimana kalau seandainya Dia tidak akan pernah datang untuk selamanya ? Bukankah neraka diciptakan untuk kekekalan?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi...mungkin juga Dia datang...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin hukumanku kurang, mungkin aku harus menebus dosa- dosaku? Mungkin aku harus menghukum diriku sendiri supaya Dia makin cepat datang ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hei...ada iblis di sana...mungkin dia bisa membantuku menyiksa dirku sendiri supaya dosaku cepat lunas...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Blis ? i-Blis ? Sini dong.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin besok Dia akan datang.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi...bagaimana kalau Dia tidak akan pernah datang ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi..Dia kan penuh kasih ? Masa Dia akan membiarkan kita sampai selamanya di sini ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi bukankah neraka itu untuk selamanya sampai kekekalan ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin sebentar lagi  pintu itu terbuka dan Dia datang ? Mungkin besok ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan keputusasaan pelan-pelan merayap.....disertai harapan kosong dan doa yang tak akan pernah terjawab.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Frustasi membuatnya meninju tembok...tapi kepalanya tetap dipenuhi suara – suara.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin kalau kepala dibenturkan ke tembok ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin rasa sakit bisa menghilangkan dan membuat lupa akan keputusasaan ini ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin kalau kakiku dipatahkan? Atau kuku jariku dicabuti ? Mungkin dibakar ? Apapun asal suara – suara yang menghantui kepalaku ini hilang.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin iblis bisa membantuku menyakiti diriku sendiri....i-Blis.......sini dong...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam dunia tanpa Tuhan, kita tidak perlu disiksa. Kita akan menyiksa diri kita sendiri hanya untuk melupakan bahwa kita ada di dunia tanpa Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam dunia tanpa Tuhan, harapan yang ada adalah kosong, doa yang dipanjatkan tidak terjawab, penantian yang tak berakhir, kesepian yang tak terpuaskan, dan satu – satuya hal yang nyata adalah penyesalan dan keputusasaan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam dunia tanpa Tuhan, keinginan untuk masuk ke pesta Tuhan sama beratnya dengan kesadaran kalau tempat kita bukan di pesta itu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seperti pengemis yang datang ke pesta para bangsawan, sekalipun dia berusaha bertahan tetap di pesta, pada akhirnya dia tahu tempatnya bukan di sana.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekalipun dia bisa menebalkan muka, dia akan selalu tahu kalau dia bukan bagian dari mereka.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena dia memakai baju rombeng pendosa dan bungkuk oleh penyesalan yang terlambat sementara  para bangsawan anak Raja memakai baju iman dan berdiri tegak karena sukacita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Baju iman hanya diberikan pada mereka yang percaya walaupun tidak melihat &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi saat ini dia sudah melihat surga dan kemuliaan Tuhan, bagaimana dia bisa menerima baju iman ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penyesalan yang terlambat, seandainya saat di dunia di mana Tuhan tidak terlihat dia memilih untuk beriman....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Surga ini bukan rumahnya, neraka pun bukan, tapi neraka adalah tempat di mana semua orang yang tidak mempunyai rumah pergi.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah saya pernah dapat penglihatan tentang neraka ? Ngga...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau mungkin pernah diangkat ke surga ? Ngga juga....belum...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau begitu, kenapa saya menulis tentang surga dan neraka walaupun saya ga tahu bentuknya seperti apa ? Karena saya tahu surga menjadi surga karena ada Yesus di sana, bukan karena trotoarnya terbuat dari emas . Dan karena itu, neraka seharusnya menjadi neraka karena Yesus tidak ada di sana.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah neraka tempat penyiksaan dan penghukuman ? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya juga ngga tahu, tapi yang saya tahu, dalam dunia tanpa Tuhan kita akan menyiksa diri kita sendiri dengan harapan Tuhan akan memaafkan kita. Atau saat kita sadar kalau itu hanya harapan kosong, kita akan menyakiti diri kita sendiri hanya untuk berusaha melupakan harapan kosong itu dan menggantinya dengan rasa sakit.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam dunia tanpa Tuhan, daging yang terbakar lebih nyaman daripada duduk terdiam dalam kekekalan menatap pintu yang tak akan pernah terbuka dan Sosok yang tak akan pernah hadir.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kenapa Tuhan tidak berbaik hati dan mengijinkan orang berdosa masuk ke surga ? Bukankah Dia penuh kasih ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tentu saja Sang Raja bisa mengijinkan pengemis masuk ke pestaNYA, tapi pengemis itu akan selalu tahu bahwa tempatnya bukan di pesta itu. Berdiri di tengah pesta megah dengan baju compang camping lebih menyakitkan daripada diam di tengah tumpukan sampah. Tak akan ada seorang pun yang bisa bertebal muka di hadapan Raja dan tetap tinggal di pesta selama dia berbaju compang camping.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak bisakan Raja memberikan baju baru ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dress code untuk pesta Sang Raja adalah baju yang bernama iman . Iman yang percaya pada penebusanNYA, iman yang percaya pada yang tak terlihat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi saat orang tak percaya meninggal dan melihat segala kemuliaan Tuhan, bagaimana dia bisa memperoleh iman ? Bagimana dia bisa percaya pada yang tak terlihat sementara dia sudah melihat ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah tempat sampah adalah kekejaman sang Raja? Mungkin.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi seandainya berada di pesta dengan baju compang camping lebih menyakitkan, tempat sampah adalah kemurahan hati.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;PS :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekali lagi, tulisan ini cuma pendapat pribadi saya tentang surga dan neraka. Sepeti apa sebenarnya surga dan neraka itu nanti sama – sama kita lihat kalau kita sudah “ pulang”.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5990751118595197083?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5990751118595197083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5990751118595197083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/12/lebih-baik-sakit-gigi-daripada-sakit.html' title='Lebih Baik Sakit Gigi Daripada Sakit Hati Ini'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-1011669232856279786</id><published>2011-11-11T12:28:00.000-08:00</published><updated>2011-11-11T12:31:37.777-08:00</updated><title type='text'>Anjing, Kucing dan Gadis Tuli</title><content type='html'>Seorang pedagang yang baru pulang dari kegiatannya berdagang di ibukota sedang kebingungan. Kereta kuda yang dinaikinya mengalami kerusakan pada rodanya dan tidak bisa melanjutkan perjalanan, padahal saat itu dia masih di tengah gunung. Pedagang ini ingin pergi ke desa sebelah untuk mencari pandai besi yang bisa memperbaiki keretanya, tapi dia takut meninggalkan kereta itu sendirian karena kereta itu penuh berisi uang perak dan barang-barang jualan dari ibukota yang akan dijualnya di kota asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dia kebingungan, seorang pemburu dengan anjingnya lewat di jalan itu. Dengan segera pedagang itu menghentikannya dan meminta tolong pada pemburu itu untuk menjagai keretanya. Pemburu itu setuju dan duduk berjaga dengan anjingnya sementara pedagang itu pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai waktu menjelang malam,pedagang itu masih belum kembali sementara pemburu itu harus segera pulang karena ibunya yang sudah tua dan hampir buta menunggu makan malam di rumah. Karena itu dia memerintah anjingnya untuk menjagai kereta itu sementara dia pulang. Dengan setia anjing itu berjaga tanpa memejamkan mata untuk beristirahat. Malamnya, pedagang itu kembali sambil  membawa seorang pandai besi dan dia sangat gembira melihat anjing itu setia berjaga. Sebagai tanda terimakasih,pedagang itu memberikan sekeping uang perak pada anjing itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing itu pulang sambil menggigit uang perak di mulutnya. Ketika pemburu itu melihat anjingnya pulang dengan menggigit uang perak,dia menjadi marah karena menyangka anjingnya mencuri uang itu dan kabur dari tugasnya. Dia mengambil tongkat dan memukuli anjing itu sampai mati. Di kemudian hari pemburu itu bertemu lagi dengan pedagang itu dan mengetahui duduk perkara sebenanarnya, tapi sudah terlambat,anjingnya sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mempunyai kucing yang sangat setia. Ketika ibu ini pergi bertani, dia menitipkan bayinya pada kucing itu untuk dijagai. Ketika kucing ini berjaga, seekor tikus besar memanjat ranjang bayi itu dan mencoba menggigit kupingnya. Dengan segera kucing ini mengejar tikus besar itu dan membunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ketika kucing itu mengejar tikus,seekor tikus besar lain diam-diam memanjat ranjang bayi itu dan menggigit kupingnya sampai berdarah. Tangisan bayi itu mengejutkan si kucing dan dengan segera dia berlari ke kamar majikan kecilnya. Melihat kupingnya yang berdarah, si kucing memanjat naik dan menjilati telinga majikan kecilnya untuk meredakan rasa sakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pada saat itu sang ibu pulang dan mendengar tangis bayinya segera berlari ke kamar anaknya. Dilihatnya kuping bayinya berdarah dan kucing peliharaannya sedang menjilati darah yang mengalir dari luka anaknya. Tanpa berpikir panjang, diambilnya tongkat dan dihajarnya kucing itu sampai mati. Ketika dia melihat bangkai tikus yang baru dibunuh kucingnya, baru dia menyadari kesalahannya. Tapi sudah terlambat,kucingnya sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pendeta yang terkenal sifatnya keras dan galak sedang berkotbah di kebaktian hari minggu. Saat dia sedang berkotbah, dilihatnya 2 orang jemaat yang sibuk berbicara. Kedua jemaat ini saling bercakap-cakap sejak kotbahnya dimulai. Tanpa menanyakan apa yang mereka bicarakan atau kenapa mereka bercakap-cakap, pendeta ini dengan segera menegur dan menghardik kedua jemaatnya ini di depan jemaat-jemaat yang lain. Dengan perasaan malu karena ditegur di depan banyak orang, kedua jemaat ini berhenti bercakap-cakap. Dan pendeta itu melanjutkan lagi kotbahnya sampai selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak diketahui oleh pendeta ini, adalah bahwa jemaatnya yang mengobrol itu bukan mengobrol gosip. Salah satu dari jemaatnya itu terlahir dengan pendengaran yang tidak sempurna dan hampir tuli. Dan walaupun setiap hari minggu gadis ini tidak bisa mendengar musik pujian dan kotbah pendeta, dia tetap bersemangat untuk datang. Hari minggu itu, waktu dia bercakap -cakap dengan temannya dan ditegur pendeta, dia bukan mengobrol tapi temannya sedang menjelaskan isi kotbah dengan berbicara tepat di telinganya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya tahu kalau pendeta wajar saja kalau menegur jemaat yang dirasa mengganggu kotbahnya.&lt;br /&gt;Ya, saya juga tahu walaupun kedua jemaat ini tidak punya maksud jahat tapi mungkin saja mereka juga mengganggu jemaat lain di sekitar mereka.&lt;br /&gt;Tidak masalah siapa yang salah, apakah jemaatnya yang kurang sensitif atau pendetanya yang “ Hajar dulu nanya belakangan”.&lt;br /&gt;Tapi, apa yang kita lihat dan pikirkan tentang sesuatu belum tentu sesuai dengan kenyataannya. Jangan terburu menarik kesimpulan dan menghakimi sebelum kita tahu duduk perkaranya. Dengarkan dulu apa yang sebenarnya terjadi, dan janganlah cepat marah ( Yakobus 1:19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : Cerita anjing dan kucing itu berasal dari cerita legenda rakyat Mongol, tapi cerita pendeta itu pengalaman pribadi seorang teman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-1011669232856279786?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1011669232856279786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1011669232856279786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/11/anjing-kucing-dan-gadis-tuli.html' title='Anjing, Kucing dan Gadis Tuli'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-4754090514290170053</id><published>2011-10-19T12:46:00.000-07:00</published><updated>2011-10-19T22:29:07.750-07:00</updated><title type='text'>Koleksi Mobil Babe</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Keluarga Joshua punya garasi yang sangat besar...luar biasa besar...dan penuh dengan mobil. Mobil kecil, besar,balap, SUV, Hummer,Jeep dan segala macam jenis mobil lainnya. Tidak mengherankan, karena Joshua punya hobi mengkoleksi mobil, mobil yang diperolehnya dari segala penjuru dunia. Satu persatu dari mobil itu dirawatnya baik-baik, dan Joshua hafal semua hal tentang mobil-mobilnya. Singkat kata, bagi Joshua mobil-mobil itu sudah seperti keluarga yang sangat disayangnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Joshua mempunyai 3 orang anak, masing-masing mempunyai kepribadian yang berbeda-beda. Joshua sangat berharap suatu hari nanti anak-anaknya juga mencintai mobil-mobil itu seperti dirinya dan dia bisa mempercayakan mobil-mobil itu kepada mereka. Ketika anak-anaknya berulang tahun yang ke-21,masing-masing dari mereka akan menerima mobil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Anak pertama dan tertua, akan berulangtahun yang ke-21 dan sebagai hadiah Joshua memberikan satu mobil kepadanya. Anak pertama menerimanya, tapi dengan hati yang tawar. Baginya, mobil itu adalah suatu kewajiban yang harus dipenuhi, dia harus merawat mobil itu dan memastikan mesinnya berjalan baik. Bagi anak pertama, sudah cukup kalau mobil itu bersih,servis berkala dan tangki bensinnya selalu penuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Anak yang kedua, pada ulangtahunnya yang ke-21 juga menerima mobil. Anak kedua sangat senang, baginya itu hadiah yang sangat hebat bagi dirinya. Dengan segera, dia membawa mobil itu ke bengkel dan merombaknya supaya sesuai dengan seleranya. Dicat warna pink metalik, penutup kursi dari bulu macan asli, mesin turbo, dan shockbreaker yang bisa diatur ketinggiannya hanya dengan menekan tombol di dashboard, tentu saja lengkap dengan sound system yang menggelegar. Anak kedua sangat sayang pada mobilnya dan selalu membersihkannya sampai mengkilat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;Anak ketiga dan bungsu, juga memperoleh mobil pada ulangtahunnya yang ke-21. Anak ketiga merasa sangat terhormat ketika diberi mobil itu karena dia tahu betapa sayangnya Joshua pada mobil-mobilnya. Bagi anak ketiga, adalah suatu kehormatan mendapat hak istimewa untuk mengendarai mobil yang sangat disayang ayahnya itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt; Dengan teliti anak ketiga merawat mobil itu, dan walaupun mobil itu sudh menjadi miliknya tapi dia tidak sembarangan dalam memperlakukan mobil itu. Dia selalu bertanya kepada ayahnya perawatan terbaik seperti apa yang bisa diberikan untuk mobil itu. Karena,tentu saja setiap mobil itu unik dan perlu perawatan yang berbeda-beda supaya mesinnya selalu optimal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt;Anak pertama bernama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;b&gt;Duty&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt; ( tugas/kewajiban)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in" align="JUSTIFY"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt;Anak kedua bernama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;b&gt;Gift&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt; ( hadiah )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in" align="JUSTIFY"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt;Anak ketiga bernama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;b&gt;Privilege&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt; ( hak istimewa/kehormatan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Cerita di atas sebenarnya perumpamaan untuk pasangan hidup kita, walaupun “mobil” di sini bisa juga berarti pelayanan,talenta,kekayaan,keluarga dan semua berkat dari Tuhan. Bagaimana cara kita memandang pasangan hidup kita akan menentukan bagaimana cara kita memperlakukan mereka. Bagi orang yang melihat pasangan hanya sebagai suatu keharusan atau kewajiban...” Yah, sudah selesai kuliah ya menikah,punya anak dan nunggu cucu. Sudah sewajarnya kan?Semua juga begitu”, maka asal pasangan kita mendapat makanan yang cukup dan selalu sehat sudah cukup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Bagi sebagian dari kita, pasangan kita adalah hadiah yang luar biasa. Kita memperhatikan mereka,menjaga mereka dan memastikan mereka menjadi pasangan yang ideal....menurut selera kita. Perempuan harus pake baju pink,pintar masak,rajin ke salon dan mengajar anak. Rajin senam dan fitness supaya tetep langsing...dll dst etc. Pria harus agresif, harus berotot, tiap hari nelepon “ udah makan belum say?”. Pasangan kita adalah milik kita sepenuhnya dan kita yang membentuk mereka menjadi pasangan yang ideal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Tapi, ketika Tuhan memperlihatkan kepada kita seorang pasangan, itu bukan semata-mata untuk memuaskan kebutuhan kita.  Tuhan tidak memberikan pasangan, Tuhan &lt;i&gt;mempercayakan &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;seorang pasangan kepada kita ! Pasangan bukan kewajiban dan bukan hadiah yang bisa diperlakukan semau kita, pasangan adalah seseorang yang Tuhan percayakan kepada kita untuk dijagai dan dibantu supaya mencapai tempatnya yang maksimal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Mungkin dia ga suka pake baju warna pink, sukanya pake baju warna putih dan bekerja di rumah sakit sebagai perawat atau dokter. Mungkin dia ga bisa memasak tapi tau bagaimana cara berkotbah. Mungkin tangannya tidak berotot tapi sel otaknya six pack! Mungkin dia ga romantis tapi melihat anak kucing terlantar saja langsung hatinya tersentuh?&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Adalah suatu kehormatan ketika Tuhan mempercayakan seseorang pada kita, pastikan kita merawatnya sesuai yang Tuhan inginkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Bagaimana dengan penulisnya sendiri, saya sendiri? Apakah saya punya hubungan yang berhasil?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Well...saya adalah anak pertama dalam cerita di atas, dan saat saya menyadarinya, hubungan saya sudah berantakan,putus, dan saya menyakiti orang yang menyayangi saya. Dan saya berharap, Tuhan akan mempercayai saya sekali lagi dan memberikan Privilege. ^^&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-4754090514290170053?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4754090514290170053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4754090514290170053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/10/koleksi-mobil-babe.html' title='Koleksi Mobil Babe'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-3504091156917900429</id><published>2011-10-15T13:01:00.000-07:00</published><updated>2011-10-19T22:34:47.249-07:00</updated><title type='text'>Kung - Kung</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;Perhatian : Ini cerita pribadi soal hidup saya dan bukan artikel rohani seperti biasanya, jadi jangan berharap dapet pencerahan abis baca ini ya ^^&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;“Kung....kung....bangun,kung....ada pertandingan bola di tipi. Mau nonton gak?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Saya, umur 7 tahun, ngegoyang-goyang badan si kung-kung supaya bangun karena kung-kung saya hobi nonton bola. Waktu itu TVRI masih jaya dan kalau malem-malem suka ada acara “ Arena dan Juara” yang isinya pertandingan olahraga. Dan kung-kung saya nyuruh saya bangunin dia kalo ada tanding bola.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Kung-kung adalah panggilan saya buat kakek saya, dalam bahasa China,kakek dipanggil Akung. Buat saya, kung-kung itu sosok ayah karena saya ga punya ayah. Saya diangkat anak dari bayi dan mama angkat saya ga menikah karena terlalu sibuk ngurus keluarga dan toko. Keluarga saya semuanya termasuk saya, ada 5 orang. Kung-kung, mama saya, bibi, paman, dan tentu saja saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Kung-kung saya orangnya pendiam dan sepertinya selalu sibuk kerja. Waktu santai buat akung saya itu biasanya jam 3 sore waktu tidurnya, jam 5 bangun dan denger radio berita berbahasa cina, jam 6 – 8 malam jaga toko terus tidur ( kalo ga ada acara tanding bola di tipi) dan jam 6 pagi bangun denger radio sampe jam 7, masak aer dan bikin sarapan buat saya ( yang biasanya telor rebus dan susu ) dan jam 8 pagi buka toko. Selama bertahun – tahun sejak saya bisa mikir, begitulah kerjaan akung saya sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Menurut legenda turun temurun yang diceritain mama saya ^^, kung-kung datang dari cina taun 40-an dengan bawa bekal sekoper duit. Sialnya, koper duit ini dicuri di pelabuhan, waktu akung saya baru mendarat dan celingak – celinguk nyari yang jemput. Entah gimana caranya koper itu bisa dicuri, saya juga ga tau karena mama saya juga ga tau dan akung saya ga cerita. Singkat kata, akung saya pada akhirnya cuman punya modal baju ma celana dalem doang dan numpang hidup di rumah mertuanya yang udah dateng duluan ke Indonesia. Dan seperti kebanyakan orang cina waktu itu, akung saya mulai dagang kecil-kecilan dan nabung sampai bisa punya toko di Garut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Kung-kung bukan tipe ayah yang hangat, ga heran karena jaman itu harus kerja kalang kabut supaya bisa makan mana punya waktu buat anak. Tapi, akung saya selalu nyuruh anak-anaknya rajin baca koran. Walaupun datang dari desa, akung saya hobi baca buku dan waktu dia meninggal dan saya beresin barang-barangnya, saya nemu banyak buku yang tebel-tebel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Waktu saya diangkat anak di keluarga itu, secara finansial toko akung saya cukup baik dan dia ga harus kerja kalang kabut lagi jadi dia punya waktu buat ngasuh saya. Yang paling saya inget dari masa-masa itu; tidur di ranjang akung sama-sama sambil denger radio yang saya ga ngerti bahasanya, dibeliin dan diajarin naek sepeda, dan kalo pas hari sabtu dia jalan-jalan pagi ke tempat golf ( jalan-jalan doang,bukan maen golf...keluarga saya ga sekaya itu ^^ ) biasanya pas pulang bawa oleh-oleh bola golf hasil mungut di lapangan ( ilegal ga nih ? @.@ ). Akung saya jarang ngasi hadiah jadi saya masih inget kado-kadonya, sepeda, bola golf ( ilegal...) dan boneka anjing yang bisa gerak dan bunyi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Tapi, walaupun akung saya baek ke saya, tapi saya anak durhaka!...cucu durhaka tepatnya...!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Prestasi di sekolah sih lumayan, dan karena mama saya orangnya keras, saya bukan anak yang nakal...banget...Tapi, saya punya kebiasaaan jelek...nyuri duit! Awalnya saya nyuri duit buat beli majalah bobo dan sebangsanya karena saya hobi baca. Agak ironis sebenernya,karena akung saya nyuruh anak-anaknya hobi baca, mama saya justru ga suka saya beli majalah, buang-buang uang katanya. Makanya saya nyuri duit buat beli buku dan majalah soalnya ga dimodalin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Ketauan berkali-kali ketangkap basah, dimarahin tapi ga kapok juga, dan jumlahnya makin lama makin besar. Yang awalnya cuma buat beli majalah akhirnya jadi buat “beli” temen, dipake traktiran makan dan maen game ding-dong. Waktu itu saya nyuri uang bisa Rp 10 - 15 ribu per hari, keliatannya ga gitu gede ya jumlahnya? Tapi itu 10 ribu di taun 80-an di mana bihun bakso+es jeruk cuman 500 perak, kalo diitung nilai sekarang mungkin sekitar 100 ribu? Atau lebih?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Waktu saya ngelanjutin SMP ke Bandung, saya numpang di rumah sodara yang lumayan berada. Tapi, kebiasaan jelek ini gak ilang malah makin parah karena buat anak culun yang baru datang dari desa ke Bandung, banyak hal yang saya pengen. Waktu itu saya bisa nyuri sampe ratusan ribu per minggu dari lemari sodara saya. Sekali lagi, ini ratus ribu di tahun 90-an yang nilainya sekarang mungkin....itung sendiri deh...*malu*....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Eniwei, lagi-lagi saya ketangkap basah dan...well....bumi terbelah langit terbuka laut bergolak macam jaman sodom gomora. Abis deh dimarahin, mama saya langsung dipanggil ke Bandung dan semua barang maenan yang saya beli disita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Mama saya pastinya marah banget sampe agak histeris mau manggil psikiater segala ( buat saya,bukan buat dia), tapi yang bikin saya paling terpukul  justru reaksi akung saya. Mama saya cerita, waktu akung saya denger kelakuan saya di Bandung, dia cuma diam dan langsung masuk ke kamarnya.......&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Sudah hampir 20 tahun sejak hari itu, dan saya masih ingat reaksi akung saya itu. Saya ga bisa ngebayangin seperti apa reaksi mukanya karena waktu itu saya ga ada di sana, tapi mama saya cerita kalo akung saya kecewa banget. Sesudah kejadian itu waktu saya pulang dan ketemu akung saya sih reaksinya biasa-biasa aja, tapi saya tau dia kecewa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Tapi sekarang, saya bersukur...bukan bersukur karena saya mengecewakan akung saya, tapi saya bersukur karena ada orang yang kecewa pada saya. Aneh? Ya.....memang aneh...tapi saya bersukur karena masih ada orang yang kecewa pada saya karena itu berarti akung saya punya harapan atas diri saya. Seandainya akung saya ga peduli dan ga berharap apa-apa atas saya, dia ga perlu kecewa. Saya akan lebih shock kalau akung saya justru ga bereaksi sama sekali. Saya bersyukur karena akung saya menganggap saya cukup penting untuk dipedulikan, cukup berharga untuk diharapkan dan cukup disayang untuk dimaafkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal; " align="JUSTIFY"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:100%;" &gt;Kung-kung meninggal 4 tahun kemarin, dan saya bangga! Bukan...bukan bangga karena akung saya meninggal, tapi bangga karena saya ada di sisi kung-kung waktu dia meninggal. Kung-kung meninggal pagi-pagi di rumah sakit, waktu itu saya yang jaga malam dan keluarga lain masih di rumah. Kondisi akung saya waktu itu udah kehilangan kesadaran dan mungkin dia ga tau saya ada di sebelahnya. Tapi, kalau ada yang bisa dibanggakan dari hidup saya yang berantakan ini, itu adalah karena saya berhasil ada di samping kung-kung ( dan juga di samping mama saya ) waktu mereka meninggal. Karena saya pikir ga ada hal yang lebih menyedihkan selain meninggal seorang diri tanpa ada seorang pun keluarga di samping. Entah waktu itu kung-kung kondisinya sempet sadar atau ngga, saya bangga karena ada di sampingnya waktu dia meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-3504091156917900429?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3504091156917900429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3504091156917900429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/10/kung-kung.html' title='Kung - Kung'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-1303026642098502664</id><published>2011-08-24T00:58:00.001-07:00</published><updated>2011-08-24T00:58:31.907-07:00</updated><title type='text'>Playgirl Of The Year</title><content type='html'>Orang bilang,waktu kau beranjak tua, ingatanmu akan semakin menurun. Tapi,mereka salah! Orang tua justru semakin banyak mengingat hal – hal yang pernah mereka lakukan dalam hidupnya. Memutar kembali film kehidupan dalam benak mereka dengan warna sephia atau hitam putih. Orang tua bernostalgia dan mengingat kenangan – kenangan manis, atau seringkali kenangan – kenangan pahit, nostalgia tentang cinta....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eva, istriku yang kucintai dari masa mudaku sampai sekarang, yang kukenal setiap lekuk tubuhnya, setiap gerakan tangannya,arti senyumnya dan apa yang dipikirkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eva, yang kukenal sejak masa mudaku dan masa mudanya.&lt;br /&gt;Pertemuan kami bagaikan kisah Cinderela, walaupun kisah cinta kami jauh dari dongeng. Eva pertama kali muncul di hadapanku dengan muka kotor dan bertelanjang kaki,baju kumal yang entah sudah dipakai turun temurun berapa orang dan rambut yang...yah, 3 botol sampo pun tak akan cukup untuk mengurainya. Dengan mata setengah berharap dan setengah takut, dia memandang mataku dan berdiri di hadapanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku? Aku adalah seorang pria muda dengan pakaian rapih dan menjalankan usaha keluarga yang sangat sukses. Kami tak mungkin bisa lebih berbeda lagi. Seandainya pertemuan pertama kami dilukis,maka lukisan diriku dan dirinya tak akan pernah berada dalam 1 kanvas yang sama, dipajang dalam 1 ruangan yang sama,atau bahkan kota yang sama,bahkan mungkin di bumi yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, cinta adalah cinta,sejauh apapun perbedaan kami. Kugandeng tangannya, dan walaupun mukanya terkejut dan bagaikan orang yang bermimpi,kami melangkah pulang ke rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri yang membawanya dan menungguinya di salon. Dengan tanganku sendiri kusentuh setiap bahan kain yang akan menjadi pakaiannya. Dan dengan mataku kuteliti setiap kilau perhiasan yang akan menghiasi jari tangan,lekukan leher dan daun telinganya. Dan sementara tangannya memegang sendok dan garpu penuh harap,dengan kedua tanganku sendiri kumasak makan malam untuk kami berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eva...betapa ku mencintaimu...dan apapun masa lalumu, darimanapun kau berasal, kusematkan cincin pernikahan itu di jari manisnya. Dan dengan memandang wajahnya, kuucapkan janji dan komitmen itu, janji setia untuk bersamanya selamanya, apapun....apapun!...yang terjadi. Dengan bangga kuperkenalkan dirinya pada semua orang sebagai istriku. Dan semua orang memujinya dan menyebutnya mempelai yang berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya bulan madu kami berlangsung selamanya,seandainya waktu berhenti bagaikan foto pernikahan kami yang hanya menangkap momen – momen bahagia dan kemesraan.&lt;br /&gt;Tapi, kau berubah ,Eva... kau tersenyum di hadapanku tapi matamu bermimpi dan pikiranmu melayang ke dunia lain, kau mendengar ceritaku di siang hari tapi menyelinap keluar di malam hari.&lt;br /&gt;Aku tahu siapa yang kau mimpikan dan kemana kau pergi, Eva. Kau kembali ke jalan dan bercumbu dengan pria dari masa lalumu!!&lt;br /&gt;Tapi kau hanya tersenyum dan berkata kalau itu hanya cinta semalam. Dan aku memaafkanmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi..matamu masih bermimpi, Eva...dan tanganmu menyembunyikan sesuatu dari mataku. Dengan mengendap – endap kau pergi membawa perhiasanmu, perhiasan yang kupilihkan dengan tanganku sendiri untukmu! Perhiasan yang kupilih untuk mempercantik dirimu! Perhiasan yang sekarang kauberikan pada kekasih barumu untuk menghabiskan malam di ranjangnya.&lt;br /&gt;Dan aku memaafkamu karena aku mencintaimu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, matamu tidak lagi bermimpi...karena kau tidak lagi merasa perlu untuk memimpikan kekasih gelapmu...karena kini kau membawanya ke rumahku...rumahku!! Dan bermesraan di depan mataku, di depan mata anak- anak kita..dan kau membayarnya dengan uangku.&lt;br /&gt;Sejauh mana kau akan menyakitiku, Eva? Sampai kapan kau akan merayu pria – pria dari jalan dan bersetubuh di rumahku? Sampai bila kau akan mempermalukan namaku sebagai suamimu? Betapa malu dan murkaku, kekasih yang kupungut dari jalan, yang kukasihi dan kuberikan janji setiaku,yang walaupun terbuang tapi kujadikan keluargaku sendiri, kini tanpa malu berlaku mesra dengan kekasih gelapnya, berselingkuh di depan mataku dan dengan bangga mempertontonkannya pada dunia. Kau disebut orang mempelai yang berbahagia, tapi aku adalah mempelai yang dikhianati dan dipermalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, Eva...kau adalah cintaku, denganmu aku mengikat janji setiaku, kau adalah mempelai dan keluargaku. Dan karena cinta dan janji setiaku,aku memaafkanmu dan mengubur sakit hatiku. Dan sekalipun dunia menghinaku dan menganggapku bodoh, kau adalah mempelaiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas adalah versi dramatisasi,hiperbolisasi dan sinetronisasi dari Yehezkiel 16 tentang Yerusalem yang tidak setia dan Allah yang tetap setia pada janjinya. Berkali-kali umatnya berselingkuh dan memuja allah lain, tapi Tuhan mengingat janjinya dan memaafkan umatnya. Dan walaupun bagi orang yang mengenalNYA pasal ini adalah kisah kasih dan kesetiaan Tuhan, bagi dunia kisah ini adalah kebodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isaac Asimov adalah seorang penulis kisah science fiction yang terkenal, terutama karena kisah-kisahnya mengenai robot. Asimov juga adalah orang yang merumuskan 3 hukum dasar robot. Dan Asimov adalah seorang atheis walaupun mungkin bukan dalam artian atheis yang umum dikenal. Bagi Asimov, tuhan seharusnya adalah tuhan yang mengharagai perbuatan baik manusia. Bagi Asimov, seorang atheis yang hidup benar adalah lebih baik dan lebih pantas masuk surga daripada seorang pendeta yang berkata Tuhan,Tuhan,Tuhan tapi hidupnya penuh kemunafikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sejujurnya, saya tergoda untuk setuju dengan dia. Seorang atheis yang berbuat baik lebih bagus daripada seorang Kristen yang cuma bisa ngomong doang kan ? Masa iya orang baik masuk neraka tapi orang jahat masuk surga? Pendapat Asimov benar kan?&lt;br /&gt;Salah! Kasih dan penerimaan Tuhan tidak ada hubungannya dengan perbuatan baik kita!&lt;br /&gt;Kita diterima bukan karena kita baik,tapi karena Tuhan yang menerima kita, yang mengikat janji dengan kita,yang mengangkat kita menjadi keluargaNYA,mempelaiNYA,anak-anakNYA laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Tuhan bukanlah hotel, dimana setiap orang yang sanggup membayar bisa tinggal dan mendapat pelayanan yang lebih bagus selama memberi uang tip. Tuhan bukanlah pria berpakaian jas berkumis licin yang menyambut tamu di pintu masuk hotel, membawakan koper dan menerima tip,berjalan hilir mudik membawa jus jeruk sementara tamu hotel bersantai di kolam renang surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Tuhan adalah....well,rumah. Rumah yang didiami sebuah keluarga dan tentunya hanya yang termasuk dalam keluarga boleh tinggal di rumah itu. Dan dalam sebuah keluarga, tidak masalah apakah anggota keluarga itu baik atau tidak, selama dia anggota keluarga,dia boleh tinggal di sana. Sekalipun seorang anak mendapat ranking 50 sementara anak tetangga mendapat ranking 1, bukan berarti anak tetangga yang boleh masuk rumah sementara anak sendiri diusir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti cerita di atas, Tuhan menerima kita karena Dia mengikat janji dengan kita dan kita menerima janjiNYA, karena kita kini mempelaiNYA dan keluargaNYA,bukan karena apa yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : nama Eva cuman asal comot ya,kalo ada yang namanya sama ya salahin ortu yang ngasih nama,jangan salahin saya.	&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-1303026642098502664?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1303026642098502664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1303026642098502664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/08/playgirl-of-year.html' title='Playgirl Of The Year'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-4170086604964703601</id><published>2011-05-25T12:01:00.000-07:00</published><updated>2011-05-25T12:04:16.529-07:00</updated><title type='text'>Cara Membunuh Tanpa Merasa Bersalah</title><content type='html'>Darah di kapaknya terlihat tak nyata, cairan berwarna merah kental yang menetes perlahan dari kapaknya terlihat seperti air. Tapi sosok yang tergeletak di depannya sangatlah nyata, sosok yang bersimbah darah dan perlahan mendingin.&lt;br /&gt;Raskolnikov termenung, rencana yang disusunnya berhasil. Akhirnya sampah dunia, Alyona Ivanovna, si tukang gadai kikir itu akhirnya tewas. Dunia seharusnya menjadi lebih baik dan uang milik Ivanovna bisa digunakannya untuk kebaikan. Paling tidak,itulah rencananya semula...&lt;br /&gt;Orang yang tidak berguna dan merugikan dunia sebaiknya dibunuh saja demi kebaikan dunia ini. Dan Ivanovna memenuhi deskripsi rencananya. Sebagai orang yang kikir dan dibenci, dunia akan lebih senang jika Ivanovna mati. Dan uang yang dikumpulkannya bisa digunakan untuk kebaikan.&lt;br /&gt;Tapi, Raskolnikov tidak tenang, rasa bersalahnya mengejarnya terus dan membuatnya ingin mengakui kejahatannya, sekalipun dirinya sama sekali tidak dicurigai polisi dan dia bisa bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas adalah cerita dari novel Rusia abad 19, Crime And Punishment karangan Fyodor Dostoyevsky yang menceritakan seorang pemuda Rusia yang membunuh seorang tukang gadai karena pikirannya yang rasional beranggapan kalau wanita itu lebih baik mati. Tapi rasa bersalahnya menghantui hidupnya terus menerus, sampai akhirnya dengan dorongan dan dukungan Sonya, seorang wanita yang terpaksa menjadi pelacur tapi masih menjadi seorang Kristen, Raskolnikov akhirnya mengakui perbuatannya ke polisi dan dihukum di Siberia. &lt;br /&gt;( cerita di atas saya tulis dengan kata-kata sendiri dan bukan terjemahan langsung dari bukunya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, cerita di atas hanyalah novel klasik belaka dan pastinya tidak mungkin terjadi dalam kehidupan nyata. Lagipula, mana ada orang bodoh yang dengan sukarela masuk penjara hanya karena tidak kuat mengahadapi rasa bersalah. Atau ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi-polisi di kantor polisi kota Phoenix, Arizona, sangat terkejut dan terheran – heran ketika seorang pria paruh baya masuk ke kantor mereka dan mengakui pembunuhan yang dilakukannya 20 tahun yang lalu. Tidak ada petunjuk yang mengarah ke pria itu dan polisi sendiri sudah memasukkan kasus pembunuhan itu ke dalam kategori “cold case”, kasus yang tidak terselesaikan karena kurangnya petunjuk. Seandainya pria itu tidak mengakui perbuatannya, kasus itu tidak akan pernah terselesaikan dan pria itu akan tetap bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, seperti Raskolnikov, Kenneth Jackson, tidak pernah bebas. 20 tahun lalu dia membunuh tetangganya, seorang kakek berumur 78 tahun, karena Kenneth membutuhkan uang untuk kecanduan obat-obatannya. Kenneth kemudian melarikan diri ke California, membangun hidupnya dari nol lagi. Mendapat pekerjaan, sembuh dari kecanduan dan mejalani hidup yang baik. Tapi, rasa bersalah itu terus membuntuti sampai akhirnya dia menyerahkan diri ke polisi. Sekalipun tahu bahwa hukuman untuk pembunuhan dan perampokan yang dilakukannya berarti hukuman mati atau seumur hidup di penjara, tampaknya bagi Kenneth hidup dengan rasa bersalah lebih menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh? Mungkin sudah pikun karena usia yang setengah baya? Paranoid? Mungkin.....&lt;br /&gt;Seandainya kita adalah Kenneth,kebanyakan dari kita akan memilih bersembunyi daripada bertanggung jawab. &lt;br /&gt;Rasa bersalah? Tapi aku tidak bersalah, aku membunuhnya karena kecanduan obat...itu bukan salahku..&lt;br /&gt;Hukuman? Aku sudah hidup dengan baik selama 20 tahun ini, aku sudah menebus kesalahanku&lt;br /&gt;Rasionalisasi? Ah, korbannya juga sudah tua, seandainya tidak kubunuh pun, paling dia hanya hidup 2-3 tahun lagi.&lt;br /&gt;Oh, kita punya banyak alasan untuk menyapu rasa bersalah kita ke bawah karpet, menutupinya dengan perabot mahal dan patung indah. Atau, kalau kita cukup pintar, kita bisa mengubah rasa bersalah itu menjadi piala kebanggaan yang kita taruh dalam kotak kaca dan dipamerkan bagi setiap tamu yang datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sebagian orang menemukan cara untuk membunuh tanpa merasa bersalah!&lt;br /&gt;Caranya? Mudah....jadikan pembunuhan itu sebagai perbuatan mulia! Perbuatan baik yang membantu membuat dunia ini lebih baik.Seperti Raskolnikov, kita merasionalisasi dosa yang kita lakukan dengan menyebutnya sebagai perbuatan baik yang membuat dunia menjadi lebih indah. Itu bukan hal yang sulit kok, umumnya kita tidak mau menjadi tokoh jahat, kita semua ingin menjadi pahlawan kebenaran. Yang kita perlukan hanyalah sedikit logika dan rasionalisasi untuk menutupi dosa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mungkin tidak ada yang lebih baik dalam seni “mempercantik dosa” selain Hitler. Bagi Hitler, pembunuhan orang-orang yang cacat, orang Gypsy dan Yahudi dilakukannya demi kebakan dunia ini. Itu bukanlah pembunuhan, tapi pembersihan dunia dari unsur-unsur yang jelek dan merugikan. Orang-orang cacat bukanlah korban di mata Hitler, tapi sampah genetis yang harus dimusnahkan supaya tidak mengotori umat manusia. Tehnik pertama “mempercantik dosa” ? Jadikan korban dosa kita sebagai pihak yang jahat. Itu tidak sulit, lagipula kebanyakan dari kita terbiasa untuk hanya melihat sisi jelek dari seseorang. Tentu saja, ketika kita menempatkan korban dari dosa kita sebagai pihak yang jahat, kita akan menjadi pihak yang benar dan apapun yang kita lakukan untuk membersihkan “kejahatan” adalah sah dan bukan dosa bahkan perbuatan mulia.&lt;br /&gt;Dan jutaan orang di Eropa meninggal karena seorang Hitler, belum termasuk jutaan lainnya yang meninggal akibat langsung maupun tidak langsung Perang Dunia 2 yang dikobarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya memakai tema pembunuhan dalam cerita ini, tapi sebenarnya semua dosa bisa kita percantik dengan rasionalisasi menjadi piala mulia, dan seringkali tanpa kita sadari. Mengakui dosa sama dengan mengakui kita adalah orang jahat dan salah, dan tidak ada dari kita yang suka melakukan hal itu ( kecuali mungkin orang-orang yang punya kecenderungan depresi dan menyalahkan diri sendiri). Dan kita merangkai berbagai alasan untuk meringankan, menghilangkan bahkan mempercantik dosa kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ah, itu kan cuma dosa kecil, dianya juga ga rugi apa-apa ”&lt;br /&gt;“ Tapi, saya cerita-cerita lagi ke orang lain bukan untuk ngegosip. Saya justru ingin membantu dengan  mencari tahu pendapat orang-orang lain mengenai masalahnya ”&lt;br /&gt;“ Itu bukan selingkuh, hanya kesenangan semalam. Itu kan diperlukan kalau kehidupan pernikahan membosankan “&lt;br /&gt;“ Ah, perusahaan saya sendiri juga suka menipu pajak, saya ambil uangnya sedikit anggap saja karma dan hukuman untuk mereka “&lt;br /&gt;“ Apa boleh buat, saya terpaksa menyuap polisi karena saya terburu-buru harus ke rumah sakit untuk menjaga mama saya “ ( Ini alasan saya dulu waktu nyuap polisi ^^ )&lt;br /&gt;“ Kalau dia tidak kita bunuh, dia akan menyesatkan lebih banyak orang “&lt;br /&gt;“ Bagus kan dia saya perkosa? Dia jadi bisa terkenal masuk TV” ( alasan paling konyol yang pernah saya baca )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak kita punya kemampuan untuk mebuat berbagai macam alasan untuk membenarkan tindakan kita. Dan kita sendiri punya keinginan untuk menghindari menghadapi kesalahan kita, bagi sebagian orang keinginan menghindar itu bahkan begitu besar sampai mereka mau mempercayai alasan paling konyol atau tidak masuk akal sekalipun.&lt;br /&gt;Tapi dosa tetaplah dosa, sebagus apapun kita hias dengan kata-kata bijak, sekalipun kita terpaksa melakukan hal itu, sekalipun kita melakukan ( menurut pandangan kita) untuk kebaikan, dosa tetaplah dosa. &lt;br /&gt;Jangan kubur rasa bersalah dan taruh nisan kata-kata bijak atau patung penghargaan di atasnya. &lt;br /&gt;Jangan sembunyikan pelanggaran ( Amsal 28:13)&lt;br /&gt;Dan berhati-hatilah jangan sampai kita ditipu pikiran kita sendiri, ujilah diri kita setiap waktu.&lt;br /&gt;Siberia itu dingin, penjara itu ga enak, tapi hidup dengan menipu diri bukanlah hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-4170086604964703601?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4170086604964703601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4170086604964703601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/05/cara-membunuh-tanpa-merasa-bersalah.html' title='Cara Membunuh Tanpa Merasa Bersalah'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5585629510341609871</id><published>2011-04-20T08:39:00.000-07:00</published><updated>2011-04-20T08:48:40.428-07:00</updated><title type='text'>Mr Hyde...dan Dr.Jekyll ??</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Strange Case of Dr Jekyll and Mr Hyde adalah nama novel klasik abad 19 karangan R.L Stevenson. Novel ini menceritakan seorang dokter bernama Henry Jekyll yang menciptakan sejenis obat khusus. Ketika Dr. Jekyll meminum obat ramuannya ini sendiri, muncul kepribadian baru dalam dirinya. Tapi, kepribadian baru yang bernama Edward Hyde ini adalah kepribadiannya yang jahat. Ramuan obatnya memunculkan kepribadian jahat yang membunuh orang – orang dengan kejam. Di akhir hidup Dr Jekyll, dia sepenuhnya berubah menjadi kepribadiannya yang jahat, Mr Hyde.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panas....kotor....bau pesing dan kotoran manusia....muka-muka yang putus asa dan setengah gila...beberapa yang masih mempunyai keberanian,atau mungkin keputusasaan, memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri dengan meminta teman sebelahnya mencekiknya atau menceburkan diri ke laut saat ada kesempatan. Dengan rantai yang mengikat kaki dan tangan mereka, tidak banyak gerakan yang bisa mereka lakukan. Tapi, seandainya pun tidak ada rantai yang mengikat mereka, ruangan yang mereka diami begitu sesak. Setiap orang duduk bersandar pada lutut orang di belakangnya. Tidak ada cukup tempat untuk berbaring. Tidak ada WC kecuali beberapa ember yang ditaruh di sudut-sudut ruangan. Tidak ada udara segar selain bau badan dan kotoran yang menumpuk berminggu-minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abad 18 dan 19 ditandai dengan berkembangnya perdagangan budak dari Afrika sebagai pekerja di koloni – koloni Eropa di Amerika. Perdagangan budak merupakan usaha yang sangat menguntungkan dan setiap kapten kapal berusaha mengangkut budak sebanyak mungkin. Budak – budak itu ditempatkan saling berdempetan tanpa tempat berbaring untuk menghemat tempat. Setiap budak mendapat tempat yang sangat sempit, sekitar ¼ meter persegi, kira-kira seluas 3 ubin keramik di rumah kita. Untuk mencegah mereka memberontak, atau bunuh diri dengan melompat ke laut, budak-budak ini seringkali dirantai ke lantai kapal. Karena itu, para budak mengeluarkan kotoran di tempat mereka duduk. Tapi sekalipun mereka tidak dirantai, yang tersedia hanya ember yang ada di sudut ruangan dan tiap budak harus berjalan melewati ruangan yang penuh sesak untuk mencapai ember itu, lebih mudah untuk tetap di tempat. Makanan diberikan seminimal mungkin untuk menghemat biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dengan kapal memakan waktu 1-2 bulan. Dalam kondisi seperti ini, kebanyakan budak memilih untuk bunuh diri dengan melompat ke laut jika mereka tidak dirantai, atau meminta teman sebelahnya untuk mencekik mereka. Atau, para budak ini dibunuh teman sebelah mereka sendiri dengan sengaja untuk mendapat ruang yang lebih besar dan mengurangi kesesakan ! Pria,wanita dan anak-anak dikurung dalam kondisi seperti ini berbulan-bulan. Dan jika muncul penyakit di kapal, bisa dipastikan semua terjangkiti. Tingginya tingkat kematian di antara para budak membuat kapten kapal membawa sebanyak mungkin budak dalam sekali perjalanan dengan harapan sekalipun ada yang mati, yang tersisa untuk dijual masih cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dari pedagang budak ini adalah John Newton. John memulai karirnya sebagai pelaut pada umur 11. Terkenal karena sifatnya yang pemberontak dan perkataannya yang kasar, bahkan di antara pelaut sekalipun, membuatnya sering bermasalah dengan pelaut-pelaut yang lain. Sebagai pelaut di kapal budak, John melihat dengan mata kepalanya sendiri perlakuan pada budak – budak itu. Walaupun begitu, hal itu tidak mengusik rasa kemanusiaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalan John dengan Yesus dimulai di tengah badai. Dalam salah satu perjalanannya, badai menghantam kapalnya dengan keras dan dalam keputusasaan John memanggil Tuhan. Dia selamat dari badai dan perjalanan rohaninya dimulai. Bertahun-tahun setelah badai itu, dalam kerohaniannya yang masih muda dan naik turun, John tidak berhenti dari perdagangan budak walaupun dia memperlakukan para budak dengan lebih manusiawi selama perjalanan. &lt;br /&gt;Di kemudian hari, John Newton  menjadi pendeta dan berteman dengan William Wilberforce, seorang politikus muda.  Bersama dengan William, Newton berjuang untuk menghapuskan perdangan budak. Dan usaha mereka tidak sia-sia, Parlemen Inggris akhirnya melarang perdagangan budak dengan Slave Trade Act tahun 1807.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, yang membuat John Newton terkenal bukan hanya cerita hidupnya atau perjuangannya menghapuskan perbudakan. John Newton adalah pencipta lagu “ Amazing Grace”, lagu rohani yang mungkin paling terkenal. Lagu ini menceritakan pengampunan Tuhan yang begitu luar biasa bahkan untuk orang yang paling berdosa sekalipun. Apakah lagu ini ditulis berdasarkan penyesalan Newton ketika terlibat dalam perdagangan budak, tidak ada yang tahu karena lagu ini ditulis Newton bertahun – tahun sebelum dia aktif melawan perbudakan.  Tapi, Newton mungkin orang yang paling mengerti arti kasih karunia Tuhan, arti dari Amazing Grace itu sendiri karena di masa tuanya Newton sangat menyesali keterlibatannya dalam perdagangan budak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sampai hari ini, lagu “ Amazing Grace” masih menceritakan kasih karunia Tuhan yang begitu besar. Bahwa setiap orang, sebesar apapun dosanya, bisa diselamatkan. Bagi kita, dan bagi Newton sendiri, perdagangan budak adalah satu hal yang sangat kejam dan mengerikan. Dan para pelakunya, seperti Mr Hyde, adalah pribadi yang sangat jahat. Pribadi yang sangat hitam dan tak ada setitik pun warna putih. Tapi, bagi Tuhan, tidak masalah sehitam atau sejahat apapun orang itu, dia bisa diselamatkan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melihat orang yang jahat dan tidak mengenal Tuhan, mungkin kita putus asa berpikir hati mereka sudah sangat tertutup. Tapi, tidak pernah ada orang yang jatuh terlalu dalam sampai tangan Tuhan tidak sangggup menjangkau. Setiap orang yang tampak di mata kita sebagai pribadi yang jahat, sebenarnya membutuhkan Obat Khusus yaitu darahNYA untuk memunculkan kepribadiannya yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;PS :&lt;br /&gt;Walaupun perdagangan budak sudah dilarang di berbagai negara sejak abad 19, tapi dalam prakteknya itu belum berakhir bahkan semakin bertambah banyak. Perdagangan manusia/ Human Trafficking justru semakin meningkat jumlahnya di abad 21 ini. Banyak pria dan wanita dari negara-negara miskin dijual sebagai tenaga kerja murah atau pekerja sex. Sebagian dari mereka diculik paksa, sebagian lagi terpaksa menjual dirinya sebagai pembayaran hutang, dan ironisnya sebagian lagi dijual oleh keluarga mereka sendiri karena kemiskinan. Mungkin memang tidak ada lagi kapal-kapal budak dengan rantai tangan dan kaki, tapi perdagangan budak masih berlanjut. Pria dan anak-anak dijadikan tenaga kerja dan para wanita umumnya dipaksa menjadi pekerja sex baik di negeri mereka sendiri atau dijual ke negara-negara yang mampu membayar. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5585629510341609871?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5585629510341609871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5585629510341609871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/04/mr-hydedan-drjekyll.html' title='Mr Hyde...dan Dr.Jekyll ??'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-4865094821590211095</id><published>2011-01-12T07:43:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T07:44:48.447-08:00</updated><title type='text'>Kelihatan Gak Jempol Kakimu?</title><content type='html'>Tundukkan kepala!&lt;br /&gt;Buka mata lebar-lebar!&lt;br /&gt;Apa yang kau lihat? Bisakah kau melihat jempol kakimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil, kita mendapat berbagai macam makanan dari orangtua, dari keluarga dan dari teman-teman kita. Terkadang makanan itu makanan sehat, tapi terkadang juga makanan yang kita dapat bukan makanan sehat tapi justru junkfood, makanan tidak sehat. Makanan yang memberati badan kita dan membuat kita sulit berjalan.&lt;br /&gt;“ Kau anak yang seharusnya tidak lahir di dunia ini! „...mendadak sepatu kita menjadi sempit. Kenapa? Karena tiba-tiba saja jempol kita ngegendutin!&lt;br /&gt;„ Orang sepertimu tidak akan pernah berhasil!“....perasaanku saja atau baju jadi tambah sempit ya?&lt;br /&gt;„ Maaf, tapi kelompok ini hanya untuk anak-anak gaul!“…susah juga cari celana ukuran 46…&lt;br /&gt;„ Aku tidak mencintaimu,aku tidak menginginkanmu!“…waktunya ganti cermin baru yang lebih lebar, yang sekarang cuma kelihatan setengah pipi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dewasa,semakin banyak junkfood yang kita terima dan semakin menumpuk di hati. Dan tanpa kita sadari, kita semakin berat dan semakin sulit berjalan.Untuk setiap langkah dalam hidup yang kita ambil, sepertinya memerlukan energi yang sangat banyak. Setiap hari, „lemak-lemak“ kegagalan,ketakutan,penghinaan dan penolakan membelit kaki dan tangan kita. Mau lulus ujian? Lemak kau-tidak-akan-pernah-berhasil membuat kita merasa sangat lelah. Mau pacaran? Lemak kau-tidak-layak-tidak-keren-tidak-gaul membuat kepala terasa berat dan menunduk. Mau pelayanan? Lemak tidak-seharusnya-eksis-di-dunia menahan kaki kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita berjalan terhuyung-huyung, bertanya-tanya kenapa hidup terasa sangat melelahkan. Bertanya-tanya apa yang salah dengan diri kita dan bertanya-tanya kenapa dewi kebahagiaan mencibir kepada kita sementara monyet penderitaan bergelayut di kaki.&lt;br /&gt;Dan semakin jauh kita berjalan, napas kita semakin terengah-engah dan dada kita terasa sesak, sesak karena tangisan yang tertahan dan emosi yang terbendung.&lt;br /&gt;Dan kita menyerah....kita terduduk di pinggir jalan kehidupan dan membiarkan orang-orang lain berlari melewati kita.Kita berhenti berjalan dan menelan pernyataan bahwa kita tidak berguna dan tidak diinginkan.&lt;br /&gt;Dan sambil terduduk memeluk lutut, kita terbengong-bengong mengagumi orang-orang lain yang berlari dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nicki Cruz sangat gemuk! Tidak heran, dia dijejali berbagai macam makanan junkfood dari kecil. Dianiaya secara fisik dan mental sejak kecil, bahkan ibunya sendiri mengatakan kalau Nicki adalah anak setan. Tidak dikasihi dan tertolak, Nicki pergi mencari komunitas yang mau menerimanya. Dan dia menemukan komunitas orang-orang sepertinya, komunitas orang-orang yang gemuk berlemak penolakan. Dan kelompok itu bernama Mau Mau. Nama yang lucu? Ya, sayang sekali perbuatan mereka tidak lucu. Mau Mau adalah gang yang terkenal kejam di jalanan Brooklyn. Dan Nicki hanya perlu 6 bulan untuk menjadi pemimpin mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai seorang hamba Tuhan menemukannya dan mengatakan Yesus mencintai dan menerimanya. Setelah terduduk sekian lama di pinggir jalan, dihindari dan tidak dipedulikan, tiba-tiba saja seseorang mengajaknya berlari lagi! Apakah Nicki mau? Tentu saja tidak! Dia mengancam hamba Tuhan itu, memukul dan mengusirnya berkali-kali.  Sayangnya, Yesus juga ngotot dan bersikeras kalau kegemukan itu tidak baik. Sedikit demi sedikit, lapisan demi lapisan lemak penolakan disedot dan Nicki bisa bernapas lega, kesesakan yang dulu menekannya hilang. Bertahun – tahun setelahnya, Nicki berlari-lari lagi di jalan dan mengajak setiap orang gemuk putus asa yang ditemuinya untuk tidak menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi dewasa tidak mudah. Terkadang sebagian dari kita dilahirkan di keluarga yang mengasihi dan mendukung kita. Tapi seringkali kebanyakan dari kita terlahir di keluarga yang tidak harmonis, bahkan berantakan . Dan mungkin seperti Nicki, sebagian dari kita terlahir di keluarga yang menganiaya kita. Dan mungkin bukan hanya keluarga tapi juga lingkungan dan teman-teman.&lt;br /&gt;Perkataan mereka,sikap mereka dan perlakuan mereka terkadang menyakiti dan memberatkan kita. Dan sepanjang perjalanan hidup, memori kita dipenuhi kenangan-kenangan yang menyakitkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelah? Ya!&lt;br /&gt;Sesak? Ya!&lt;br /&gt;Ingin berhenti berjalan dan terduduk membiarkan dunia berputar tanpa kita ikut terlibat di dalamnya? Ya!&lt;br /&gt;Sayangnya, kegemukan itu tidak baik.&lt;br /&gt;Untungnya, Yesus tahu itu.&lt;br /&gt;Karena itu, Dia mengajak setiap kita yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepadaNYA!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-4865094821590211095?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/4865094821590211095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=4865094821590211095' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4865094821590211095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4865094821590211095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2011/01/kelihatan-gak-jempol-kakimu.html' title='Kelihatan Gak Jempol Kakimu?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-1814832043972722400</id><published>2010-12-31T13:55:00.000-08:00</published><updated>2010-12-31T13:58:58.308-08:00</updated><title type='text'>Pupu Dan Pohon Tua</title><content type='html'>Miii…miiiii…miiii…..miiirrhhhhhhh….&lt;br /&gt;Suara jeritannya semakin lama semakin lemah dan serak…&lt;br /&gt;Kakinya sudah mulai lemah dan matanya semakin sulit untuk terfokus…&lt;br /&gt;Sudah berhari-hari dan sudah bermil-mil Pupu berjalan sambil menjerit-jerit meminta tolong...&lt;br /&gt;Pupu sudah tak ingat lagi kapan terakhir kali dia merasa aman dan hangat di dekat ibunya.&lt;br /&gt;Yang terakhir dia ingat adalah seekor anjing hitam besar yang mengejar ibunya dan membuat keluarganya tercerai berai.&lt;br /&gt;Tentu saja keluarganya takut pada anjing,karena Pupu adalah seekor anak kucing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dalam semilir angin Pupu mendengar suara yang berbisik memanggilnya, dan dia mengikuti suara itu.&lt;br /&gt;Dan Pupu melihat sebuah lubang di bawah pohon dan dia merayap ke dalamnya...&lt;br /&gt;Lubang itu kecil.....tapi hangat, dan terasa…lembut..&lt;br /&gt;Dan Pupu tertidur di dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia terbangun keesokan harinya, Pupu melihat bahwa lubang yang dia diami ada di bawah sebuah Pohon yang besar dan tua.&lt;br /&gt;Pupu masih kecil dan dia belum mengerti apa-apa, tapi dia tahu kalau Pohon Tua ini yang semalam memanggilnya.&lt;br /&gt;Dan Pupu kecil tahu kalau dia aman bersama Pohon Tua ini….&lt;br /&gt;Dan sejak itu dia tinggal bersama Pohon Tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupu tidur berjemur di depan Pohon Tua..&lt;br /&gt;Pupu meloncat dan bermain dengan daun-daun yang jatuh dari cabang Pohon...&lt;br /&gt;Pupu tidur melingkar di bawah pohon Tua..&lt;br /&gt;Pupu menyukai Pohon Tua itu, Pohon itu hangat..&lt;br /&gt;Bagi Pupu,Pohon ini bukan hanya rumahnya tapi juga keluarganya...yang menjaganya bagaikan Ayah sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupu mulai dewasa dan seperti semua kucing, dia selalu penasaran dengan semua hal.&lt;br /&gt;Dan Pupu mulai menjelajah, dia memanjat Pohon Tua dan berjalan di cabang-cabangnya&lt;br /&gt;Tapi cabang-cabang itu begitu banyak jumlahnya...&lt;br /&gt;Pupu memilih salah satu dan berjalan sejauh mungkin di cabang itu&lt;br /&gt;Tapi cabang itu begitu panjang…&lt;br /&gt;Pupu mencoba memanjat setinggi mungkin..&lt;br /&gt;Tapi Pohon itu begitu tinggi&lt;br /&gt;Dan Pupu mulai takut….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh apapun dia berjalan,dia tidak pernah sampai ke ujung cabang..&lt;br /&gt;Sejauh apapun dia berjalan,cabang itu tidak pernah habis..&lt;br /&gt;Setinggi apapun dia memanjat, dia tidak pernah sampai ke puncak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupu tidak pernah menyadarinya, selama ini dia hanya tahu bermain&lt;br /&gt;Tapi…,Pohon Tua itu begitu besuarrrrrr…,dan tuinggiiiii….&lt;br /&gt;Dan Pupu merasa takut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan rasa takut yang sama yang diingatnya ketika anjing hitam besar itu menyerang keluarganya&lt;br /&gt;Pohon Tua yang menjadi rumahnya selama ini ternyata begitu besar, dan dirinya begitu mungil.&lt;br /&gt;Rasa takut yang dirasakannya bukanlah rasa takut kengerian yang mencekik….&lt;br /&gt;Rasa takut yang diingatnya dulu membuatnya ingin lari…&lt;br /&gt;Tapi rasa takut yang sekarang membuatnya berlutut dengan penuh hormat…&lt;br /&gt;Takut dan hormat akan Pohon Tua yang begitu besar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Pupu sekarang bersikap lebih hati-hati di depan Pohon Tua..&lt;br /&gt;Pupu berjalan berjingkat-jingkat di depan pohon Tua..&lt;br /&gt;Pupu membersihkan bulunya tiap hari&lt;br /&gt;Pupu berjemur dengan sikap tubuh tegak&lt;br /&gt;Tapi hatinya terasa sedih....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupu ingin memeluk Pohon tua…&lt;br /&gt;Pupu ingin tidur di dekat Pohon Tua..&lt;br /&gt;Pupu ingin bermalas-malasan dan dimanjakan Pohon Tua..&lt;br /&gt;Pupu ingin kembali lagi menjadi Pupu kecil yang dulu…&lt;br /&gt;Tapi,dia tidak lagi kecil…&lt;br /&gt;Tapi,dia sudah melihat kebesaran Pohon Tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupu kecil memandang Pohon Tua sebagai ayahnya..&lt;br /&gt;Tapi Pupu yang sekarang memandang Pohon Tua sebagai sosok mulia berkuasa..&lt;br /&gt;Pupu mencintai Pohon Tua, tapi juga takut dan menghormati Pohon Tua&lt;br /&gt;Cintanya membuatnya rindu memeluk Pohon Tua,tapi rasa hormatnya membuatnya berlutut&lt;br /&gt;Dan hatinya sedih...&lt;br /&gt;Pupu ingin bersama Pohon Tua....&lt;br /&gt;Tapi,dirinya begitu kecil...dan Pohon Tua begitu besar.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupu ingin berdiri di sebelahnya&lt;br /&gt;Dan hanya ada 1 cara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mi!!..Mimiiimii...miiemi....mimieemi....miii!!&lt;br /&gt;( Terjemahan :  Saat ini aku tidak tahu apa-apa dan tidak mengerti apa-apa! Tapi,aku akan berusaha menjadi kucing yang lebih baik, aku akan belajar dan berusaha supaya diriku yang esok hari lebih baik dari yang hari ini. Sampai tiba suatu hari nanti, aku akan berdiri di sebelah Pohon Tua bukan hanya sebagai anakNYA,hambaNYA,tapi juga sahabatNYA!! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan“ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS :&lt;br /&gt;In Memory of my two hamster, Pupu and Gokan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-1814832043972722400?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/1814832043972722400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=1814832043972722400' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1814832043972722400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1814832043972722400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/12/pupu-dan-pohon-tua.html' title='Pupu Dan Pohon Tua'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-9190213531557039482</id><published>2010-11-10T04:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-10T04:18:09.876-08:00</updated><title type='text'>Panda di Taman</title><content type='html'>Terkadang, kita mengalami perjumpaan-perjumpaan yang aneh…perjumpaan yang tidak biasa..tidak disangka-sangka dan tiba-tiba…yang membuat kita terkejut dan tak tahu harus berkata apa. Seperti itulah perjumpaan kami…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Srek…srek..krosak…”&lt;br /&gt;Bunyi aneh yang mncul dari semak-semak di sebelah kanan bangku yang kududuki. Ah, mungkin itu cuma kucing..lagipula sore hari di taman seperti ini pasti banyak kucing yang berkeliaran. Dan aku kembali menyandarkan punggungku di kursi dan mengamati satu keluarga yang sedang piknik. Di bawah matahari sore, 2 anak yang berlarian kejar-kejaran dan ayah yang membawa keranjang makanan dan ibu yang berjalan di sebelahnya tampak bagaikan image yang diambil dari sampul majalah keluarga. Dan aku tersenyum…tersenyum karena dunia ini indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Srek..”&lt;br /&gt;Suara itu muncul lagi…mungkin kucing yang sama..rasanya aku masih punya tuna sandwich sisa tadi siang, mungkin dia mau. Dan aku membuka tasku dan mengambil sisa sandwich dan memanggil ,” Pus…meong…keti..felix..bambang…hanibani…..”&lt;br /&gt;“Srekkkk”&lt;br /&gt;Sesuatu yang berwarna hitam putih muncul….punya 2 telinga…buntut pendek bulat..berjalan dengan 2 kaki ????&lt;br /&gt;Dan di hadapanku muncul seekor…atau lebih tepatnya sebuah boneka panda !&lt;br /&gt;Dan untuk sesaat kami berdua diam dan berpandangan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;„ Halo“, boneka panda itu bersuara&lt;br /&gt;„ Kalau kau tidak menginginkan lagi sandwich itu, boleh itu untukku ?“&lt;br /&gt;Tanganku terulur dengan sendirinya&lt;br /&gt;„ Boleh aku duduk di sebelahmu? „&lt;br /&gt;Aku mengangguk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terkejut bukan karena boneka panda yang muncul, tapi karena kondisi boneka itu.&lt;br /&gt;Tangan kirinya sepertinya tertarik robek dan tidak dijahit lagi, dan isi kapas mengintip dari tempat yang seharusnya pundaknya.&lt;br /&gt;Matanya hilang satu dan di lehernya tampak melilit sehelai kain kotor yang sepertinya dulunya syal.&lt;br /&gt;Dan hampir seluruh badannya dikotori tanah dan tempelan daun kering.&lt;br /&gt;Tapi sepertinya dia tidak peduli dan sudah terbiasa, walaupun tangannya kotor tapi dengan santai dia makan sandwich. Tapi ...yah,boneka kan tidak bisa sakit perut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;„ Kau terpisah dari keluarga yang memilikimu?“&lt;br /&gt;Dia menoleh , „ Tidak, aku tinggal di taman ini“&lt;br /&gt;„ Kemana keluarga yang memilikimu? Apakah mereka tidak mencarimu?“&lt;br /&gt;„ Tidak, aku tidak punya keluarga“&lt;br /&gt;Caraya mengucapkan kata „keluarga“ terasa berbeda..terasa dingin..dan membuat rasa keingintahuanku muncul.&lt;br /&gt;“Tapi, bukankah setiap boneka dimiliki oleh sebuah keluarga?“&lt;br /&gt;Dia menghabiskan gigitan terakhir rotinya dan berkata , „ Mungkin dulu aku punya keluarga, tapi mereka tidak membutuhkan mainan rusak. Jadi aku pergi dan tinggal sendiri di taman ini. Kau bisa melihat keadaanku kan? Kau bisa melihat kalau aku rusak...damage....“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi, pastinya waktu kau pertama kali dibuat, kau tidak rusak kan? Pastinya kau sebuah boneka yang dibuat dengan sebaik mungkin dan dibuat untuk membahagiakan sebuah keluarga. Pastinya kau bukan boneka yang gagal produksi....“ , protesku.&lt;br /&gt;Dia tersenyum....atau setidaknya kupikir dia tersenyum karena muka boneka itu tidak berekspresi...tapi setidaknya rasanya di matanya yang hanya satu itu kulihat sekilas senyum...&lt;br /&gt;„ Kau orang baik...terimakasih. Tapi apakah itu pentng? Mungkin kau benar, mungkin aku terlahir sempurna. Mungkin kau salah, dan aku ini barang cacat produksi. Tapi, saat ini, bagaimanapun kedaanku dahulu, aku hanyalah barang rusak yang dibuang orang. Seperti yang kau lihat, sekarang aku rusak, 5 tahun lagi akau akan tambah rusak,10 tahun lagi aku akan sangat rusak dan 20 tahun lagi mungkin aku akan jadi alas salah satu sarang burung di taman ini. Apa pentingnya dahulu aku bagaimana? „&lt;br /&gt;Dan aku terdiam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;„ Tapi...aku mengenal seorang Pembersih yang hebat...aku yakin dia akan bisa memperbaikimu dan membuatmu jadi boneka yang bagus lagi „&lt;br /&gt;Kali ini dia tertawa&lt;br /&gt;„ Seharusnya sudah kuduga kalau kau kenalan si Pembersih. Terimakasih, tapi Pembersih itu hanya kabar gosip saja. Sejujurnya, aku tidak percaya kalau dia ada.  Bahkan, kalaupun Dia memang ada, kerusakanku sudah terlalu parah dan tidak bisa diperbaiki lagi,aku hanya akan menyusahkannya .”&lt;br /&gt;“ Lagipula, jangan tersinggung, tapi ini bukan pertama kalinya aku bertemu dengan orang yang mengaku kenalan Pembersih. Kau tahu, hidup sebagai boneka buangan membuatku sedikit lebih peka terhadap pandangan mata orang. Dan dari sebagian kenalan Pembersih itu, mereka punya pandagan mata yang sangat menolak dan sebagian lagi, walaupun mereka berusaha menyembunyikan mata mereka,tapi aku tahu aku tidak diinginkan. Jadi, seandainya Pembersih itu ada pun, kalau kenalannya saja tidak menginginkanku, apalagi Dia sendiri kan? “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kalau begitu, bagaimana kalau kau ikut ke rumahku? Kau bisa bertemu keluargaku dan mungkin suatu hari nanti kau mau ikut bersamaku menemui Pembersih“&lt;br /&gt;Dan sekali lagi dia tersenyum....atau kurasa dia tersenyum&lt;br /&gt;„ Kau baik...tapi hanya karena kau baik bukan berarti semua keluargamu baik. Kau lihat sendiri, badanku kotor penuh tanah, aku akan mengotori rumahmu dan membuat masalah. Apakah keluargamu akan sabar dan diam saja ? Kau tahu, sekalipun kau memandikanku hari ini, sisa kotoran yang ada dalam tubuhku mungkin akan memerlukan waktu bertahun-tahun sampai bersih, kalau bisa bersih. Dan bagaimana dengan anak-anak di keluargamu? Mereka masih sanagt kecil, mungkin mereka akan tertular kuman dari tubuhku dan menjadi sakit. Kalau keluargamu menolakku, apa yang akan kau lakukan? Apakah kau pergi bersamaku dan tinggal di taman ini? Ataukah kau akan membela keluargamu dan membuangku? „&lt;br /&gt;Dan aku kembali terdiam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;„ Tapi...kau sendirian di sini....“&lt;br /&gt;„ Tidak apa-apa, aku punya teman kok“, jawabnya.&lt;br /&gt;„ Kau punya ? Apakah mereka teman yang baik? „&lt;br /&gt;„ Terkadang, ada 2 orang anak yang datang ke taman ini dan bermain denganku. Memang mereka mainnya agak kasar, tapi mereka baik. Mereka bermain lempar-lemparan dengan menggunakan diriku, tangan kiriku yang robek ini terjadi waktu kami main lempar-lemparan. Dan terkadang kami main kejar-kejaran, aku berlari dan mereka mengejarku sambil melemparkan gumpalan-gumpalan tanah. Kau lihat kan tanah dan daun kering di tubuhku ini? Itu terjadi ketika kami bermain“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;„ Tapi....itu bukan bermain...mereka hanya memanfaatkanmu dan merusakmu...itu bukan teman“&lt;br /&gt;Dan untuk sedetik...aku bisa merasakan kemarahan...dan juga kesedihan dari suaranya&lt;br /&gt;„ KAMI BERMAIN........KAMI BERTEMAN !!&lt;br /&gt;„ Mereka datang kesini dan menghabiskan waktu bersamaku !“&lt;br /&gt;Suaranya menjadi lebih perlahan&lt;br /&gt;„ Setidaknya mereka tahu aku ada disini....dan aku diinginkan untuk bersama mereka menjadi permainan mereka...itu lebih baik daripada sendirian....tidak masalah apakah mereka merusakku atau tidak. Toh, aku sudah rusak, bertambah rusak pun tak mengapa“&lt;br /&gt;Dan sekali lagi aku terdiam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menghela nafas..atau setidaknya kupikir dia menghela napas dan turun dari kursi.&lt;br /&gt;„ Langit sudah mulai gelap, kau sebaiknya pulang.Keluargamu menunggu di rumah kan?“&lt;br /&gt;Aku berdiri dan berkata,“ Aku akan datang lagi ke sini’&lt;br /&gt;Dia terdiam sejenak dan berkata , „ Aku tidak akan menunggu „. Dan kemudian masuk kembali ke semak-semak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berjalan pulang aku berpikir&lt;br /&gt;Dia benar,tidak semua orang dalam keluargaku dewasa. Sebagian mungkin akan menerimanya,tapi sebagian lagi mungkin akan berteriak dan mengusirnya.&lt;br /&gt;Dan dia sudah kehilangan semua rasa percaya, bukan hanya pada dirinya tapi juga pada semua orang. Kata-kata indah saja tidak akan membuatnya percaya.&lt;br /&gt;Ahh…mungkin lain kali aku akan datang lagi dengan beberapa teman, teman yang mau berteman dengannya. Dan kita akan membuat komunitas kecil di taman itu. Mungkin kalau dia sudah nyaman di komunitas, dia akan membuka hatinya sekali lagi. Dan mungkin dia akan mempercayai orang sekali lagi. Saat itu mungkin aku bisa membawanya ke Pembersih dan keluargaku yang lain . Dan mungkin saat itu dia akan belajar menerima kalau dirinya bukan barang rusak. Tapi yang pasti, kalau aku tidak bisa membuatnya mempercayai kata-kataku, dia tidak akan mau datang ke Pembersih, dan dia akan selalu menganggap dirinya barang rusak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-9190213531557039482?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/9190213531557039482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=9190213531557039482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/9190213531557039482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/9190213531557039482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/11/panda-di-taman.html' title='Panda di Taman'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5287890153750448246</id><published>2010-10-17T22:39:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T22:42:36.528-07:00</updated><title type='text'>Tadaima 2X</title><content type='html'>Apa mimpimu?&lt;br /&gt;Kalau saya ditanya pertanyaan ini, saya punya banyak jawaban yang berbeda-beda tergantung kapan waktu saya ditanyanya.&lt;br /&gt;Waktu SD sampai kelas 3, saya pengen jadi arsitek&lt;br /&gt;Waktu SD kelas 4 ke atas, saya pengen jadi penemu dan scientist ( sampe punya 1 buku khusus yang isinya rancangan alat-alat aneh ala anak SD….jangan tanya rancangan kaya apa, yang pasti Leonardo da Vinci bisa rendah diri kalau baca buku itu )&lt;br /&gt;Waktu SMP, karena liat wushu keren, pengen jadi ahli silat&lt;br /&gt;Dan waktu SMA , karena sering nonton anime jadi pengen jadi pilot Gundam HeavyArm atau ZGMF-X10A Freedomnya Kira Yamato ^^&lt;br /&gt;( Hmmm..rasanya kok cita-cita gw tambah tua malah tambah aneh dan tambah mundur yah????)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei, cita-cita saya saat ini malah makin simpel,  saya hanya pengen bisa ngucapin Tadaima 2 kali&lt;br /&gt;(Tadaima : ucapan yang biasa diucapkan seseorang saat sampai di rumah, versi Jepang dari “ Honey, I’m home! “ )&lt;br /&gt;Pasti ada yang heran dan nanya kenapa ga punya cita-cita yang lebih besar, misalnya jadi penulis yang karyanya dibaca orang sedunia dan puluhan tahun sesudah penulisnya meninggal tulisannya masih dikopi paste di seantero internet ? Pengen sih…tapi buat saya impian itu adalah kemurahan Tuhan. Kalau Tuhan mengijinkan saya jadi penulis, itu adalah kemurahan Tuhan. Dan kalau suatu hari nanti bisa jadi penulis yang bisa dibaca banyak orang ( Amin!!!!), itu juga karena kemurahan Tuhan yang mengangkat..dan saya berdoa untuk hal itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi keinginan dan cita-cita saya pribadi, adalah mengucapkan 2 kali Tadaima .&lt;br /&gt;Kenapa harus Tadaima ? Dan kenapa harus 2 kali ?&lt;br /&gt;Tadaima yang pertama ingin saya ucapkan untuk keluarga saya.&lt;br /&gt;Saya bermimpi, ketika suatu hari nanti saya pulang ke rumah, saya bisa mengucapkan Tadaima…dan ada orang yang menyambut saya.&lt;br /&gt;Saya ga pengen begitu buka pintu, ada piring yang melayang perlahan ( bohong deh…kalo melayangnya perlahan mah UFO namanya, kalo piring dilempar ya melayangnya pasti cepet ! ) dan suara membentak,” Ga pulang seminggu! Kemana aja hah? Punya simpenan? Jangan pulang sekalian !!”.&lt;br /&gt;Dan saya ga pengen ketika saya masuk, anak2 saya ga peduli papanya pulang atau ngga karena buat mereka ga ada bedanya papanya pulang atau ngga. Karena mereka sudah terbiasa dengan ketidakhadiran papanya dalam hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadaima diucapkan seseorang ketika dia tiba di rumah….rumah !!&lt;br /&gt;Tatapan kosong dan piring terbang bukan rumah…..dan tentu saja bukan keluarga…&lt;br /&gt;Mimpi saya, ketika saya mengucapkan Tadaima, ada orang yang menyambut…ada orang yang menerima…ada kelurga yang menganggap saya bagian dari mereka..bahwa saya bukan orang asing…bahwa saya diharapkan dan diinginkan disana….bahwa tanpa saya di tengah mereka, keluarga itu tidak lengkap..dan saya akan menutup pintu dan bersama keluaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadaima yang kedua ? &lt;br /&gt;Untuk keluarga juga, tapi keluarga yang kedua.. ( wah , beneran punya simpenan nih ?? )&lt;br /&gt;Kalau suatu hari nanti pekerjaan saya selesai dan tiba waktunya saya pulang…atau lebih tepat disebut berpulang…saya ingin mengucapkan Tadaima yang kedua.&lt;br /&gt;Saat saya tiba di depan pintu gerbang mutiara…&lt;br /&gt;Saat saya membuka pintu….&lt;br /&gt;Saat saya mengucapkan Tadaima….aku pulang….&lt;br /&gt;Saya bermimpi Yesus berdiri dan menyambut saya di balik pintu..&lt;br /&gt;Saya bermimpi, Dia bukan orang asing bagi saya karena saya mengenalnya sepanjang hidup saya, dan saya bukan orang asing bagiNYA karena Dia memegang tangan saya seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya bermimpi, saya diinginkan dan ditunggu di sana..karena saya bagian dari keluarga. &lt;br /&gt;Saya bermimpi, tanpa saya disana, Yesus akan tetap menunggu…. karena tanpa saya, keluarga disana tidak akan lengkap&lt;br /&gt;Dan saya akan menutup pintu, dan ikut dalam kebahagiaan Tuanku. ( Mat 25:21) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : Tapi…mungkin kalo saya sampe di surga nanti, saya ga akan sempet ngomong tadaima…&lt;br /&gt;Kenapa ?&lt;br /&gt;Karena begitu sampai di pintu surga,sebelum sempat buka mulut,udah langsung ditubruk dan dipeluk Yesus….^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5287890153750448246?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/5287890153750448246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=5287890153750448246' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5287890153750448246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5287890153750448246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/10/tadaima-2x.html' title='Tadaima 2X'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-264883074212376473</id><published>2010-10-07T02:06:00.000-07:00</published><updated>2010-10-07T02:10:21.411-07:00</updated><title type='text'>Pengemis Kecil dan Bintang Laut</title><content type='html'>Well…cerita yang bakal saya tulis di bawah ini bukan cerita karangan saya. 2 cerita ini saya baca bertahun-tahun lalu entah di buku mana dan entah dikarang siapa. Bagaimanapun, kedua cerita ini sangat berkesan bagi saya dan masih saya ingat bertahun-tahun kemudian karena menjawab banyak hal buat saya.Cerita yang saya tulis ini tidak sama persis dengan aslinya tapi intinya sama. Semoga menjadi berkat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengemis kecil&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;Aku berjalan di satu pagi yang cerah dan dunia terasa bagaikan tempat yang nyaman&lt;br /&gt;Sampai aku bertemu dengannya&lt;br /&gt;Seorang anak kecil yang duduk di pinggir jalan meminta-minta&lt;br /&gt;Dan kenyataan menghantamku…kenyataan bahwa dunia ini tidak selalu indah&lt;br /&gt;Di balik wajah kotornya, pengemis kecil itu tampak sangat manis…&lt;br /&gt;Tapi juga lemah,ketakutan,tiada harapan dan tidak berdaya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin anak sekecil ini harus megalami hal sekejam ini ?&lt;br /&gt;Dan mataku memandang ke langit..&lt;br /&gt;Dan tinjuku menantang surga..&lt;br /&gt;“ Tuhan,mengapa kau tidak melakukan sesuatu ? “&lt;br /&gt;“ Kenapa Kau hanya diam saja ?“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi langit terdiam..&lt;br /&gt;Dan air mataku mengalir..&lt;br /&gt;Kesedihan atas pengemis kecil itu..&lt;br /&gt;Kekecewaan atas Tuhanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan langit terbuka&lt;br /&gt;Dan Satu Suara berkata..&lt;br /&gt;“ Aku sudah bertindak ! “&lt;br /&gt;“ Aku menciptakan&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;mu&lt;/span&gt; ! “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bintang Laut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku berjalan di pinggir pantai, menikmati hembusan angin laut&lt;br /&gt;Dan lihatlah, ada banyak bintang laut yang tersapu ombak ke pantai&lt;br /&gt;Dan sementara matahari meninggi, bintang-bintang laut itu terdampar di pantai&lt;br /&gt;Menunggu tanpa daya matahari mengeringkan dan membunuh mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi..lihatlah…seorang pemuda berlari-lari di pinggir pantai&lt;br /&gt;Setiap ditemukannya satu bintang laut yang terdampar, dilemparkannya kembali ke laut&lt;br /&gt;Tapi betapa banyak pun bintang laut yang dilemparkan…&lt;br /&gt;Ombak terus menerus mendamparkan bintang laut baru&lt;br /&gt;Pekerjaan yang sia-sia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku memanggilnya..&lt;br /&gt;“ Apa yang kau lakukan? Tidakkah kau melihat pekerjaanmu sia-sia belaka?“&lt;br /&gt;“ Pekerjaanmu tidak akan pernah berakhir..akan selalu ada bintang laut baru yang terdampar...“&lt;br /&gt;“ Apa artinya...apa gunanya...sia-sia belaka….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia menjawab&lt;br /&gt;“ Kau benar...mungkin bagimu itu tidak ada artinya... “&lt;br /&gt;“ Kau benar....pekerjaan ini tidak akan pernah berakhir...“&lt;br /&gt;“ Tapi apa yang kulakukan ini sangat berarti......bagi bintang laut...“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, dunia ini bukan tempat yang selalu indah..&lt;br /&gt;Dan kita seringkali heran..apa sih yang Tuhan lakukan? Apa Tuhan sedang tidur ? &lt;br /&gt;Tapi Tuhan tidak tidur...&lt;br /&gt;Karena suatu alasan yang tidak akan pernah saya mengerti, Tuhan memutuskan untuk bekerja melalui kita..para manusia yang penuh dengan kegagalan dan kebrengsekan&lt;br /&gt;Untuk suatu alasan, Tuhan memilih untuk bekerja melalui si pembohong bernama Abraham,si pemarah bernama Musa,pembunuh dan tukang selingkuh bernama Daud,.....dan mahluk rendah diri, berkecenderungan bunuh diri,dan tukang nyuri uang untuk membeli teman, sebagai penulis artikel sederhana yang (mudah-mudahan) bisa memberkati orang lain.&lt;br /&gt;Tuhan tidak diam dan tidur...Dia bekerja...Dia menciptakan kita!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya masih SMA,setiap tahun ada angkatan baru yang masuk ke SMA saya. Dan setiap tahun akan ada anak-anak baru yang tidak mengenal Tuhan dengan segala macam masalah mereka. Walaupun setiap tahun ada anak yang bertobat, tahun depannya akan ada anak-anak baru yang terhilang. Dari sudut pandang dunia, pekerjaan yang dilakukan para pembimbing rohani saya adalah hal yang sia-sia. Tiap minggu, kadang setiap hari ,mereka datang ke sekolah saya dan mengajak anak-anak ikut komsel. Beberapa menangggapi,  tapi sebagian besar menolak. Dan hal yang sama terulang setiap tahun...&lt;br /&gt;Tapi, bagi saya, apa yang mereka lakukan sangatlah berarti. Karena saya adalah salah satu dari bintang laut terdampar yang diselamatkan. Dan apa yang mereka lakukan mengubah seluruh kehidupan saya, karena lewat mereka saya mengenal Yesus dan diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun mereka lupa dan tidak mengingat,&lt;br /&gt;Saya akan selalu mengingat seorang teman wanita yang mengajak saya komsel&lt;br /&gt;Saya akan selalu mengingat seorang teman pria yang membonceng saya ke tempat komsel dengan motornya&lt;br /&gt;Saya akan selalu mengingat pembimbing yang menyediakan konsumsi dengan sungguh-sungguh &lt;br /&gt;Saya selalu mengingat pembimbing yang menyediakan waktu untuk mengajar saya&lt;br /&gt;Saya akan selalu mengingat seorang pembimbing yang berteduh di kost saya dari hujan dan mengajarkan cara membaca Alkitab bagaikan menggali harta. &lt;br /&gt;Karena..itu berarti bagi saya…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-264883074212376473?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/264883074212376473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=264883074212376473' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/264883074212376473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/264883074212376473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/10/pengemis-kecil-dan-bintang-laut.html' title='Pengemis Kecil dan Bintang Laut'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-6389838550142216280</id><published>2010-09-26T14:42:00.000-07:00</published><updated>2010-09-26T14:46:55.768-07:00</updated><title type='text'>&lt; ?       = ?        &gt; ?</title><content type='html'>Mana yang lebih pintar ? Kamu atau Tuhan Yesus ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban A :&lt;br /&gt;Tuhan itu bodoh!! Sangat bodoh!! Ga ngerti bagaimana seharusnya cara mengatur dunia!!&lt;br /&gt;Mana mungkin tuhan yang pintar bisa bikin dunia yang kacau balau kaya gini….dunia yang sepanjang sejarah selalu dipenuhi perang yang seringkali justru terjadi karena perbedaan di antara umatnya sendiri?&lt;br /&gt;Mana mungkin tuhan yang pintar bisa membiarkan kejahatan dan ketidakadilan terjadi di dunia ini..orang jahat berkeliaran dan hidup seenaknya sementara orang baik mengalami kesusahan. Kalau dia tuhan yang pintar,harusnya dia ga membiarkan hal seperti ini terjadi.&lt;br /&gt;Mana mungkin tuhan yang pintar membiarkan anak2 dijual kaum phedofil dan para wanita dijerumuskan dalam pelacuran ? Seandainya saya punya anak,saya ga akan membiarkan anak saya dijual atau dilacurkan, bagaimana mungkin tuhan cuman diam saja?&lt;br /&gt;Dan kalau dia pintar,kenapa dia tidak memunculkan dirinya sendiri supaya kita semua melihat dan menjadi baik? Munculin tangan dari awan kek atau langsung saja turun dengan para malaikat dan ambil pemerintahan dunia? Kenapa malah bersembunyi dan membuat kita bingung?&lt;br /&gt;Tuhan itu bodoh...dia tidak tahu bagaimana cara yang seharusnya untuk mengatur dunia..dan karena aku tahu bagaimana cara mengatur dunia yang lebih baik, itu berarti Aku lebih pintar dari tuhan !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi jawaban A :&lt;br /&gt;Seandainya tuhan yang lebih bodoh ( &lt; ) daripada kamu atau bahkan sama pintarnya (= ), saat ini juga saya akan bangun istana termegah untukmu. Karena kamu lebih pintar dari tuhan, berarti kamu seharusnya menjadi raja dunia ini dan memimpin kami.&lt;br /&gt;Tapi....ada tapinya...tolong buktikan kalau kamu lebih pintar dari tuhan. Tolong berikan jawaban untuk semua permasalahan di dunia ini, dari masalah politik,ekonomi,kesehatan,kematian,kesuksesan,kemakmuran,psikologi dll. Dan tentu saja karena itu jawaban yang muncul dari mulut orang yang lebih pintar dari tuhan jawaban itu pastilah jawaban yang sangat bijaksana yang akan diterima oleh semua manusia di muka bumi, jawaban final yang tidak akan bisa diperdebatkan.&lt;br /&gt;Bisa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban B :&lt;br /&gt;Walahhhh...jangankan lebih pintar dari Tuhan...cara bikin matahari aja saya ga tau. Cara bikin bintang,cara bikin buaya,cara bikin laut dan segala macam kerajinan tangan yang Tuhan bikin itu saya ga tau gimana cara bikinnya. Jangankan soal keadilan dunia, bagi roti dengan adil aja susah kok, apalagi mikirin dunia yang adil kaya gimana. Kalau saya aja ga ngerti gimana cara Tuhan bikin dunia ini,gimana saya mau bilang kalo saya lebih ngerti dari Dia soal ngatur dunia yang dia bikin ini ?&lt;br /&gt;Gak deh....udah pasti jawabannya Tuhan yang lebih pinter ( &gt; ) daripada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi jawaban B :&lt;br /&gt;Karena Tuhan yang lebih pinter, dan kita jauh lebih bodoh, berarti Tuhan tahu cara yang terbaik bagaimana mengatur dunia ini. Kalau kita merasa cara Tuhan salah,itu bukan karena Tuhan yang salah tapi karena kita yang ga mengerti. Dan karena kita ga mengerti, bukankah lebih baik kalau kita serahkan saja pada yang lebih mengerti ? Bukankah lebih baik kita diam dan mempercayai Tuhan? Percaya bahwa segala sesuatu terjadi demi kebaikan orang – orang yang percaya kepadaNYA ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita punya banyak pertanyaan untuk Tuhan…saya pribadi punya sangat banyak pertanyaan..mengenai cara-cara Tuhan menjalankan dunia ini. Kenapa Tuhan mengijinkan satu hal terjadi dan hal lain tidak terjadi. Kenapa Dia melakukan A dan B di satu tempat tapi C dan D di tempat lain misalnya. &lt;br /&gt;Tapi yang saya butuhkan bukanlah jawaban,tapi penundukan diri.&lt;br /&gt;Pada akhirnya, bukan Tuhan yang harus menjawab pertanyaan kita,tapi kita yang harus menjawab, “ Mana yang lebih pintar,kita atau Tuhan?”&lt;br /&gt;Seandainya kita lebih pintar dari tuhan, seharusnya sejak ribuan tahun lalu kita menemukan jawaban dan solusi untuk masalah2 dunia dan saat ini harusnya bumi menjadi surga.&lt;br /&gt;Tapi,seandainya Tuhan yang lebih pintar, dan seandainya Tuhan memberi jawaban itu pada kita, kita tetap ga akan pernah mengerti karena tentu saja jawaban itu akan di luar pemahaman kita karena kita jauh di bawah kepintaran Tuhan.&lt;br /&gt;Itu akan sama seperti seorang profesor menjelaskan teori fisi nuklir pada anak TK yang cuma bengong sambil jilat-jilat es krim.&lt;br /&gt;Dan mungkin karena itu Tuhan ga repot2 menjelaskan pada Ayub mengenai keadilan. Dia cukup bertanya apakah Ayub bisa membuat bumi atau menggantung bintang di langit? Kalau menghitung 2+2 saja masih pakai jari , ga usah nanya soal fisi nuklir !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita melupakan arti kata Tuhan...Tuhan yang mencipta alam semesta..Tuhan yang berkuasa dan Maha Mulia. Sepetinya seringkali kita menganggap Tuhan hanya jin botol yang kerjanya mengabulkan permintaan kita. Dan ketika permintaan itu tidak dikabulkan, kita mulai meragukan kepintaran ( atau bahkan kewarasan ) Tuhan.&lt;br /&gt;Tuhan adalah Tuhan !!&lt;br /&gt;Dan sampai kita mengerti arti kata dan tunduk pada kata-kata itu, pertanyaan kita tak akan pernah terpuaskan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-6389838550142216280?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/6389838550142216280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=6389838550142216280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6389838550142216280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6389838550142216280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/09/blog-post.html' title='&lt; ?       = ?        &gt; ?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-9166876979227920505</id><published>2010-09-17T18:31:00.000-07:00</published><updated>2010-09-17T18:32:49.783-07:00</updated><title type='text'>7 Kurcaci</title><content type='html'>Heigh Ho…ayo kita pergi ke tambang…&lt;br /&gt;Heigh Ho…ayo kita menggali…&lt;br /&gt;Heigh Ho…ayo kita mencari permata&lt;br /&gt;Heih Ho..Heigh Ho…Heigh Ho…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak 6 kurcaci meninggalkan gubuk mereka di tengah hutan dan pergi ke gunung…&lt;br /&gt;6 kurcaci ? Bukankah seharusnya 7 ? Ke mana 1 lagi ?&lt;br /&gt;Tampak 1 kurcaci kecil berdiri di depan pintu rumah sambil mengamati kepergian kurcaci-kurcaci yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Dopey, kurcaci kecil yang berdiri di depan rumah itu&lt;br /&gt;Dopey mempunyai tinggi badan terpendek di antara kurcaci-kurcaci lain, dan oleh karena itu sementara kurcaci lain sibuk mencari permata, Dopey harus diam di rumah dan mengerjakan pekerjaan remeh seperti mencuci dan membersihkan rumah.&lt;br /&gt;Dan Dopey tidak menyukai hal itu, dia ingin pergi bersama kurcaci lain mencari permata dan bukannya mengurus rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu cermin besar di rumah para kurcaci, cermin yang dulunya disita dari seorang ratu jahat.&lt;br /&gt;Setiap kali Dopey melihat dirinya di cermin, seolah-olah cermin itu mengejek dirinya sebagai kurcaci terpendek di dunia.&lt;br /&gt;Dan Dopey mendengar ejekan itu….&lt;br /&gt;Pelan –pelan rasa rendah diri itu merambati tubuhnya&lt;br /&gt;Perasaan yang mengatakan kalau dirinya adalah kurcaci terendah,terjelek,dan terlemah di antara  kurcaci-kurcaci lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dopey tidak menyukai perasaan itu…&lt;br /&gt;Dia bermimpi suatu hari nanti dia akan menjadi lebih unggul dan lebih baik dari saudara-saudaranya&lt;br /&gt;Tapi….Dopey yang malang..&lt;br /&gt;Cermin besar itu selalu mengingatkannya tiap hari akan kekurangannya..kependekannya&lt;br /&gt;Dan sumur rendah diri itu tergali semakin dalam dan semakin gelap…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu pagi, ketika saudaranya,Grumpy,sedang menyisir rambut di depan kaca dan Dopey kebetulan berdiri di sebelahnya..&lt;br /&gt;Ada!...Ada satu hal dimana dia lebih baik dari saudara – saudaranya yang lain...&lt;br /&gt;Grumpy itu.....kotor,berdebu dan hitam&lt;br /&gt;Dan Dopey itu...bersih dan putih&lt;br /&gt;Kurcaci – kurcaci lain mengahbiskan waktu mereka sepanjang hari menggali terowongan di gunung dan selalu kotor, dan mereka malas mandi karena mereka berpikir ,’ ..toh besok juga kotor lagi“&lt;br /&gt;Sementara Dopey yang selalu diam di rumah dan selalu mandi tiap hari tentu saja jauh lebih bersih dari saudara-saudaranya&lt;br /&gt;Hohoho...Dopey tertawa dengan senang dan bangga&lt;br /&gt;Akhirnya....akhirnya dia menemukan satu hal dimana dia lebih unggul dari saudara-saudaranya...Dopey lebih bersih!!&lt;br /&gt;Dan Dopey tidak membuang waktu, bagaimanapun sumur rendah dirinya menuntut siraman pujian &lt;br /&gt;Dan dengan nada bangga Dopey menceritakan kebersihan dirinya kepada saudara-saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi, saat Dopey bercermin, dia tidak pernah lupa mengingatkan saudara-saudaranya bagaimana bersihnya dirinya.&lt;br /&gt;Semakin dalam sumur rendah dirinya, semakin banyak siraman pujian yang diinginkannya.&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya, Dopey tidak lagi merasa rendah di hadapan saudara-saudaranya..&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya, Dopey merasa lebih tinggi…&lt;br /&gt;Dan Dopey ingin lebih tinggi lagi…setinggi mungkin, setinggi kedalaman sumurnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, setiap pagi, Dopey tidak hanya menceritakan kebersihan dirinya tapi juga mencela kekotoran saudara-saudaranya.&lt;br /&gt;Semakin banyak celaan yang dilontarkan Dopey, semakin senang hatinya..&lt;br /&gt;Karena bukankah ketika dia mencela kekotoran saudaranya, sebenarnya dia sedang memuji kebersihan dirinya? &lt;br /&gt;Dan sumur dalam hatinya semakin terpuaskan ?&lt;br /&gt;Tapi…Dopey belum puas..sumurnya masih jauh dari penuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini..Dopey tidak mau lagi bersentuhan atau bahkan berbicara dengan saudaranya&lt;br /&gt;Kalau ada yang perlu dibicarakan...Dopey akan menulis di kertas&lt;br /&gt;Kalau terpaksa bersentuhan..Dopey akan memakai sarung tangan atau sapu tangan supaya tidak bersentuhan langsung&lt;br /&gt;Bagi Dopey, dirinya adalah mahluk suci yang tidak boleh bersentuhan dengan mahluk rendah seperti saudaranya&lt;br /&gt;Tapi...batu yang dijatuhkan ke dalam sumurnya masih tak terdengar suaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini...Dopey tidak mau lagi tinggal bersama saudara-saudaranya yang kotor&lt;br /&gt;Dan Dopey mengusir semua saudara-saudaranya dari rumah itu&lt;br /&gt;Bagi Dopey, mereka bukan lagi saudaranya tapi mahluk hina yang mengotori rumahnya&lt;br /&gt;Dopey adalah mahluk tinggi, dan saudara – saudara kurcacinya adalah mahluk rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Happily ever after?&lt;br /&gt;Dopey tinggal seorang diri sampai hari tuanya, hanya ditemani cermin besar di rumahnya.&lt;br /&gt;Bagaimanapun, tidak ada satu mahluk pun yang cukup bersih baginya selain dirinya&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kurcaci-kurcaci lain?&lt;br /&gt;Mereka meninggalkan Dopey dengan senang hati, bagaimanapun mereka juga sudah muak dicela stiap hari.&lt;br /&gt;Dan ke 6 kurcaci itu membentuk Asosiasi Penambang Pembenci Sabun, mereka membenci Sabun karena menurut mereka Sabun –lah yang membuat Dopey menjadi menyebalkan. Seandainya tidak ada Sabun, Dopey tidak akan bersih, dan jika Dopey tidak bersih,dia tidak menyebalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Hanya orang berjiwa kerdil yang menginjak orang lain supaya terlihat lebih tinggi “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita menunjukkan kesalahan orang lain dan menunjukkan hal yang benar, lakukan itu karena kasih, karena kita ingin orang itu menjalani hidup yang baru di dalam Yesus.&lt;br /&gt;Tapi jangan hakimi orang lain karena kita ingin terlihat lebih baik dan lebih suci.&lt;br /&gt;Jangan menghakimi orang lain untuk memuaskan ego kita&lt;br /&gt;Jangan menjadi seperti orang Farisi yang dikecam Yesus karena mengajarkan Taurat untuk kemuliaan diri  mereka sendiri ( Matius 23 )&lt;br /&gt;Dan jangan pernah melupakan, kalaupun saat ini kita bersih, itu bukan karena usaha kita tapi karena ada “Sabun” yang membersihkan kita, Yesus !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-9166876979227920505?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/9166876979227920505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=9166876979227920505' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/9166876979227920505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/9166876979227920505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/09/7-kurcaci.html' title='7 Kurcaci'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-1688474328150886458</id><published>2010-08-25T10:04:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T11:31:40.907-07:00</updated><title type='text'>B.F.F in Bible</title><content type='html'>Satu langkah maju, tiga langkah mundur..&lt;br /&gt;Jantung yang berdegup kencang, tangan yang berkeringat dingin...&lt;br /&gt;Padahal pintu itu jaraknya hanya beberapa meter, pintu yang sering didatangi dan dilaluinya setiap hari, jarak yang seharusnya tidak membuat tubuhnya lelah dan kakinya berat.&lt;br /&gt;Tapi hari ini, beberapa langkah itu terasa sangat berat dan....ya, sedikit menakutkan.&lt;br /&gt;Bagaimanapun , dibalik pintu itu berdiam seorang raja, rajanya!!&lt;br /&gt;Dan hari ini dia tidak datang untuk memujinya atau membawakan persembahan ataupun menceritakan berita baik...tapi hari ini dia datang untuk mengacungkan jari tangannya dan menunjuk sang raja...&lt;br /&gt;Untuk menghakimi kesalahan raja..rajanya sendiri!!&lt;br /&gt;Bagaimana kalau raja marah dan membunuh dirinya? Ini bukan pertama kalinya dia mendengar dan melihat raja membunuh seseorang.&lt;br /&gt;Bagaimana jika raja memutuskan kalau dia pembohong kurang ajar dan memenjarakannya? &lt;br /&gt;Bahkan sekalipun dia menceritakan kesalahan raja yang didengarnya kemarin malam, siapa yang akan percaya? Raja yang membawa masa keemasan bagi bangsanya atau dia, pelayan raja? Siapa yang akan dipercaya rakyat? Tanpa perlu dipikir pun dia tau jawabnya, karena kalau dia sendiri dihadapkan pada pilihan yang sama,dia akan memilih untuk lebih percaya kepada perkataan raja daripada perkataannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah yang membuat kakinya berat, bukan karena ketakutan, tapi kesedihan dan...kekecewaan.&lt;br /&gt;Raja yang dihormatinya...raja yang dikaguminya..&lt;br /&gt;Bertahun-tahun dia mendengar cerita kepahlawanan raja, bahkan menyaksikan beberapa di antaranya. Dia mengetahui setiap titik naik turun dalam kehidupan sang raja..&lt;br /&gt;Kesedihan,keberanian,perang,konflik,dan bahkan cerita cinta sang raja.&lt;br /&gt;Seperti semua rakyat bangsanya, dia sepakat tidak ada raja lain yang lebih pantas untuk menjadi raja selain raja di balik pintu yang akan didatanginya.&lt;br /&gt;Dan karena itu, berita yang diterimanya tadi malam terasa sangat menyakitkan, pengkhianatan yang luar biasa. Bagaimana mungkin sang raja,rajanya!! ,sanggup melakukan hal itu? &lt;br /&gt;Bagaimana mungkin seorang pemimpin luar biasa sanggup melakukan hal seperti itu? Perbuatan berdosa yang hanya dilakukan orang yang tak ber-Tuhan?&lt;br /&gt;Masih pantaskah rajanya menjadi seorang pemimpin?&lt;br /&gt;Dan kekecewaan memberatkan kakinya...tapi tugas menggerakkan kakinya..dan dia melangkah maju dan membuka pintu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Engkaulah orang itu"&lt;/span&gt;.............Daud terkejut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Aku sudah berdosa kepada Tuhan"&lt;/span&gt;..........Nathan terkejut!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beban berat terangkat dari pundaknya...dan bola besi yang memberatkan hatinya terlepas...&lt;br /&gt;Rajanya tidak mengkhianati dirinya...&lt;br /&gt;Nathan menyadari kalau rajanya hanyalah seorang manusia biasa yang bisa berbuat salah, Berapapun banyaknya lagu kepahlawanan yang ditulis rakyatnya untuk Daud, Daud tetaplah manusia biasa.&lt;br /&gt;Kenyataan yang terpampang di depan matanya..Daud yang mengakui dosanya dan menangis meminta ampun menyadarkan Nathan akan kemanusiaan Daud.&lt;br /&gt;Tapi, berapa kalipun Nathan melihat kemegahan Daud saat kembali dari perang, dia tidak pernah melihat kemegahan seorang raja melebihi kemegahan yang dilihatnya saat ini...kemegahan seorang raja yang berlutut dan menangis mengakui kesalahannya.&lt;br /&gt;Berbuat salah adalah hal manusiawi..tapi mengakui kesalahan,meminta ampun dan bertobat adalah kualitas surgawi yang hanya dimiliki orang – orang yang bertemu muka dengan muka dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Nathan melayani Daud seumur hidupnya&lt;br /&gt;Dan Daud mempercayai Nathan sampai hari tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( diambil dari 2 Samuel 12 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas tentu saja hanya rekaan dan dramatisasi dari kejadian sebenarnya. Kita tak akan pernah tahu bagaimana perasaan nabi Nathan saat mendatangi Daud. Yang kita tahu hanya Nathan cukup bijaksana dan peka untuk tidak mempermalukan Daud dengan menuduhnya langsung tapi memakai cerita pendahuluan.&lt;br /&gt;Alkitab tidak banyak membahas bagaimana hubungan Nathan dengan Daud, apakah mereka bersahabat atau tidak.&lt;br /&gt;Yang kita tahu, Nathan cukup mengenal Daud dan kehidupannya karena Nathan adalah orang yang menulis riwayat hidup Daud,dan juga anaknya Salomo, di Alkitab. ( 1Taw 29:29 , 2 Taw 9:29 )&lt;br /&gt;Dan kita tahu bahwa Daud terus mempercayai Nathan bahkan sampai hari tuanya. Ketika Nathan datang membawa kabar mengenai pengkhianatan anak Daud sendiri, Adonia, Daud mempercayai dan tidak meragukan perkataan Nathan. Sekalipun yang dibicarakan Nathan adalah anaknya sendiri ( 1 Raja-raja 1:23-27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Daud punya Facebook, Nathan pasti termasuk salah seorang BFF – nya.&lt;br /&gt;Kenapa ? Karena “ seorang kawan memukul dengan maksud baik ....“ ( Amsal 27 : 6 )&lt;br /&gt;Jadi...jangan ragu untuk "pukul memukul“... ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : Kalo ada yang ga tau artinya BFF apa karena jarang pegang fesbuk ( saya salah satunya, punya fesbuk cuman ikut-ikutan), BFF itu singkatan dari Best Friend Forever&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-1688474328150886458?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/1688474328150886458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=1688474328150886458' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1688474328150886458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/1688474328150886458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/08/bff-in-bible.html' title='B.F.F in Bible'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-8628186948897638540</id><published>2010-07-12T10:01:00.000-07:00</published><updated>2010-07-12T10:07:17.406-07:00</updated><title type='text'>Romeowr Dan Julicat</title><content type='html'>Pasar Induk Caringin kota B, dari luarnya terlihat seperti pasar induk pada umumnya dengan manusia yang hilir mudik membawa berbagai macam barang dagangan. Tidak ada yang tahu, atau kalaupun ada mereka memilih untuk menutup mulutnya rapat – rapat, kalau pasar induk ini dikuasai oleh 2 kelompok geng kucing besar yang saling berperang. Klan kucing Mewtague menamakan diri mereka Gang Asin, dan klan kucing Catpule yang menamakan diri mereka Gang Amis. Saat matahari terbenam dan angin dingin menusuk tulang adalah saat dimana para anggota kedua gang bermunculan dan saling berkelahi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertempuran ini sudah berlangsung bertahun – tahun dan disebabkan oleh alasan yang sangat penting bagi klan kucing Caringin. Geng Asin sangat memuja ikan asin dan memandang ikan asin sebagai mahluk suci sementara Geng Amis sangat memuja ikan segar dan beranggapan kalau toko penjual ikan segar adalah pusat alam semesta. Perbedaan pandangan inilah yang menyebabkan nenek moyang keluarga Catpule dan Mewtague berperang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sampai tiba masanya terjadi pertemuan tidak sengaja antara putra penerus keluarga Mewtague, Romeowr dan putri keluarga Catpule, Julicat. Pertemuan yang terjadi saat mereka sedang memburu satu tikus yang sama dan saling bertubrukan di bawah lapak bambu tukang buah melon di bawah sinar bulan itu menimbulkan kesan yang mendalam di hati mereka…( sekedar info, tikus yang diburu berhasil menyelamatkan diri saat kedua kucing muda ini saling bertatapan mesra, jadi tidak ada binatang yang dilukai dalam pembuatan cerita ini ! )&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi , tentu saja karena kedua muda mudi ini berasal dari 2 keluarga yang bermusuhan, mereka tidak mungkin bersatu. Berbagai cara dilakukan Romeowr dan Julicat untuk mendamaikan keluarga mereka, di antaranya mereka melakukan riset terhadap sejarah klan mereka dan menunjukkan kalau ikan asin pada mulanya pun adalah ikan segar…tapi usaha mereka gagal. Dalam keputusasaan mereka, Romeowr dan Julicat memilih untuk bersama-sama makan sarden kalengan kadaluarsa 7 tahun yang beracun dan mati bersama untuk mendamaikan kedua klan mereka. Kedua klan yang melihat pengorbanan mereka terharu dan memutuskan untuk berdamai. Semua kucing Caringin sepakat untuk bersama-sama memuja 1 mahluk, ikan! Tidak peduli apakah itu asin atau segar ataupun sudah dikaleng. Dan kedamaian kembali ke pasar Caringin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sampai setahun kemudian kucing Caringin kembali terbagi menjadi 2 kelompok, kali ini kedua kelompok terbagi karena masalah warna bulu. Geng kucing hitam berbelang putih dan Geng kucing putih berbelang hitam sama – sama menganggap diri mereka sebagai ras kucing sejati dan masing-masing menganggap kelompok lain lebih inferior. Dan sekali lagi pertempuran melanda pasar Caringin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan sekali lagi Romeowr dan Julicat muncul untuk mendamaikan kedua kelompok ( kok masih idup????? Ya iyalah, kucing kan nyawanya 9. Mati satu kemaren masih sisa 8 ). Kali ini mereka bunuh diri dengan cara makan semangka yang diberi gula. Kedua kelompok yang bertikai pun terharu dan berdamai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alas!! Kedamaian ini pun tidak bertahan lama. Tak lama muncullah dua kelompok kucing yang menamakan diri mereka Geng Kucing Tetelan dan Geng Kucing Vegetarian. Geng Kucing Tetelan anggotanya merupakan peliharaan para pedagang daging sementara Geng Kucing Vegetarian dipelihara tukang sayur dan tukang buah. Tentu saja kucing yang dipelihara tukang daging lebih makmur dan gendut daripada kucing tukang sayur yang kurus-kurus. Perbedaan jurang ekonomi yang dalam ini berakhir dengan, lagi –lagi, peperangan. Dan, lagi- lagi, Romeowr dan Julicat terpaksa bunuh diri minum coca-cola campur mentos untuk mendamaikan kedua kelompok ( mati 3, sisa 6 ).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertempuran selanjutnya dalam sejarah kucing Caringin disebabkan karena pertengakaran kelompok Kucing Dandy dan Kelompok Kucing Garong ( dari nama juga ketahuan kalo Kucing Dandy tukang dandan gampang jodo sementara Kucing Garong mukanya acak-acakan susah jodo). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertempuran selanjutnya tawuran antara anak-anak kucing sekolah “Sarapan I” dan anak-anak kucing sekolah “ Sarapan IV” yang akhirnya juga menyeret para orangtua mereka dalam pertempuran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan untuk setiap pertempuran, Romeowr dan Julicat mengorbankan 1 nyawanya untuk mendamaikan tiap kelompok.  Tapi setiap kali 1 perbedaan diselesaikan  ( semua kucing Caringin saat ini semuanya memuja ikan, semua bulunya disemir warna hitam, semuanya makan sayuran dan daging dalam jumlah yang sama, kucing garong mendapat pelajaran merawat diri dari kucing dandan, dan semua anak-anak kucing disatukan di satu sekolah dengan nama “ Sarapan Besar” ), selalu saja muncul perbedaan lain yang memecah belah kucing sampai akhirnya nyawa Romeowr dan Julicat tinggal 1.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Romeowr dan Julicat akhirnya sadar kalau peperangan bukan disebabkan ikan ataupun warna bulu tapi karena ada perbedaan. Dan kecuali mereka bisa menghilangkan semua perbedaan yang tentu saja mustahil karena tiap kucing itu unik, pertempuran akan terus berlangsung. Akhirnya Romeowr dan Julicat memutuskan pergi berdua, berjalan berdampingan sambil berangkulan dengan terpincang-pincang menuju matahari terbenam ( pincang? Iya…pincang..coba aja bayangin 2 kucing jalan sambil berangkulan berarti yang dipake jalan masing-masing cuma 3 kaki kan? Pincang dong! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang atheis seringakali menolak Tuhan dengan alasan agama membawa perang dan perpecahan. Dan kata-kata mereka bukannya ga ada benarnya, dalam sejarah kekristenan cukup banyak perang yang diserukan di bawah nama Yesus dan perpecahan yang masing – masing membawa bendera dan klaim “ Kristen Sejati”. Saya ga bermaksud membahas perpecahan gereja dalam cerita ini, tapi untuk menunjukkan bahwa sekalipun semua agama disatukan atau tidak ada agama sama sekali, kita akan tetap bertengkar karena masalah lain. Masalah ras, tingkat ekonomi, perbedaan negara dan tempat tinggal, penampilan fisik, adat istiadat, tingkat pendidikan dll bisa menyebabkan pertengakaran.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah mahluk kesepian yang tidak bisa hidup sendiri, kita selalu membentuk kelompok. Dan ketika kita membentuk kelompok, keinginan kita untuk eksis sebagai seseorang yang special, cepat atau lambat akan membuat kita merasa kelompok kita lebih baik dari kelompok yang lain. Hanya soal waktu sampai terjadinya bentrokan antar 2 kelompok berbeda yang merasa dirinya lebih special dari kelompok lain.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Tentu saja, walaupun perbedaan akan selalu ada dan karenanya konflik tidak akan pernah hilang, bukan berarti kita menyerah dan pergi kearah mathari terbenam ( ending Romeowr dan Julicat kaya gitu kan karena tuntutan pembaca keduanya harus hepi ending dan happily ever after ^^ ). Karena konflik selalu membawa kesedihan, dan karena itu kita harus jadi pembawa damai bukan dengan tujuan menjadikan dunia ini sebagai surga tanpa konflik, tapi supaya yang sedih tertawa dan yang terluka disembuhkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-8628186948897638540?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/8628186948897638540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=8628186948897638540' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8628186948897638540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8628186948897638540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/07/romeowr-dan-julicat.html' title='Romeowr Dan Julicat'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-3504457043684260665</id><published>2010-05-09T22:20:00.000-07:00</published><updated>2010-05-10T01:16:04.606-07:00</updated><title type='text'>Frankenstein Dan Cinderela : Di Balik Layar</title><content type='html'>Artikel Ayahku Frankenstein dan Cinderela Ditangkep Pulisi sebenarnya mempunyai tema yang sama, tentang keluarga, tentang masa kecil, tentang pembentukan kepribadian dan konseling. Walaupun begitu, 2 artikel ini berbeda. Ayahku Frankenstein adalah kesaksian pribadi sementara Cinderela hanyalah cerita rekaan yang hiperbolik walaupun sekitar 50% dari cerita ini mengambil bahan dari cerita teman – teman saya yang mengalami rasa rendah diri dan menikah dengan psangan yang salah. Dalam kenyataannya, mungkin tidak banyak kasus yang sampai seekstrim Cinderela di cerita ini. Artikel Di Balik Layar ini adalah penjelasan yang lebih teoritis dari 2 artikel tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua anak tumbuh dewasa dengan mengkopi orang yang paling berpengaruh dalam hidupnya. Sifat mengkopi ini seringkali tampak lucu, misalnya anak kecil yang mencoba memakai baju ayahnya yang kebesaran atau anak perempuan yang memakai parfum ibunya. Tapi yang sering tidak disadari adalah anak bukan hanya mengkopi penampilan tapi juga kebiasaan, cara hidup dan perilaku orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau orangtua sering berkata kotor, kemungkinan kecil anaknya akan sopan santun. Kalau orangtuanya merokok, kemungkinan anaknya juga merokok. Dan kalau orangtuanya suka memukul, kemungkinan begitulah juga anaknya. Proses mengkopi ini terjadi tanpa disadari, bahkan sekalipun sang anak tidak menginginkannya. Cukup sering saya bertemu dengan orang yang membenci ayahnya dan bersumpah untuk tidak jadi seperti ayahnya. Tapi coba tebak, beberapa tahun kemudian sifatnya sama persis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak tidak dilahirkan dengan 1 set manual bagaimana caranya mengahadapi kehidupan. Mereka belajar dan mengkopi bagaimana cara orangtua mereka berinteraksi dengan kehidupan. Bagaimana cara orangtua menyatakan kasihnya pada keluarga, bagaimana orangtua menyalurkan kemarahan, bagaimana orangtua menghadapi konflik. Dan seperti bayangan, suka tidak suka, kita bergerak mengikuti gerakan orangtua kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergaulan yang baik,misalnya menemukan kelompok sel yang baik di gereja, bisa merubah kebiasaan buruk. Pembimbing yang baik bisa memberi contoh yang baik bagaimana seharusnya menjadi pria sejati dan wanita bijak. Sayangnya, seringkali itu hanya terbatas pada perubahan perilaku. Pengaruh orangtua pada anak bukan hanya sebatas template perilaku tapi lebih dalam dari itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr. Maurice Wagner, seorang konselor profesional, ada 3 komponen penting untuk membentuk citra diri yang sehat. Rasa dimiliki dan dikasihi, rasa berharga dan rasa mampu. Ketika salah satu atau semua dari ke tiga komponen ini tidak terpenuhi di masa kecil, efeknya bisa berkembang terus bahkan sesudah kita dewasa dan menikah.Dan tanpa disadari, kita berusaha mencari dan memenuhi ketiga komponen yang hilang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita kehilangan rasa dimiliki dan dikasihi, kita akan terus berusaha dikasihi dan dimilik, apapun harga yang harus dibayar. Kita berusaha dengan cara apapun supaya diterima dan menjadi bagian dari 1 kelompok. Kita bersedia melakukan apapun supaya kita dikasihi, apapun! . Ketika menikah, orang-orang ini datang dengan membawa harapan kalau dalam pernikahan kebutuhan mereka untuk dikasihi akan terpenuhi. Sebenarnya keinginan untuk dikasihi adalah hal yang wajar, masalahnya bagi kelompok ini itu menjadi hutang yang harus dibayar oleh pasangannya. Dan ketika pasangannya ternyata tidak mengasihi seperti yang mereka harapkan, mereka akan kecewa. Dan mereka pasti kecewa karena pasangan mereka bukanlah orangtua mereka, bukan sumber kasih yang tidak akan pernah habis. Pernikahan yang normal pastinya dimana kedua pihak saling mengasihi, dan bukannya satu pihak menuntut hutang kasih. Dan kekecewaan kecil akan berakumulasi menjadi kekecewaan besar. Belum lagi kalau pasangannya juga ternyata menuntut hutang kasih yang sama, dan pada akhirnya mereka bukan saling mengasihi tapi saling menuntut hutang kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengherankan kalau anak dari keluarga bercerai cenderung bercerai juga. Perceraian itu seperti mengatakan kepada anak-anak, “ Nak, tidak apa bercerai kalau tidak ada jalan lain”. Dan tentu saja anak-anak dari keluarga cerai akan kekurangan kasih sayang keluarga yang akan membuat mereka menuntut hutang kasih di masa dewasa mereka. Dan ketika hutang ini tidak terbayar? “ Tidak ada jalan lain…perceraian satu-satunya jalan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan berharga menentukan kepercayaan diri kita . Anak yang kekurangan perasaan dihargai akan mengembangkan rasa rendah diri, dan ketika mereka dewasa mereka akan berusaha memenuhi kekurangan penghargaan ini. Dan mereka berusaha setengah mati dalam pendidikan atau pekerjaan supaya dihargai. Kesombongan adalah sisi lain dari keping mata uang rendah diri. Kesombongan pada dasarnya adalah orang rendah diri yang berteriak meminta penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, seperti Cinderela,rasa rendah diri ini merusak kehidupan kita. Rasa rendah diri, seperti namanya, merendahkan standar hidup kita. Ada 2 teman saya yang berpacaran dengan pasangan yang tidak seimbang karena mereka berpendapat kalau itu sudah cukup baik, tidak layak dan tidak pantas mengharapkan yang lebih baik. Tentu saja saya tidak berbicara tentang harapan yang berlebihan seperti di komik atau novel picisan, tapi juga jangan menilai rendah diri kita. Mungkin tidak semua orang yang rendah diri akan mengalami kehidupan seekstrim Cinderela, tapi rendah diri mematahkan sayap-sayap potensi kita dan menjauhkan kita dari kehidupan lebih baik yang dijanjikan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan rasa mampu seringkali terjadi ketika orangtua overprotektif. Orangtua seperti ini akan menjaga anaknya seekstrim mungkin sampai kalau bisa jangan tersandung semut sekalipun. Mungkin tujuan mereka baik, tapi anak yang tidak pernah jatuh tidak akan pernah belajar berjalan. Dan sama seperti rasa rendah diri dimana kita sendiri yang memotong sayap kita, kali ini orangtua kita sendiri yang memotong sayap kita. Sebaliknya, ada juga orangtua yang seringkali menghina anaknya sendiri dan mengatakan kalau dia tidak akan mampu melakukan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana masa kecil kita memang tidak menentukan sepenuhnya bagaimana arah hidup kita, tapi masa kecil kita sangat mempengaruhi bagaimana kita mengambil pilihan mengenai arah hidup kita. Artikel ini hanya penjelasan singkat mengenai pengaruh keluarga dan masa kecil dalam hidup kita dan pastinya jauh dari penjelasan detail. Artikel ini dimaksudkan untuk memberi sedikit pengetahuan mengenai bagaimana mental kita bekerja. Untuk penyelesaian masalah, sebaiknya langsung ke konselor gereja masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : Artikel ini artikel ketiga dari 3 artikel mengenai konseling. Artikel pertama berjudul Ayahku Frankenstein dan artikel kedua berjudul Cinderela Ditangkep Pulisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-3504457043684260665?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/3504457043684260665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=3504457043684260665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3504457043684260665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3504457043684260665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/05/frankenstein-dan-cinderela-di-balik.html' title='Frankenstein Dan Cinderela : Di Balik Layar'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-7416102785226074200</id><published>2010-04-26T03:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-26T03:42:44.539-07:00</updated><title type='text'>Pendekar Awan dan Angin</title><content type='html'>Uhuk..uhuk…..&lt;br /&gt;Aku terbatuk-batuk oleh debu yang mengembang di hadapanku&lt;br /&gt;Debu yang berasal dari hentakan sepatu – sepatu yang berderap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku mencoba terfokus…&lt;br /&gt;Punggung – punggung yang berlari menjauh&lt;br /&gt;Dan tampak semakin jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup- sayup terdengar teriakan mereka yang penuh semangat&lt;br /&gt;Semangat untuk terus berlari sampai akhir&lt;br /&gt;Tapi untuk setiap langkah kaki dan sorakan semangat, hatiku terasa semakin berat&lt;br /&gt;Tatkala aku menyadari kalau jarak antara diriku dan mereka semakin melebar&lt;br /&gt;Saat aku menyadari diriku tertinggal semakin jauh di belakang mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdiri seorang diri&lt;br /&gt;Kesedihan merayapi hatiku saat aku sadar&lt;br /&gt;Sadar bahwa teman-temanku bergerak jauh lebih cepat dan maju daripadaku&lt;br /&gt;Sadar bahwa aku tertinggal di belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plokk…&lt;br /&gt;Ada tangan yang menepuk lembut bahuku&lt;br /&gt;Saat aku berbalik, Dia ada disana&lt;br /&gt;Pelatih Utama kami berdiri dengan setengah tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa kau tidak berlatih?” , tanyanya&lt;br /&gt;Jlebbb…pertanyaan itu menusuk diriku dan kesedihan mengalir keluar&lt;br /&gt;“ Pelatih Utama menegur diriku….”&lt;br /&gt;“ Pelatih Utama menyalahkan diriku yan tertinggal jauh….”&lt;br /&gt;“ Pelatih Utama merasa diriku mempermalukan timnya…..”&lt;br /&gt;“ Pelatih Utama……”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Matras sudah disiapkan dan ketinggian tongkat sudah dinaikkan”, katanya lagi&lt;br /&gt;Hehhh???? &lt;br /&gt;Matras? Ketinggian tongkat? Apa yang dibicarakanNYA?&lt;br /&gt;Aku mendongak dan melihatNYA masih setengah tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terheran – heran aku bertanya, “ Untuk apa? “&lt;br /&gt;“ Tentu saja untuk dirimu berlatih lompat tinggi”&lt;br /&gt;Lompat tinggi?&lt;br /&gt;“ Tapi pelatih, bukankah seharusnya aku berlari mengejar para pelari itu ke arah yang sama?”&lt;br /&gt;“ Untuk apa? Kau dilatih untuk menjadi seorang pelompat tinggi, kau tidak perlu berlari ke arah yang sama dengan mereka”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kau dan mereka dilatih dan dipersiapkan untuk tujuan yang berbeda”&lt;br /&gt;“ Mereka dilatih untuk berlari secepat dan sejauh mungkin, mereka dipersiapkan untuk mengejar sang angin”&lt;br /&gt;“ Tapi kau, kau dilatih untuk melompat setinggi mungkin, kau dipersiapkan untuk meraih dan menyentuh sang awan”&lt;br /&gt;“ Berlatihlah sesuai dengan bidang yang telah disiapkan untukmu. Berlari sampai akhir, bertanding sampai menang!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena setiap dari kita dipilih dan diperlengkapi untuk tujuan yang berbeda. Mungkin teman-teman kita dipanggil untuk pelayanan yang berbeda, mungkin sebagian terlihat lebih maju dan berkilau, mungkin kita merasa pelayanan kita tertinggal dibandingkan dengan yang lain. Tapi entah seseorang menjadi pembicara yang pergi ke bangsa-bangsa atau berdoa dibalik pintu tertutup, kita semua bertanding untuk menang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : judulnya kurang nyambung dan terlalu berlebihan yah ^^ ? Kalo yang suka baca komik atau nonton pelem silat hongkong pasti ketawa baca judulnya…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-7416102785226074200?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/7416102785226074200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=7416102785226074200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/7416102785226074200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/7416102785226074200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/04/pendekar-awan-dan-angin.html' title='Pendekar Awan dan Angin'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-4261025329857641861</id><published>2010-04-19T04:36:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T04:38:03.510-07:00</updated><title type='text'>Cinderela Ditangkep Pulisi !!</title><content type='html'>Berita headline hari ini : Cinderela ditangkap polisi karena menyiksa anaknya. Cinderela terbukti bersalah dan harus mendekam di penjara selama 10 tahun. Suaminya mengatakan kalau kondisi kejiwaan Cinderela memang labil. Ibu tirinya mengatakan kalau Cinderela memang anak bermasalah sejak kecil.&lt;br /&gt;Kenapa ini bisa terjadi? Untuk mengetahui kenapa tragedi ini bisa terjadi, kita harus melihat kembali masa kecil Cinderela. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinderela kehilangan ibunya saat dia kecil, dan ayahnya yang sering bepergian memutuskan untuk menikah lagi dengan wanita lain supaya ada yang mengurus anaknya. Ibu tirinya membawa 2 anak hasil pernikahannya terdahulu. Pada awalnya Cinderela senang karena mendapatkan keluarga baru dan dalam hatinya dia bertekad untuk menyenangkan hati ibu tirinya. Tapi, seperti yang kita semua tahu, ibu tiri Cinderela tidak menyayanginya dan memperlakukannya seperti pembantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinderela berusaha keras untuk bekerja keras dan menerima semua pukulan ibunya dengan harapan ibunya akan menyayanginya, tapi itu tidak pernah terjadi. &lt;br /&gt;“ Ibu, kenapa kau tidak menyayangiku? Apakah kau tidak menginginkanku? “&lt;br /&gt;“ Tidak! Keluarga ini akan jauh lebih baik kalau kau tidak ada. Kau hanya pengganggu yang tidak dibutuhkan. Kau harus bersyukur karena aku masih mau repot-repot menerimamu di rumah ini,” jawab ibu tirinya.&lt;br /&gt;Cinderela yang malang, dia baru saja menyadari kalau dirinya tidak diinginkan dan tidak dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saudara-saudara tirinya menghabiskan masa remaja mereka seperti layaknya gadis normal, Cinderela menghabiskan waktunya mengurusi cucian kotor dan mengelap debu. Cinderela sudah terbiasa dengan pekerjaan kotor, tapi yang membuatnya sedih adalah ketika teman-teman sekolah saudara tirinya datang berkunjung ke rumahnya. Cinderela mengerti arti pandangan mata teman-teman pria saudaranya yang meremehkan atau mengasihani.Dia rindu untuk berbicara dengan mereka, saling berpandangan dengan tidak sengaja, surat dan hadiah kecil yang dikirimkan lewat orang ketiga. Tapi, Cinderela sadar kalau dirinya tidak layak.&lt;br /&gt;Cinderela yang malang, cinta pertamanya terbang sangat rendah dan tenggelam menghilang seiring rasa percaya dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari yang dinantikan seluruh kerajaan tiba, hari dimana pangeran akan memilih calon istrinya dan semua wanita di kerajaan diundang ke pesta dansa. Ibu dan saudara-saudara tirinya tidak perlu repot melarang Cinderela ke pesta, Cinderela sendiri menolak untuk pergi. Dia takut pada pandangan mata orang – orang di pesta, mata yang menyayangkan kenapa baju pesta yang bagus harus dipakai oleh orang sepertinya, mulut yang mencibir kehadirannya di pesta. Tidak, Cinderela tahu tempatnya bukan disana.&lt;br /&gt;Cinderala yang malang, tidak pernah ada yang mengatakan kalau dia sangat layak untuk mengenakan baju pesta. Tidak ada yang mengatakan kepadanya, kalau Cinderela mau, dia bisa membuat pangeran bertekuk lutut dan memasangkan sepatunya. Tidak ada yang memberitahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pesta berlalu dan pangeran sudah menemukan calon istrinya di pesta dansa dan tidak ada tentara kerajaan yang berkeliling kota mencari pemilik sepatu kaca. Tapi, Cinderela juga akan menikah, tidak dengan pangeran tentu saja tapi dengan pemuda di ujung jalan. Pemuda itu terkenal sedikit berandalan dan tidak setia, tapi Cinderela tidak keberatan. Dia justru bersyukur karena masih ada orang yang mau menikahinya. Baginya pemuda itu sudah cukup baik baginya, yang penting ada yang mau menerimanya dan dia tidak sendirian lagi.&lt;br /&gt;Cinderal yang malang, dia sendirian sejak kecil dan tidak ada peri yang duduk bersamanya, mengatakan kalau dia berharga dan dia punya masa depan yang cerah. Saat ini, Cinderela menerima siapapun yang mau duduk bersamanya, siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diduga, suaminya bukan suami yang baik. Tapi Cinderela bersabar dan berharap, mungkin suatu saat nanti suaminya akan lebih dewasa, mungkin kehadiran seorang anak akan membuat suaminya lebih bertanggung jawab. Cinderela tahu kalau suaminya sering selingkuh di luar, tapi selama suaminya tetap pulang ke rumah Cinderela sudah bersyukur. &lt;br /&gt;Dan sekarang dia mengelus perutnya, merasakan kehadiran nyawa baru yang bertumbuh. &lt;br /&gt;“ Aku akan menjadi ibu yang baik bagimu, lebih baik dari ibu tiriku. Aku akan menyayangimu dan tak akan memukulmu. Aku tak akan pernah menjadi orang seperti ibu tiriku”&lt;br /&gt;Cinderela yang malang, dia membuat janji yang tak akan bisa ditepatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anaknya lahir, Cinderela tersenyum bahagia dan merasa mimpinya akan segera terwujud. Sementara suaminya berdiri di pojok di balik bayangan pintu kamar sambil menggigiti kuku ibu jarinya. Ketakutan akan beban tanggung jawab baru dan berakhirnya kehidupan yang bebas membuatnya takut. Dan dalam ketakutannya dia membuat keputusan, keputusan yang akan menghancurkan mimpi istrinya. Ketika Cinderela diijinkan pulang dari rumah sakit, dia mendapati rumahnya sepi. Lemari baju yang kosong separuh, tabungan yang dipecahkan dengan kasar dan gosip miring dari tetangganya memberitahunya kalau suaminya melarikan diri dengan perempuan lain. Dan dunianya runtuh dalam sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kali ini Cinderela tidak menyalahkan dirinya. Kemarahan yang selama ini terpendam sejak masa kecilnya yang selama ini menghancurkan dirinya dari dalam kali ini menuntut untuk dikeluarkan. Cinderala tidak tahu bagaimana caranya mencintai, selama ini tidak ada yang mencintainya. Tapi Cinderela tahu bagaimana menyalurkan kebencian dan amarah. Bertahun – tahun ibu dan saudara tirinya menyalurkan amarah dan kebencian mereka pada dirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Cinderela melihat anaknya, anak yang semula diharapkan menjadi pemersatu dirinya dan suaminya. Anak yang menjadi dasar impiannya , tapi anak ini juga yang menjadi penghancur impiannya. Seandainya anak ini tidak pernah ada, anak ini anak yang tidak dibutuhkan, anak yang tidak berharga. Dan seperti dirinya dulu, anak yang tidak berhaga harus dipukul. Dan perlahan tangannya terulur……………  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua bertumbuh dengan menjadikan orang – orang terdekat kita sebagai cermin. Apa yang mereka katakan mengenai diri kita menjadi bagaimana cara kita memandang diri kita. Ketika mereka mengatakan diri kita jelek, kita menganggap diri kita jelek dan sebaliknya. Cinderela – cinderela dalam kehidupan nyata tidak punya banyak peluang untuk memakai sepatu kaca, tidak ada  Ibu Peri yang mengatakan kalau mereka baik dan berharga layaknya seorang putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kecil kta sangat mempengaruhi kehidupan kita karena itu adalah masa dimana kita mulai membangun kepribadian dan identitas diri kita. Dan kita mendengarkan orangtua, teman-teman dan orang – orang terdekat kita untuk membangun identitas diri kita.  Sayangya, tidak semua anak mempunyai orangtua yang baik. Sebagian dari kita tumbuh dengan masalah – masalah emosional dan kepribadian yang sulit. Bukan berarti kita meyalahkan orangtua kita atas masalah- masalah kita, orangtua pun merupakan produk bentukan dari generasi sebelum mereka. Menyalahkan ibu tiri dan saudara yang kejam tidak akan membuat Cinderela menjadi putri. Tapi mendengarkan perkataan “ Ibu Peri” menjadikannya seorang putri. Dan kita mempunyai seorang “ Ibu Peri” yang menganggap kita begitu berharga dan menjadikan kita anak-anakNYA. Yesus yang menganggap kita begitu berharga hingga rela disalib. Dan seperti Cinderela, kita punya pilihan untuk mendengarkan “ Ibu Peri” dan pergi ke pesta atau mendengarkan “ibu tiri” dan kembali ke dapur yang gelap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : Artikel ini merupakan bagian ke -2 dari 3 artikel mengenai konseling. Artikel pertama berjudul “ Ayahku Frankenstein”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-4261025329857641861?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/4261025329857641861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=4261025329857641861' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4261025329857641861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4261025329857641861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/04/cinderela-ditangkep-pulisi.html' title='Cinderela Ditangkep Pulisi !!'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-3401440005969424368</id><published>2010-03-21T23:42:00.000-07:00</published><updated>2010-03-21T23:45:10.500-07:00</updated><title type='text'>Pario dan Puigi, Si Tukang Ledeng</title><content type='html'>Pshhhh…psshhhhhh…psssshhhhhh&lt;br /&gt;Kota Jamur sedang dalam keadaaan darurat, suara ini terdengar dimana-mana. Dari setiap rumah penduduk terdengar bunyi “ Pshhh” dan seruan gusar pemiliknya. Suara apakah ini? Suara itu keluar dari kran air di wastafel, di kamar mandi dan dimana-mana. Suara air mengalir yang biasanya kini digantikan oleh bunyi angin yang mengalir di saluran ledeng.&lt;br /&gt;King Kappa, musuh kota itu, berhasil menghancurkan sistem saluran air bersih ke Kota Jamur. Dan akibatnya penduduk kota tidak bisa mendapatkan air untuk minum, mandi dan mencuci pakaian. Dalam sekejap kota itu menjadi kota yang sangat kotor, dimana-mana orang-orang berbibir kering dan memakai baju berbau keringat yang lama tidak dicuci. Harapan kota ini hanya terletak pada Pario dan Puigi bersaudara, tukang ledeng kota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Pario, kita harus menyelamatkan penduduk kota ini. Lihat betapa kehausan dan kotornya baju mereka…belum lagi bau asem yang membuat besi-besi berkarat.”&lt;br /&gt;“ Kau benar, Puigi. Kita harus pergi ke Sumber Air dan menyambungkan pipa ledeng ke kota kita”&lt;br /&gt;Dan mereka berdua pun pergi ke gunung Hore- Hore, tempat Sumber Air berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kaki gunung, mereka menemukan sebuah tangki yang terlihat indah dan mengkilap.&lt;br /&gt;“Pario, mungkin ini tangki air yang kita cari. Biar kucoba membuka salurannya”&lt;br /&gt;“ WUUUUUSSSSSSSSHHHHHHHHH…..”, dari saluran keluar tangki itu bertiup angin yang kencang.&lt;br /&gt;“ Puigi, ini bukan tangki air tapi tangki udara. Tangki ini mungkin akan menyejukkan penduduk Kota Jamur untuk sementara, tapi tangki ini tidak akan bisa membersihkan kekotoran kota”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pertengahan gunung, mereka menemukan tangki yang tampak besar dan kokoh.&lt;br /&gt;“ Pario, mungkin ini tangki air yang benar. Biar kucoba membuka salurannya”&lt;br /&gt;“ BLOOOPPPPPPPP..”, dari saluran keluar tangki itu keluar adukan semen kental.&lt;br /&gt;“ Puigi, ini adukan semen. Kalau penduduk kota mandi memakai ini, mereka tidak akan bersih. Justru mereka akan semakin betambah berat dan tidak akan bisa melangkah ketika semen ini kering”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di puncak gunung, mereka menemukan sebuah tangki yang tidak terlihat indah, tidak juga terlihat besar dan kokoh. Tangki itu terlihat biasa saja, hanya saja sepertinya tangki itu tertanam dalam dan kokoh ke gunung itu. Ada sebuah papan petunjuk yang bertuliskan “ Sumber Air Yang Tak Akan Pernah Habis”.&lt;br /&gt;“ Pario, sepertinya ini bukan sumber air yang kita cari. Kelihatannya ini cuma tangki biasa yang tidak ada istimewanya. Lagipula mana mungkin airnya tidak terbatas? Pasti suatu hari nanti habis. Mari kita pergi ke gunung berikutnya.”&lt;br /&gt;“ Tidak,Puigi. Bukankah di sana tertulis “ Sumber Air Yang Tak Akan Pernah Habis “? Kita percaya saja pada tulisan itu dan mari kita buka salurannya.&lt;br /&gt;“ CCCUUUURRRRRRR….”, air menyemprot dengan deras dari tangki itu.&lt;br /&gt;“ Tapi, Pario…mana mungkin airnya tidak pernah habis? “&lt;br /&gt;“ Kita percaya dan lihat saja, Puigi. Sekarang mari kita sambungkan sumber air ini ke kota kita. Kemarikan pipa ledengmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puigi mengambil sesuatu dari sakunya dan menyerahkannya pada Pario.&lt;br /&gt;“ Puigi, ini sedotan…kenapa kau memberiku sedotan? Yang kuminta itu pipa ledeng yang besar dan kuat.&lt;br /&gt;“ Maafkan aku Pario, tapi pipa itu berat dan sulit dibawa. Jadi aku mengambil pipa paling kecil yang mudah dibawa.”&lt;br /&gt;“ Puigi, kita bertanggung jawab untuk membawa Air ini ke kota. Kalau pipa yang kita bawa kecil, sebesar apapun sumber air disini, tetap saja waktu sampai ke kota airnya tidak akan cukup. Baiklah, aku akan memakai pipa yang kubawa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pario dan Puigi bekerja keras membangun jaringan ledeng dari sumber air ke kota. Ketika mereka berhasil memasang ledeng dari puncak gunung ke kota, kesulitan lain muncul. Kran ledeng utama kota berkarat dan sulit digerakkan, walaupun saluran ledeng sudah terbentuk tapi air tetap belum bisa mengalir.&lt;br /&gt;“ Puigi , kita harus memutar kran air ini supaya air mengalir. Ayo kita kerahkan tenaga untuk memutarnya”.&lt;br /&gt;Dengan sekuat tenaga mereka memutar kran itu, tapi kran itu tetap tidak bergerak.&lt;br /&gt;“ Pario, ayo semangat. Ingat penduduk kota kita, bukankah kita menyayangi mereka? Bukankah kita tidak ingin melihat mereka kehausan dan hidup dalam kekotoran”.&lt;br /&gt;“ Kau benar Puigi, mereka kelurga dan teman-teman yang kita kasihi. Kita harus berusaha demi mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan kata-kata itu, kran air yang berkarat bergerak dan air mengalir masuk ke dalam kota. Dan setiap orang yang kehausan minum, dan setiap orang yang kotor membersihkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangki udara yang indah adalah agama yang berisi kata-kata manis dan indah, menyegarkan untuk sementara tapi tetap tidak akan membersihkan dosa.&lt;br /&gt;Tangki adukan semen adalah agama yang dipenuhi dengan hukum dan aturan yang memberatkan diri kita, tapi tidak satupun dari hukum itu yang membersihkan kita dari dosa.&lt;br /&gt;Tangki “ Sumber Air Yang Tak Akan Pernah Habis” adalah Tuhan kita, Yesus. Dia mungkin tidak terlihat indah atau kuat, tapi kasihNYA tertanam dalam dan tidak akan pernah goyah.&lt;br /&gt;Kita adalah saluran air berkat dan kuasa, kalau kita tidak melatih diri kita dan tidak memurnikan iman kita, sebesar apapun kapasitas sumber air itu, semuanya akan percuma kalau diri kita kapasitasnya kecil.&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, semua kuasa dan berkat memang hebat, tapi tanpa kasih semuanya tidak berguna. Karena kasih adalah kran yang membuka saluran kuasa dan berkat dan mengalirkannnya pada orang-orang yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : Nama tokoh sebenarnya disamarkan untuk menghindari pelanggaran hak cipta ^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-3401440005969424368?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/3401440005969424368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=3401440005969424368' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3401440005969424368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3401440005969424368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/03/pario-dan-puigi-si-tukang-ledeng.html' title='Pario dan Puigi, Si Tukang Ledeng'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-4373546763568704429</id><published>2010-03-09T17:51:00.000-08:00</published><updated>2010-03-09T17:54:43.648-08:00</updated><title type='text'>Ayahku Frankenstein</title><content type='html'>Malam gelap, halilintar bersahut-sahutan, suara tawa sinting dari seorang profesor. Bunyi rantai dan mesin-mesin yang bergemuruh diselingi kilatan-kilatan bunga api listrik. Dan di malam itu, sebuah papan besi dengan sebentuk mahluk di atasnya yang tertutup kain dinaikkan ke atas puncak bangunan. Dan ketika petir menyambar, jari-jari tangannya bergemeretak. Dan di malam itu lahirlah ayahku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bohong dong…saya emang ga kenal papa saya tapi pastinya sih masih manusia normal. Sebenernya, saya ga pernah kenal papa saya. Waktu saya lahir, mama saya meninggal dan saya diangkat anak oleh temennya. Dan berdasarkan cerita mama angkat saya ini, papa saya yang asli kabur waktu mama saya hamil dan mungkin sudah meninggal entah dimana. Mama angkat saya masih muda, tapi karena dia terlalu sibuk mengurus saya dan engkong saya plus ngusahain toko, akhirnya mama angkat saya ga pernah menikah. Karena itu saya ga punya sosok ayah dalam hidup saya.Engkong saya adalah satu-satunya sosok pria yang paling dominan, tapi dia tetap bukan sosok ayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya bertobat di masa SMA, saya menemukan banyak pembimbing yang kemudian menjadi contoh buat saya bagaimana seharusnya seorang pria berperilaku. Pembimbing – pembimbing saya punya sifat yang berbeda – beda dan mengajarkan pengalaman hidup yang berbeda juga. Ada yang mengajarkan doa, ada yang mengajarkan kesetiaan, ada yang mendampingi waktu saya masih kecil secara rohani. Bahkan ada satu pelayan gereja senior yang berteduh dari hujan di kost saya mengajarkan bagaimana cara membaca Alkitab seperti mencari harta tersembunyi. Saya yakin dia sendiri pasti sudah lupa, tapi buat saya itu adalah sepotong dari sosok ayah yang terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Frankenstein yang dibentuk dari potongan tubuh yang berbeda-beda, sosok ayah dan sosok pria sejati dalam hidup saya dibentuk dari potongan –potongan hidup banyak orang yang membimbing saya. Dan saya bersyukur karena hal itu, walaupun tidak sempurna tapi ayah Frankenstein ini mengajarkan banyak hal yang baik dan mengenalkan saya pada Tuhan. Tapi mereka tetap bukan sosok ayah yang saya rindukan. Dan perlu waktu cukup lama bagi saya untuk mengakui kalau saya memang membutuhkan seorang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama saya sering ribut dengan saudara – saudaranya dan sejak saya kecil mama saya sudah sering cerita ke saya masalahnya. Saya tahu mama saya ga bermaksud buruk, tapi hal itu membuat saya merasa ga aman dalam keluarga. Keluarga bagi saya bukanlah tempat aman, tempat berlindung dan bermanja, tapi rumah dengan banyak masalah yang harus saya tanggung di masa depan nanti.  Dan entah sejak kapan saya berhenti mengandalkan keluarga dan menanggung semua masalah sendiri. Dan disinilah masalah bermula……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ga saya sadari, walaupun dalam hati saya bilang ga butuh ayah, saya tetap mencari rasa aman yang seharusnya ditawarkan seorang ayah ke tempat lain. Saya mencari di gereja, tapi tentu saja saya kecewa. Pembimbing saya baik -  baik, tapi mereka juga punya masalahnya sendiri, punya keluarga sendiri dan sedekat apapun saya dengan mereka, saya tetap bukan anaknya dan mereka bukan ayah saya. Dan sikap saya sendiri ga banyak membantu. Ketika saya menemukan pembimbing yang saya hormati, saya cenderung bersikap keras dan mendebat mereka. Bukan karena saya benci, tapi karena saya ingin pamer kehebatan otak saya. Singkatnya, saya ingin dipuji tapi lewat cara yang menyebalkan ^^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya punya pacar ( akhirnya......diucapkan dengan penuh rasa syukur), saya mengulangi pola yang sama. Saya mencari sosok orangtua yang melindungi, memanjakan, mendorong dan seseorang yang berkata, “ Tenang saja, semuanya akan baik-baik saja” di dalam diri pacar saya. Tapi, tentu saja pacar saya bukan orangtua saya dan dia ga bisa memenuhi harapan saya. Perlindungan yang saya cari bukan dalam bentuk perempuan berotot berdompet tebal tentu saja, tapi lebih ke arah seseorang yang lebih dewasa secara mental. Dan walaupun saya berusaha menghargai komitmen pacaran ga boleh putus, tapi akhirnya kita putus juga setelah 8 tahun berpacaran. Memang perkara ini bukan satu-satunya masalah yang bikin kita putus, tapi paling tidak sekitar 30% karena masalah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini saya lebih menyukai perempuan yang lebih tua umurnya, ga sampe beda 20 tahun lah, sekitar 2-3 tahun. Dan sebaliknya, sementara umumnya pria lebih suka “daun muda”, saya ga tertarik dengan perempuan yang lebih muda. Dan dalam hal pemimpin, ketika saya sadar kalau saya tidak bisa berharap dari orang-orang gereja, saya berbalik polaritas. Saya berhenti mengharapkan apapun dari gereja, tentu saja saya masih melakukan semua pelayanan yang menjadi tanggung jawab saya, tapi saya berhenti meminta bantuan apapun dari gereja. Dan saya mengulang pola yang sama, pada akhirnya gereja menjadi keluarga sumber masalah yang tetap harus saya tanggung. Bagi orang lain mungkin itu terlihat sebagai kemandirian, dan mungkin sebagian memang benar. Tapi sebagian lagi adalah keputusasaan pada gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar dalam pelayanan konseling, anak-anak yang kehilangan atau kekurangan kasih sayang semasa kecilnya akan terus mencari kasih sayang itu ketika mereka dewasa. Dan seperti saya, mungkin mereka memamerkan kepintaran atau kekayaan untuk mendapat kasih sayang. Dan walaupun pria yang menyukai perempuan lebih tua tidak umum, tapi cukup banyak perempuan yang tertarik pada pria yang jauh lebih tua. Kita mencarinya pada diri pacar kita, teman-teman atau kelompok kita yang pastinya akan selalu berakhir dalam kekecewaan karena, tentu saja, mereka bukan orangtua kita. Terkadang, orang-orang mencari kasih sayang ini sampai ke tahap yang ekstrim, misalnya dengan memakai seks untuk membeli kasih sayang, baik pria maupun wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya Tuhan itu ada, dan saya tahu Dia baik, tapi sampai sekarang saya masih melihat Tuhan sebagai majikan dan diri saya sebagai anjing pekerja yang terpisah dari kawanan anak domba di sekeliling Yesus. Lihat? Saya ,mengulang lagi pola yang sama....Tuhan bukan lagi menjadi tempat perlindungan tapi setumpuk tugas dan visi. Tentu saja saya melihat bagaimana Tuhan menjaga hidup saya selama bertahun-tahun. Tapi rasa tidak aman itu membuat saya meragukan kebaikan Tuhan. Dan pergumulan antara separo diri saya yang mengatakan Tuhan itu baik dan separo lagi yang mengatakan kalau Tuhan tidak bisa diandalkan terus berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sadar kalau jawaban dari masalah kasih sayang saya adalah Yesus, tapi harus diakui kalau sampai saat ini saya masih bergumul. Bagaimanapun, saya tahu suatu hari nanti, rasa tidak aman dan perlindungan yang saya impikan itu akan saya dapatkan dari Tuhan. Kenapa? Karena hanya Tuhan satu-satunya jalan yang tersisa, saya cukup mengerti untuk tidak berharap pada manusia untuk memenuhi kekurangan kasih ini. Dan seluruh masa depan saya, saya gantungkan pada harapan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : Artikel ini adalah bagian pertama dari 3 artikel. Artikel pertama merupakan kesaksian pribadi, artikel kedua menceritakan Cinderela yang ditangkep polisi dan artikel ketiga membahas lebih dalam soal konseling.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-4373546763568704429?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/4373546763568704429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=4373546763568704429' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4373546763568704429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4373546763568704429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/03/ayahku-frankenstein.html' title='Ayahku Frankenstein'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-3799288712613617966</id><published>2010-02-28T02:23:00.000-08:00</published><updated>2010-02-28T02:31:57.237-08:00</updated><title type='text'>Siapa yang jahat? Ayo ngaku!</title><content type='html'>Pernahkah kita berkenalan dengan seseorang dan kita bilang ke teman kita sambil berbisik-bisik ,” Sepertinya dia bukan orang baik- baik”. Atau mungkin kita bilang sebaliknya ,” Sepertinya dia orang baik”. Apa yang menjadi dasar buat kita menilai seseorang baik atau jahat? Bagi sebagian orang, mungkin itu intuisi, perasaan tidak enak yang muncul sewaktu berkenalan dengan seseorang. Mungkin juga bentuk muka dan penampilan orang itu misalnya, alis miring ke atas, bertato jangkar di tangan kanan, bertato naga di punggung, berkacamata hitam dan membawa pedang kayu? Atau mungkin garis keturunannya? Apa sebenarnya yang membedakan orang jahat dan orang baik? Kenapa kita menyebut seseorang baik seperti malaikat dan jahat seperti iblis?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lombroso berpendapat bentuk muka seseoranglah yang menunjukkan seseorang jahat atau baik. Tepatnya namanya Cesare Lombroso, seorang mantan dokter bedah tentara di kota Pesare di Itali bagian utara. Lombroso berpendapat bahwa seorang kriminal bisa langsung dikenali dari bentuk mukanya. Kriminal cenderung mempunyai rahang yang lebar,tulang pipi yang tinggi, tangan yang panjang ( bukan, bukan perumpaman tapi memang ukuran tangannya panjang) dan kuping yang besar. Teorinya cukup terkenal di abad 19 walaupun pada akhirnya ditinggalkan karena, tentu saja, tidak ada data ilmiah yang menjadi dasarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lombroso bukan orang pertama yang mengemukakan teori ini. Di abad sebelumnya, abad 18, seorang dokter dari Vienna bernama Franz Joseph Gall percaya bahwa sifat seseorang ditunjukkan oleh bentuk tengkorak kepalanya. &lt;br /&gt;Mungkin garis keturunan kalau begitu? Kalau ayahnya kriminal ya anaknya kriminal juga? Kalau iya, berarti mungkin saya kriminal juga dan memang saya pernah dituduh seperti itu. Pertama kali saya berkunjung ke rumah pacar saya, saya ngobrol-ngobrol dengan neneknya. Saya sendiri lupa bagaimana awalnya, yang pasti neneknya kemudian bilang kalau anak angkat itu biasanya bukan orang baik – baik. Waktu itu saya cuma tersenyum dan tidak ngomong apa – apa. Kenapa? Karena saya sendiri anak angkat. Mama saya meninggal waktu melahirkan saya dan papa saya kabur waktu mama saya mengandung. Dan walaupun saya rasa saya bukan orang suci, tapi kecuali melanggar lampu merah, rasanya saya ga pernah bikin perbuatan kriminal&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya menemukan fakta yang menarik dari 2 buku mengenai soal orang baik dan jahat ini. Yang pertama buku “ Evil” karangan Roy F. Baumeister dan buku “ People Of The Lie” karangan M. Scott Peck. Menurut Baumeister, orang-orang yang melakukan perbuatan jahat tidak pernah merasa dirinya jahat. Mereka punya banyak cara untuk menjelaskan perbuatan mereka. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang pertama adalah mengecilkan perbuatan mereka. “ Ah, saya cuma mukul beberapa kali kok, dianya aja yang cengeng. Dipukul dikit aja langsung pingsan”. Bahkan pembunuh berantai yang diwawancara pun meremehkan perbuatan mereka seolah-olah itu tidak seberapa. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang kedua adalah, saya tidak punya pilihan dan saya terpaksa melakukannya. Itulah yang dikatakan prajurit – prajurit Jerman yang membunuh orang – orang Yahudi di masa Perang Dunia 2. Mereka mengakui bahwa mereka menembak para penduduk Yahudi tapi kemudian melemparkan kesalahan itu dan berkata, “ Kami diperintahkan untuk itu. Kami terpaksa melakukannya”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alasan yang ketiga, kejahatan itu dilakukan untuk kebaikan korbannya. Ketika terjadi kerusuhan etnis di Rwanda, orang-orang dewasa membunuh anak-anak kecil dengan alasan mereka lebih baik mati karena anak yatim piatu tidak akan bisa bertahan di masa perang. Pemilik budak di Amerika mengatakan kalau mereka melakukan kebaikan untuk para budak karena mereka membawa Injil bagi para budak itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak alasan lain, tapi intinya tetap sama. Sangat jarang ada penjahat yang mengakui kesalahannya dengan terus terang. Kebanyakan dari mereka menghindari untuk mengakui kesalahan mereka dengan berbagai cara dan karenanya menolak untuk bertanggung jawab atas perbuatan jahat yang mereka lakukan. Untuk alasan yang tidak diketahui, manusia mempunyai kecenderungan untuk menolak mengakui diri mereka sebagai orang jahat sekalipun mereka jelas – jelas melakukan kesalahan. Bahkan sampai batas yang bisa membuat orang tidak bisa berkata-kata. Seorang pemerkosa yang diwawancara mengatakan kalau korbannya beruntung diperkosa olehnya karena nama mereka jadi masuk ke koran dan terkenal. Dan ini bukan sekedar menolak mengaku salah karena takut dihukum, tapi alasan-alasan itu dipakai untuk membenarkan diri dan menghilangkan rasa bersalah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;M. Scott Peck bahkan menemukan kasus yang lebih menarik. Sepasang orangtua datang kepadanya untuk meminta pertolongan bagi anak mereka yang bermasalah di sekolah. Setelah diwawancara, ternyata anak ini tidak menyukai sekolahnya dan dia ingin masuk ke jurusan yang lain. Tapi orangtuanya menolak untuk mendengarkan dia dan tetap memaksanya masuk ke sekolah itu. Ketika sepasang orangtua ini mendengar laporan itu, mereka tersenyum dengan sopan dan berkata kalau sekolah itu sekolah yang terbaik. Yang menarik disini bukan saja mereka tidak mengaku salah tapi mereka bahkan tidak mengakui kalau mereka bisa membuat kesalahan. Mereka merasa kalau mereka sudah melakukan yang terbaik untuk anak mereka dan kalau ada masalah pastilah masalahnya bukan di mereka tapi di anak itu sendiri atau di teman dan guru anak itu. Sama sekali tidak terlintas di pikiran mereka kalau mereka juga bisa salah mengambil keputusan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Buat saya kedua buku ini menarik karena walaupun pengarangnya dua orang yang berbeda dan meneliti orang-orang yang berbeda tapi ternyata hasilnya sama. Orang-orang yang melakukan kejahatan tidak mau mengakui kejahatan mereka. Dan mereka mencari berbagai macam pembenaran untuk perbuatan mereka, dan sedihnya seringkali agama yang menjadi alasan. Paling tidak itulah yang dilakukan tentara perang Salib. Prajurit Kristen yang tertangkap musuh seringkali dibebaskan setelah bersumpah untuk tidak berperang lagi. Tapi ketika mereka kembali ke kelompok mereka, mereka menyadari kalau kelompok mereka kalah dan mereka harus berperang lagi. Tapi mereka juga sudah bersumpah, jadi bagaimana? Jalan keluarnya? Keluarlah peraturan bahwa melanggar sumpah yang diberikan pada orang bukan Kristen bukanlah dosa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan orang suci? Saya pernah membaca satu paradoks mengenai orang suci, “ Orang suci adalah orang yang paling menyadari dosa-dosanya”. Dan setelah saya membaca mengenai orang jahat, saya pikir paradoks ini memang benar. Daud tentu saja bisa diam-diam saja soal perkaranya dengan Batsyeba, bahkan sekalipun nabi Natan menulis hal itu, Daud bisa saja menghapuskannya. Tapi nyatanya cerita Daud tetap bisa kita baca sekarang ini yang berarti Daud mengakui kesalahannya dan tidak berusaha menyembunyikannya. Begitu juga dengan Petrus, hanya Petrus dan Tuhan saja yang tahu soal ayam jago kan? Tapi nyatanya kitab Injil menulis cerita pengkhianatan Petrus. Dan Agustinus, bapa gereja di abad pertama, di masa tuanya menulis bukunya yang paling terkenal, “ Confession” yang menceritakan dosa-dosanya di masa lalu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan saya pikir itulah yang membedakan orang baik dan orang jahat. Orang baik bukanlah orang yang sedikit berbuat salah dan orang jahat banyak berbuat salah. Kita semua sudah berdosa, tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. Bedanya hanya sebagian menolak mengakui kesalahan mereka dan hidup dengan pembenaran diri sendiri, sebagian lagi mengakui kesalahan mereka dan mencari pengampunan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja mengakui bahwa kita bersalah saja tidak cukup. Rasa bersalah tanpa pengampunan hanya akan menjadikan seseorang putus asa, sama seperti Yudas. Yudas bunuh diri bukan karena Tuhan tidak mengampuni, tapi karena Yudas tidak mencari pengampunan seperti Petrus memohon ampun. Kita semua berbuat salah, tapi hanya yang mengakui dan meminta ampun akan dikuduskan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terakhir, ini sebenarnya pertanyaan pribadi dan ga perlu dipikirin jungkir balik. Saya selalu bertanya-tanya kenapa sesudah Adam dan hawa makan buah, Tuhan tidak langsung menghukum mereka? Tentunya waktu mereka memetik buah itu pun Tuhan langsung tahu kan? Tapi Tuhan tidak langsung muncul, Adam dan Hawa bahkan masih sempat membuat cawat dari pohon ara.  Bahkan waktu Tuhan datang pun Tuhan tidak terburu – buru, Tuhan “ berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk’. Bahkan sepertinya Tuhan berpura-pura tidak tahu dan tidak langsung menuduh Adam dan hawa. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya bertanya-tanya, seandainya waktu itu Adam langsung mengaku salah dan memohon ampun daripada melemparkan kesalahan pada Hawa “ Perempuan yang kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.’. Seandainya waktu itu Adam meminta ampun, akankah Tuhan mengampuni? Akankah kita dibuang dari firdaus?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu hal yang pasti, kita tidak banyak berubah dari jaman Adam. Kita tetap mempunyai kecenderungan untuk menolak mengakui kesalahan dan melemparkan tanggung jawab. Kita berusaha mencapai Tuhan dengan menunjukkan diri kita sebagai orang baik. Padahal yang diinginkan Tuhan sama seperti yang diinginkan Yusuf. Ketika saudara-saudaranya mengakui dosa mereka, Yususf langsung memeluk dan mengampuni mereka dan memebawa mereka hidup di dalam kerajaannya, jauh dari penderitaan dan kelaparan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Orang jahat mencari pembenaran, tapi orang suci mencari pengampunan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-3799288712613617966?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/3799288712613617966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=3799288712613617966' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3799288712613617966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3799288712613617966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/02/siapa-yang-jahat-ayo-ngaku.html' title='Siapa yang jahat? Ayo ngaku!'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-6487367115490605103</id><published>2010-02-12T22:16:00.000-08:00</published><updated>2010-02-12T22:18:35.836-08:00</updated><title type='text'>Tensoplast Di Jari Tuhan</title><content type='html'>Aku melihat banyak pintu – pintu di depanku&lt;br /&gt;Pintu – pintu yang menarik dan bersinar&lt;br /&gt;Pintu – pintu yang menjanjikan banyak hal indah di baliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku melihat banyak orang berdiri di sampingku&lt;br /&gt;Dan aku melihat mereka berjalan menuju tiap – tiap pintu&lt;br /&gt;Dan mereka masuk melewati pintu itu menuju masa depan di baliknya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdiri termenung di depan pintu – pintu itu&lt;br /&gt;Dimanakah pintu yang harus kulewati?&lt;br /&gt;Dan apakah ada pintu yang terbuka untukku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, ada pintu yang setengah terbuka&lt;br /&gt;Tapi…pintu itu terlalu bagus..sangat bagus&lt;br /&gt;Pintu itu terlalu bagus bagi orang sepertiku&lt;br /&gt;Mungkin pintu itu terbuka untuk orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku mencari pintu lain…yang lebih sederhana&lt;br /&gt;Mungkin pintu yang terletak di pojok…&lt;br /&gt;Mungkin pintu yang ukurannya paling kecil…&lt;br /&gt;Mungkin pintu kayu polos tanpa hiasan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berjalan dari ujung ke ujung mencari pintu milikku&lt;br /&gt;Tapi, setiap aku melewati pintu itu, aku selalu bertanya – tanya&lt;br /&gt;Apa yang ada di baliknya? &lt;br /&gt;Bolehkah pintu itu menjadi milikku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Cukup!!!”&lt;br /&gt;“ Pintu yang setengah terbuka itu menggangguku!!”&lt;br /&gt;“ Pintu itu membuatku memimpikan banyak hal yang bukan milikku!!”&lt;br /&gt;“ Lebih baik kututup pintu itu dan berhenti memimpikannya!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubanting pintu itu sampai menutup…&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BRAKKKKK&lt;/span&gt;…….......aduh……&lt;br /&gt;Hmmm…apakah aku mendengar suara orang mengaduh???&lt;br /&gt;Hmmm….mungkin hanya perasaanku???&lt;br /&gt;Dan aku duduk di depan pintu – pintu itu, menunggu pintu milikku terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lihatlah, Yesus datang menghampiriku&lt;br /&gt;Dia memegang tanganku dan menarikku berdiri&lt;br /&gt;Aku terheran –heran ketika melihat tanganNYA&lt;br /&gt;Mengapa ? Karena kulihat ada tensoplast di jari tangannya&lt;br /&gt;Tensoplast bermotif garis – garis kulit zebra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, mengapa jariMU terluka? Siapa yang melukaiMU ?”&lt;br /&gt;“ Oh, jariKU tadi terjepit pintu..”&lt;br /&gt;“ Terjepit pintu? Kenapa itu bisa terjadi Tuhan?”&lt;br /&gt;“ Sebenarnya AKU sedang menunggu seseorang di balik salah satu pintu ini. AKU membukakan sedikit pintu itu untuknya supaya dia tahu AKU menunggu di baliknya. Tapi, dia tidak juga membuka pintu itu. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tadinya akan KUbuka pintu itu lebih lebar tapi waktu AKU memegang pintu itu, tiba – tiba pintu itu terbanting menutup dengan keras. Dan karena itulah AKU memakai tensoplast ini.”&lt;br /&gt;“ Dan karena orang itu tidak datang menemuiKU, AKU datang menjemputnya untuk bersama-sama melewati pintu itu ke masa depan yang KUjanjikan”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PS : Mungkin kita merasa masa depan kita suram dan Tuhan tidak akan memberikan masa depan yang berkemenangan. Mungkin kita merasa visi yang Tuhan berikan terlalu bagus untuk kita. Jangan tutup pintu itu karena merasa kita tidak layak untuk melewatinya atau karena kita merasa pintu itu bukan untuk kita. Karena Tuhanlah yang membuka dan menutup pintu, bukan kita..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-6487367115490605103?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/6487367115490605103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=6487367115490605103' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6487367115490605103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6487367115490605103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/02/tensoplast-di-jari-tuhan.html' title='Tensoplast Di Jari Tuhan'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-6130900566617490787</id><published>2010-01-29T04:03:00.000-08:00</published><updated>2010-01-29T04:07:56.813-08:00</updated><title type='text'>Tehnik Membelah Roti</title><content type='html'>Pelajaran hari ini adalah bagaimana cara membelah roti coklat dengan benar menjadi 2 bagian yang adil. Alat yang dibutuhkan tentu saja pisau yang tajam. Bagaimana kita tahu kalau pisaunya cukup tajam? Mudah. Jatuhkan sehelai rambut ke atas mata pisau, jika rambut terpotong dengan sendirinya berarti pisau itu cukup tajam. Kalau tidak terpotong? Asah lagi sampai tajam. Kalau sudah, kita potong roti itu jadi 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, supaya adil berarti kedua bagian yang terpotong harus sama beratnya kan? Kelebihan atau kekurangan 0.0000000000001 gram saja berarti sudah tidak adil kan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan supaya adil, pastinya kedua bagian roti harus sama enaknya. Kan ga adil kalau satu bagian sedikit hangus atau bantat sementara bagian lainnya matang sempurna. Dan pastinya jumlah coklat di dalam masing-masing bagian juga harus sama banyak dan enaknya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru masalah fisik roti, belum orang yang akan menerima roti itu sendiri. Kalau salah satunya anak kecil sedangkan yang lainnya orang dewasa, bagaimana supaya adil membaginya? Apakah adil membagi roti jadi 2 bagian sama besar? Ataukah harusnya yang lebih tua mendapat bagian lebih banyak? Atau harusnya yang anak kecil karena badannya lebih kecil? Tapi bukankah orang dewasa badannya lebih besar yang berarti butuh lebih banyak energi sementara anak kecil dengan sedikit roti pun mungkin sudah kenyang? Atau justru anak kecil harus lebih banyak karena dalam masa pertumbuhan dan butuh lebih banyak makanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau penerima roti itu pria dan wanita? Haruskah pria lebih banyak karena wanita makan lebih sedikit? Sayang kan kalau sisa rotinya dibuang?  Belum lagi kalau yang perempuan sedang diet. Atau karena emansipasi keduanya harus dapat bagian yang sama besar? Sekalipun mungkin sebagian akan dibuang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagaimana pula kalau salah satu pihak tidak terlalu suka roti? Apakah yang suka roti harus mendapat bagian lebih banyak? Tapi kan suka atau tidak suka roti, kedua pihak tetap harus mendapat bagian yang adil kan? Tapi adilkah kalau pihak yang menginginkan harus melihat barang yang diinginkannya dibuang oleh orang yang tidak suka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyiapkan roti – sudah!&lt;br /&gt;Menyiapkan pisau pusaka – sudah!&lt;br /&gt;Membagi 2 dengan adil - ??? Apa yang disebut adil itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan yang mendatangkan bencana alam yang menimpa orang baik dan orang jahat.&lt;br /&gt;Tuhan yang menyediakan matahari yang menumbuhkan makanan bagi orang jahat dan orang baik.&lt;br /&gt;Tuhan yang membuat anak – anak terlahir sehat tapi juga terlahir cacat.&lt;br /&gt;Tuhan yang membuat neraka bagi orang-orang yang menolakNYA.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan yang sama juga mengorbankan diri buat orang-orang berdosa itu supaya mereka bisa tinggal di surga.&lt;br /&gt;Tuhan yang mendatangkan air bah dan Tuhan yang merancang bahtera.&lt;br /&gt;Tuhan yang membebaskan Israel dan mendatangkan tulah Mesir&lt;br /&gt;Tuhan yang bertaruh dengan iblis dan menghajar Ayub.&lt;br /&gt;Tuhan yang membimbing Mother Theresa dan Tuhan yang membiarkan phedofil menjual foto korban mereka  di internet.&lt;br /&gt;Apakah Tuhan adil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika kita menemui kesulitan dalam konsep keadilan bahkan ketika kita ingin memotong roti, bagaimana kita bisa menilai keadilan Tuhan? &lt;br /&gt;Ketika kita kesulitan mengatur keluarga kita sendiri, bagaimana kita bisa memerintah Tuhan mengenai bagaimana mengatur dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan adalah Tuhan dan Ayub adalah manusia.&lt;br /&gt;Dan supaya Ayub mengerti itu, Tuhan menghabiskan 4 pasal untuk mengomeli Ayub dari dalam badai. Dan sekali lagi Tuhan menyatakan dirinya adalah Allah yang membentuk bumi ini dan Ayub yang mungkin saat itu gemetar menyadari kalau dirinya yang belum pernah turun ke dasar laut mencoba menghakimi Pencipta laut itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ayub membawa pertanyaan mengenai penderitaan dan ketidakadilan, Tuhan tidak mengambil papan tulis atau memutar slide pertemuannya dengan iblis. Tuhan adalah Tuhan, Dia tidak perlu menjelaskan soal perbuatanNYA. Dia tidak berhutang kepada kita dan tidak punya kewajiban untuk menjelaskan. Tuhan yang memberi dan Tuhan yang mengambil, semuanya kepunyaan Dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak perlu menjelaskan diriNYA, bumi ini sendiri adalah bukti keTuhananNYA. Jangankan menciptakan bumi, kita bahkan belum sanggup mengebor sampai ke inti bumi atau mengendalikan pergerakan lempeng benua. Tapi, seperti Ayub, bahkan mungkin lebih kasar darinya, kita menyebut Dia bodoh dan tidak kompeten. Dan dengan membawa roti yang berantakan terpotong-potong, kita menghadap Tuhan dan berkotbah mengenai keadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayub melakukan hal itu, dan seandainya saya Tuhan, saya akan lemparkan dia ke ujung semesta karena berani mempertanyakan keputusan Pencipta Alam Semesta. Tapi, saya bukan Tuhan dan Tuhan jelas bukan saya. Dan karena itu Tuhan mengampuni Ayub, dan karena itu Tuhan menjelaskan dirinya lewat Yesus, dan karena itu Tuhan mati di kayu salib.&lt;br /&gt;Karena Tuhan adalah Tuhan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-6130900566617490787?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/6130900566617490787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=6130900566617490787' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6130900566617490787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6130900566617490787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/01/tehnik-membelah-roti.html' title='Tehnik Membelah Roti'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-8129846197868872238</id><published>2010-01-25T08:59:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T09:06:40.699-08:00</updated><title type='text'>The Glass Castle 2 : Rebuild</title><content type='html'>Beberapa tahun sudah berlalu sejak peristiwa runtuhnya istana kaca dan raja terdahulu sudah kembali ke tahtanya dan meredakan kekacauan. Dan sang raja yang gagal, kembali ke kehidupannya semula sebagai petani. Jika dulu dia selalu mengomel tentang hidupnya, petani ini sekarang perlahan-lahan mulai mensyukuri hidupnya dan berbahagia mengolah ladang kecil di pojok kerajaan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sampai tiba harinya raja datang kembali ke rumahnya. Kali ini petani tidak kaget lagi, dia justru takut dan cemas karena dia tahu apa tujuan raja datang ke rumahnya. Dan ketakutannya memang menjadi kenyataan karena raja memintanya untuk bertukar tempat dengannya lagi. Berbeda dengan dulu dimana petani langsung menyambar kesempatan ini tanpa pikir panjang, kali ini petani justru enggan untuk menyetujui pertukaran ini.&lt;br /&gt;“ Aku sudah puas dengan kehidupanku sekarang. Memang tak banyak yang bisa kulakukan tapi hidupku tenang dan damai. Kenapa aku harus mengambil kehidupan sebagai seorang raja?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena kau tidak ditakdirkan untuk hal yang biasa-biasa saja tapi ada takdir besar yang menunggumu. Tentu saja menjadi petani pun hal yang baik, tapi kau mempunyai potensi yang melebihi hal itu dan akan sangat menyedihkan kalau kau menyia-nyiakan potensi itu”, jawab raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Haruskah aku kembali ke kerajaanmu? Tidak bisakah aku pergi ke kerajaan lain? Mungkin penduduk di kerajaan lain tidak akan mengetahui kegagalanku dan mungkin mereka akan menerimaku dengan baik?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kau bisa saja pergi ke kerajaan lain dan memulai pemerintahan baru disana, tapi itu tidak berarti kerajaanmu akan aman. Lagipula peristiwa runtuhnya menara kaca itu menjadi berita hangat dimana-mana. Kau tidak akan pernah tahu apakah berita itu sampai ke kerajaan lain atau tidak. Dan mungkin suatu hari nanti berita kegagalanmu akan membuat mereka menghancurkan lagi istana kaca yang kau diami disana”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi jika aku kembali ke kerajaanmu, bagaimana aku bisa memerintah? Pendudukmu sudah mngetahui kegagalanku dan mereka akan menolakku. Apa gunanya aku menjadi raja kalau mereka menolakku?”, tanya petani itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kalau kau mau, aku bisa menggunakan otoritasku sebagai raja untuk membuat mereka mematuhimu sebagai penggantiku. Tapi, kau harus tahu, mereka akan mematuhimu bukan karena otoritasmu tapi otoritasku. Mereka akan mematuhimu bukan karena mereka menghormatimu tapi karena kedudukanmu sebagai raja yang kuwariskan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bagaimana aku bisa meminta mereka untuk menghormatiku?”, tanya petani itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kau tidak bisa meminta mereka untuk menghormatimu. Orang terhormat tidak perlu meminta untuk dihormati orang lain. Kalau dia memang orang terhormat, tanpa diminta pun orang akan menghormatinya. Orang yang meminta dihormati bukan orang terhormat, melainkan orang yang gila hormat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi, bukankah kau sendiri yang mengatakan kalau tanpa kepercayaan rakyat tidak akan ada negara? Jangankan menghormatiku, mereka bahkan melemparkan batu ketidakpercayaan padaku. Bagainana aku bisa meminta mereka mempercayaiku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Betul, mereka tidak percaya lagi padamu. Reruntuhan istana kaca itu adalah bukti yang sangat nyata atas ketidakpercayaan mereka. Kau harus mengerti, kepercayaan bukanlah sesuatu yang diminta dan diberikan. Kepercayaan adalah sesuatu yang harus kau usahakan. Kau tidak meminta seseorang mempercayaimu, kau berusaha menunjukkan kalau kau bisa dipercaya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi, bagaimana aku bisa membuat mereka mempercayaiku? Apa yang harus kulakukan untuk membuat mereka mempercayaiku lagi?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kali ini aku tak bisa membantumu, itu sesuatu yang harus kau pikirkan sendiri. Tapi akan kuberi beberapa petunjuk, mengakui kesalahanmu dan meminta maaf adalah langkah awal yang benar. Kegagalanmu akan menyertaimu sepanjang hidupmu dan orang akan selalu membicarakan hal itu. Menutupi hal itu dan berharap orang melupakan sama saja dengan menyiapkan tumpukan batu siap lempar di depan istana kaca yang akan kau bangun”.&lt;br /&gt;“ Dan kau harus melakukan sesuatu yang berharga yang melebihi semua kegagalanmu. Seberapa besar kegagalanmu, sebesar itu jugalah kau harus menanggungnya dan melakukan hal yang melebihi kegagalan itu. Sampai suatu hari nanti orang bisa berkata tentang dirimu bukan lagi “ dia orang gagal” melainkan “ Dulu dia orang gagal, tapi sekarang…..”. Kegagalanmu di masa lalu tak akan pernah hilang, tapi bukan berarti masa kini dan masa depanmu hilang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani itu merenungkan hal itu. Dia tahu kalau dia bisa memilih untuk hidup tenang di pertaniannya atau pergi ke kerajaan lain. Tapi dia juga tahu kalau itu hanya mengubur kegagalannya dan menjauhi takdirnya. Dia tahu apa yang harus dia lakukan sekarang tapi dia juga tahu kesusahan yang akan menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya, sementara raja tidur di pondoknya, petani ini pergi ke kota untuk melakukan apa yang harus dia lakukan.Tentu saja penduduk kota mengenali bekas raja mereka yang gagal ini dan mereka mengolok-oloknya, beberapa bahkan mencoba mengusirnya pergi. Tapi petani ini tetap pergi ke tempat dia harus pergi, yaitu ke reruntuhan istana kacanya. Istana kacanya yang dulu megah sekarang hanya tersisa puing-puing. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tanpa mempedulikan penduduk kota yang mengejeknya, petani ini mengambil puing-puing kaca satu demi satu dan merekatkannya kembali. Berhari-hari dia melakukan hal itu, merekatkan pecahan kaca dan membangunnya kembali. Seringkali bangunan yang baru dibangunnya itu kembali harus hancur karena ada penduduk kota yang melempar batu ketidakpercayaan, tapi petani ini mengambil kembali serpihan kaca yang hancur dan merekatkannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sampai tiba harinya dimana kehormatan dipulihkan dan kepercayaan dinyatakan adalah hari dimana istana kaca kembali berdiri. Dan raja sejati memenuhi takdirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS:&lt;br /&gt;Tadinya judulnya pengen The Glass Castle : Reloaded atau Glass Castle 2 : Revenge of the Farmer tapi karena udah keburu diambil holiwut ya udah jadi ini judulnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-8129846197868872238?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/8129846197868872238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=8129846197868872238' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8129846197868872238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8129846197868872238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/01/glass-castle-2-rebuild.html' title='The Glass Castle 2 : Rebuild'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-415048637378931597</id><published>2010-01-12T06:29:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T02:22:22.484-08:00</updated><title type='text'>The Glass Castle</title><content type='html'>Di suatu negeri yang jauh, tapi mungkin juga tidak terlalu jauh, mungkin juga dekat, atau bahkan mungkin kita tinggal di negeri tersebut, hiduplah seorang petani sederhana. Petani ini adalah seorang yang sangat biasa, bukan petani yang terkenal atau luar biasa, orang biasa seperti teman-teman kita atau keluarga kita atau bahkan seperti diri kita sendiri. Hanya saja, petani ini sangat sering mengomel tentang kehidupannya. Dia selalu berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sendainya aku ini seorang raja yang memerintah negeri ini, pasti hidupku akan luar biasa. Aku akan terkenal, semua orang mengenalku dan aku bisa memerintahkan bawahanku untuk melakukan apa saja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Menjadi raja pasti sangat menyenangkan, tidak ada yang perlu dikuatirkan. Cukup hanya mengeluarkan kata perintah dan semua orang akan menjalankan. Sungguh suatu kehidupan yang sangat mudah” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani ini sering sekali mengomel soal mudahnya hidup seorang raja kepada keluarga, teman-temannya atau bahkan orang asing yang baru dia temui di tengah jalan pun dipaksanya untuk mendengar omelannya. Sampai suatu saat omelannya sampai ke telinga raja. Raja yang mendengar hal ini pun mendatangi petani itu ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani yang melihat kedatangan raja di rumahnya tentu saja terkejut. Tapi dia lebih terkejut lagi ketika tahu kalau kedatangan raja ke rumahnya justru untuk mengangkatnya menjadi raja, dengan satu syarat. Syaratnya adalah petani itu harus tinggal di istana raja. Tentu saja petani itu langsung setuju dengan syarat semudah itu. Lagipula bukankah seorang raja memang harus tinggal di istana? Dengan segera dia dan seluruh keluarganya berkemas - kemas untuk pindah ke istana raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, raja sendiri mengantar petani ini ke kota untuk menempati istananya. Sepanjang jalan petani ini sibuk membayangkan kemegahan rumah barunya. Dan harapannya memang menjadi kenyataan, beberapa kilometer dari kota dia sudah bisa melihat bangunan besar yang berdiri megah dan tampak bersinar mengkilap di bawah sinar matahari. Semakin dekat dia ke istana barunya, semakin kagum petani ini dibuatnya. Ternyata istana yang akan ditempatinya seluruhnya terbuat dari kaca yang dibentuk dengan indah dan sangat bersih mengkilap. Belum pernah dia melihat bangunan seindah, sebersih dan begitu bersinar seperti istana ini. Dengan gembira dia berulangkali mengucapkan terimakasih pada raja. Raja hanya tersenyum dan berkata kalau petani ini membutuhkannya, dia akan ada di rumah petani itu yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai keinginannya, kehidupan sebagai seorang raja memang menyenangkan. Petani ini bisa memerintah semua orang di kerajaannya dengan mudah. Petani ini hidup bermalas-malasan sepanjang hari dan hanya memrintah orang-orang di sekitarnya. Sampai suatu hari dia menyadari kalau kerajaannya tampak sepi, tidak terlihat ada orang yang berlalu lalang di jalan dan semua toko tutup. Dengan heran dia bertanya kepada menterinya apa yang terjadi. Menterinya berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Yang mulia, mereka semua sedang tidur dan bersantai di rumah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Apa? Mereka tidur? Lalu bagaimana dengan pekerjaan mereka? Bagaimana mungkin mereka semua melalaikan pekerjaan mereka? Kenapa mereka bisa semalas itu?”, petani ini berteriak dengan marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi yang mulia, rakyat hanya melihat kehidupan yang mulia selama ini. Mereka rakyat yang sederhana dan patuh, ketika mereka melihat gaya hidup yang mulia, mereka pun berpikir kalau hidup seperti itulah yang benar dan seharusnya. Tolong jangan hukum kami yang mulia, kami hanya mengikutimu”, jawab menterinya sambil berlutut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan petani itu pun tersadar kalau istananya memang terbuat dari kaca yang berarti semua orang bisa melihat ke dalam istana dan mengamati bagaimana kehidupannya. Dan dengan perasaan sedikit menyesal, esok harinya dia mulai menjalankan tugas-tugasnya sebagai raja dan tidak lagi memerintah orang-orang. Walaupun begitu, petani ini masih menyukai kehidupannya sebagai seorang raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, petani ini memperhatikan kalau setiap orang yang melewati istananya selalu berhenti, menunjuk-nunjuk dan saling berbisik-bisisk dengan pejalan lain. Petani ini, yang sekarang sudah belajar dari pengalamannya, langsung memanggil menterinya dan menanyakan apa yang terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Oh, mereka semua membicarakan betapa kotornya istana ini dan betapa joroknya yang mulia sebagai seorang raja”, jawab menterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Istanaku kotor? Dimananya yang kotor? Sepengetahuanku istana ini sangat bersih”,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Memang betul yang mulia, yang kotor hanya satu jendela saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Hanya satu jendela? Kalau begitu kenapa semua orang mempermasalahkan hal itu dan mengataiku sebagai raja yang jorok?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Yang mulia, istana ini terbuat dari kaca yang mengkilap. Bahkan kotoran sedikit saja pun akan langsung terlihat dan semua orang akan langsung memperhatikannya “ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan petani ini pun tersadar kalau istananya memang terbuat dari kaca yang memang terlihat sangat indah dan mengkilap, tapi sebaliknya kotoran sedikit apa pun yang menempel akan langsung terlihat jelas. Dan esoknya, petani ini beserta semua pegawainya bekerjasama memebersihkan istana. Kali ini, petani ini mulai terganggu dan mulai tidak menyukai istana dan kehidupannya sebagai raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain harus selalu terlihat rajin, dia juga masih harus selalu menjaga kebersihan setiap jengkal istananya. Semua ini menguras tenaganya dan tanpa disadarinya pekerjaannya semakin terbengkalai dan semakin lama kerajaanya semakin kacau. Rakyat mulai tidak puas pada raja yang baru ini dan protes mulai terdengar dimana-mana. Kemarahan rakyat ini makin lama makin panas sampai suatu hari seorang penduduk yang sangat marah melemparkan batu ke istana kaca sang raja. Dan petani ini melihat dengan ketakutan ketika batu itu dengan mudahnya menghancurkan pintu kaca istananya. Satu batu diikuti batu-batu yang lain dan dalam sekejap istananya yang megah hancur berserakan dimana-mana. Kali ini petani ini tidak tahan lagi dan segera lari meninggalkan istananya untuk mencari raja di rumahnya yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai di rumahnya yang dulu, petani ini melihat raja sedang menanami ladangnya dengan muka bahagia. Petani ini dengan segera menghampirinya dan memohon sang raja untuk kembali ke kota dan membereskan semua kekacauan. Raja menatapnya dan bertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa? Bukankah engkau sudah mendapatkan keinginanmu? Kenapa sekarang kau ingin bertukar tempat kembali denganku? Apakah kau tidak menyukai istanamu?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tidak, aku tidak mau lagi jadi raja dan tinggal di istana kaca. Istana itu memang indah tapi aku tidak mau lagi tinggal di dalamnya. Setiap hari aku harus berhati-hati karena semua orang memperhatikan hidupku. Dan setiap hari juga aku harus mengamati istanaku supaya tidak ada satupun kotoran menempel yang akan membuatku ditunjuk orang lain. Dan bahkan setelah semua yang kulakukan, ketika rakyat tidak puas dan melempari istanaku, dengan mudah istana itu hancur. Aku tidak mau lagi menjadi raja dan tinggal disana.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi, kau tidak bisa menjadi raja tanpa tinggal di istana kaca. Itu adalah syarat semua raja! Menjadi pemimpin berarti membagi hidupmu dengan semua rakyatmu, hidupmu bukan lagi milikmu sendiri. Karena itu seorang pemimpin harus tinggal di istana kaca supaya semua orang bisa melihat kehidupannya dan belajar darinya. Apakah kehidupan itu baik atau buruk akan mempengaruhi semua orang yang dipimpinnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tinggal di istana kaca berarti semua orang akan memperhatikanmu. Sedikit saja kotoran menempel di istanamu, semua orang akan langsung membicarakan hal itu seolah-olah istanamu adalah tempat terjorok di muka bumi. Dan, istana kaca, sama seperti bahan penyusunnya, walaupun terlihat indah mengkilap tapi sangat rapuh. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Suatu kerajaan berdiri karena kepercayaan rakyatnya, tapi ketika rakyat kehilangan kepercayaannya maka batu ketidakpercayaan sangat mudah menghancurkan istana kaca yang megah.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Raja, kembalilah ke kota dan ambillah lagi kedudukanmu. Aku tidak pantas menjadi raja. Aku ingin menjadi raja karena membayangkan betapa enaknya menjadi terkenal, memerintah orang-orang dan punya berbagai hak istimewa. Aku tidak pernah memikirkan tanggung jawab sebagai seorang raja. Aku tidak pantas menjadi raja” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kau sudah mengerti sekarang? Hanya orang-orang yang mengetahui beratnya tanggung jawab menjadi raja dan bersedia memikul tanggung jawab itu seumur hidupnya yang bisa menjadi raja yang baik. Untuk saat ini, kembalilah menjadi petani. Suatu saaat nanti jika kau bisa merasa bahagia melakukan pekerjaan kecil di sudut kerajaan ini, jika kau sudah siap untuk menerima tanggung jawab seorang raja, aku akan memanggilmu kembali untuk menjadi penerusku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide dongeng ini sebenarnya berasal dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;Yang pertama dari cerita-cerita yang saya baca mengenai kejatuhan pemimpin dan pelayanan Kristen  dan kegagalan saya sendiri sebagai seorang pembimbing di gereja.&lt;br /&gt;Yang kedua, dari fabel Yunani kuno , The Sword of Damocles. Dalam cerita ini syarat menjadi raja bukanlah istana kaca tapi duduk di singgasana raja dimana di atasnya tergantung sebatang pedang yang hanya diikat oleh seutas rambut saja. Fabel ini menceritakan bahayanya hidup seorang raja di jaman itu. Bagi pemimpin rohani, kecuali di beberapa tempat di belahan bumi ini, pedang bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan. Tapi integritas dan kehidupan pemimpin yang akan menentukan jatuh bangunnya satu pelayanan. Daripada pedang, pemimpin rohani sekarang lebih sering jatuh karena masalah sex atau uang.&lt;br /&gt;Yang ketiga, mengenai rapuhnya istana kaca, saya dapat dari satu cerita lama dari china yang saya sendiri lupa darimana sumbernya, mungkin dari Tsun Zu. Cerita ini mengenai seorang raja yang bertanya pada satu orang bijaksana mengenai apa yang terpenting bagi kerajaan. Orang bijak ini menjawab, senjata, makanan dan kepercayaan rakyat. Raja ini bertanya lagi apa yang paling penting dan tidak boleh hilang. Orang bijak ini menjawab kalau kepercayaan rakyat tidak boleh hilang. Makanan dan senjata boleh habis, tapi tanpa kepercayaan rakyat tidak ada negara.&lt;br /&gt;Dan ketika pelayan berhenti mempercayai pemimpinnya, yang tersisa hanya organisasi rohani, bukan pelayanan.&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, trailer film MuLan, prajurit wanita yang menyamar menjadi pria untuk menggantikan ayahnya ke medan perang. Kalo ga salah kata-kata di trailer itu kaya gini, “ Hidup seorang jendral bukan lagi miliknya sendiri, tapi milik negara dan anak buahnya.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-415048637378931597?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/415048637378931597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=415048637378931597' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/415048637378931597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/415048637378931597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2010/01/glass-castle.html' title='The Glass Castle'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-600831488668086345</id><published>2009-12-20T00:56:00.001-08:00</published><updated>2009-12-20T01:16:49.981-08:00</updated><title type='text'>Gadis Korek Api</title><content type='html'>Desember sudah datang dan suasana natal sudah mulai terasa di mana – mana. Di suatu kota, orang – orang berlalu lalang dengan membawa banyak belanjaan. Toko – toko penuh dengan cahaya lampu dan hiasan natal. Di pojokan jalan, tampak seorang gadis kecil sedang menawarkan barang dagangannya ke orang-orang yang lewat, walaupun sepertinya tidak banyak yang peduli pada tawarannya. Apa yang dijualnya? Ternyata yang dijualnya adalah korek api. Tidak banyak orang yang mempedulikan apalagi membeli barang dagangannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang bapak-bapak tua dengan pakaian yang bagus menghampirinya dan berkata, &lt;br /&gt;“ Hai gadis kecil, untuk apa kau menjual korek api? Itu barang yang tidak berguna. Kau lihat lampu neon yang kubeli ini? Ini barang teknologi tinggi yang jauh lebih berguna daripada korek api yang kau jual. Dan aku punya cukup uang untuk membeli teknologi ini, dan teknologi yang kubeli ini membuat rumahku terang dan aman. Tinggalkan saja korek api tu dan ikutlah ke rumahku dan kita bisa mengagumi hasil karya manusia yang membuat rumahku terang dan aman ini”.&lt;br /&gt;Tapi gadis kecil itu tersenyum dan menolak dengan sopan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang pemuda yang berpakaian perlente dan sibuk berbicara di telepon genggamnya datang menghampirinya.&lt;br /&gt;“ Hai gadis kecil, kenapa kau berdiri kedinginan di malam seperti ini menjual produk yang tidak menguntungkan?  Produk yang kau jual itu tidak menarik bagi masyarakat sekarang, di masa lalu mungkin itu laris tapi tidak di masa kini. Kalau tujuanmu ingin mendapat keuntungan, kenapa kau tidak mengikutiku saja? Aku akan memberikan produk yang lebih baik, yang lebih sesuai untuk selera masyarakat sekarang untuk kau jual. Dan aku yakin kau akan mendapat keuntungan yang banyak. Bagaimana? “&lt;br /&gt;Tapi gadis kecil itu juga menolak dan tersenyum.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang remaja yang berpakaian modis datang menghampirinya dengan muka heran.&lt;br /&gt;“ Jaman sekarang masih ada yang jualan korek api? Kau ini benar-benar ketinggalan jaman. Sekarang bukan jamannya lagi anak muda berjualan korek api, ini jaman modern. Sama sekali ga keren jualan korek api itu. Kenapa kau tidak ikut denganku? Aku akan mengajarimu bagaimana seharusnya seorang anak muda hidup di jaman modern ini. Aku jamin pasti akan lebih menarik daripada berjualan korek api.”&lt;br /&gt;Tapi, lagi-lagi gadis kecil itu tersenyum dan menolak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan ketiga orang itu pu semuanya pergi dan gadisk kecil itu tetap berjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada malam itu, terjadilah pemadaman listrik PLN ( yang sepertinya semakin sering mendekati akhir jaman ini ^^ ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lampu yang semula terang mendadak padam. Rumah yang terang dan aman mendadak menjadi gelap dan dingin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usianya yang semakin tua ternyata tetap tidak membuat mata bapak tua itu menjadi lebih tajam, bahkan sebaliknya. Kegelapan membuatnya tidak dapat berjalan kemana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman bisnis yang berbicara dengannya di telepon juga tidak dapat membantunya menunjukkan arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan teman-teman sepermainannya sama-sama kebingungan dalam gelap, dan seperti orang buta menuntun orang buta, mereka semakin jauh tersesat.&lt;br /&gt;Dan saat itu, tampak satu nyala api kecil di kejauhan. Ketiga orang yang tersesat ini melihat dan menghampiri terang itu yang ternyata gadis kecil tadi yang menyalakan korek api yang dipegangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa kau masih berjualan di sini?”, tanya mereka.&lt;br /&gt;“ Kami pikir kau sudah menyerah dan pulang, kenapa kau masih bertahan menjual korek api di tengah kegelapan seperti ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena Terang paling dibutuhkan di dalam gelap”, jawab gadis kecil itu.&lt;br /&gt;“ Aku tahu tidak banyak orang yang mencari Terang ketika kedaan tampak cerah dan aman. Karena itu, yang kulakukan adalah mempromosikan daganganku, supaya ketika gelap datang, orang-orang tahu kemana mereka harus mencari Terang. Dan sebagai penjual Terang, aku harus siap ketika orang-orang datang da meminta Terang yang kupunya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi, orang-orang tidak mempedulikan dan mengejekmu. Apa kau tidak merasa sedih?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tidak apa. Aku tahu resiko pekerjaanku sebagai penjual Terang, seperti rumah sakit yang dijauhi kala sehat dan didatangi ketika sakit, aku tahu kalau orang hanya mencariku ketika gelap datang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan sekarang gelap telah datang, dan kami melihat nyala Api yang kau nyalakan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Jadi, sekarang bawalah Korek Api ini dan bawalah Terang ke rumah dan keluargamu, ke tempat kerja dan rekan bisnismu, kepada teman-temanmu supaya tidak ada lagi orang yang tersesat dalam gelap dan terhilang ke dalam gang sempit kotor dimana pencuri siap untuk merampas segala miliknya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: Cerita gadis korek api ini sebenarnya berasal dari cerita anak-anak karangan Hans Christian Andersen yang kemudian saya modifikasi. Kalau mau baca cerita aslinya, ini link di wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/The_Little_Match_Girl.&lt;br /&gt;Selamat Natal dan Tahun Baru buat semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-600831488668086345?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/600831488668086345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=600831488668086345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/600831488668086345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/600831488668086345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/12/gadis-korek-api.html' title='Gadis Korek Api'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-8093367384518347081</id><published>2009-11-13T12:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T12:23:44.221-08:00</updated><title type='text'>Number 37</title><content type='html'>Namaku 37.  Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa namaku 37? Aku sendiri pun tak ingat sejak kapan namaku 37. Yang kuingat hanya sejak kecil , sejak aku mulai bisa berpikir, orangtuaku selalu berkata, “ Kau ini memang anak nakal dan tak bisa apa-apa. Selamanya kau hanya akan menjadi 37. Kau tak akan pernah bisa menjadi 100. Jangankan 100, 40 pun tak akan akan pernah bisa. Kenapa kau tidak bisa seperti sepupumu, si 73. Lihat, bahkan orangtuanya bangga karena punya anak seperti 73. Kau ini benar-benar kebalikannya!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku mulai bersekolah, ternyata teman-temanku pun mengatakan hal yang sama. Mereka juga memanggilku 37. Dan saat itu aku baru menyadari kalau namaku ditentukan oleh orang-orang di sekitarku. Mereka yang menentukan namaku dan bagaimana aku harus dipanggil, mereka yang menentukan posisi dan jalan hidupku sebagai 37. Terkadang aku berusaha menjadi orang yang lebih baik, lebih pintar dan lebih berprestasi. Mungkin kalau aku berusaha lebih, mereka akan melihat kalau aku mirip dengan sepupuku,si 73. Mungkin mereka juga akan memanggilku 73 dan mungkin orangtuaku akan bangga padaku. Alas, ternyata mereka tetap memanggilku 37. Bahkan orangtuaku pun berkata,” Kau ini 37. Sejak lahir pun kau sudah 37. Jangan mimpi berlebihan. Terima saja nasibmu.” Dan begitulah hidupku dimulai dan berlanjut, dengan membiarkan orang-orang di sekitarku menentukan hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, aku tidak sendirian. Teman-temanku pun mempunyai namanya masing masing.  Lihat si 92. Sebenarnya kami semua memanggilnya 22 di belakangnya, tapi dia suka marah kalau kami memanggil nama sebenarnya. Kemanapun dia pergi dan siapapun yang dia ajak bicara, dia selalu mengenalkan dirinya sebagai 92.  Dengan sombong dia selalu bercerita kalau namanya 92. Kasihan sebenarnya karena dia tidak sadar kalau kami tertawa dan mencemooh di belakang punggungnya. Tentu saja kami tak pernah memanggil nama sebenarnya, 22, dengan terang-terangan. Dia akan marah dan menantang berkelahi siapapun yang berani memanggil nama aslinya. Karena itu biasanya kami hanya menjauhinya dan mentertawakannya dari jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lihat si 88, dia sedikit lebih beruntung dari si 92/22. Sebenarnya 88 juga bukan nama aslinya, itu nama ayahnya. Ayahnyalah yang sebenarnya bernama  88. Entah sejak kapan diapun menyebut dirinya 88 dan orang-orang di sekitarnya yang takut dengan ayahnya pun memanggilnya 88. Tak ada yang tahu siapa sebenarnya nama aslinya, dan mungkin dia sendiri pun tidak akan pernah tau. Tidak seperti si 92/22, tak ada orang yang mentertawakannya dan semua orang memanggilnya 88. Tapi, bagiku itu agak menyedihkan karena seumur hidupnya dia tidak akan pernah dipanggil dengan nama aslinya. Selamanya dia akan selalu dipanggil dengan nama ayahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mungkin yang palig aneh dari semuanya adalah si 13. Walaupun namanya paling jelek, tapi dia selalu tertawa kalau ada yang mengejeknya. Aku pernah bertanya padanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Apa kau tak keberatan kalau orang mengejek namamu?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tidak, aku tidak keberatan karena itu bukan namaku sebenarnya. Namaku sebenarnya adalah 100. Karena itu walaupun mereka mentertawakanku, aku tidak peduli.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bagaimana mungkin namamu 100? Siapa yang memanggilmu begitu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kau tidak mengenal Orang yang memanggilku. Tapi Orang itu mengatakan kalau namaku sebenarnya adalah 100. Dan aku mempercayainya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa kau bisa percaya perkataan orang itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena Orang itu mau mati untuk membuktikan kalau perkataannya bisa dipercaya. Dia mau mati untuk menunjukkan kalau namaku sebenarnya adalah 100 dan bukannya 13. Dan aku percaya padaNYA.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi kau tidak terlihat seperti orang yang bernama 100…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Aku tahu, masih perlu waktu bagiku untuk menjadi 100. Seorang pematung terkenal pernah berkata kalau dia sebenarnya tidak membuat patung dari batu. Tapi sebenarnya di dalam batu itu sendiri sudah ada patung, yang dia lakukan hanya membuang bagian-bagian yang jelek dan tidak diperlukan untuk memunculkan patung yang sebenarnya sudah ada dari awal. Begitu juga ketika Orang itu memanggilku 100, Dia bukan hanya sekedar memanggil nama tapi dia juga memberikan nama 100 itu dalam diriku. Yang perlu aku lakukan adalah membuang bagian-bagian jelek dari diriku untuk memunculkan nilai 100 itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang aneh, tapi aku bisa mngerti pendapatnya. Di duniaku, nama kami semua ditentukan oleh orang lain. Kalau orang lain memaggilku 37, jadilah namaku 37. Karena itu kami sangat takut akan perkataan orang lain dan kami selalu berusaha supaya orang lain memanggil kami denga nama yang lebih baik.Kami melakukan segala cara supaya orang lain menghargai kami. Sebagian dari kami membuat nama baru dan memaksa orang lain memanggil kami dengan nama itu, seperti 92/22. Dan sebagian lagi mungkin meminjam nama orang lain, seperti si 88. Tapi kebanyakan mungkin sepertiku, menerima begitu saja nama yang diberikan orang lain dan membiarkan nama itu menentukan arah hidup kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi si 13 berbeda, dia tidak peduli dengan nama yang diberikan orang lain. Baginya, hanya nama pemberian Orang yang mati untuknya itu  yang dia pegang. Dan dia percaya nama itu miliknya dan suatu hari nanti dia akan bisa memakai nama itu dengan bangga. Ketika kutanya apakah dia tidak peduli dengan perkataan orang lain, dia cuma tersenyum dan berkata kalau hanya ada 2 orang yang perkataannya dia pedulikan yaitu orang yang dia sayang dan orang yang dia hormati. Di luar itu, apakah mereka memanggilnya raja atau pengemis, dia tidak peduli. Mungkin dia terdengar gila, tapi setidaknya dia tidak membiarkan hidupnya diatur oleh perkataan orang lain. Dia tidak peduli perkataan orang lain karena nama 100 yang diberikan kepadanya itu lebih berharga daripada semua omongan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebenarnya kamilah patung-patung yang bodoh. Kami mebiarkan orang lain memahat diri kami dan membentuk diri kami bukan seperti apa yang kami inginkan tapi seperti apa yang orang lain inginkan.Tapi si 13 memahat dirinya sendiri, dia tahu seperti apa bentuknya seharusnya dan yang dia lakukan hanya mebuang bagian-bagian yang tidak diinginkan. Sementara kami hanya bisa menerima nama yang tidak kami inginkan, dia membentuk namanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namaku 37, ini bukan nama yang kuinginkan tapi ini nama yang diberikan orang lain untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: Michaelangelo yang mengatakan kalau dia tidak membentuk patung, tapi patung itu sendiri sudah ada di dalam batu dan yang dia lakukan hanya membuang bagian-bagfian yang tidak perlu. Begitu juga dengan tukang bakmi, ketika melihat adonan tepung, yang dilihat tukang bakmi adalah bakmi di dalam adonan tepung itu. Tukang bakmi tidak membuat bakmi, yang dilakukan hanya memunculkan bakmi yang sebenarnya sudah ada di dalam adonan tepung itu.^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-8093367384518347081?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/8093367384518347081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=8093367384518347081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8093367384518347081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8093367384518347081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/11/number-37.html' title='Number 37'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5698849948638198899</id><published>2009-10-04T08:25:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:37:20.130-08:00</updated><title type='text'>Momotaro dan Iblis Hitam</title><content type='html'>Alkisah, di suatu desa terpencil di kaki gunung, tinggallah sepasang kakek nenek yang sudah tua dan ga punya anak. Suatu hari waktu sang nenek sedang mencuci di sungai, dia menemukan buah persik yang terapung. Dia membawa pulang persik itu pulang ke rumah untuk dimakan bersama si kakek. Waktu nenek mau membelah buah persik itu jadi 2 bagian, dia menemukan seorang bayi kecil di dalam buah persik itu. Mereka membesarkan bayi itu dan memberinya nama Momotaro.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Momotaro tumbuh menjadi anak yang nakal dan seringkali dia pulang ke rumah dalam keadaan kotor dan terluka. Walaupun begitu, kakek dan nenek itu tetap merawatnya dengan baik, memandikan dan merawat lukanya. Perlakuan kakek dan nenek yang baik perlahan-lahan merubah sifat Momotaro menjadi lebih baik dan membuatnya tumbuh menjadi remaja yang bisa diandalkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suatu hari Momotaro mendengar kabar kalau di desa sebelah muncul mahluk yang membuat takut para penduduk. Para penduduk menyebut mahluk itu Iblis Hitam. Momotaro yang ingin membantu penduduk desa sebelahnya memutuskan untuk pergi ke sana dan menghancurkan Iblis Hitam yang mengganggu penduduk. Walapun kakek nenek itu khawatir tapi mereka tahu kalau Momotaro harus pergi dan mencari jalan hidupnya sendiri. Jadi, mereka melepasnya pergi dan memintanya untuk kembali kapanpun juga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam perjalnan ke desa sebelah, Momotaro bertemu dengan mahluk – mahluk hutan yang ingin ikut dengannya. Mereka adalah seekor burung beo, seekor monyet dan seekor kucing berwarna putih. Mereka juga mendengar berita mengenai Iblis Hitam dan memutuskan ingin memberi pelajaran pada mahluk yang mengganggu ketentraman daerah mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika mereka sampai di desa sebelah, mereka menemukan para penduduk yang datang menyambut mereka dengan gembira. Mereka selama ini merasa takut pada Iblis Hitam yang kerap kali muncul dan membuat anak-anak mereka menangis dan berlari ketakutan. Berulang kali mereka mencoba menyingkirkan mahluk itu tapi selalu gagal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Momotaro dan ketiga temannya masuk ke pedalaman gunung untuk mencari mahluk itu. Dan belum begitu jauh mereka masuk ke pedalaman, mereka menemukan mahluk itu sedang duduk di dekat sungai. Setelah diperhatikan, mereka bisa mengerti kenapa penduduk desa menyebutnya Iblis Hitam. Mahluk itu berbentuk seperti manusia tapi sekujur tubuhnya berlumuran lumpur berwarna hitam. Sebagian dari lumpur itu sudah mengeras dan sebagian lagi masih basah dan lengket dan sepertinya berbau busuk karena banyak lalat yang mengerubungi tubuhnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mereka bertiga berunding bagaimana caranya menghadapi mahluk ini. Momotaro ingin berbicara dulu dengan mahluk itu untuk mencaritahu kenapa dia menakuti penduduk desa tapi ketiga temannya mencegahnya dan berkata kalau dia tidak perlu bersikap baik kepada iblis.  Ketiga temannya memutuskan kalau mereka sebaiknya maju terlebih dahulu sebelum Momotaro untuk memberi pelajaran kepada mahluk itu. Sesuai giliran, burng beo akan maju terlebih dulu, kemudian monyet, kucing dan terakhir barulah Momotaro.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Burung beo terbang berputar di sekeliling mahluk itu dan berkata,” Ini salah, ini sangat salah. Tubuhmu kotor sekali dan baumu sangat memuakkan. Ini salah, ini sangat salah, tidak seharusnya seseorang bisa punya tubuh sekotor dan sebau ini. Ini salah, ini sangat salah, kau tidak seharusnya hidup dekat dengan penduduk desa. Ini salah, ini sangat salah, kau mahluk yang sangat salah”. Burung beo terus menerus berteriak tapi mahluk itu hanya diam saja. Burung beo pun terbang kembali dengan muka puas karena dia sudah mengajar mahluk itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Monyet, yang maju sesudah burung beo, bahkan lebih kasar lagi. Dia meloncat-loncat dan menjerit-jerit dengan marah kepada mahluk itu. Monyet mengambil kerikil, batu kecil dan buah busuk dan melemparkannya pada mahluk itu dengan marah. Mahluk itu awalnya hanya menyingkir tapi monyet terus melemparinya sampai akhirnya mahluk itu marah dan berusaha mengejar monyet. Monyet berlari kembali dengan muka puas dan berkata kalau dia sudah membuktikan kalau mahluk itu jahat dan berbahaya dan dia sudah memberinya pelajaran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kucing, yang maju sesudah monyet, maju dengan pelan-pelan dan melangkah dengan anggun. Dia duduk di depan mahluk itu dan sibuk membersihkan bulu putihnya dan berkata,” Kau lihat bulu putihku ini?Aku membersihkannya tiap hari sampai seputih ini. Sungguh berbeda dengan dirimu yang kotor itu kan? Kau hitam, berlapis lumpur dan bau sekali. Lihat aku, buluku putih bersih,dan manusia senang memeluk diriku. Lihat dirimu, siapa yang mau dekat dengan mahluk bau dan kotor sepertimu?”. Kucing berbaring sambil bermalas-malasan sambil membersihkan bulunya dan ketika dia melihat mahluk itu hanya diam saja, kucing pergi kembali dengan muka puas karena sudah mengajar mahluk itu mengenai kebersihan..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Momotaro yang maju terakhir, berjalan menghampiri mahluk itu dan duduk di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai, namaku Momotaro, tapi kau boleh memanggilku Momo. Sepertinya kau bukan mahluk jahat walaupun penampilanmu menakutkan. Siapa kau sebenarnya?”&lt;br /&gt;Mahluk itu membuka mulutnya dan berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Aku bukan mahluk jahat, aku juga dulu penduduk desa itu. Aku lahir dan dibesarkan di desa itu dan sampai aku berusia 16 tahun, aku masih hidup bersama mereka. Waktu itu penampilanku masih sama seperti anak lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa kau bisa jadi seperti ini? Kenapa kau bisa berlumuran lumpur?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Aku anak yang nakal. Waktu kecil aku sering pulang bermain dalam kedaan kotor dan berlumpur. Tapi tidak ada orang yang membersihkanku dan aku tidak bisa membersihkan diriku sendiri. Dan entah sejak kapan, lumpur –lumpur yang menempel itu semakin banyak dan menjadi keras bahkan berbau busuk. Pelan-pelan penduduk desa mulai menjauhiku, dan tak lama kemudian mereka mencoba mengusirku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa mereka ingin mengusirmu?Bukankan kau juga bagian dari mereka?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mereka takut anak-anak mereka jadi terbawa kotor dan bau kalau bergaul denganku. Dan mempunyai tubuh bau dan kotor sepeti ini berarti tidak ada orang yang mau mempekerjakanku karena semuanya takut terbawa kotor. Aku terpaksa mencuri makanan untuk hidup. Terkadang mereka memergokiku dan mengejarku dan aku terpaksa menakut-nakuti mereka supaya mereka berhenti mengejarku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena itu mereka membencimu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena itu mereka membenciku. Mereka bukan hanya takut padaku tapi mereka juga takut kalau mereka jadi kotor kalau bersentuhan dengan diriku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Hmmm, kau tahu, aku juga dulu sepertimu. Aku juga anak yang nakal dan seringkali pulang ke rumah dalam keadaan kotor dan belepotan lumpur”&lt;br /&gt;Mahluk itu menatapnya dengan heran dan bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi kau tidak kelihatan kotor sekarang. Kau terlihat bersih bahkan penduduk desa menyambutmu ketika kau datang. Mereka melihatmu bagaikan seorang pahlawan, sangat berbeda degan diriku yang dipandang sebagai iblis. Kenapa kau bisa jadi seperti ini? Bagaimana caramu membersihkan diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Aku tidak membersihkan diriku sendiri. Ada Kakek Nenek yang mengurusku sejak kecil. Setiap kali aku pulang dalam kedaan kotor, mereka sudah menanti di depan rumah dan berlari menyambutku bahkan ketika aku masih jauh. Mereka menyiapkan air mandi panas yang nyaman dan menyabuni diriku sampai bersih, lengkap dengan bedak dan minyak telon.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi, tidakkah mereka marah ketika kau berulang kali pulang dalam keadaan kotor? Tidakkah mereka menjadi jijik dan membuang dirimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tidak, mereka tetap menyambutku. Tentu saja mereka menegurku dan mengajar supaya aku tidak selalu terjatuh dalam lumpur. Tapi, mereka tidak pernah menolakku sekalipun aku jatuh berulang kali. Dan sekarang aku selalu berusaha untuk pulang dalam keadaan bersih karena aku menyayangi mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kau beruntung. Kau punya Kakek Nenek yang baik, aku tidak punya seorangpun yang seperti itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kalau begitu kenapa kau tidak ikut pulang bersamaku? Kakek dan Nenek pasti mau menerimamu. Dan aku yakin mereka juga akan menyiapkan sabun dan air mandi dan obat-obatan untuk membersihkan dirimu dan menyembuhkan lukamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi, apa kau tidak takut menjadi kotor kalau bersamaku? Dan bagaimana kalau penduduk desa menghinamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Jadi kenapa? Aku juga dulunya anak nakal dan sama kotornya. Kalau sekarang aku bersih itu bukan karena usahaku sendiri tapi karena Kakek Nenek yang menyayangiku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, momotaro pulang bersama teman barunya diikuti dengan ketiga temannya yang bersungut-sungut dengan kesal karena mereka merasa tidak sepantasnya mahluk kotor itu berjalan bersama mereka. Mereka begitu marah dan kesal, ketika mereka sampai ke rumah Momotaro dan Kakek Nenek segera memandikan mahluk itu dan menyiapkan makan malam buat mereka, mereka menolak untuk ikut makan bersama-sama. Jadi, ketika Mootaro, teman barunya, Kakek dan Nenek makan malam bersama, burung beo,monyet dan kucing memilih kembali ke dalam hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kalau hanya sekedar berkata “ ini salah, itu salah”, burung beo juga bisa.&lt;br /&gt;Kalau hanya sekedar marah-marah dan menunjuk-nunjuk dan melempar batu, monyet juga bisa.&lt;br /&gt;Kalau hanya sekedar lenggak lenggok pamer putihnya kekudusan, kucing juga bisa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: OK, cerita ini memang simpel dan childish karena sebenarnya ini cerita yang saya bikin untuk jadi buku anak-anak. Momotaro sendiri sebenarnya legenda rakyat Jepang dan dalam cerita sebenarnya Iblis itu bukan di desa sebelah tapi di satu pulau. Teman seperjalanan Momotaro pun sebenarnya burung, monyet dan anjing. Kenapa di cerita ini jadi kucing? Karena setelah melalui pemikiran mendalam dan pengamatan berbulan-bulan terhadap kucing tetangga yang perutnya suka diiket tali dan ditarik-tarik anak kecil ( …poor cat…), disimpulkan kalau kucing itu lebih pesolek daripada anjing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, dan mengenai akhir ceritanya, teman baru Momotaro yang tadinya Iblis Hitam sekarang bekerja sebagai penjual bakmi di desa Momotaro.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5698849948638198899?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/5698849948638198899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=5698849948638198899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5698849948638198899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5698849948638198899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/10/momotaro-dan-iblis-hitam.html' title='Momotaro dan Iblis Hitam'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-3801800115022211189</id><published>2009-10-04T08:20:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:36:12.944-08:00</updated><title type='text'>TES : Apakah Kamu Orang Kristen atau Orang Gila?</title><content type='html'>Hal paling traumatis yang pernah saya alami waktu kecil adalah dipeluk orang gila. Gimana rasanya? Ya kaya dipeluk orang gila, cobain aja sendiri gimana rasanya deh. Ceritanya terjadi waktu saya masih kelas 4 SD dan waktu itu saya lagi maen sama temen saya ke satu supermarket. Waktu pulang, ternyata di depan supermarket itu ada orang gila yang lagi duduk. Tahu darimana orang gila? Soalnya dia pakai kemeja pink dengan celana ijo dan kaos kaki item bertotol-totol kuning ? Ya nggalah, tau sendiri orang gila kaya gimana, pakean kotor,rambut gimbal dan ngomong-ngomong sendiri. Dianya sih diem aja dan ga keliatan mau ngapa-ngapain jadi kita lewat aja di depannya dengan cuek. Dan tiba-tiba, jreng..jreng,,jreng, dianya bangun dan meluk pinggang gw. Namanya anak 4 SD ya paniklah, langsung gw berusaha kabur dan lari sambil pegangan ke baju temen gw yang, nyebelin banget, juga berusaha lari ninggalin gw yang lagi dipeluk orang gila. Akhirnya sih gw berhasil lepas dan langsung lari sambil deg-degan. Walaupun kaget tapi ga kenapa-kenapa sih soalnya orang gilanya juga ga mukul ato gimana. Yang nyebelin justru sampe sekarang gw masih nyimpen kesumat sama temen gw yang berusaha kabur ninggalin gw. Ferdinand! Kalo lu kebetulan baca tulisan gw, ati-ati aja ya kalo di jalan. Ngancem? Nggalah, maksudnya di Jakarta kan lalu lintasnya padet jadi harus ati-ati di jalan gitu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi, apakah maksud cerita di atas? Apakah orang gila itu melambangkan dosa atau saya mau cerita soal pertemanan sejati? Sebenarnya sih ga ada artinya, saya cuman cerita sedikit soal dendam masa kecil ini soalnya saya pengen nyerita sedikit soal orang Kristen dan orang gila. Apakah ada bedanya antara orang Kristen dengan orang gila? Pasti jelas beda lah, kita semua tahu orang gila itu kaya gimana. Baju kotor,rambut gimbal dan suka ngomong marah nangis sendiri. Atau kalaupun dia masih punya keluarga yang ngurus tetep saja kelakuannya ngomong marah nangis sendiri dan sepertinya dia ga peduli dengan keadaan sekitar. Tentu saja beda dengan orang Kristen yang pake baju rapih dan melayani di gereja kan? Tentu saja bagi orang dunia yang tidak mengenal Yesus, kita tampak seperti orang gila yang mempercayai sesuatu yang tidak terlihat, mungkin tampak sama konyolnya dengan orang yang mengaku diculik alien. Tapi bukan ini yang ingin saya bahas karena saya ga peduli dengan pandangan orang lain. Yang ingin saya tahu, ketika saya memandang diri saya di depan cermin apakah yang saya lihat? Orang Kristen beriman ataukah orang gila yang berhalusinasi?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kenapa seseorang menjadi gila? Selain karena masalah yang disebabkan karena alasan-alasan fisik seperti kerusakan syaraf atau otak karena berbagai hal, menurut saya seseorang menjadi gila karena dia tidak kuat menanggung trauma. Misalnya, seseorang yang kehilangan suami yang disayanginya kemudian beranggapan kalau suaminya masih hidup dan tetap mengobrol dengannya seperti biasa walaupun bagi orang lain tentu saja dia terlihat seperti orang gila yang berbicara sendiri. Ketika seseorang menghadapi trauma yang sangat menyakitkan atau kedaaan yang menyedihkan, umumnya kita menghadapinya dengan menangis dan marah atau mengutuk atau banyak makan untuk menghadapi kenyataan itu. Tapi bagi sebagian orang, kenyataan itu terlalu menyakitkan untuk dihadapi samapai-sampai mereka menyangkal kenyataan tersebut dan membuat dunia sendiri dimana kenyataan itu tidak pernah terjadi. Dalam dunia yang mereka buat, kenyataan yang menyakitkan itu tidak pernah terjadi dan mereka memilih untuk tetap tinggal di dalam dunia impian itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia nyata mungkin suaminya meninggal tapi dalam dunia buatannya suaminya tidak meninggal dan setiap hari dia tidak kesepian karena suaminya tetap ada di sampingnya. Masalahnya hanya mereka yang tahu dan bisa tinggal di dalam dunia buatan mereka sendiri itu. Kita sebagai orang normal yang tinggal dalam dunia nyata tentu saja melihat mereka sebagai orang aneh. Saya pernah baca di satu artikel, tapi lupa dimana, tentang seorang ahli jiwa yang mengatakan menyadarkan orang gila mungkin merupakan tindakan yang kejam karena mungkin mereka lebih bahagia hidup dalam dunia mereka yang sempurna daripada menghadapi dunia nyata yang menyakitkan. Pada dasarnya orang gila adalah seseorang yang menghindari kenyata dan lari ke dalam dunia sempurna buatan mereka sendiri dan menyangkal realita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan siapa dari kita yang ga mau melakukan hal itu? Ketika kita merasa sedih, tidakkah kita terkadang berharap kalau kita bisa sepeeti burung unta yang memasukkan kepalanya ke dalam lubang gelap di tanah dan melupakan kenyataan apapun yang ada? Seandainya kita punya kekuatan untuk membuat dunia sempurna dan tinggal di dalamnya tidakkah kita akan langsung menggunakan kekuatan itu? Sayangnya dunia nyata tidak bisa dirubah dengan simsalabim abrakadabra hocuspocus dan kita terpaksa mencari cara lain untuk menghindari kenyatan. Sebagian dari kita membuat dunia sendiri dan berhalusinasi, sebagian mungkin memilih alkohol atau obat untuk melupakan realita dan sebagian lagi, anehnya, mengambil agama dan menyebutnya iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perbedaan yang sangat tipis antara beriman dan melarikan diri seperti orang gila. Mungkin terlalu tipis sampai terkadang kita tidak menyadari jalan mana yang sedang kita ambil. Seberapa tipis? Seorang Kristen dengan semangat mengatakan kalau kematian tidak menakutkan baginya, bahwa kematian adalah hal yang menyenangkan karena dia bisa bertemu dengan Yesus. Dan dengan semangat dia mengatakan kalau dia ingin mati muda supaya bisa cepat bertemu Tuhan.Bagaikan seorang kekasih yang tidak sabar ingin segera pulang untuk bertemu kekasih hatinya yang tinggal di negeri jauh dan kerinduannya terdengar sangat romantis dan semua orang yang mendengar berkata “Awwww, so sweet”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa yang terlihat sebagai iman dan kerinduan mungkin hanya ilusi. Kenyataannya, orang Kristen ini tidak punya keluaga, tidak punya tujuan hidup dan tidak punya seseorang yang disayangi.Kenyataan di depan mata bukanlah kenyataan yang menyenangkan tapi kesepian yang menyakitkan. Dan ketika realita tidak menyenangkan, dia memilih untuk lari dan berharap Tuhan segera memanggilnya ke surga. Keinginannya pergi ke surga bukanlah karena kerinduan pada Tuhan, kerinduan untuk pulang ke rumah Sang Kekasih bukanlah karena dia mencintai kekasihnya tapi karena pekerjaan di kantor terlalu berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sulit untuk mati dan pulang ke surga, tapi tetap hidup dan menghadapi kenyataan dan menghasilkan sesuatu dalam hidup yang bisa dengan bangga kita bawa pulang ke hadapan Tuhan adalah hal yang sangat sulit. Berani mati untuk Tuhan tidak selalu berarti lebih berani dari seseorang yang memilih hidup untuk Tuhan. Seandainya orang Kristen ini dipanggil pulang ke surga, apakah dia senang karena akan menemui Tuhan ataukah lega karena akhirnya lepas dari realita yang menyakitkan? Buat saya, sikap saya meremehkan kematian dan keinginan pulang ini bukanlah iman tapi cara saya untuk berusaha lari dari realita.( Ya, saya orang Kristen dalam cerita di atas….)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena kita lari kepada Tuhan bukan berarti itu iman. Oh, kita semua memang pada umunya baru nyari Tuhan dalam masa-masa sulit. Ga ada yang salah ketika kita menghadapi realita yang menyakitkan dan kita langsung berteriak memanggil Tuhan. Tuhan memang mengijinkan hal-hal buruk terjadi supaya kita memanggil namaNYA. Tapi ada perbedaan yang jelas antara seorang anak yang kesulitan mengerjakan PR dan kemudian memanggil ayahnya untuk membantunya mengerjakan PR itu dengan seorang anak yang juga kesulitan mengerjakan PR dan memanggil ayahnya dan kemudian lari ke pojok sambil menutup mata dan telinga dan berharap ayahnya mengerjakan semua PR itu baginya. Keduanya menghadapi PR yang sama, keduanya menghadapi kesulitan, keduanya memanggil ayahnya dan percaya kalau ayahnya bisa menyelesaikan PR itu tapi sementara anak yang pertama bernama iman, anak yang kedua melarikan diri dari realita dan masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu suka perumpamaan tentang iman yang ditulis Max Lucado, “ Iman adalah burung yang bernyanyi di saat hari masih gelap”. Iman adalah burung yang membuka matanya, mengetahui kalau di sekelilingnya masih gelap tapi tetap memilih untuk bernyanyi. Dan burung gila adalah burung yang menutup matanya, berhalusinasi kalau matahari sudah terbit dan kemudian berkicau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih kurang jelas soal perbedaan antara orang Kristen dan orang gila? Ok, saya masih punya satu cerita lagi walaupun kali ini bukan tentang saya. Seorang teman pernah berkata kepada saya kalau orang Kristen sebaiknya jangan terlalu banyak nonton berita karena berita sekarang isinya cuma kejahatan kriminal dan kekejaman,bencana alam dan kesusahan  dan semua berita itu berpotensi melemahkan iman kepada Tuhan. Orang Kristen sebaiknya lebih rajin baca Alkitab daripada denger berita-berita tentang dunia yang ga penting, dengan begitu kita bisa punya iman dan pengenalan yang lebih kuat tentang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang suami punya kebiasaan yang aneh, setiap kali malam tiba dia selalu mengambil penutup mata dan menolak untuk melihat istrinya. Kenapa? Karena istrinya tidak memakai make-up dan dia menolak untuk melihat istrinya tanpa make-up. Dia cuma mebuka penutup matanya di pagi hari waktu istrinya sudah selesai mandi dan berdandan. Ketika ditanya kenapa dia bersikap seperti itu, alasannya karena dia takut dirinya tidak mencintai dirinya istrinya lagi kalau dia sampai melihat istrinya dalam keadaan tidak cantik. Supaya dia tidak meninggalkan istrinya makanya dia memakai penutup mata supaya dia tidak melihat istrinya pake daster butut, rol rambut di kepala, masker muka lengkap dengan irisan ketimun di mata dan mulut yang ileran di waktu tidur. Cinta yang murni dan sejati kan?&lt;br /&gt;Yah, cerita diatas cuma pemisalan dan dalam kenyataan ga ada suami gila kaya gitu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ada? Ada banyak hal yang terjadi di dunia di sekeliling kita, ada hal baik dan ada hal buruk, bahkan sangat buruk. Tapi itu tetaplah dunia yang kita tinggali, dunia tempat Tuhan bekerja, dunia yang dibentuk dan diatur oleh Yesus. Seberapa pun mengerikan dan menjijikkan, dunia yang kita tinggali adalah dunia yang diijinkan tuhan untuk tetap eksis. Dunia orang Kristen bukankah hanya di dalam gedung gereja dimana semua orang saling sopan santun dengan yang lainnya, ketika orang sehat menengok orang sakit dan orang yang kehilangan orang yang disayanginya dikuatkan oleh pelayan gereja, ketika semua orang merayakan Natal sambil berpegangan tangan dan menerima hadiah, ketika anak-anak berlarian di sekolah minggu dalam kostum kelinci dan mencari telur yang tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia yang kita tinggali adalah dunia yang sama dimana anak-anak kecil dijual untuk kepuasan seksual orang-orang yang seumuran dengan usia ayah bahkan kakeknya, dunia di mana ada anak – anak yang kelaparan, dunia dimana seorang suami memukuli istri dan anaknya, dimana para wanita dipajang di etalase dan diperlakukan seperti barang, dunia di mana seorang anak kecil ditelanjangi, dijebloskan ke dalam kandang anjing, difilmkan dan filmnya dijual di internet untuk orang-orang sakit jiwa, dunia dimana seorang dokter bernama Mengele bisa mengoperasi tawanan kamp konsentrasi tanpa obat bius untuk mengetahui ketahanan mereka atas rasa sakit. Semuanya terjadi di dunia di sekeliling kita dan karena alasan yang amat sangat sulit dimengerti, Tuhan mengijinkan semua itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan yang kita sembah di dalam gereja dan Tuhan di luar gereja yang mengijinkan semua hal itu terjadi adalah Yesus yang sama. Tapi seperti suami gila dalam cerita di atas, kita menutup mata dengan alasan kita takut kehilangan cinta kita pada Tuhan. Cinta yang murni dan sejati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Billy Graham mempunyai seorang rekan sepelayanan di masa mudanya, keduanya melayani Tuhan dengan kesungguhan yang sama, sampai pada satu titik. Keduanya menghadapi pertanyaan yang sama, kenapa Tuhan yang penuh kasih mengijinkan terjadinya penderitaan di tengah dunia? Kenapa ada kelaparan dan penderitaan di berbagai tempat? Bagaimana mungkin Allah yang penuh kasih berdiam diri melihat semua itu? Billy Graham memilih untuk tetap percaya pada kebijaksanaan Tuhan sementara temannya menjadi seorang atheis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melihat bagian terhitam dunia,bisakah kita meragukan Tuhan? Ya! Mungkinkah kita meninggalkan Tuhan? Ya! Apakah lebih baik kita menutup mata dan duduk di pojok? Bagi saya ngga. Saya ingin melihat semua yang terjadi yang Tuhan ijinkan, tidak peduli apakah itu terlihat baik atau tidak, sekalipun itu mungkin beresiko menjadikan saya seorang atheis.Kenapa? Karena tidak adil bagi Sang Istri kalau saya memakai penutup mata, karena yang saya berikan kepadaNYA bukanlah cinta tapi kebohongan. Tidak peduli apakah itu daster butut atau masker menyeramkan, saya ingin mengenal Sang Istri sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apakah kita orang Kristen atau orang gila? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergantung, apakah kita menghadapi kenyataan bersama Tuhan atau lari ke pojok dan menghindari kenyataan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-3801800115022211189?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/3801800115022211189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=3801800115022211189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3801800115022211189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3801800115022211189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/10/tes-apakah-kamu-orang-kristen-atau.html' title='TES : Apakah Kamu Orang Kristen atau Orang Gila?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-6031874040035605793</id><published>2009-09-08T12:28:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T12:30:00.874-07:00</updated><title type='text'>Surat Pembaca : Keluhan Untuk Rumah Sakit</title><content type='html'>Kepada redaksi, saya adalah seorang pasien yang menderita sakit parah dan datang berobat ke rumah sakit X di kota Y. Ternyata saya menemukan banyak hal yang membuat saya jadi malas datang lagi ke rumah sakit. Surat pembaca ini saya buat bukan untuk menjelekkan nama rumah sakit tapi dengan harapan rumah sakit X bisa menjadi lebih baik dan lebih banyak pasien yang datang dan disembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya pertama kali datang ke rumah sakit X, saya cukup senang karena saya disambut dengan baik. Perawat dan suster menyalami saya bahkan memberikan saya suvenir. Seorang administrator yang sopan menanyakan nama dan alamat saya dan mencatatnya di komputer. Beberapa di antara mereka menyempatkan diri mengobrol sedikit dengan saya. Tapi kegembiraan saya itu tidak berlangsung lama karena semua sambutan itu hanya di pintu masuk saja, sesudah itu saya dibiarkan sendiri di pojok aula. Bahkan ketika saya kembali lagi ke rumah sakit minggu depannya untuk pemeriksaan rutin, dokter dan perawat sibuk menyambut pasien lain yang baru masuk tapi hanya memandang sekilas kepada saya. Mungkin saya memang terlalu manja, tapi sejujurnya saya mengharapkan sambutan itu tidak hanya di pintu masuk dan hanya pada kunjungan pertama. Bagaimanapun, saya sakit parah dan saya membutuhkan seorang perawat atau dokter yang menemani saya dan mengatakan kalau saya akan baik-baik saja, saya akan menerima obat, penyakit saya akan dihilangkan dan tubuh saya dipulihkan. Saya takut akan penyakit saya, saya takut akan kematian dan yang saya butuhkan bukanlah senyum manis, sekotak suvenir dan kartu anggota rumah sakit. Yang saya butuhkan adalah seorang perawat yang akan menemani dan menenangkan saya dan meyakinkan saya bahwa saya akan disembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan lain yang ingin saya sampaikan adalah keengganan dokter atau perawat untuk menjelaskan pengobatan yang saya terima. Sebelum saya datang ke rumah sakit ini, saya juga mengunjungi rumah sakit – rumah sakit lain yang menawarkan pengobatan “alternatif” untuk penyakit saya. Semuanya menganjurkan supaya saya berolahraga untuk menghilangkan sel yang sakit. Menurut mereka, 1 jam olahraga menghasilkan 1 sel yang sehat. Semakin banyak saya berolahraga,semakin banyak sel sehat yang saya hasilkan dan jika suatu waktu jumlah sel yang sehat lebih banyak dari jumlah virus, saya akan sembuh. Masalahnya, jumlah virus dalam tubuh saya terlalu banyak sampai saya tidak mampu lagi untuk berolahraga. Bahkan sekalipun olahraga itu menghasilkan sel yang sehat, itu tidak berarti virus dalam tubuh saya menghilang. Mereka terus menggerogoti tubuh bahkan juga merusak sel sehat yang baru dihasilkan. Hanya rumah sakit ini yang menawarkan obat yang mampu menghilangkan semua virus sekaligus tanpa harus berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, ketika saya meminta penjelasan bagaimana cara kerja obat itu; kebanyakan dari mereka tidak mau, atau mungkin tidak bisa menjelaskan. Yang mereka bilang hanya supaya saya percaya saja dan jangan bertanya hal yang aneh-aneh. Saya tahu bahwa supaya pengobatan itu bisa bekerja, saya harus percaya pada Dokter yang memberikan obat itu. Dan saya percaya dan bersedia menelan obat itu, tapi apakah itu berarti saya tidak boleh menanyakan tentang bagaimana obat itu dibuat, apa khasiat obat itu, apakah obat itu asli atau palsu, kenapa rumah-rumah sakit alternatif lain mengatakan kalau obat itu palsu dan tidak mungkin ada obat yang sebegitu manjurnya bisa menghilangkan virus tanpa perlu usaha sedikitpun. Apakah karena harus percaya berarti saya tidak boleh mempelajari pengobatan ini? Seringkali ketika pasien dari rumah sakit lain yang tertarik pada pengobatan rumah sakit ini dan bertanya-tanya kepada staff rumah sakit harus pulang dengan kecewa karena staf yang berjaga tidak bisa menjawab pertanyaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang paling mengesalkan dan paling membuat orang malas datang ke rumah sakit adalah sikap mantan pasien di rumah sakit ini. Ada banyak pasien yang berhasil disembuhkan rumah sakit ini yang sering datang berkunjung. Banyak di antaranya bahkan membantu pekerjaan rumah sakit dengan menjadi perawat atau menjadi asisten dokter atau bahkan menjadi dokter. Sebenarnya, bukankah mereka semua mantan pasien yang kemudian juga menerima pengobatan yang sama dan sembuh? Tapi kenapa seringkali para mantan pasien ini justru memandang rendah bahkan menolak pasien yang baru datang. Betul ketika pasien itu pertama kali datang dia disambut dengan baik, tapi setelah mereka tahu kalau penyakitnya sangat parah, mereka pun menjauhinya. Memang kenapa kalau sakitnya parah? Bujkankah karena sakitnya parah maka dia datang ke rumah sakit? Kalau rumah sakit menolak menerima orang sakit, kemana lagi mereka harus pergi? Apakah mereka harus pergi ke rumah sakit alternatif lain dan berolahraga tanpa pernah sembuh? Atau kalau mereka juga ditolak di sana berarti mereka harus mati di jalanan dan terlupakan? Bukankah Pemilik Rumah Sakit itu sendiri tidak pernah menolak siapapun? Kenapa para dokter dan perawat yang hanya pekerjaNYA menolak pasien yang sakit parah seolah-olah mereka mahluk menjijikkan yang tidak pantas tinggal di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, mereka memang tidak secara langsung mengusir pasien yang sakit parah, mereka hanya membiarkannya di pojok ruangan dan melupakannya. Orang yang sakit parah membutuhkan waktu sampai tubuh mereka pulih sepenuhnya, virusnya tentu saja sudah dihilangkan oleh obat. Tapi virus itu sendiri sudah merusak tubuh mereka sedemikian rupa sampai mereka tampak menjijikkan. Mereka memerlukan orang yang membalut borok dan luka mereka, dan jika rumah sakit menolak melakukan hal itu….kemana lagi mereka pergi selain kembali ke jalan dan membuat luka mereka terinfeksi lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mantan pasien cepat sekali melupakan bagaimana rusaknya tubuh mereka sendiri sebelum mereka menerima pengobatan? Mungkin karena mereka tidak pernah sadar kalau mereka pernah punya virus di tubuhnya. Mungkin mereka bahkan tidak pernah sadar virus itu merusak tubuhnya. Dan mungkin mereka tidak pernah meminta obat itu karena mereka tidak membutuhkannya. Mereka cukup puas dengan suvenir dan kartu anggota rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas pelayanan rumah sakit harus diperbaiki bukan supaya nama rumah sakit X terkenal kemana-mana, bukan supaya dokter rumah sakit jadi terkenal dan dipanggil bicara kemana-mana, bukan supaya rumah sakit tampak ramai dan sibuk. Kualitas pelayanan harus ditingkatkan karena banyak pasien yang sekarat yang membutuhkan pengobatan. Rumah sakit adalah Rumah yang menerima orang sakit, dan menyembuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: Nama dan alamat ada pada redaksi. Surat pembaca ini ditulis oleh seorang mantan pasien yang sekarang bekerja sebagai tukang bakmi di depan rumah sakit X.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-6031874040035605793?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/6031874040035605793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=6031874040035605793' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6031874040035605793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6031874040035605793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/09/surat-pembaca-keluhan-untuk-rumah-sakit.html' title='Surat Pembaca : Keluhan Untuk Rumah Sakit'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-9846584463809505</id><published>2009-08-27T11:15:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:34:21.885-08:00</updated><title type='text'>Seandainya Saya Superman</title><content type='html'>Saya akan bingung…bukan bingung mau ganti kostum yang model gimana karena saya ga akan mau pake kostum model lama dengan celana dalam merah diluar. Tapi bingung mau melakukan apa? Punya kekuatan yang besar memang bagus, tapi apa yang harus dilakukan dengan kekuatan yang bisa menjungkirbalikkan dunia ini?&lt;br /&gt;Hmmm…superman kan pahlawan kebenaran yang melawan kejahatan kan? Jadi gimana kalo saya melawan kriminalitas saja? Nangkepin penjahat di seluruh dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, penjahat itu yang mana yah? Memang ada tukang rampok atau preman terminal yang emang jahat, tapi kan ada juga orang yang nyuri karena terdesak kebutuhan, misalya untuk biaya makan anak di rumah. Masa superman nangkap mereka juga? Kan harusnya dibantu?&lt;br /&gt;Kalo gitu sekarang nyari preman-preman aja lah. Tapi, menangkap mereka juga ga akan menyelesaikan masalah. Mereka jadi preman bukan karena terlahir dengan muka preman, tapi seringkali juga karena kemiskinan membuat mereka mengambil jalan pintas. Selama ada kemiskinan, tentu saja akan selalu ada kejahatan. Kalau perut lapar, urusan benar dan salah itu nomor 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik, karena akar kriminalitas adalah kemiskinan, berarti sebagai superman saya harus memberantas kemiskinan kan? Daripada ngegunting daunnya lebih baik dicabut akarnya sekalian kan?Gimana caranya memberantas kemiskinan yah? Cara paling gampang mungkin meniru rekan superhero lain, Robin Hood. Tapi masa superman mencuri? Biarpun untuk orang miskin tapi kan tetep aja mencuri. Lagipula , dalam jangka panjang ga akan ada orang yang mau berusaha bekerja menjadi kaya karena nanti kalau sudah kaya pastinya dirampok. Lebih baik diam dan menunggu superman membawa hasil rampokan. Gimanapun juga ga boleh seorang superman yang menjadi simbol kebenaran memakai cara salah untuk mencapai hasil yang baik. Kalau orang laih juga meniru dengan melakukan cara yang salah untuk mencapai hasil yang mereka anggap baik, gimana caranya superman mau melarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bumi ini kan kaya, di suatu tempat pasti masih ada tambang emas yang belum ditemukan kan? Dan saya punya sinar X yang bisa melihat menembus tanah. Kalau tambang emasnya sudah ketemu kan tinggal dibagi-bagi kan ke semua orang miskin di seluruh dunia. Masalahnya, kalau tiba-tiba banyak emas bermunculan yang di jual di pasaran, harga emas turun drastis dong. Wah, ekonomi bisa terganggu dong. Dan yang lebih penting, emang bagus memberi emas langsung ke tangan orang lain? Bagaimana kalau pada akhirnya mereka hanya diam menunggu superman menyelamatkan mereka? Bukankah seharusnya seseorang bekerja supaya bisa makan? Kalo ga kerja ya ga makan, harusnya gitu kan? Jadi masalahnya, seseorang miskin karena ga ada usaha atau pekerjaan yang baik kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu superman harus mengusahakan lapangan kerja, kan kata pepatah lebih baik memberi pancing daripada ikan. Masalah baru muncul, ga banyak pekerjaan yang bisa meereka lakukan karena ga ada keahlian yang mereka punya. Kurangnya pendidikan formal dan pendidikan keahlian membuat mereka ga punya banyak pilihan dalam bekerja kecuali pekerjaan kasar yang tentu saja bayarannya murah. Seandainya mereka terdidik tentunya mereka bisa mendapat pekerjaan dengan bayaran yang lebih baik. Jadi yang mereka butuhkan sebenarnya pendidikan. Pendidikan harusnya membuat mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, pekerjaan yang baik tidak lagi membuat mereka miskin dan karena mereka tidak lagi miskin harusnya mereka tidak melakukan kriminalitas dan dunia ini aman dan superman bisa pensiun dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah kalau pendidkan dan pekerjaan terjamin berarti semuanya baik-baik saja? Apakah itu berarti orang-orang akan menjadi lebih baik, menjadi warga negara yang  baik yang tidak merugikan orang lain? Apakah pendidikan menjadikan seseorang selalu mengambil pilihan yang benar dan tidak akan pernah berbuat jahat? Hmmm, saya meragukan hal itu. Kenyataannya negara maju pun masih membutuhkan hukum dan polisi. Ah, ini dia, hukum! Pendidikan dan pekerjaan saja tidak cukup untuk menjadikan seseorang baik, mereka harus dipaksa menjadi baik Dan apalagi yang lebih baik selain hukum? Bukankah hukum menjamin seseorang pasti berlaku tertib? Ini dia jawabannya…superman harus mencari peraturan hukum yang adil yang bisa menjamin semua orang menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, masalahnya sekarang hukum mana yang harus saya tegakkan? Apakah hukum negara saya atau kode moral agama saya? Atau mungkin cukup pandangan pribadi saya saja? Kalau menurut saya itu salah, ya salah. Dan kalau menurut saya itu benar, ya benar.Tapi kan orang lain belum tentu setuju dengan kebenaran saya. Setiap orang punya pandangan kebenarannya sendiri yang tentu saja mereka yakini paling benar. Hanya karena superman berpikir itu benar belum tentu itu juga benar bagi orang lain. Masalahnya bukanlah siapa yang lebih benar, tapi masalahnya adalah apa yang harus kita lakukan dengan orang lain yang punya pandangan berbeda dengan kita? Bagi saya aborsi adalah kejahatan, tapi mungkin bagi orang lain itu adalah pilihan proibadi yang tidak merugikan siapapun. Jalan tengah ga ada, diperdebatkan terus menerus pun ga ada habisnya, jadi harus bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin superman harus lebih keras dan tegas, bagaimanapun dia harus mengeakkan hukum kan? Masa menegakkan hukum dengan lemah lembut? Jadi, sebagai superman akan saya paksa semua orang untuk mengikuti hukum versi saya. Setuju ga setuju semua harus mau. Supaya tidak terjadi perdebatan, hanya ada satu versi kebenaran yang berlaku yaitu hukum versi superman.Semua orang yang mempertanyakan dan meragukan versi hukum ini akan ditangkap supaya tidak mengganggu ketertiban. Dan suapaya tidak ada lagi yang meragukan hukum yang berlaku, sebaiknya kaum intelektual ditiadakan saja. Kenapa? Karena biasanya orang pintar yang suka berpikir macam-macam dan mempertanyakan kebenaran suatu hal. Orang bodoh biasanya ga nanya macam-macam selama kebutuhan mereka tercukupi. Dan bagaimana caranya supaya kaum intelek menghilang? Tentu saja dengan membatasi bahkan kalau perlu menghilangkan pendidikan. Pendidikan yang ada cukup hanya hukum superman, dengan begitu semua orang akan mengikuti hanya 1 jalan dan tidak akan ada lagi perang dan keributan. Bukankah kebanyakan perang diakibatkan perbedaan ideologi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sini sepertinya judulnya harus diganti deh jadi “ Seandainya Saya Diktator”. Sebagai superman, saya ingin membuat dunia ini jadi lebih baik, tapi kenapa malah salah jalan jadi diktator? Dimana saya salah belok? Saya yakin pendidikan dan pekerjaan yang layak dan hukum itu diperlukan, jadi dimana belokan yang salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan memang menjamin tersedianya roti di meja makan, tapi itu tidak menjamin semua keluarga duduk bersama di meja makan. Dan orangtua yang mengambil keputusan yang salah mengakibatkan rumah tangga berantakan yang memunculkan masalah sosial yang lain. Anak-anak yang terlantar secara emosional turun ke jalan bukan karena mebutuhkan uang tapi karena melarikan diri dari rumah dan bergabung dengan anak-anak lain yang bermasalah. Dan kumpulan orang –orang yang bermasalah hanya akan melahirkan masalah yang lebih besar. Dan sekalipun hukum bisa menekan masalah ini, tapi hukum tidak bisa memotong akarnya Pada dasarnya, kita memang cenderung selalu melakukan hal yang salah. Hukum memang bisa memaksa seseorang berlaku baik tapi hukum tidak menjadikan seseorang baik.Hukum tidak selalu memunculkan moralitas yang baik. Hukum adalah polisi yang berjaga di perempatan dan tidak ada mobil yang melanggar lampu merah sekalipun jalanan sepi. Moralitas adalah pengendara mobil yang berhenti di lampu merah sekalipun jalanan sepi dan sekalipun tidak ada polisi. Hukum tidak menjamin seseorang menjadi lebih baik, ia hanya menjamin mereka berlaku tertib sesuai hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya yang superman inginkan adalah dunia yang tertib, tidak ada pertengkaran dan keributan, mungkin superman harus jadi diktator. Tapi seandainya saya menginginkan hal yang lebih, seandainya saya menginginkan seseorang melakukan hal yang benar karena mereka memilih untuk melakukan hal yang benar dan bukan karena mereka diperintahkan untuk itu, saya perlu sesuatu yang lebih dari hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dngan agama? Bukankah agama mengajarkan hal yang baik? Betul, tapi sama halnya seperti pendidkan atau hukum, agama hanya bisa mengajarkan kumpulan kode etik dan moral, tapi agama tidak bisa membuat seseorang melakukan kode moral itu karena pilihan pribadi, bukan karena dipaksa atau karena mengharapkan balasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang diperlukan manusia adalah sesuatu yang mendorong mereka untuk melakukan hal yang benar, sesuatu yang bukan dipaksakan dari luar, tapi yang bekerja dari dalam. Mungkin suatu kekuatan atau kuasa, mungkin sesuatu yang bekerja secara supranatural mengubahkan manusia menjadi manusia baru. Ah, manusia membutuhkan Tuhan! Loh, bukankah agama tidak akan berhasil? Bukan, Tuhan bukanlah sekumpulan kode etik dan moral. Tuhan adalah Pribadi dan Kekuatan yang memampukan kita menjadi manusia baru, yang membuat kita menjadi lebih baik. Agama mengajarkan hal yang baik tapi Tuhan memampukan kita melakukan hal yang baik.Yang menjadikan seorang anak baik bukanlah nasihat Bapa, tapi kebersamaan dengan Bapa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya Tuhan yang mana? Ada banyak agama dengan tuhannya masing-masing di dunia ini. Tuhan yang mana yang dibutuhkan manusia?Memang betul seperangkat aturan atau kode moral yang paling bagus sekalipun ga akan ada gunanya kalau kita ga punya kemampuan untuk menjalankannya, dan hanya Tuhan yang bisa memberikan kita kemampuan untuk itu. Masalahnya Tuhan yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya superman, tentunya saya superman Kristen karena saya percaya pada Yesus. Tapi, apakah itu berarti saya harus memaksa semua orang menjadi Kristen? Apa gunanya seseorang mengikut Yesus karena dipaksa? Gereja mungkin jadi penuh tapi surga tidak akan bertambah seorangpun. Dan kalau seseorang hanya menulis agamanya Kristen di ktp tapi hatinya ga percaya Yesus, bagaimana caranya Yesus mengubah hatinya menjadi lebih baik? Lagipula, kalau saya memaksakan orang lain menjadi Kristen, bukankah saya akan mengulang kesalahan yang sama dengan menjadi diktator? Pada akhirnya, tiap orang harus menentukan sendiri Tuhan mana yang dia butuhkan. Dan sebagai superman, saya tidak bisa ikut campur karena itu adalah pilihan pribadi setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya jadi superman, saya akan pulang ke rumah, melipat kostum kebanggaan dan menyimpannya di gudang. Saya akan berhenti menjadi superman dan beralih profesi menjadi pria yang lebih baik, suami yang lebih baik dan ayah yang lebih baik. Karena dunia ini tidak membutuhkan pahlawan super manusia baja, yang dunia butuhkan adalah orang-orang biasa yang menunjukkan seperti apakah Tuhan itu lewat kehidupan mereka. Supaya setiap orang mengenal Yesus bukan dari kostum biru merah yang saya kenakan tapi dari kehidupan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya jadi superman, saya tidak akan memerlukan kekuatan super. Karena yang Tuhan butuhkan bukanlah pahlawan super berkostum biru merah. Karena yang Tuhan butuhkan adalah orang biasa yang bersungguh hati mencari Dia suapaya Tuhan bisa melimpahkan kekuatanNYA kepada orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: daripada jadi superman, saya lebih memilih menjadi tukang bakmi. Dan seandainya saya jadi tukang bakmi, tentu saya akan membuka warung bakmi.Terimakasih sudah mampir ke warung saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-9846584463809505?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/9846584463809505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=9846584463809505' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/9846584463809505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/9846584463809505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/08/seandainya-saya-superman.html' title='Seandainya Saya Superman'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-2811186921938594513</id><published>2009-07-07T15:05:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T15:06:19.490-07:00</updated><title type='text'>Keledai Mengejar Wortel?</title><content type='html'>Ada yang suka baca Donal? Bukan…bukan selebaran paket diskon burger tapi Donal Bebek dan 3 keponakannya. Pertama kali saya baca Donal waktu kelas 1 SD, waktu itu harganya masih 750 perak per majalah. Sekarang sih udah ga baca lagi soalnya majalah Donal yang sekarang udah ga serame dulu jadi males mau beli juga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa tulisan saya sekarang bakalan ngebahas Donal? Ngga…saya cuma ngomongin Donal soalnya ada satu cerita di Donal yang pengen saya ceritain. Ceritanya Donal punya 1 keledai yang pemalas dan ga mau kerja. Biarpun dimarahin dan dipaksa, tetep aja keledai ini ga mau jalan. Pokonya keras kepala banget keledai ini sampe Donal putus asa. Untungnya keponakannya, yang selalu lebih pinter dari si Donal ini, punya ide. Mereka gantung wortel di ujung pancingan kemudian wortel ini diayun-ayunkan di depan si keledai. Keledai ini yang ngeliat wortel di depan mata tentu saja jadi pengen makan dan berusaha maju ngambil wortel itu dan akhirnya mau jalan. Tentu saja karena wortel itu digantung di tongkat pancingan, mau jalan sejauh apapun tetep aja mulut keledai itu ga akan pernah bisa ngegigit wortel yang berayun-ayun di depan matanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertanyaannya, apakah keledai itu sekarang jadi keledai baik-baik? Apakah keledai itu layak dipuji sebagai keledai yang rajin dan kalau perlu dijadikan teladan bagi para keledai lain? Apakah keledai ini berhak mendapat sebutan Keledai Of The Year dan muncul di majalah Time sebagai salah satu Keledai Berpengaruh Abad 21? Atau muncul di acara Oprah sebagai Keledai Yang Peduli Kekeledaian?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja keledai ini memang terlihat sangat rajin dan patuh, disuruh jalan ya jalan, disuruh belok ya belok. Masalahnya, keledai ini berjalan karena ada wortel yang berayun di depan matanya. Selama wortel itu masih berayun di depan matanya, bagaimana kita tahu kalo keledai ini bekerja karena memang dia keledai yang baik dan bukannya bekerja karena ingin makan wortel? Tentu saja keledai ini bisa bertapa,ikut seminar pengendalian diri ataupun menyangkal keberadaan wortel tapi selama wortel itu masih tergantung di depan mata, bisakah kita 100% mengatakan kalau keledai ini memang keledai yang tulus bekerja dengan rajin?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika seekor keledai berjalan karena menginginkan wortel, tentu saja ini hal yang wajar, tetapi itu tidak menjadikan pekerjaannya sebagai sesuatu yang spesial dan itu tidak menjadikan dirinya sebagai Keledai Terajin. Kenapa? Karena pekerjaan yang dilakukannya tidak dilakukan karena dirinya rajin tetapi karena dia melakukannya untuk dirinya sendiri, untuk makan malamnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selama kita masih mengejar surga, selama surga itu terus berada di luar jangkauan kita dan berayun-ayun di depan mata kita, perbuatan baik apapun yang kita lakukan ga akan pernah ada artinya. Inilah penyebab utama kenapa kita tidak bisa memperoleh surga lewat perbuatan baik, karena perbuatan baik apapun yang kita lakukan untuk memperoleh surga pada akhirnya menjadi dosa baru yaitu keegoisan. Ketika seseorang menolong orang lain untuk kepentingannya sendiri, apakah para malaikat bersorak dan Tuhan tersenyum?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja kita bisa melatih diri kita dan berusaha tidak egois, masalahnya selama surga itu masih berayun-ayun di depan mata kita, bisakah kita dengan yakin mengatakan kalau kita berjalan sepenuhnya karena kita tulus dan bukannya karena menginginkan surga? Mustahil, selama wortel itu masih bergantung di depan mata, tak ada seorangpun dari kita yang akan bisa yakin kalau motivasi kita untuk berbuat baik sedikit pun bukan karena wortel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan Tuhan tahu itu, sudah terlalu banyak manusia yang datang kepadaNYA dan sambil berlutut, mereka mengeluarkan cincin berlian dan berkata,” Menikahlah denganku. Aku akan memberikan cincin kawin ini untukMU tapi sebagai gantinya Kau harus mengurus rumahku,membersihkan,memasak dan mencucikan bajuku. Terimalah lamaranku…”. Pada dasarnya, yang manusia tawarkan pada Tuhan bukanlah kasih melainkan proses perekrutan pembantu dan negosiasi harga supaya rumah kita tetap bersih,sehat dan aman. Tidak heran Tuhan berkata kalau semua perbuatan kita yang terbaik hanya berupa kain kotor di mataNYA.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kembali kepada keledai tadi, sekarang pemiliknya udah ganti, bukan Donal lagi tapi Yesus. Dan apa yang Yesus lakukan? Dia mengambil wortel di ujung pancingan dan memberikannya pada keledai tadi. Astaga, bodo banget??? Kalo gitu kan keledainya ga akan mau jalan lagi kalo udah ga ada wortel di depan mata. Bahkan bukan cuma ga mau jalan tapi mungkin malah hidup seenaknya. Mungkin keledai tadi malah sibuk ngejar-ngejar keledai betina dan bukannya kerja. Atau malah beli obat yang engga-engga dari keledai berjaket kulit,berkacamata hitam dan bertato di belokan jalan ( catatan: tidak berarti semua keledai berjaket kulit,berkacamata hitam dan bertato pengedar…) .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja Tuhan tahu itu, ketika dia memberikan surga dengan syarat yang amat sangat super duper kebangetan gampang sekali yaitu cukup mengakui Dia sebagai Tuhan, tentu saja Tuhan tahu resikonya. Tapi yang Dia inginkan adalah manusia yang datang kepadaNYA karena mengasihiNYA dan bukan manusia yang datang dengan membawa formulir perjanjian pembantu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan ketika wortel itu Tuhan hilangkan dari hadapan mata kita, sekarang kita bisa melihat dengan jelas. Kita bisa memutuskan apakah kita ingin mengikut Tuhan karena kita ingin mengikut Dia atau karena wortel di sakuNYA.Apakah kita keledai baik-baik ataukah keledai oportunis. Keputusan Tuhan untuk memberikan keselamatan di tangan kita dengan gratis membuka pintu bagi kita untuk menjadi manusia yang lebih baik. Untuk menjadi seperti Tuhan yang melakukan segala sesuatu karena kasih dan bukan karena keegoisan. Untuk memberikan cincin pertunangan berlian dan bukannya formulir perjanjian. Dan untuk mengatakan “Aku mengasihi Tuhan” tanpa harus menggigit lidah sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkinkah kita sepenuhnya menjadi manusia yang tidak egois? Ga mungkin juga, sampai kita mati pun kita ga akan pernah mempunyai hati yang bener-bener murni. Apapun perbutan baik yang kita lakukan, sedikit banyak pasti akan selalu disertai keinginan –keinginan lain. Mungkin kita tidak lagi melakukan perbutan baik untuk mencicil KPR kita di surga, tapi mungkin kita melakukan perbuatan baik karena mengharapkan berkat, karena kita menginginkan penghormatan dan penerimaan orang lain, karena kita ingin menjadi seseorang yang berarti dan nama kita terukir dengan tinta emas dalam sejarah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau begitu apa bedanya kita dengan orang lain yang melakukan perbuatan baik untuk mencapai surga, bukankan pada akhirnya kita semua mahluk egois? Nope, ada perbedaan yang sangat jelas. Sama jelasnya dengan perbedaan seseorang yang membayar pelacur dan seorang suami yang memberikan hadiah pada istrinya. Membayar surga dengan perbuatan baik membatasi kita untuk selamanya dalam hubungan jual beli. Hubungan ini ga akan pernah menjadi hubungan kasih karena pada dasarnya memang jual beli, aku memberi A dan Kau memberi B. Tapi, ketika wortel itu dihilangkan, hubungan kita dengan Tuhan bukan lagi jual beli karena ga ada barang yang harus Tuhan berikan pada kita dan ga ada barang yang harus kita berikan pada Tuhan. Hubungan kita dengan Tuhan sekarang menjadi hubungan kasih dan kita punya kesempatan untuk menjadi manusia yang lebih baik yang mengikut Tuhan karena kita mengasihiNYA. Tentu saja akan ada keegoisan dalam hubungan kasih kita dengan Tuhan tapi berapapun keegoisan itu ga akan bisa merubah hubungan kasih menjadi jual beli. Sama ga mungkinnya berapapun kasih yang terlibat bisa merubah hubungan jual beli menjadi kasih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai tambahan, ada satu pertanyaan lagi yang pengen saya share. Seandainya perbuatan baik ga bisa menebus surga, bagaimana denga hukuman? Bisakah kita menebus surga dengan hukuman? Mungkin dengan cara menyakit diri sendiri atau mungkin diam di neraka beberapa ratus tahun? Well, kita ganti saja wortelnya dengan tendangan. Apakah keledai tadi berjalan karena tendangan atau karena dia keledai baik-baik? Apakah kita menjalani hukuman karena kita menyesali kesalahan kita ataukah karena keegoisan kita mengejar surga? Dan seandainya kita mau menerima hukuman bukan karena menyesal melainkan karena keegoisan kita, bukankah dosa egois ini juga harus dihukum? Dan jika kita mau menerima hukuman dosa egois ini karena kita menginginkan surga bukankah berarti kita melakukan dosa double egois? Dan bukankah dosa double egois ini juga harus dihukum? Dan seandainya kita menerima hukuman dosa double egois ini karena kita menginginkan surga bukankah berarti kita melakukan dosa triple egois? Dan bukankah dosa triple egois ini juga harus dihukum? Dan seandainya kita mau menerima hukuman dosa triple egois ini………………….&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Info tambahan : Wortel banyak mengandung vitamin A dan baik untuk mata. Keledai     engga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-2811186921938594513?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/2811186921938594513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=2811186921938594513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2811186921938594513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2811186921938594513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/07/keledai-mengejar-wortel.html' title='Keledai Mengejar Wortel?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5178754295042396444</id><published>2009-06-01T18:00:00.001-07:00</published><updated>2009-06-01T18:02:05.653-07:00</updated><title type='text'>….BRRRETTTTTTTT…</title><content type='html'>Ada yang masih ingat bagaimana rasanya ketika pertama kali bertemu Yesus? Saya dari kecil ikut sekolah minggu dan bayangan pertama tentang Yesus yang saya kenal adalah boneka bayi di palungan. Jenggot palsu yang dibikin pake pensil dan kain yang dililit-lilit. Dan tentu saja anak-anak perempuan yang pake rok berenda sambil membawa tongkat bintang. Entah kenapa dari kecil sepertinya saya sudah ditakdirkan untuk memerankan Yusuf, kalo ga salah 3x dari SD sampe SMP. Bayangan pertama tentang Yesus bagi seorang anak seperti saya tidak terlalu mengesankan, saya lebih tertarik dengan Simson atau Daud soalnya kalo guru sekolah minggu cerita, ceritanya jadi seru kaya film action. Tapi Yesus selalu muncul sebagai bayi di palungan di kandang domba dan seringkali cuma muncul setahun sekali di malam Natal. Paling ngga saya cuma inget cerita Yesus di hari Natal doang karena itu yang dipentasin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja ga semua punya kesan yang sama dengan saya mengenai kesan pertama bersama Yesus. Bagi sebagian orang mungkin Yesus adalah Allah asing yang disembah suku lain dengan kebiasaan-kebiasaan aneh seperti naro bayi di palungan,nyari telor di halaman dan pake kalung salib.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin bagi sebagian orang Yesus adalah gambar di ruang tamu yang sudah turun temurun bersama keluarga. Nama Yesus bukanlah nama yang aneh karena setiap orang yang dilahirkan di keluarganya otomatis menjadi Kristen. Bagi mereka, Yesus adalah bagian dari tradisi yang menyertai merekasejak lahir. Lahir dibaptis,menikah di gereja dan dikuburkan di pemakaman Kristen.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin sebagian lagi seperti bangsa Israel di kaki gunung Sinai. Yesus begitu menakutkan, terlalu tinggi untuk disentuh dan Yesus bukanlah Alah yang bisa ditemui oleh orang biasa. Dan seperti anak-anak yang pertama kali masuk TK, mereka mendekati Tuhan sambil bersembunyi di balik jaket pendeta,penatua,atau pelayan manapun di gereja yang selalu terlihat sibuk setiap minggu. Pertemuan dengan Yesus bukanlah pertemuan pribadi tapi pengajuan proposal melalui pihak ketiga. Dan mereka titipkan doa,harapan dan hak mereka untuk menentukan benar dan salah ke tangan orang lain dan berkata,” Berbicaralah pada Tuhan untuk kami”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di masa kecil saya, Yesus dan sekolah minggu adalah bagian tak terpisahkan dari pergaulan anak-anak kecil di kota saya. Sekolah minggu adalah pelengkap taman kanak-kanak dan orangtua mengirimkan anak mereka ke gereja bukan untuk mengenal Yesus tapi supaya bergaul dengan anak-anak lain. Dan bagaikan tradisi, saya datang tiap minggu ke gereja, masuk SMP dan SMA Kristen tanpa pernah berpikir,” Siapakah Yesus?”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahkan ketika di SMA saya lahir baru dan mulai membuka mata pada nama Yesus, saya bersembunyi di balik baju pembimbing. Di hadapan Yesus rasanya saya cuma cucu keponakan cicit kutu yang keinjek,dikubur,diinjek-injek lagi,disemen di atasnya dijadiin trotoar dan diinjek-injek lagi. Terlalu berlebihan yah? Ya deh, cuma anak kutu yang diinjek dst….&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah itu cukup? Duduk di kaki gunung dan mengamati Musa yang terengah-engah memanjat gunung Sinai untuk bertemu dengan Tuhan? Paling tidak,apakah kita ga ingin melihat dan memegang ujung jubahnya Tuhan? Seandainya pun kita ga bisa memandang muka Tuhan secara langsung apakah kita paling tidak bermimpi, seperti Perseus dalam legenda Romawi, melihat sekilas pantulan wajahnya di cermin? Beranikah kita datang dan memelukNYA?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seandainya hari ini saya meninggal,apa yang akan saya perbuat begitu sampai ke surga? Apakah saya akan berdiri ragu-ragu di depan pintu gerbang surga? Berjalan bolak balik sambil menggigiti kuku jari tanpa berani melangkah melewati pintu surga? Apakah saya akan mengintip dari balik pintu dengan takut-takut? Ketika melihat Yesus,apakah saya akan langsung berlutut dengan sangat takut? Ataukah saya akan bengong? Ataukah saya akan berlari dan langsung memelukNYA? Saya ga tahu, tapi yang saya tahu Yesus akan langsung lari ke arah kita dengan tangan terbuka sambil membawa baju dan cincin sementara panitia pesta besar turut berlari di belakangNYA.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terkadang kita cukup puas mengamatiNYA dari jauh, terkadang kita hanya mengenalNYA sebagai Allah yang Maha Kuasa yang menentukan berkat dan hidup mati kita. Terkadang kita hanya mengenal tanganNYA dan bukan diriNYA. TanganNYA yang memberikan berkat, yang mengijinkan bencana, yang menentukan hidup dan mati kita. TanganNYA yang kita cari dan kita sembah. Saya bertanya-tanya, seandainya saya mempunyai keberanian ..bukan,bukan keberanian..lebih tepat kalau kerinduan, untuk mengangkat muka dan melihat wajahNYA, apakah yang akan saya lihat? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sejujurnya, saya ga tahu. Saya ga mengenal Tuhan,saya cuma mengenal tanganNYA. Seperti apakah Tuhan itu? Apa yang Dia sukai? Apa yang membuatNYA tertawa? Apa yang membuatNYA sedih dan marah?Apakah Dia punya warna favorit? Apakah ada tempat di dunia atau di surga yang menjadi favoritNYA? Apakah Tuhan juga senang bermain ? Atau berolahraga? Atau bernyanyi? Apakah Yesus bermain bola di surga?&lt;br /&gt;Apakah Yesus juga tersenyum ketika melihat matahari terbit?&lt;br /&gt;Apakah Yesus juga merasa gemas ketika melihat anak kucing yang baru belajar berjalan dan mengejar ekor induknya?&lt;br /&gt;Apakah Dia tersenyum melihat anak anjing yang mengejar buntutnya sendiri?&lt;br /&gt;Apakah Yesus juga suka mendengar joke yang lucu? Sekalipun terkadang joke itu menyindir umatnya sendiri? Apakah selera humornya bagus?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah aneh ketika saya menanyakan hobi Tuhan? Betul, itu memang aneh. Tapi saya mempertanyakan hal itu karena saya ga mengenalNYA. Saya ga mengerti seperti apa Yesus itu selain bahwa Dia Allah yang mengasihi kita. Tapi saya ingin mengenalnya lebih dekat lagi. Saya ingin mengenalnya bukan sebagai Allah Alam Semesta, tapi sebagai seorang Pribadi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya ingin bertemu muka dengan muka denganNYA. Bukan, yang saya inginkan bukanlah sesuatu yang bersifat supranatural. Saya tidak meminta supaya malam ini Yesus muncul di kamar dan saya bisa memandang wajahNYA. Yang saya inginkan adalah berhenti memandang tanganNYA dan mengangkat muka memandang wajahNYA. Untuk mengenalNYA bukan sebagai Boss yang membagikan bonus di akhir bulan dan liburan panjang ke surga di akhir tahun. Tapi mengenalNYA sebagai seorang Pribadi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masih perlu waktu yang sangat lama untuk belajar memahami Tuhan, sampai dipanggil pulang pun saya yakin saya tetap ga akan mengenal Tuhan sepenuhnya. Adalah satu hal untuk mempertanyakan apakah Tuhan tertawa juga ketika mendengar joke yang bagus. Tapi hal yang sangat berbeda ketika saya berusaha memahami kenapa Tuhan mengijinkan hal buruk terjadi. Kenapa Tuhan mengijinkan anak-anak kecil dilecehkan, dijual dan dimanfaatkan habis-habisan? Kenapa Tuhan mengijinkan anak-anak di belahan dunia yang satu kelaparan sementara di belahan dunia yang lain ada anak-anak yang masuk gym dari umur 10 tahun karena obesitas? Kenapa Tuhan mengijinkan perang ? Kenapa Tuhan mengijinkan hal buruk terjadi kepada orang-orang yang mengikutiNYA?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya ga akan berlagak sebagai seorang bijaksana yang bisa menjawab semua pertanyaan itu.Bisa saja saya menghindar dan melupakan pertanyaan- pertanyaan ini. Kenapa tidak? Tuhan menciptakan dunia yang indah dengan binatang-binatang yang luar biasa, Tuhan memberkati hidup kita, untuk apa kita memikirkan hal-hal lain? Bukankan cukup kita tahu kalau Tuhan itu baik? Ya, tapi itu berarti saya hanya mengenal separuh dari dirinya. Bukan berarti separuh lagi dari Tuhan itu jahat, tapi kenyataanya Dia mengijinkan hal-hal itu terjadi. Tentu saja hal buruk adalah rancangan setan, tapi seperti Ayub, Tuhan mengijinkan hal itu terjadi. Menerima dan memahami hal itu bukanalah perkara yang mudah. Tapi saya ingin mengenal Dia seutuhnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Paling tidak, ketika saya pulang ke surga nanti, saya berharap saya ga akan bengong ketika melihat Yesus . Paling tidak, ketika Yesus berlari menghampiri saya, saya juga berlari menghampiriNYA. Apakah saya terlalu berlebihan? Apakah saya terlalu kurang ajar dengan mencoba memahami dan mengenal Tuhan sebagai Pribadi? Untuk memandang wajahNYA? Saya ga tahu, tapi saya ga punya niat hanya duduk di kaki gunung Sinai, hanya berdiri di depan bait Allah. Kenapa ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena…BRRRETTTTTTTT…..tabir bait suci terbelah ketika Yesus disalib. Dan saya ingin mengintip lewat robekan itu. Mungkin yang akan saya lihat ketika mengintip adalah Allah dengan muka menyeramkan dan pedang terhunus dan dengan marah mengusir tukang ngintip ini. Tapi mungkin juga yang akan saya lihat adalah seorang pria berjenggot yang tersenyum dan dengan tangan terbuka mengundang saya masuk. I think I’ll take my chance.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5178754295042396444?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/5178754295042396444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=5178754295042396444' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5178754295042396444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5178754295042396444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/06/brrretttttttt.html' title='….BRRRETTTTTTTT…'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-3423310661425497891</id><published>2009-06-01T17:54:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T17:59:09.473-07:00</updated><title type='text'>Kok Adam Diciptain Duluan?</title><content type='html'>Kenapa yah Adam diciptain duluan dan Hawa diciptain belakangan? Kenapa ngga dua-duanya dibikin bersamaan? Kenapa mesti satu-satu sih? Ada ngga yang pernah mempertanyakan masalah ini? Sebenernya ini bukan masalah baru karena penciptaan Adam yang terlebih dulu ini seringkali dijadikan dasar untuk merendahkan kaum perempuan dengan alasan karena perempuan diciptakan sesudah Adam berarti perempuan lebih rendah derajatnya dan harus menurut pada kaum pria. Kalau memang ini jawabannya, itu berarti saya harus tunduk pada kaum kucing dan sapi karena mereka lebih dulu diciptakan daripada Adam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya ga terlalu tertarik ngeributin apakah pria lebih tinggi derajatnya daripada perempuan karena menurut saya baik pria maupun wanita adalah pewaris Allah yang setara. Saya lebih tertarik pada kenyataan bahwa Allah tidak menciptakan pria dan wanita dalam waktu yang bersamaan. Bukan hanya mereka tidak diciptakan bersamaan tapi juga Adam sempat hidup seorang diri bersama para binatang  ( Kejadian 2:19 )  sebelum akhirnya Tuhan mengambil tulang rusuknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jujur aja, kalau saya baca Kejadian 2 sepertinya Allah seperti ilmuwan yang coba-coba. Bikin Adam, taro di Taman Eden dan kemudian diamati. Diambil kesimpulan kalau Adam tidak baik seorang diri dan Allah memberikan teman baginya.  Allah tidak langsung memberikan Hawa tapi justru memberikan binatang hutan kepada Adam. Adam tidak menemukan teman yang sepadan baginya di antara binatang-binatang tersebut dan Allah mencoba sekali lagi. Kali ini Ia membuat seorang perempuan dari tulang rusuk Adam, dan kali ini Adam menerima. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Eureka…Allah mengusap keringat di dahinya dan gembira karena percobaanNYA akhirnya berhasil dan Adam gembira. Seperti inikah proses penciptaan manusia? Allah yang memakai jas lab putih lengkap dengan kacamata tebal dan buku notes yang mencatat setiap gerak gerik Adam?Buat saya ini perkara yang aneh karena ga mungkin Allah seperti itu. Ketika Dia membuat Adam, pastilah Dia sudah punya rencana yang jelas dan Dia juga sudah tahu masa depan manusia dan tentu saja rancangan Hawa sudah ada di pikirannya sejak awal dan bukan hasil proses coba-coba. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan tentu tahu kalau Hawa lah yang dibutuhkan Adam, tapi Adam sendiri mungkin ga tahu. Pernah nonton film Tarzan yang produksi Disney? Film lama sih dan mungkin banyak yang ga pernah nonton. Anyway, Tarzan dibesarkan di tengah keluarga kera dan walaupun tahu dirinya berbeda dari gorila tapi Tarzan belum pernah bertemu dengan manusia lain. Sampai suatu hari dia bertemu Jane dan langsung jatuh cinta dan tahu kalau yang dia inginkan adalah Jane. Akhirnya, hepi ending lah, mana mungkin Disney bikin film yang ga hepi ending ( ..ada yang tahu gimana cerita Bambi? Ga pernah nonton…katanya sedih endingnya? )&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah Adam kesepian? Pernahkah Adam melihat ke bintang-bintang dan bertanya-tanya kenapa begitu banyak bintang tapi hanya ada dia seorang diri? Ataukah Adam berjlan-jalan di musim gugur saat daun berjatuhan dan duduk mengamatinya seorang diri? Bukankah ada Allah di sampingnya? Masihkah Adam kesepian ketika Allah sendiri duduk di sampingnya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oh, saya yakin duduk bersama Allah pasti sangat menyenangkan. Mengobrol tentang berbagai macam hal dan mentertawakan anak kucing yang baru belajar berlari dan terguling-guling. Tapi Allah adalah Allah dan tetaplah Allah, sedekat apapun hubungan Allah dan Adam tetap saja Adam adalah manusia dan Allah adalah Allah. Apakah itu berarti kita ga bisa bersahabat dengan Tuhan? Apakah kita ga bisa berteman dengan papa kita? Tentu saja bisa tapi papa tetaplah papa dan bukan teman main kita yang selevel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada begitu banyak binatang yang menemani Adam, apakah Adam tetap kesepian? Mungkin memang menyenangkan bermain gulat dengan panda. Empuk,berbulu dan lucu. Sayangnya Adam tidak akan pernah bisa pergi dinner dengan panda karena pasti susah kalau harus memotong bambu dengan garpu dan pisau.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan mungkin menarik ketika Adam mengobrol dengan burung beo yang cerewet dan bawel. Tapi bisakah Adam bercakap –cakap mengenai masalah alam semesta dengan beo?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika Adam memandang ke atas, disana ada Allah yang mengasihinya. Dan ketika Adam memandang ke bawah, di sana ada binatang-binatang yang menghormatinya. Tapi ketika Adam menandang ke samping…adakah yang memegang tangannya dan berjalan di sampingnya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan tentu tahu kalau Adam akan kesepian dan membutuhkan seseorang. Ketika Tuhan mengatakan bahwa manusia itu tidak baik seorang diri, Tuhan tidak mengatkanhya sambil terkejut dan berkeringat seolah-olah itu kejadian yang tidak terduga yang tidak ada dalam rencanaNYA. Tuhan mengatakan hal itu sama seperti seorang ayah yang melihat anaknya menggambar-gambar di kertas dan berlari-lari di taman;” Sudah waktunya dia masuk TK dan bermain dengan teman-teman yang lain”. Sang ayah tentu tahu kalau suatu saat nanti anaknya harus masuk TK, dia hanya sekedar mengkonfirmasi hal itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin Tuhan melihat kesepian Adam atau kebingungannya atau kesedihannya. Apapun alasannya, Tuhan tahu kalau waktunya sudah tiba dan berkata,” Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja”. Dan Tuhan menjadikan Hawa,penolong yang sepadan dengan adam, yang akan berlari bersamanya. Tidak di depannya dan tidak juga di belakangnya tapi di sampingnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan menurut saya itulah alasannya, supaya Adam tahu bahwa yang dibutuhkannya adalah penolong yang sepadan, yang tidak berada di atasnya dan di bawahnya tapi disampingnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita semua punya alasan masing-masing kenapa kita menginginkan seorang pasangan. Kebanyakan dari kita menginginkan seseorang yang menyayangi kita dan memperhatikan kita. Mungkin sebagain dari kita kehilangan kasih sayang ketika kita kecil dan sambil berjalan kita bertanya-tanya; adakah seseorang yang akan menyayangi kita? Kebanyakan dari kita berharap akan adanya seseorang penyelamat, seorang ksatria berkuda yang akan melindungi dan menyayangi kita seumur hidup. Ga aneh kalau tema cerita soap opera atau sinetron pada dasarnya adalah cerita Cinderela yang diremake berulang kali.Kita menginginkan seorang pasangan yang akan membahagiakan kita seumur hidup, yang akan selalu berjalan di depan dan menghadapi setiap rintangan dan yang perlu kita lakukan hanyalah mengikutinya. Apakah aneh kalau kemudian banyak yang kecewa dan cinderela kembali ke dapur yang gelap? Atau sebaliknya, kita menganggap pasangan kita warga kelas 2 yang posisinya berada di bawah kita dan harus selalu berjalan di belakang kita. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah salah kalau kita menginginkan pasangan kita menyayangi kita? Tentu saja ngga, yang sering kita lupakan justru bahwa pasangan kita juga ingin disayangi sama seperti kita menginginkannya.  Pasangan kita bukanlah tong kasih sayang yang biasa kita kuras tiap hari terus menerus. Pasangan kita bukanlah hanya sekedar dekorasi rumah untuk dipamerkan kepada para tamu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Intinya sih yang Adam butuhkan dan yang kita butuhkan adalah seseorang yang berjalan di samping kita, bukan di depan dan di belakang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-3423310661425497891?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/3423310661425497891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=3423310661425497891' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3423310661425497891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3423310661425497891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/06/kok-adam-diciptain-duluan.html' title='Kok Adam Diciptain Duluan?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5808107312555286321</id><published>2009-05-18T10:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T10:48:23.899-07:00</updated><title type='text'>Two Pornstar</title><content type='html'>I Got your attention? Good. Dengan judul seperti ini pasti banyak yang penasaran pengen baca. Entah karena tertarik atau mungkin ada pikirin lain, whatever..itu ga penting. Yang penting saat ini anda sedang membaca tulisan ini dan bertanya-tanya cerita tentang apa nih? Dan mungkin ada beberapa yang merasa kecewa karena sepertinya isinya tidak akan sesuai dengan yang diharapkan. Jangan pindah channel dulu, saya memang akan bercerita tentang dua orang bintang film porno, yang satu dari Amerika dan yang satu lagi dari Jepang.  Sudah mulai tertarik? Nah, sekarang lebih baik cerita yang hepi ending dulu atau yang sad ending dulu? Yang hepi ending aja dulu deh. Kenapa yang hepi ending dulu? Karena saya yang nulis. Mau protes?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Shelley Lubben. Mungkin ada yang baru dengar pertama kali dan mungkin ada yang pernah dengar. Cerita hidupnya emang luar biasa dan cukup banyak blog atau website yang menceritakan kesaksian hidupnya. Saya sendiri pertama kali mendengar namanya di salah satu forum di internet dan seminggu setelah saya membaca kesaksiannya, saya menonton kesaksiannya di acara Solusi di salah satu stasiun TV lokal di Bandung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dilecehkan secara seksual di umur 9 tahun, dan melarikan diri dari rumah di usia remaja, Shelley menjadi bintang film porno untuk bisa hidup. Mengalami stress,trauma dan ketergantungan pada obat-obatan dan alkohol, Shelley yang putus asa menemukan Tuhan dan bertobat. Perlu bertahun-tahun untuk memulihkan dirinya tapi kini bersama suaminya, Shelley mendirkan organisasi PinkCross yang bertujuan untuk melayani para pekerja seks dan bintang porno yang ingin melepaskan diri dari industri seks.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terlalu pendek cerita biografinya? Jangan kuatir, cukup masukkan namanya, Shelley Lubben, ke kolom pencarian Google dan akan muncul banyak hasil pencarian. Termasuk websitenya sendiri www.shelleylubben.com dan website organisasi yang didirikannya http://www.thepinkcross.org. Ada banyak informasi mengenai kehidupan dan pelayanannya di sana.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya justru akan bercerita lebih banyak soal bintang film porno yang kedua yang mungkin lebih ga dikenal dan dilupakan orang. Sama sepeeti Shelley, saya secara kebetulan membaca cerita kisah hidup bintang porno yang kedua ini di salah satu forum internet, dan berbeda dengan Shelley, kisah hidupnya berakhir sad ending.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ai Iijima, bintang film porno Jepang di tahun 90an dan menjadi bintang televisi sesudah dia keluar dari dunia film porno. Masa remajanya dilalui sama seperti remaja yang lain sampai suatu hari dia diperkosa dan hamil. Ai mengaborsi anaknya dan lari dari rumah. Berpindah-pindah pekerjaan sampai akhirnya Ai menjadi bintang film porno dan dalam sekejap langsung terkenal. Berbeda dengan bintang porno lainnya, sesudah Ai pensiun dari dunia film porno, dia menjadi salah satu bintang televisi yang terkenal. Cukup terkenal sampai dia bisa makan malam Junichiro Koizumi,walaupun saat itu Junichiro Koizumi masih seorang mentri dan belum menjadi perdana mentri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di umur 30-an, dia menderita masalah kesehatan dan depresi. Pada usia 36 tahun, di malam natal tanggal 24 Desember 2008, Ai Iijima ditemukan meninggal di apartemennya karena sakit. Sebenarnya, Ai sudah meninggal seminggu sebelumnya tapi mayatnya baru ditemukan seminggu sesudah dia meninggal ketika seorang temannya kebetulan datang ke apartemennya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya membaca 2 berita ini dalam waktu yang berdekatan dan mau ga mau membandingkan kehidupan keduanya. Tidak banyak perbedaan pada masa muda mereka. Dilecehkan,lari dari rumah dan menjadi intang film porno untuk bertahan hidup.Dua-duanya mengalami masalah kesehatan dan depresi tapi sementara yang satu menemukan Tuhan dan hidup, yang seorang lagi meninggal sendirian dan ditemukan justru di malam natal yang menurut saya sangat ironis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan saya bertanya-tanya, apa yang dipikirkan Ai Iijima sebelum dia meninggal. Apakah dia sempat mengenal Tuhan? Apakah dia meninggal dengan tenang dan tidak sendirian karena Tuhan beserta dia? Ataukah dia meninggal sendirian tanpa pernah mengenal Tuhan, bahkan mungkin membenci Tuhan karena hidupnya? Saya mencoba mencari tahu apakah mungkin Ai seorang Kristen, apakah mungkin dia sempat bertobat tapi sepertinya tidak ada artikel di Google yang menunjukkan hal itu. Teman-temannya justru mengatakan dia depresi sebelum kematiannya dan memang waktu berita kematiannya diumumkan kebanyakan menyangka dia bunuh diri sebelum hasil penyelidikan polisi menunjukkan dia meninggal karena sakit.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin aneh untuk merasa sedih untuk seorang asing yang tinggal di negeri asing yang baru saya tahu namanya hanya dari kolom gosip di forum. Tapi entah kenapa kematiannya bikin saya sedih, sedih karena jalan yang sama menuju 2 akhir yang sangat berbeda. Sedih karena dengan hidupnya seperti itu saya mengharapkan dia juga bisa mendapat akhir yang bahagia. Memang benar setiap orang memilih jalannya sendiri, tapi tidak adakah yang bisa saya lakukan untuk mengubah cerita hidupnya menjadi hepi ending?Tidak ada yang bisa dilakukan sekarang setelah orangnya meningal, berdoa sebanyak apapun tidak akan mengubah akhir cerita yang sudah terjadi. Tapi sejujurnya, saya masih berharap ketika suatu hari nanti saya pulang ke surga,saya akan menemukan dia di sana. Mungkin ada keajaiban dan mungkin pada akhir hidupnya ketika dia seorang diri, dia memutuskan untuk menerima Tuhan. Betul, saya ga mengenal Ai secara pribadi. Denger namanya aja pertama kali waktu baca berita kematiannya.Mungkin kenyataanya tidak seperti yang saya bayangkan, mungkin saja dia sudah mengenal Tuhan. Kalau memang benar sepeti itu, saya akan dengan senang hati mengaku salah karena menulis artikel yang tidak benar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kenapa saya menulis artikel ini? Karena saya ga ingin suaranya hilang begitu saja, saya ga ingin kisah hidupnya menghilang begitu saja dan ketika seseorang memasukkan nama Ai Iiijima di kolom pencaria Google yang muncul justru foto-fotonya sebagai bintang porno. Paling tidak, saya ingin orang membaca kisah hidupnya juga dan bukan hanya memandangi fotonya. Ga masalah sudah sedalam apa seseorang jatuh, mereka tetap membutuhkan Tuhan. Ga masalah sedalam apa mereka jatuh, Tuhan sanggup mengangkat mereka dan menjadikan mereka sesuatu yang baru dan berguna.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin ada yang berpikir kalau pendosa memang sepantasnya masuk neraka, bahwa bintang porno adalah mahluk kotor yang ga pantas dikasihani. Ketika seseorang terhilang, apakah kita harus bersorak dan betepuk tangan? Apakah kita harus bergembira dan bersyukur ketika seeorang meninggal tanpa pernah mengenal Tuhan? Kalau ada yang berpikir seperti itu, saya ga akan ribut dan berdebat, saya ga punya waktu untuk itu. Dan artikel ini bukan ditulis untuk orang suci. Artikel ini ditulis untuk Ai – Ai lain di luar sana yang putus asa dan merasa ga berharga, orang-orang yang pernah dilecehkan dan bertanya dimana Tuhan ketika hal itu terjadi. Saya ga bisa bilang saya mengetrti perasaan orang yang dilecehkan, tapi saya mengerti perasaan sendirian dan ditolak. Saya ga bisa memberi jawaban kenapa Tuhan diam ketika pelecehan itu terjadi, saya cuma tahu saya ga ingin melihat seseorang meninggal sendirian tanpa pernah mengenal Tuhan. Dan karena saya yakin Tuhan jauh lebih baik dari saya, saya yakin Dia juga tidak menginguinkan hal itu.  Saya ga akan berpanjang lebar soal teori kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan, yang saya tahu Tuhan tetap menrima siapapun yang datang, sedalam apapun dia jatuh. Artikel ini bukanlah artikel mengenai teori atau filsafat. Artikel ini hanya bercerita mengenai dua orang wanita yang berjalan di jalan yang sama tapi mengambil belokan yang berbeda di petigaan. Dan paling tidak, saya harap setiap orang yang berjalan di jalan yang sama dengan mereka dan menghadapi persimpangan yang sama, tahu kalo harapan itu ada. Dan saya berharap nama Ai Iijima tidak dilupakan begitu saja dan ada sesuatu yang bisa dipelajari dari hidupnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5808107312555286321?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/5808107312555286321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=5808107312555286321' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5808107312555286321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5808107312555286321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2009/05/two-pornstar.html' title='Two Pornstar'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-2358858864191487319</id><published>2008-11-01T04:55:00.000-07:00</published><updated>2008-11-01T04:56:36.274-07:00</updated><title type='text'>Kenapa Tuhan ijinkan penderitaan?</title><content type='html'>Mengapa Tuhan mengijinkan penderitaan? Pertanyaan paling umum yang sudah menghantui dunia mungkin sejak awal manusia jatuh dalam dosa. Kalau Tuhan itu begitu baik dan penuh kasih,kenapa Dia mengijinkan penderitaan. Ada yang berkata penderitaan muncul karena kesalahan manusia sendiri yang jatuh dalam dosa. Walaupun terdengar sebagai jawaban yang final dan secara langsung sepertinya jawaban ini menyatakan,” Jangan protes,ini salahmu sendiri. Tutup mulut dan terima saja”, tidak banyak orang yang bisa menerima jawaban ini. Adalah satu hal yang berbeda ketika seorang pembunuh kemudian menderita di penjara dengan seorang anak tak berdosa yang dibuang orangtuanya karena merupakan anak haram. Atau anak kecil yang menderita kelaparan dan kurang gizi di negara-negara dunia ketiga. Atau anak kecil yang mati karena terkena bom di daerah perang. Apa salah mereka dan dimana keadilan Tuhan? Dimana kasih Tuhan? Adilkah seorang anak yang belum tahu salah dan benar kemudian harus mati unutk dosa yang dibuat oleh nenek moyangnya, Adam dan Hawa?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain kekacauan yang ditimbulkan gereja selama berabad-abad,pertanyaan ini mungkin menjadi alasan yang paling utama bagi seseorang untuk membuang agama dan menjadi atheis. Kalo menurut saya,teori evolusi bukanlah penyebab kenapa seseorang menjadi atheis tapi lebih merupakan pendukung atau alasan yang dapat diterima akal sehat untuk mengatakan Allah itu tidak ada. Saya pikir kebanyakan atheis tidak mengakui Allah bukan karena alasan yang murni berdasarkan akal sehat, tapi karena mereka tidak dapat menerima Allah. Alasannya bermacam-macam, mungkin karena mereka tidak dapat membuang gaya hidup yang berlawanan dengan Allah. Seseorang tidak mungkin menjadi gay tapi tetap mengakui Allah. Hanya ada 3 pilihan, tidak mengakui adanya Allah, mengambil cerita tentang Daud dan Yonatan dan mengatakan kalau Allah merestui homosexualitas,atau berusaha lepas dari ikatan homosexual dan bergantung pada kasih karunia Allah. Lee Strobel,seorang penulis buku terkenal, memulai karirnya sebagai seorang atheis. Dia berencana menulis buku yang menunjukkan bahwa Alkitab dipenuhi kebohongan dan tidak dapat dipercaya yang justru berakibat sebaliknya,Lee menemukan Alkitab itu benar dan dapat dipercaya. Tapi walaupun akal sehat Lee tahu bahwa Tuhan itu ada dan benar,dia tetap menemui kesulitan untuk mengambil pilihan meninggalkan gaya hidupnya yang tidak sesuai Alkitab untuk mengikut Tuhan. Lee memilih mengikut Tuhan dan bukunya menjadi berkat bagi banyak orang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alasan lain seseorang menjadi atheis adalah karena mereka tidak dapat menerima Tuhan yang mengijinkan penderitaan. Tuhan yang mengijinkan kelaparan dan perang dan eksploitasi anak-anak, menurut mereka tidak akan pernah ada.  Saya pernah membaca di satu buku yang dikarang Philip Yancey yang bercerita tentang seorang teman Billy Graham yang menjadi atheis. Orang ini memulai pelayanan pada waktu yang sama dengan Billy Graham dan sama-sama sebagai penginjil. Pelayanan keduanya tumbuh sampai pada satu titik orang ini mempertanyakan kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan karena dia melihat foto seorang anak di Afrika yang kelaparan. Tidak bisa menerima Allah yang mengijinkan penderitaan,orang ini memilih untuk menolak Allah dan menjadi atheis. Dan memang pertanyaan ini seringkali menyandung bukan hanya orang Kristen tapi juga agama lain. Ada yang berpendapat itu karma dari hidup sebelumnya dan ada yang berkata itu akibat dosa, tapi itu sulit menjelaskan bagaimana mungkin semua penduduk suatu daerah yang terkena bencana gempa atau tsunami semuanya punya karma yang jelek atau semuanya secara bersamaan harus bayar dosa, termasuk anak-anak. Dan suka ga suka suatu saat nanti kita,orang Kristen,akan berhadapan dengan pertanyaan ini. Kalaupun tidak ditanya orang lain,cepat atau lambat kita sendiri akan sampai pada pertanyaan ini. Apa yang akan saya tulis selanjutnya mungkin bukan jawaban yang terbaik, tapi ini jawaban yang saya dapat dan buat saya ini cukup.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suatu ketka seseorang naik Halilintar di Dufan, sesudah turun dia ditanya gimana rasanya oleh temannya yang tidak ikut naik. Dia bilang,” Ngeri tapi senang,seru banget”. Dengan jawaban seperti ini, bisakah temannya yang ga ikut naik itu ngerti gimana rsanya naek halilintar? Paling dia bingung, kok bisa senang tapi ngeri?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lain waktu seeorang makan mie di satu restoran, sesudah makan dia ditanya oleh temannya yang ga ikut makan soal gimana rasanya. Dia bilang,” Pedes tapi enak”. Apakah dengan dia mendengar jawaban seperti itu dia bisa tahu gimana rasanya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertanyaan mengenai kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan bukan pertanyaan yang bisa ditanyakan sementara kita hidup berkecukupan dan ga kurang suatu apapun. Jawaban kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan hanya bisa dimengerti oleh orang yang sedang dalam penderitaan atau pernah menderita. Seperti halnya ketegangan naik halilintar dan rasa mie hanya bisa dimengerti oleh mereka yang naik dan makan,arti dari penderitaan hanya bisa dimengerti oleh orang yang mengalaminya. Seseorang yang hidupnya berkecukupan dan ga pernah merasa susah ga akan pernah mengerti kenapa Tuhan ijinkan hal itu . Seperti seorang penonton yang duduk di tepi lapangan dan sibuk berteriak mengatakan pemainnya bodoh dan wasitnya ga adil, penonton ini ga akan pernah mengerti jalannya pertandingan itu sendiri kecuali dia sendiri ikut dalam pertandingan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nick Vujicic adalah pelayan Tuhan yang ga punya tangan dan kaki. Bagi orang lain yang melihat, mungkin ada yang berpendapat kalo Nick adalah bukti kekejaman Allah yang mengijinkan lahirnya seseorang dengan cacat tubuh. Bagi orang atheis, Nick mungkin bukti yang menambahkan bahwa Allah yang mengijinkan hal seperti ini tidak mungkin ada. Nick sendiri bergumul dengan kenyataan ini, dan meyadari di kemudian hari bahwa kekurangannya justru menjadi senjata terhebat baginya untuk menceritakan tentang Tuhan. Seperti yang dikatakannya di KKR yang saya datangi,” Kalo seseorang seperti saya saja bisa dipakai Tuhan,apalagi kalian yang normal dan punya lebih banyak hal daripaya saya”. Nick tahu arti penderitaan dan dia menemukan jawabannya. Tapi jawabannya hanya bisa dimengerti sepenuhnya oleh Nick sendiri, diterima sebagian oleh sebagian orang dan mungkin ditolak seluruhnya oleh orang – orang yang tidak bisa menerima Tuhan yang mengijinkan Nick terlahir seperti ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Corrie Ten Boom kehilangan seluruh keluarganya di kamp Nazi selama perang dunia 2 karena Corrie dan keluarganya menyembunyikan orang Yahudi dari kejaran tentara Nazi. Setelah bertahan hidup di tengah penderitaan dan kehilangan semua keluarganya karena perbutan baik yang mereka lakukan, Corrie tidak keluar dari kamp sebagai orang yang pahit dan menolak Tuhan. Justru sebaliknya, Corrie berkotbah keliling menceritakan kebaikan dan kebesaran Tuhan. Bagi sebagian orang, Tuhan yang mengijinkan Nazi Jerman berkuasa dan membunuh banyak orang akan tampak sebagai Tuhan yang kejam dan tidak mempedulikan umatNYA. Tapi bagi Corrie, Tuhannya adalah Tuhan yang mampu menjangkau sampai tempat yang tergelap sekalipun. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di buku Max Lucado yang baru yang judulnya The Cure for The Common Life, di Indonesia judulnya jadi “Temukan Sweet Spot Anda”, Max bercerita tentang seorang tahanan di Cina yang ditahan karena iman Kristennya. Di penjara dia harus mengurus pekerjaan yang paling dihindari semua tahanan dan penjaga yaitu mengurus kotoran manusia untuk dijadikan pupuk. Bagi sebagian orang, cerita ini mungkin menjadi bukti Tuhan yang mempermainkan umatNYA, tapi bagi tahanan ini tempat penampungan kotoran adalah tempat yang terindah baginya. Saking bau dan kotornya, penjaga penjara pun tidak mau mendekat ke tempat ini. Dan tahanan ini bersyukur karena tempat ini satu-satunya tempat di penjara yang tidak dijaga ketat dan karenanya dia bisa berdoa dan memuji Tuhan di sana dengan bebas tanpa takut diketahui penjaga.. Tempat penampungan kotoran ini menjadi taman pribadi baginya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Buat saya pribadi, saya ngerti gimana rasanya susah. Saya tahu gimana rasanya kelaparan. Saya tahu gimana rasanya ditolak orang lain dan saya tahu gimana rasanya hidup hanya untuk hari ini tanpa mikir esok hari, hidup tanpa tahu masa depan itu ada atau ngga.Dan saya belajar justru di masa susah itulah saya mencari Tuhan karena ga ada lagi yang bisa diandelin selain Tuhan. Kalo saya hidup dengan nyaman, mungkin saya ga akan pernah nyari Tuhan karena saya ga akan pernah merasakan kebutuhan akan Tuhan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja saya tahu masih banyak orang yang lebih susah dari saya dan juga mempertanyakan kenapa Tuhan mengijinkan hal itu terjadi padanya. Bahkan, terlepas dari tingkat beratnya kesusahan,semua orang cepat atau lambat akan menanyakan pertanyaan yang sama,” Kenapa Tuhan mengijinkan ini terjadi? Kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan di dunia?”. Saya mengerti jawabannya,Nick mengerti,Corrie mengerti dan tahanan itu juga mengerti. Tapi jawabannya ga akan bisa dimengerti kecuali kita sendiri mengalami kesusahan dan dalam kesusahan itu memanggil Tuhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika Yesus menyembuhkan seorang yang buta sejak lahirnya ( Yoh 9 ),murid-muridnya bertanya pada Yesus siapa yang berbuat dosa sehingga orang ini dilahirkan buta,apakah dirinya sendiri atau orangtuanya? Dan Yesus menjawab bukan keduanya, orang ini dilahirkan buta karena pekerjaan – pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam orang buta ini. Kenapa Nick terlahir dengan kekurangan fisik? Supaya pekerjaan Allah dinyatakan dalam dia. Dan kenapa Corrie harus masuk kamp dan kehilangan seluruh keluarganya? Supaya pekerjaan Allah dinyatakan dalam dia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bisakah semua menerima jawaban seperti ini? Tidak, sebagian orang akan menganggap jawaban seperti ini hanyalah penghibur belaka, suatu kebohongan yang ditiupkan gereja untuk menyenangkan hati jemaatnya. Bagi sebagian orang,jawaban ini akan terlihat sebagai kurangnya akal sehat karena sudah dicuci otak oleh agama, bahwa Tuhan hanyalah candu dan permen yang membuat orang-orang yang kesusahan tidak gila dan membuat kekacauan. Bagi saya,saya ga peduli dengan omomgan orang lain. Saya sudah ikut bertanding dan saya tahu apakah Wasitnya adil atau tidak, sekalipun penonton bilang Wasitnya tidak adil dan pemainnya bodoh, saya ga peduli.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau ada yang bingung sesudah baca dari atas sampai bawah, “..Terus jawabannya apa? Kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan?” Saya cuma bisa bilang, untuk tahu rasa ayam goreng di suatu restoran hanya bisa dimengerti kalo kita pernah makan ayam itu. Dan jawaban kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan hanya bisa dimengerti kalau kita sendiri pernah mengalmi kesusahan dan memanggil Tuhan. Selama kita masih berdiri di luar pertandingan,kita akan sulit untuk mengerti.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Walaupun saya bisa bilang saya mengerti kenapa Tuhan mendatangkan kesusahan dalam hidup saya, itu bukan berarti saya bisa tahu alasan kenapa Tuhan mengijinkan gempa atau tsunami yang membunuh ribuan orang. Saya ga tahu kenapa Tuhan mengijinkan perang dan kelaparan membunuh jutaan orang. Tapi saya bisa menerima kalo Tuhan mengijinkan hal itu bukan karena ga ada Tuhan atau karena Tuhan kejam, tapi karena dia punya tujuan. Apa tujuan itu? Saya ngga tahu tapi kalau Tuhan punya tujuan dengan membiarkan kesusahan terjadi dalam hidup saya,saya yakin Tuhan juga punya tujuan untuk semua kesusahan di dunia.     &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai tambahan, Billy Graham juga menghadapi pertanyaan yang sama seperti temannya,” Kenapa Tuhan mengijinkan penderitaan?”. Tapi sementara temannya menolak Tuhan dan menjadi atheis, Billy Graham berlutut dan berdoa dan menyatakan walaupun dia tidak tahu tujuan Tuhan mengijinkan penderitaan di dunia ,tapi dia tetap menerima dan percaya pada Tuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-2358858864191487319?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/2358858864191487319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=2358858864191487319' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2358858864191487319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2358858864191487319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/11/kenapa-tuhan-ijinkan-penderitaan.html' title='Kenapa Tuhan ijinkan penderitaan?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5859735484066228560</id><published>2008-10-31T10:33:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T10:45:40.630-07:00</updated><title type='text'>Tuhan Yang Ga Masuk Akal</title><content type='html'>Apakah Tuhan kita masuk akal?  Pertanyaan seperti ini ngga pernah muncul waktu saya masih kecil dan rajin datang ke sekolah minggu. Tiap tahun saat natal anak anak sekolah minggu semuanya berlatih untuk drama natal yang menceritakan kelahiran Yesus. Seringnya saya menjadi gembala walaupun pernah juga sekali menjadi Yusuf, sepertinya itu peran tertinggi yang pernah saya capai dalam masa karir akting yang singkat di masa kanak kanak. Tapi selama saat itu saya tidak pernah berpikir kalau Tuhan iu tidak masuk akal, semuanya baik – baik aja. Ngga ada yang aneh dengan drama natal dan ngga ada yang aneh dengan cerita kelahiran Yesus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sesudah saya dewasa, saya mulai bertanya – tanya…”Apakah Tuhan kita masuk akal?”. Kenapa saya bertanya seperti itu? Karena paling sedikit ada 3 hal yang menurut saya tidak masuk akal dan sulit dipercaya.Apa saja? OK, kita akan teliti satu – satu untuk memastikan apakah otak saya yang salah atau Tuhan memang tidak masuk akal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan yang mau mati buat saya. Pencipta yang mau mati buat ciptaanNYA, seorang penyayang binatang yang mengorbankan dirinya ditabrak mobil supaya hamsternya ga dilindes mobil. Seorang direktur yang merelakan perusahaannya dijual dan hartanya habis supaya para pekerjanya tidak kekurangan, seorang presiden yang bersedia dipenjara supaya seorang perampok dan pembunuh bisa kembali ke keluarganya. Semua hal di atas tidak masuk akal, mana ada orang yang bersedia mati demi hamster, bersedia bangkrut demi pegawainya dan presiden yang mau masuk penjara demi seorang kriminal? Kalau hal seperti itu saja tidak masuk akal apalagi Tuhan yang mau mati demi manusia. Kabar Baik begitu tidak masuk akal dan mustahil sampai kebanyakan orang ga percaya. “Enak amat jadi orang Kristen, bikin dosa banyak – banyak udah gitu tinggal bertobat langsung masuk surga,mana ada kaya gitu?Kalo bikin dosa ya harus ditebus dong!”….”Apa? Si kurang ajar itu mau masuk surga?Sesudah menipu banyak orang? Mana mungkin, biarpun jadi Kristen sekalipun orang seperti itu sih pasti masuk neraka !”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Komentar – komentar kaya gitu sih bukan hal yang aneh. Saya malahan denger komentar itu dari mama saya sendiri. Sulit untuk percaya ada Tuhan yang mau mati demi umatnya supaya umatnya bebas dari dosa dan bisa masuk surga. Bayangan Tuhan bagi kebayakan orang berupa sosok raksasa di awan awan yang melemparkan petir saat kita berbuat salah dan memberikan emas jika kita berbuat baik. Mungkin untuk orang – orang yang baik Tuhan memang mau berkorban, tapi demi orang – orang jahat?Tidak masuk akal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya pernah membaca di Reader Digest mengenai kejahatan seksual terhadap anak – anak. Salah seorang pelaku yang tertangkap memasukkan seorang anak perempuan berumur 3 tahun ke dalam kandang anjing tanpa pakaian. Pelaku memfilmkan anak kecil telanjang yang ketakutan dan meringkuk di dalam kandang kemudian menjual filmnya di internet kepada kalangan phedopil ( orang – orang yang mempunyai kelainan seksual menyukai anak – anak di bawah umur). Saya hampir tidak bisa membaca sampai selesai karena marah dan berkata kepada Tuhan,” Tuhan, sampah macam gini ga mungkin saya ampuni. Kalo saya ketemu orang kaya gini pasti saya pukulin abis – abisan.” Mana mungkin Tuhan mengampuni sampah kaya gini ? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya juga menonton film “Hotel Rwanda” yang menceritakan pembantaian ratusan ribu suku Tutsi oleh suku Hutu di Afrika. Dengan membawa parang, suku Hutu turun ke jalan dan membantai setiap orang suku Tutsi yang mereka temui. Begitu banyak orang yang dibantai memenuhi jalan – jalan raya sampai mobil yang dikemudikan tokoh utama film tersebut harus melindas mayat – mayat yang tergeletak di jalan raya supaya bisa terus maju. Film ini diangkat dari kisah nyata dan pembantaian itu benar – benar terjadi. Sekali lagi saya bertanya pada Tuhan, “ Kau mengampuni mereka? Beneran? Ga bohong?”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kenyataannya Tuhan memang mengampuni mereka, hanya saja apakah orang – orang itu mau menerima pengampunan itu atau tidak terserah mereka. Kenapa saya tahu kalau Tuhan masih mengampuni mereka dan masih masih memberi mereka kesempatan? Karena mereka msih bernafas! Kalau Tuhan berpendapat mereka tidak layak diampuni dan memutuskan untuk meninggalkan mereka maka mereka pasti sudah mati. Selama seseorang masih hidup itu berarti selalu masih ada kesempatan yang terbuka bagi orang itu untuk bertobat sejahat apapun orang itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Matius 5:45 …yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.  Tuhan tidak memperlakukan orang jahat dengan cara yang berbeda. Tuhan tidak membuat matahari bersinar dan cuaca cerah di sekeliling orang benar dan langit mendung disertai hujan dan kilat menyambar di sekitar orang jahat. Bagi Tuhan semua orang, benar atau tidak benar, layak menerima pengorbananNYA.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam otak saya, cukup masuk akal kalo Tuhan mau mati demi orang benar tapi sangat tidak masuk akal kalo Tuhan mau mati buat orang jahat. Tapi poin inilah yang menjadikan pesan Kristus berbeda dari agama lainnya. Tindakan Tuhan yang tidak masuk akal inilah yang membuat pesan Kristus menjadi suatu hal yang aneh, berbeda dan luar biasa. Semua agama lain menawarkan Hukum; taati semua hukum maka tuhan akan menerima kamu. Yesus menawarkan Kasih; Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu ( Matius 11:28). Percaya saja, ga usah susah payah, Aku akan menerimamu. Pernyataan yang luar biasa sulit dipercaya sampai – sampai di kalangan orang Kristen sendiri pun masih bayak yang berusaha mencari huruf – huruf kecil tersembunyi tak terlihat dari pernyataan ini yang meminta manusia supaya menaati sejumlah peraturan dan menjalankan sejumlah pelayanan supaya Tuhan berkenan padanya. Pesan Tuhan sangat jelas, “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan ( Markus 16:16)”, tidak ada embel – embel yang lain.. Hanya dengan percaya bahwa Tuhan mati bagi kita!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya pernah membaca berita beberapa waktu yang lalu mengenai keluarga yang terperangkap di rumah yang terbakar. Sang ibu memeluk anaknya untuk melindungi anak itu dari api selama mungkin. Saya juga pernah membaca di satu buku tentang seorang ibu dan anaknya yang terperangkap di dalam gedung yang runtuh karena gempa. Selama berhari – hari mereka terkubur di sana, sang ibu mengiris jarinya sendiri dan memberikan darahnya untuk anaknya yang masih kecil supaya bisa bertahan hidup dengan risiko dirinya sendiri semakin lemah dan bisa meninggal. Saya juga ingat kepada orangtua yang mempunyai anak gay yang ditolak masyarakat tapi tetap membela dan menyayangi anaknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalo saya memikirkan hal – hal di atas sepertinya tindakan Tuhan menjadi masuk akal. Saya yakin, Tuhan mempunyai moral dan kasih yang ratusan juta milyar kali lipat lebih hebat dari ibu – ibu di atas.  Kalo kita yang jahat aja tahu apa yang baik buat anak – anak kita apalagi Tuhan. Tuhan pastilah tidak lebih bodoh dan jahat daripada kita. Kalo kita bisa mengasihi , Tuhan pasti bisa mengasihi milyaran kali lebih baik dari kita. Kalo karena kasih kita bisa berkorban demi anak – anak kita, Tuhan juga pasti bisa. Kalo kita bisa mati demi orang yang kita kasihi apalagi Tuhan. Cari seseorang di muka bumi ini dengan moral terbaik dan kasih terhebat, kalikan sejuta milyar kali dan kita dapatkan kurang dari 1%-nya Tuhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagian orang mungkin bilang kalo kita hanya ciptaan Tuhan dan bukan anakNYA yang berarti Tuhan ga perlu mati buat mahluk rendahan seperti manusia. Well..saya sih ga percaya kalo Tuhan itu mirip ilmuwan sinting yang menciptakan manusia hanya karena iseng atau Tuhan itu seperti dewa jaman Yunani yang karena ga ada kerjaan terus ngurusin manusia supaya ga bosen. Seperti orangtua yang menantikan kelahiran anaknya selama 9 bulan, seperti itulah perasaan Tuhan sewaktu menciptakan manusia. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hal kedua yang membuat saya lebih heran adalah kenyataan bahwa Tuhan mempercayai kita.  Setelah Tuhan menerima kita ,Dia tidak meminta kita menyingkir ke belakangnya tapi justru menawarkan kita untuk menjadi wakilNYA di bumi dan mengurus pekerjaanNYA yang belum selesai di bumi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang pemilik modal ingin membangun sebuah perusahaan yang besar, untuk itu ia mulai mencari orang – orang yang bisa dipercaya untuk membangun dan mengelola perusahaan yang baru ini. Kalau menurut logika, seharusnya dia mencari orang – orang yang berpendidikan, berpengalaman ,berhasil dalam hidupnya dan tentu saja tidak menerima orang – orang yang gagal untuk menjadi pekerjanya. Mana ada orang pintar yang akan memilih orang – orang gagal untuk menjadi pekerjanya, kalaupun ada pastilah dia orang yang bodoh. Anehnya, pemilik modal ini tidak hanya menerima orang – orang pintar untuk menjadi pekerjanya tapi juga orang – orang yang gagal, bahkan sepertinya lebih banyak orang gagal yang menjadi pekerjanya daripada yang berhasil. Yang lebih aneh lagi pemilik modal ini ternyata Tuhan yang ingin membangun gerejaNYA di bumi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Abraham adalah seorang pembohong yang rela mengorbankan istrinya sendiri untuk menyelamatkan nyawanya, Yakub adalah seorang penipu yang mencurangi ayah dan kakaknya, Yehuda menjual adiknya sendiri dan tidur dengan menantunya sendiri, Daud membunuh jendralnya dengan tipu daya dan merebut istrinya, Salomo dengan segala kebijaksanaannya yang luar biasa tapi tunduk di bawah kerlingan mata wanita, Musa dengan temperamennya yang meledak – ledak, Samson yang begitu perkasa tapi juga begitu buta bahkan sebelum dia dibutakan orang Filistin karena tidak bisa melihat niat Delilah yang sebenarnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika Yesus memulai pelayananNYA di bumi, murid murid yang dipilihNYA pun aneh – aneh yang terdiri dari nelayan yang tak berpendidikan dan pemungut cukai. Misionaris pertamanya yang lari ke dalam kota memberitakan Yesus adalah perempuan Samaria yang kawin cerai 5 kali. Rasul yang diutusnya kepada bangsa – bangsa lain adalah mantan pembunuh dan murid yang menjadi dasar gerejaNYA justru seorang pengecut yang menyangkalnya 3 kali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Augustine mempunyai orangtua yang unik, ayahnya seorang pagan penyembah dewa – dewi Romawi dan ibunya seorang Kristen. Semasa mudanya Augustine mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang pengikut paganisme dan menjalani masa muda yang tidak bermoral. Pada usia 18 tahun, Augustine sudah mempunyai seorang anak di luar nikah. Ibu Augustine mendoakannya terus menerus selama 32 tahun sampai akhirnya Augustine bertobat. Augustine menjadi salah seorang bapa gereja mula – mula yang sangat berpengaruh, tulisan –tulisannya berabad – abad kemudian mempengaruhi seorang biarawan muda bernama Martin Luther yang kemudian mereformasi gereja( buku Augustine yang palin terkenal, “Confessions”, bisa didownload secara gratis di Project Gutenberg, www.gutenberg.net).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sepertinya, kebanyakan orang – orang yang Tuhan percayai untuk menjalankan tugas – tugas paling besar justru orang –orang yang paling gagal. Saya selalu heran kenapa Tuhan mau mempercayai orang –orang seperti kita yang punya banyak kelemahan dan kegagalan. Tuhan pasti tahu bahwa banyak dari kita akan jatuh, berkhianat dan meninggalkan Dia. Beberapa orang bukannya mengangkat namaNYA di bumi tapi justru mempermalukanNYA. Tuhan pasti tahu bahwa kebanyakan dari kita akan melalaikan tugas yang Dia percayakan kepada kita dan menganggap Dia seperti jin botol yang dengan beberapa kali melipat tangan dan beberapa patah kata yang diucapkan dengan memejamkan mata akan membuat Dia mengabulkan segala keinginan kita. Tuhan pasti tahu semua itu! Walaupun demikian Dia tetap mempercayai kita untuk pergi dan menjadikan semua bangsa muridNYA ( Matius 28:19). Sampai saat ini kita belum pernah melihat Tuhan yang frustasi karena melihat kepercayaanNYA disia-siakan. Kita juga ngga pernah melihat Tuhan mengirim pasukan malaikat untuk mengambil alih semua bentuk pelayanan di muka bumi dan menyuruh kita ke pinggir untuk menjadi penonton.Dengan segala kelemahan kita, Dia tetap memutuskan untuk mempercayai kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu saya ikut seminar Nick, seorang hamba Tuhan yang tidak mempunyai tangan dan kaki tapi melayani Tuhan dengan luar biasa. Saat itu saya membayangkan orangtua Nick yang harus menerima kenyataan bahwa Nick lahir dengan kelemahan fisik tapi tetap membesarkan Nick dan mempercayai bahwa suatu hari nanti Nick akan dipakai Tuhan. Saat itu saya berpikir, kalau orangtua Nick saja bisa mempercayai Nick, kenapa Tuhan ngga bisa mempercayai anak – anakNYA sendiri. Dia kan pasti jutaan kali lebih baik dari orangtuanya Nick. Ketika saya melihat Tuhan sebagai seorang pemilik modal yang ingin membangun perusahaan maka segala tindakanNYA yang memilih orang – orang gagal sebagai pekerjaNYA tampak tidak masuk akal. Tapi ketika saya memikirkan orangtua Nick, tindakanNYA menjadi masuk akal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hal yang paling sulit saya percayai bahkan sampai saat ini adalah Tuhan yang menginginkan kita bahagia. Bapa yang merencanakan segala sesuatu yang terbaik bagi masa depan kita, yang menyiapkan rancangan damai sejahtera bagi masa depan kita dan Bapa yang dengan asyik menyiapkan surga untuk mejadi tempat kita berjalan bersama – sama dia suatu saat nanti. Bagi si anak hilang, bapanya tidak hanya menyambutnya di depan pintu, mengadakan pesta, tapi juga menyiapkan masa depan yang indah untuknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau ada hari libur saya suka sekali pergi ke salah satu mall di Bandung yang masih menyediakan lahan untuk taman dengan pohon – pohon besar. Pagi – pagi saya pergi kesana, beli cemilan dan minuman di supermarket kemudian duduk di bangku di bawah pohon. Saat – saat seperti itu saya bisa merasakan sekilas bahwa Tuhan ingin membahagiakan kita. Tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini, segala sesuatu terjadi untuk mendatangkan kebaikan bagi orang – orang yang mengasihiNYA. Saya garis bawahi segala sesuatu karena itu berarti semuanya yang terjadi dalam hidup kita, Tuhan juga turut bekerja di sana.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saat saya duduk di bangku, terkadang ada angin bertiup dan daun – daun bergoyang. Terkadang ada kadal yang melintas dan ada burung yang terbang lewat sambil ngomel dengan cerewet. Karena Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu, itu berarti Tuhanlah yang membuat angin bertiup, Tuhan yang menggoyangkan daun, Tuhan yang menyenggol si kadal supaya lari di depan saya dan Tuhan yang membuat burung tadi berbelok supaya terbang di depan saya. Pada saat yang sekilas itu saya merasa Tuhan sedang menyiapkan pertunjukan yang spesial dimana dia sendiri yang menjadi konduktornya di depan saya. Dalam masa yang sekilas ini saya bisa mengerti bahwa Tuhan sangat mengasihi kita sampe – sampe Dia mau repot – repot menyenggol kadal dan burung untuk menunjukkan bahwa Dia peduli dan sedang tersenyum kepada kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Baru – baru ini saya menonton film mengenai alam berjudul “Deep Blue” yang memfilmkan kehidupan hewan – hewan di laut. Saat itu saya bertanya – tanya apakah Tuhan sedang asyik mendandani bumi kita untuk menunjukkan bahwa Dia peduli? Ketika saya melihat berbagai macam ikan dan terumbu karang dengan warna – warna yang ajaib, saya berpikir ngapain Tuhan repot – repot merancang semua ini. Ketika saya melihat mahluk-mahluk di laut paling dalam muka bumi dengan bentuknya yang aneh – aneh dan ajaib saya lebih heran lagi. Mahluk – mahluk ini baru bisa dilihat manusia di abad ke 20 setelah kita mempunyai teknologi yang cukup maju untuk bisa menyelam ke laut dalam, walaupun begitu tetap saja Tuhan buat mahluk – mahluk ini sejak berabad  - abad yang lalu. Kalau bumi kita ini hanya tempat pelatihan dan kita hanya sementara di sini, karena rumah kita yang sebenarnya di surga , kenapa Tuhan mesti repot-repot memperindah dunia ini. Kenapa tidak Dia bikin saja dunia ini dalam 2 warna,hitam dan putih saja, semua jenis ikan bentuknya sama dan semua mahluk di darat bentuknya juga sama? Bukankah itu lebih mudah? Ataukah jangan – jangan Tuhan seperti orangtua yang keranjingan mengecat dan menggambar sendiri kamar anaknya, membelikan berbagai boneka untuk menyenangkan anaknya dan selalu meluangkan waktu untuk bermain dengan anaknya dalam keadaan sesibuk apapun? Apakah Dia tidak bisa menahan diri untuk membahagiakan anak - anakNYA sehingga sekalipun Dia sudah menyiapkan surga, Dia tetap tidak bisa menahan diriNYA untuk memperindah bumi kita yang cuma sementara ini?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sadhu Sundar Singh, seorang rasul Tuhan di India berkata,” Ada 2 buku yang layak dipelajari. Yang pertama Alkitab dan yang kedua Alam.” Beberapa orang menganggap alam ini terbentuk karena tidak sengaja dan bukan karena Tuhan. Mereka berpendapat alam ini terbentuk karena proses alami dan evolusi yang terus menerus. Bagi saya lebih sulit untuk mempercayai segala keindahan yang saya lihat, kucing manja dan hamster lucu, semuanya hanya karena proses kebetulan. Mempercayai dunia kita terjadi hanya karena proses kebetulan sama sulitnya dengan mempercayai ada angin ribut yang bertiup di pembuangan sampah dan sesudah angin ribut itu lewat ternyata sampah – sampah “secara kebetulan” menjadi pesawat jumbo jet yang bersih mengkilat. Bagi saya, lebih mudah untuk mempercayai bahwa alam bukannya tidak sengaja terjadi melainkan diciptakan Tuhan untuk menunjukkan kemuliaan dan kepedulianNYA kepada kita.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja alam tidak selamanya ramah, bencana tsunami yang terjadi 2 kali baru baru ini menunjukkan itu. Apakah itu berarti Tuhan tidak menginginkan kita bahagia? Kalau dia menginginkan kita bahagia kenapa Dia mengijinkan tsunami yang menghancurkan dan membunuh banyak orang?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya pernah mengenal sepasang orangtua yang menolak untuk memarahi anaknya dengan alasan takut membuat anaknya sedih. Apapun kenakalan yang anak ini lakukan, mereka ngga pernah menegur anak ini. Apa yang terjadi? Anak ini tumbuh menjadi anak yang berandalan, ngga mau denger omongan orang lain dan bertindak semaunya sendiri. Apakah hal ini berarti mereka orangtua yang baik yang ingin membahagiakan anaknya? Mereka justru merusak masa depan anaknya sendiri!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan kita bukan orangtua gampangan kaya gini. Dia tahu, untuk menyiapkan masa depan yang baik untuk anakNYA terkadang dia juga harus menegur dengan keras. Saya belum pernah mengalami tsunami, karena itu saya ngga bisa berlagak mengerti apa tujuan Tuhan dalam mengijinkan peristiwa ini terjadi. Yang saya tahu, kehidupan saya pun tidak selamanya indah, ada juga masa masa susah dan sedih. Yang saya tahu, masa – masa itu mengajarkan banyak hal dan membuat saya menjadi lebih kuat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alam bukanlah sesuatu yang harus kita takuti ataupun harus kita sembah. Sama seperti Alkitab, alam menceritakan kemuliaan Tuhan. Dan saat saya melihat alam saya melihat Tuhan yang dengan asyik  menggambar kamar tidur anak – anakNYA. Ketika saya duduk di bangku di bawah pohon, saya melihat Tuhan yang sebelah tanganNYA mengurusi peroalan dunia dan sebelah tanganNYA menggoyang daun, menyentil kadal dan burung sambil tersenyum. Saya kira Tuhan menikmati saat – saat itu sama seperti saya juga menikmatinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja masih banyak hal – hal lain yang tidak masuk akal mengenai Tuhan. Tapi saat ini, ketiga hal inilah yang paling membuat saya heran. Pada akhirnya saya mengerti kenapa Tuhan tampak tidak masuk akal. Ketika saya memandang Tuhan hanya sebagai Tuhan yang bertahta di awan – awan maka semuanya itu memang tampak tidak masuk akal. Tapi ketika saya melihat Dia sebagai seorang Bapa yang merindukan anak – anakNYA maka semuanya tampak masuk akal. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa tahun yang lalu ada film berjudul “ Finding Nemo” yang menceritakan kisah yang terjadi di laut. Kita bisa saja menonton film ini seperti kita menonton film ilmu pengetahuan, dengan notes d tangan kiri dan pulpen di tangan kanan, siap mencatat setiap spesies laut yang muncul di film ini. Kita juga bisa saja menganggap film ini sebagai sumber pembelajaran moral dan etika, ingat hiu – hiu yang bertekad menjadi hiu yang penuh kasih dengan cara menjadi vegetarian? Tapi jika kita melakukan hal itu kita mungkin akan melewatkan cerita utama film ini, yaitu mengenai seorang ayah yang kehilangan anaknya dan melakukan segala cara termasuk menyebrangi lautan dan mempertaruhkan nyawanya untuk bisa bertemu kembali dengan anaknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita bisa menggunakan Alkitab sebagai bahan pembelajaran teologis, referensi etika, kitab sejarah ataupun kitab perilaku dan sopan santun tapi pada dasarnya bukankah Alkitab menceritakan seorang Bapa yang kehilangan anak – anakNYA dan begitu rindu untuk berkumpul kembali dengan anak – anakNYA sampai – sampai Dia bersedia mengorbankan diriNYA? &lt;br /&gt;Sebagai Allah dia tidak masuk akal, tapi sebagai Bapa dia sangat luar biasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5859735484066228560?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/5859735484066228560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=5859735484066228560' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5859735484066228560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5859735484066228560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/10/tuhan-yang-ga-masuk-akal.html' title='Tuhan Yang Ga Masuk Akal'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-7562878786897576683</id><published>2008-10-21T01:15:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:31:21.928-08:00</updated><title type='text'>Tuhan Yang Berjerawat</title><content type='html'>Terkadang sulit buat kita untuk mendekat kepada Yesus karena kita terlanjur menganggap dia sebagai Tuhan yang jauh berada di surga. Terkadang kita merindukan Tuhan yang bisa merasakan apa yang kita rasakan, ikut menangis ketika kita menangis dan tertawa saat kita tertawa. Kita merindukan Tuhan yang bagaikan seorang teman di ujung jalan yang setiap saat bisa kita temui dan berbicara layaknya sebagai seorang teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah darimana kita mendapat gambaran sepertinya Tuhan itu seseorang yang bertahta di surga dan memerintah manusia tanpa bisa didekati. Entah darimana kita mendapat gambaran bahwa ketika Yesus berada di bumi ia mengenakan lingkaran putih di kepala dengan muka bercahaya dan malaikat-malaikat berjalan di sekelilingnya.  Kita melupakan bahwa Yesus lahir kedunia ini bukan hanya sebagai Tuhan dan Juruselamat tetapi juga sebagai  manusia sejati yang bisa merasakan berbagai macam emosi sedih, marah dan kecewa seperti halnya manusia normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu bukunya Max Lucado bercerita bahwa seorang ibu datang kepadanya sambil marah-marah karena dalam salah satu bukunya ia bercerita bahwa Yesus itu berjerawat. Ibu itu bilang bahwa Tuhannya tidak mungkin berjerawat. Mengherankan sekali! Bukankah jerawat itu sesuatu hal yang alami buat seorang remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan? Jadi wajar saja kalau Yesus itu berjerawat,kan?&lt;br /&gt;Kita mungkin menanggapi kemarahan ibu itu sebagai suatu hal yang konyol tapi diasadari atau tidak kita semua cenderung mengingat keTuhanan Yesus dan melupakan kemanusiaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak percaya? Kalau begitu coba hitung berapa kali kita menyebut Yesus dengan tambahan Tuhan di depan namanya menjadi Tuhan Yeus daripada hanya Yesus saja dalam setiap doa atau cerita kita kepada orang lain. Dan kalau soal jerawat itu terlalu biasa, coba bayangkan Yesus yang pergi ke WC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opps..jangan mengangap penulis artikel ini sebagai orang sinting yang menghina Tuhan. Saya hanya mencoba membayangkan Yesus sebagai manusia normal saat hidup di dunia ini dan bukannya sebagai suatu kuasa suci dengan lingkaran suci dan malaikat –malaikat pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya bahwa ketika Yesus masih hidup di dunia ini, sebagai manusia ia juga pasti mengalami hal hal yang sama dengan manusia lainnya. Yesus pasti pernah lelah, berkeringat dan berbau sehabis bekerja, makan minum dan pergi ke WC seperti layaknya metabolisme manusia normal. Ataukah kebanyakan dari kita berpikir bahwa Yesus tidak pernah berjerawat dan mukanya selalu bersih dan halus sepanjang waktu? Ketika Yesus bekerja ia tidak pernah merasa lelah dan sehabis bekerja ia tidak pernah berkeringat dan tubuhnya memancarkan bau bunga-bunga surgawi? Sesudah Yesus makan dan minum maka segala sisa pencernaannya tidak pernah dikeluarkan melainkan raib secara mukzijat surgawi dan karenanya Yesus tidak pernah ke WC?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hal seprti di atas betul –betul terjadi pastilah Yesus sudah menjadi manusia aneh yang kalau tidak disanjung sebagai dewa maka pastilah dimasukkan kurungan sebagai pertunjukan orang aneh. Alkitab tidak pernah mencatat bahwa Yesus diperlakukan berbeda oleh orang-orang di sekelilingnya sebelum ia memulai pelayanannya. Ketika Yesus memulai pelayanannya ia bahkan diremehkan sebagai anak tukang kayu yang berarti Yesus dikenal di kotanya sebagai seorang anak tukang kayu dan bukan sebagai seorang sakti yang tidak pernah berkeringat dan tidak pernah ke WC atau dikenal sebagai seorang suci dengan lingkaran putih di kepala dan malaikat malaikat yang menunduk-nunduk di belakangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh melegakan buat saya ketika menyadari bahwa Yesus pun pernah menjadi manusia normal. Ketika saya membayangkan masa kecil Yesus saya tidak membayangkannya sebagai anak kecil pemurung yang mengurung diri sepanjang hari untuk belajar kitab Taurat atau jika ia keluar rumah  maka ia akan selalu memperingatkan orang-orang di sekitarnya akan dosa mereka dan bahwa neraka membuka mulutnya untuk menelan mereka. Saya membayangkan bahwa ketika masih kecil Yesus pastilah anak yang menyenangkan dan bukan anak aneh pemurung di atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya anak lain Yesus pasti bermain bola, main kejar-kejaran dan tertawa-tawa bersama teman-temannya walaupun saya percaya Yesus pasti tidak akan mencuri buah kurma tetangganya seperti yang biasanya dilakukan anak-anak sebayanya. Kalaupun ada yang tidak biasa dari Yesus mungkin kegemarannya membaca kitab taurat di waktu luangnya yang membuatnya mengherankan para pemimpin agama Yahudi di Yerusalem saat Yesus tertinggal oleh orangtuanya waktu mereka sekeluarga mengunjungi Yerusalem dan sifat-sifatnya yang baik dan menyenangkan. Melegakan juga mengetahui bahwa Maria tidak memperlakukan Yesus sebagai raja kecil walaupun ia tahu kebenarannya karena kalau Maria memeperlakukan Yesus secara istimewa, mana mungkin Yesus bisa tertinggal di Yerusalem sepeti Macaulay Culkin di Home Alone?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yesus beranjak dewasa Yesus pasti dikenal sebagai seorang tukang kayu yang hebat karena setiap perabot yang dibuatnya dibuat dengan sepenuh hati sampai ke hal-hal yang paling detil. Mengingat wajahnya yang tampan, hatinya yang baik dan pekerja keras bukannya tidak mungkin gadis-gadis di dekat rumahnya mulai melirik Yesus, beberapa mungkin malah sudah jatuh hati pada Yesus. Bagaimanapun pria paling sejati dan sempurna di dunia ini hanyalah Yesus yang pasti membuatnya populer sebagai Mr.Right.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh..saya mulai merasa ada beberapa dahi yang mulai berkerut dan mulut yang mulai mencibir dan perasaan bahwa penulis artikel ini semakin tidak menghormati Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah lebih melegakan bagi kita semua jika saya menyatakan bahwa Yesus dewasa &lt;br /&gt;terkenal sebagai orang yang dingin kepada wanita, tidak mau tersenyum kepada mereka dan menjauhi mereka seolah-olah kaum wanita adalah sumber dosa? Atau bahwa Yesus selalu membaca kitab Taurat sepanjang hari, tidak pernah keluar rumah dan bersosialisasi dengan sekitarnya? Apakah kita akan merasa nyaman bertetangga dengan orang semacam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebelum anda memboikot posting ini dan menuntut penulisnya digantung coba lakukan hal berikut; tarik nafas dalam-dalam, berhenti mengerutkan dahi dan pikirkan apakah Tuhan yesus itu orang menyebalkan yang tidak mau bersosialiosasi ataukah seorang menyenangkan yang mudah bergaul dan jika anda tetap berpikir bahwa posting ini harus ditutup…well, langsung saja hubungi admin.&lt;br /&gt;Sebagai seorang mausia, Yesus pernah merasakan kekecewaan karena ditolak oleh saudara-saudaranya sendiri dan dianggap sebagai orang gila, kemarahan yang diluapkannya saat melihat pedagang-pedagang di bait suci, ketidaksabaran karena ketidakpercayaan murid-muridnya , dan kesedihan karena pengkhianatan dan penyangkalan murid-muridnya. Sebagai seorang manusia Yesus juga merasakan senangnya bermain dengan teman sebayanya, kegembiraan dan kelelahan saat membantu ayahnya di bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas semua itu hal yang paling melegakan adalah karena Yesus juga menyerukan hal yang sama saat di kayu salib yang juga diserukan oleh berbagai generasi manusia sebelum dan sesudahnya; “Bapaku..Bapaku mengapa kautinggalkan aku….”&lt;br /&gt;Yesus adalah Tuhan…hal ini tidak diragukan lagi. Tapi kita juga harus mengingat bahwa dalam segala kegembiraan dan kesusahannya Yesus menanggungnya sebagai seorang manusia. Jika suatu hari nanti kita mengalami kesusahan dan berkata bahwa Yesus tidak memahami perasaaan kita…percayalah, Ia tahu. Ia pernah menjadi manusia dan tahu bahwa untuk menjadi manusia di dunia yang tidak sempurna ini tidak mudah.&lt;br /&gt;“Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain kali kita melupakan bahwa Yesus itu juga manusia, ingatlah bahwa Yesus juga pernah berjerawat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-7562878786897576683?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/7562878786897576683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=7562878786897576683' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/7562878786897576683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/7562878786897576683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/10/tuhan-yang-berjerawat.html' title='Tuhan Yang Berjerawat'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-4508918977719921231</id><published>2008-10-11T13:59:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:29:59.282-08:00</updated><title type='text'>Menjual Tuhan</title><content type='html'>Setiap dari kita adalah salesman - saleswoman-nya Tuhan yang berjalan keliling setiap hari menawarkan kasih Yesus kepada setiap orang yang membutuhkan. Terkadang ada orang yang " membeli" dagangan kita, ada pula yang menolak dan ada pula yang merendahkan dagangan kita. Tidak jarang bahkan ada orang yang marah dan mengepalkan tinju untuk mengusir kita dari halaman rumahnya. Tidakkah kita ingin menjadi salesman yang berhasil dan mendapat gelar " Salesman Of The Year " oleh Boss kita ? Belajarlah dari penjual - penjual lain di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjual yang baik  mengutamakan kepuasan konsumen lebih daripada keuntungan pribadi.Anita Roddick, pendiri The Body Shop, memulai usahanya dengan tujuan memproduksi kosmetik murah, aman bagi tubuh, terjangkau banyak orang dan tidak merusak lingkungan. Bisnis yang dibangunnya sampai sekarang pun masih aktif mengkampanyekan daur ulang dan lingkungan yang sehat. Salesman Tuhan tidak melihat berkat dan upah yang dijanjikan tetapi melihat kebahagiaan orang-orang yang menerima Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penjual mewakili produk dan perusahaan yang dijualnya. Tidak akan ada seorangpun yang mau membeli minyak wangi dari salesman yang bau badan.Apakah anda,para ibu rumah tangga, akan membeli sabun pencuci dari penjual yang memakai kemeja luntur dan berbercak noda ? Perusahaan - perusahaan fast food besar menyadari hal itu dan menerapkannya dalam pelayanan mereka. Bukankah sangat menyenangkan membeli burger atau pizza dengan dilayani pegawai yang rapi dan selalu tersenyum, bahkan saat mereka sedang sibuk ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menjual produk kasih karunia, jangan kepalkan tinju dan menolak memberi maaf. Tunjukkanlah juga kasih karunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menjual iman, janganlah menjadi orang seperti Abracacourcix dalam komik Asterix yang selalu takut langit jatuh di atas kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menjual produk bermerek Yesus, pakailah produk itu setiap hari. Jangan hari Minggu memakai produk Yesus tetapi Senin sampai Sabtu memakai produk Devil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjual yang baik menjamin service yang berkelanjutan sesudah barang dibeli.Produk motor yang kita beli selalu disertai layanan garansi, service dan layanan jual kembali dengan harga tinggi. Belum lagi bonus - bonus seperti oli gratis, helm, jaket bahkan terkadang TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika barang dagangan kita dibeli, ajarilah konsumen tersebut bagaimana mempergunakan barang tersebut dengan baik. Sediakan layanan telepon jika sewaktu-waktu terjadi masalah atau jika ada hal yang ingin ditanyakan. Jika konsumen kita belum mempunyai " bengkel", bawa dia ke bengkel setiap Minggu. Jaga supaya konsumen kita tidak beralih ke lain produk, tetapi tetap setia kepada produk yang sudah dibelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjual yang baik tidak berbohong mengenai barang dagangannya. Penjual yang baik dengan jujur mengatakan " efek samping" produknya selain kegunaan produknya. Setiap perusahaan farmasi tahu pentingnya memberitahukan efek samping obat-obatan yang diproduksinya. Mereka tidak ingin pembeli merasa tertipu dan kecewa setelah mencoba produk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat memang menarik untuk dibicarakan dan tidak membuat orang takut, tetapi dalam jangka panjang akan membuat orang mengikuti Yesus hanya untuk berkatnya. Mengikut Tuhan tidak hanya berarti masa-masa gembira tetapi juga masa-masa sedih,frustasi dan terkadang kemarahan. Daud adalah seorang penjual yang sangat jujur dalam hal ini, kitab Mazmur tidak hanya berisi puji-pujian syukurnya kepada Tuhan tetapi juga ungkapan kesedihan,frustasi dan kemarahannya. Jujurlah kepada pelanggan kita dan bagikan pengalaman kita selama memakai produk Yesus , jangan tahan dan jangan malu.Jadilah salesman yang baik dan pada waktu  pensiun nanti kita akan mendengar Tuhan berkata “Hai salesmanKU yang baik, masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan TUANMU”.Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-4508918977719921231?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/4508918977719921231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=4508918977719921231' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4508918977719921231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/4508918977719921231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/10/menjual-tuhan.html' title='Menjual Tuhan'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-2118672588067722361</id><published>2008-10-01T13:32:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:29:18.917-08:00</updated><title type='text'>Menunggu Kaktus Terbakar</title><content type='html'>Gimana ya perasaan Musa waktu dia pergi dari Mesir sesudah membunuh? Musa waktu itu adalah orang muda yang penuh semangat dan ingin membela bangsanya,karena itulah ia membunuh orang mesir yang menyiksa teman sebangsanya. Terkadang saya bertanya-tanya apakah Musa merasa dirinya spesial dan punya panggilan yang khusus dari Tuhan? Bagaimanapun dia satu-satunya anak dari bangsanya yang berkesempatan mendapat pendidikan termodern di masa itu,bahkan bukan hanya sebagai rakyat biasa ataupun bangsawan biasa melainkan sebagai salah satu dari keluarga Firaun.Apakah Musa merasa dirinya punya takdir besar yang Tuhan rencanakan? Ketika Musa kabur dari Mesir dan berjalan keluar dari gerbang kota Mesir,apa yang dia pikirkan? Apakah seperti Terminator,Musa akan berkata “I’ll be back” dengan penuh percaya diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga tau apa yang Musa pikirkan saat itu tapi saya tahu kita semua ingin menjadi seseorang yang spesial. Seseorang yang unik dan punya takdir yang besar di masa depan. Apalagi bagi seseorang yang baru lahir baru,rasanya jiwa penuh dengan semangat dan cita-cita dan keyakinan kalau kita kan menjadi pelayan Tuhan yang besar dan luarbiasa di masa depan. Seorang teman pernah bilang kepada saya dengan sangat yakin kalo dia merasa dipanggil untuk menjadi presiden suatu hari nanti. Harus saya akui saya merasa aneh waktu mendengar hal itu. Memang itu bukan hal yang mustahil dan saya menceritakan hal ini bukan untuk mengejek panggilannya tapi untuk menunjukkan semangat seseorang yang baru bertobat. Tidak ada yang salah dengan mempunyai cita-cita yang tinggi karena memang seharusnya orang Kristen punya visi yang besar. Saya merasa aneh karena melihat rasa percaya dirinya yang begitu besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mau jujur,saya juga punya mimpi yang besar. Impian saya, puluhan tahun sesudah saya meniinggal,saya berharap masih ada orang yang membaca tulisan-tulisan saya dan diberkati oleh itu. Dengan kata lain saya menginginkan keabadian. Tapi seperti semua mimpi yang berkobar di awal,pada akhirnya mimpi itu cenderung meredup dan mulai hilang entah kemana. Tidak semua seperti itu,tapi saya lihat kebanyakan seperti itu,paling tidak saya seperti itu. Sebagian kehilangan mimpi karena masalah yang datang terus menerus membuat mereka kecewa pada Tuhan. Sebagian lagi mungkin mimpinya tergeser oleh mimpi yang lain,karir sukses dan gaji besar. Sebagian lagi mungkin memilih menjadi keluarga normal yang ga ekstrim. Sebagian lagi mungkin tetap melayani di gereja tapi pelayanan itu menjadi bagian dari pergaulan dan kehidupan sosial. Dan sebagian lagi mungkin seperti saya,bertanya-tanya apakah visi itu memang benar atau hanya sekedar khayalan saya yang sombong. Apakah mimpi itu terlalu tinggi dan mustahil dan hanya angan-angan masa muda yang berlebihan? Seperti anak kecil yang bermimpi menjadi superman,apakah saya juga bermimpi untuk menyelamatkan dunia dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik seperti anak kecil? Bukan sekali 2 kali saya dengar saran untuk meninggalkan cita-cita itu dan jadi orang yang normal saja,bekerja dan berkeluarga dan bikin usaha. Ga ada yang salah dengan menjadi pengusaha,banyak orang mempunyai panggilan sebagai pengusaha. Masalahnya,itu bukan panggilan saya. Ketika semua orang sudah memulai hidupnya msing-masing,saya tertinggal jauh di belakang dan masih bergelut apakah Tuhan benar-benar memanggil saya untuk suatu pekerjaan yang besar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu saya tertarik pada apa yang dipikirkan Musa. Sesudah Musa meninggalkan Mesir,Musa menikah dan menjadi penggembala domba seperti kebanyakan orang di masa itu. Dalam tahun-tahun pertamanya sebagai pengusaha domba masihkah Musa memikirkan panggilannya sebagai seseorang yang spesial yang akan membebaskan bangsanya? Yang pasti pada akhirnya sepertinya Musa sudah melupakan hal itu. Bagaimanapun dia sudah mulai tua dan keluarganya sedang bertumbuh. Mungkin Musa sudah menerima kehidupannya yang tenang dan tidak berharap Tuhan akan memanggilnya lagi.Pasti sangat mengejutkan waktu semak itu terbakar dan Tuhan memanggilnya untuk membebaskan bangsanya. Musa yang dulu pasti dengan semangat langsung menerima perintah itu dan segera berangkat ke Mesir tanpa banyak pikir. Tapi Musa yang sekarang,yang sudah mulai tua dan impiannya sudah terkubur,adalah Musa yang ragu-ragu. Musa yang ga yakin benarkah mimpinya yang dulu sekarang menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau seperti Yusuf yang melihat matahari terbit dan tenggelam setiap hari dari balik jeruji penjara.Oh,Yusuf cukup sukses,paling tidak di tempatnya sekarang berada di penjara Yusuf mendapat posisi yang paling tinggi di anatara semua narapidana. Tapi bukan itu mimpi Yususf,mimpi yang diperolehnya sejak kecil. Untuk setiap matahari terbenam yang dilihatnya,masihkah Yusuf memegang mimpinya? Tahun-tahun berlalu dan dia masih tetap di dalam penjara sementara di luar sana orang-orang meneruskan hidup mereka. Sulit untuk bermimpi ketika kenyataan di depan mata sangat gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa yang tua sudah belajar untuk memakai otaknya dan bukan dengan emosi. Musa tahu kesulitan yang akan dihadapinya dan Musa meragukan kemampuan dirinya. Perlu sedikit amarah dari Tuhan supaya Musa mengerti kalo mimpinya sekarang sudah jadi kenyataan. Begitu juga dengan Yusuf,bayangkan shocknya Yusuf karena bangun pagi di penjara dan malamnya tidur di istana sebagai perdana menteri. Mimpinya sekarang sudah menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya Musa?Bukan. Apakah saya Yusuf?Bukan. Saya cuma seseorang yang punya mimpi terlalu tinggi dan mulai meragukan kewarasan saya sendiri.Benarkah Tuhan memanggil saya? Sejujurnya saat ini saya ga yakin. Tapi saya pun ga bisa membuang mimpi itu. Jadi? Pada akhirnya,saya pikir saya akan belajar dari kehidupan Musa saja. Lakukan apa yang bisa saya lakukan sekarang dan menunggu suatu hari nanti akan ada semak berduri yang terbakar. Dan karena semak berduri terlihat kurang indah kalo ditaro di ruang tamu,mungkin saya akan beli kaktus aja,yang penting sama-sama berduri. Dan saya akan menunggu kaktus itu terbakar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-2118672588067722361?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/2118672588067722361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=2118672588067722361' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2118672588067722361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2118672588067722361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/10/menunggu-kaktus-terbakar.html' title='Menunggu Kaktus Terbakar'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-6715965451176427344</id><published>2008-10-01T00:16:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:28:40.026-08:00</updated><title type='text'>Hell</title><content type='html'>Jangan suka mengambil barang milik orang lain, nanti kalau mati masuk neraka tangannya dipotong- potong pakai gergaji…..Jangan suka berbohong nanti di neraka lidahnya dijepit pakai tang panas….Jangan suka jahat ke orang lain nanti bisa disiksa habis – habisan di neraka lapis ke sembilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkesan familiar? Ada yang pernah mendengar peringatan – peringatan di atas? Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar peringatan – peringatan semacam itu dari orangtua atau kakek nenek kita saat kita melakukan kenakalan. Biasanya saat seseorang membicarakan hukuman untuk sustu kejahatan pastilah berupa siksaaan di neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam film – film atau buku, neraka seringkali digambarkan sebagai tempat yang dipenuhi dengan api yang berkobar – kobar dan setan – setan yang berpesta pora menyiksa setiap manusia yang masuk ke dalamnya (..ingat film Constantine? ). Gambaran yang tertanam di dalam otak kita mengenai neraka dari kecil sampai dewasa tidak lebih dari siksaan kejam yang dilakukan terus menerus dan beratnya disesuaikan dengan kejahatan orang itu semasa hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara orang Kristen sendiri gambaran mengenai neraka ini seringkali tidak berbeda jauh. Sangat sedikit buku – buku yang menjelaskan mengenai neraka. Coba saja pergi ke toko buku rohani terdekat dan cari buku mengenai neraka, paling – paling hanya ada 1 – 2 buku saja. Tentu saja, lebih menyenangkan membicarakan jalan – jalan emas dan orang – orang yang saling mengasihi di surga daripada membicarakan tempat siksaan kekal yang penuh dengan ratapan dan kertak gigi. Tapi, Alkitab sendiri tidak memberikan gambaran yang rinci mengenai neraka. Alkitab menjelaskan neraka sebagai tempat api yang kekal yang disediakan untuk Iblis dan malaikat – malaikatnya ( Matius 25:41 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka tidak suka, gambaran neraka sebagai tempat penyiksaan manusia berdosa ini seringkali menjadi halangan bagi sebagian orang untuk mengerti kasih Tuhan. “ Kalau Tuhan itu memang penuh kasih, mengapa dia menciptakan neraka? Mengapa Tuhan menyiksa manusia dengan kejam dan tidak mau mengampuni mereka? Apakah Tuhan itu Tuhan yang kejam dan pendendam yang melampiaskan kemarahannya pada orang berdosa dengan menyiksa mereka di neraka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sepertinya kontradiktif ini membuat sebagian orang berpikir bahwa neraka itu hanya pengajaran manusia dan sebetulnya tidak ada. Ketika orang berdosa meninggal mereka tidak masuk neraka melainkan menghilang begitu saja dari dunia ini sementara orang – orang yang sudah diselamatkan masuk ke surga. Masalahnya adalah ayat di atas jelas – jelas menyatakan bahwa orang – orang terkutuk akan dimasukkan ke dalam api yang kekal, dengan kata lain neraka itu betul – betul ada dan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke..sekarang kita anggap saja neraka itu nyata, lalu seperti apakah neraka itu dan mengapa Allah yang penuh kasih menciptakan tempat yang mengerikan ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 25:31 – 46 berbicara mengenai penghakiman terakhir dan ayat 41 menyatakan bahwa Allah menyediakan api yang kekal untuk Iblis dan malikat – malaikatnya. Neraka diciptakan bukan untuk menyiksa manusia melainkan tempat untuk Iblis. Kerinduan Allah adalah mengumpulkan semua manusia kepadaNYA, kerinduan yang begitu besarnya sampai – sampai Yesus rela disalib. Tuhan bukanlah seorang pendendam yang menginginkan seseorang yang berbuat jahat semasa hidupnya membayar semua dosa – dosanya di neraka. Tuhan tidak tersenyum puas ketika seseorang masuk neraka dan berkata,” Syukurin, waktu masih hidup kamu jahat, sekarang nikmati saja balasan dosa – dosa kamu!”. Orang – orang berdosa yang masuk neraka bukanlah musuh- musuhNYA melainkan anak – anakNYA sendiri. Bagaimana perasaan kita jika melihat orang yang kita kasihi masuk neraka?Tentu saja tidak tersenyum puas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat satu jiwa terbuang ke neraka, perasaan Allah bagaikan seorang ayah yang mendengar anaknya divonis penjara seumur hidup di pulau yang jauh tanpa ada kesempatan untuk bertemu lagi. Bukan Allah yang menginginkan kita masuk neraka melainkan kitalah yang memilih untuk masuk neraka dengan tidak menerima penebusan dosa dari Yesus. Allah menyediakan surga yang dibangun dengan tangan dan kreativitasnya sendiri untuk menghabiskan keabadian dengan semua orang yang dikasihiNYA, tetapi orang berdosa memilih neraka daripada surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau begitu kenapa Tuhan tidak mengampuni saja semua orang – orang berdosa dan hanya memasukkan Iblis ke dalam neraka? Bagaimanapun mereka hanya digoda Iblis jadi dosa mereka tidak berat – berat amat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di terminal bus Leuwipanjang ( terminal bus di Bandung) ada bus yang berangkat ke Jakarta dan ada bus yang berangkat ke Garut. Calo dari masing – masing bus berteriak – teriak Jakarta…Jakarta dan Garut…Garut. Saya sebenarnya ingin pergi ke Garut tapi saya memutuskan naik bus yang berangkat ke Jakarta karena busnya lebih bagus dan ber-AC. Begitu sampai di Jakarta saya marah karena saya salah tujuan. Apakh pantas kalau saya menyalahkan kondektur bus Garut karena saya salah tujuan? Lho..yang memutuskan untuk naik bus ke Jakarta dan bukannya ke Garut kan saya sendiri.&lt;br /&gt;( Catatan : Jakarta tidak berarti neraka dan Garut tidak berarti surga. Hanya saja penulis berasal dari Garut dan rasa kedaerahannhya tinggi jadi ketika menulis perumpamaan tentu saja penulis memilih Garut sebagai perumpamaan surga. Pembaca Jakarta jangan tersinggung, ya. )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm..tapi kalau Tuhan memang menyayangi kita kenapa dia tidak menyeret saya ke bus Garut,eh..maksudnya surga? Kalau saya menyayangi seseorang pasti saya akan memaksanya kembali kalau saya tahu dia mengambil arah yang salah.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bisa saja Tuhan lakukan itu, tapi justru dia sangat mengasihi kta sehingga dia membiarkan kita memilih. Kasih yang dipaksakan bukanlah kasih yang sejati. Jika Yesus memaksa kita untuk mengikutinya sebenarnya Yesus membuat kita menjadi tidak lebih dari robot yang hanya menjalankan apa yang tuannya inginkan. Mudah saja bagi Tuhan untuk membuat kita mengikuti NYA, cukup dengan memperdengarkan suara batukNYA ke bumi pasti semua orang bertobat. Tapi itu akan membuat kita bertobat karena rasa takut kepadaNYA dan bukan karena kita mengasihiNYA. Bagaimana rasanya jika ada orang yang mau berpacaran dengan kita karena dia takut pada kita dan bukannya karena cinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapa dari anak yang hilang tidak menghalangi kepergian anaknya, tetapi dia terus berdoa dan menunggu anaknya pulang. Ketika anaknya memilih untuk pulang daripada menjadi penjaga babi, sang ayah begitu gembira sampai – sampai dia tidak mencium bau babi dari tubuh anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau begitu kenapa mereka harus masuk neraka? Bisa saja Tuhan membuat mereka  lenyap atau mebiarkan roh mereka bergentayangan dan bereinkarnasi sampai mereka menjadi baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 9:27 menyatakan bahwa manusia ditetapkan untuk mati hanya sekali saja dan sesudah itu ia dihakimi. Jangan lupa bahwa selain penuh kasih, Allah kita juga hakim yang adil. Selama kita masih hidup di dunia dengan kasihNYA Allah terus memanggil kita untuk kembali kepadaNYA tapi pada akhirnya kita harus mempertanggungjawabkan pilihan kita pada hari kematian kita. Tidak ada jalan tengah, pada hari penghakiman semua orang akan terbagi 2. Orang – orang yang memilih Yesus akan bersama – sama dengan Dia dan yang memilih Iblis tentu saja akan bersama Iblis. Allah yang penuh kasih bukan berarti lembek, Ia Allah yang tegas yang menuntut kita bertanggung jawab atas pilihan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah neraka memang seperti yang digambarkan di film dan buku sebagai tempat siksaan? Apakah Allah menghukum manusia berdosa dengan siksaan kejam yang terus menerus?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling menakutkan dari neraka bukanlah siksaan – siksaan seperti yang kita baca di buku. Yang paling menyedihkan dari neraka adalah keterpisahannya dari Allah dan kekekalannya. Dari dulu sampai sekarang tidak pernah ada bangsa yang ateis. Setiap suku dan bangsa di dunia ini pasti mempunyai tuhan atau dewa yang mereka sembah. Diakui atau tidak, semua orang membutuhkan Tuhan. Setiap dari kita membutuhkan suatu pribadi yang bisa kita sembah dan memberikan rasa aman bagi kita. Sebagian dari kita menyadari kebutuhan di masa kesusahan dan sebagian lagi menyadarinya di masa sukses dimana tidak ada lagi yang bisa memuaskan dirinya. Sebagian dari kita menyadarinya di masa muda tapi semua orang pasti menyadari kebutuhan ini di detik terakhir kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita diciptakan untuk bersekutu dengan Tuhan dan tidak ada yang bisa menggantikan hal itu. Ketika seseorang masuk neraka ia menjadi terpisah dari Tuhan dan kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan ini tidak akan pernah terpuaskan. Pernah jatuh cinta? Pernah merasakan bagaimana sengsaranya saat pujaan hati berada jauh dari kita? Pernah patah hati? Kalau begitu pasti tahu bagaimana rasanya menyadari bahwa kita tidak akan bisa bersama dengan orang yang kita cintai untuk selamanya. Siksaan hanya menyakiti fisik tapi yang paling menyedihkan dari neraka adalah kerinduan akan Tuhan yang tidak akan pernah terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sulit bagi kita untuk mengerti bagaimana rasanya patah hati karena Tuhan karena walaupun tidak terlihat Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun. Saat kita mengerti bagaimana rasanya ditinggalkan Tuhan saat itu semuanya sudah terlambat karena hanya di neraka lah seseorang benar – benar ditinggalkan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua dari neraka yang paling menakutkan adalah kata kekekalan. Bukan hanya 1 bulan…10 tahun…1000 tahun bahkan sejuta tahun melainkan selamanya kita tidak akan pernah meninggalkan neraka. Tidak ada reinkarnasi dan tidak ada kesempatan kedua. Matius 25:46 dengan jelas menyatakan mereka akan masuk tempat siksaan yang kekal. Ayat di atas tidak menyatakan mereka akan masuk neraka selama 10 juta tahun melainkan untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kita masih hidup selalu ada kesempatan untuk bertobat tetapi sesudah napas putus tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat. Tidak ada lagi harapan untuk diampuni dan dipersatukan kembali dengan Tuhan. Orang Yunani mempunyai legenda mengenai seorang manusia yang dihukum para dewa di neraka untuk mendorong batu besar ke puncak bukit. Tetapi setiap batu itu akan sampai ke puncak bukit, batu itu selalu menggelinding turun kembali ke kaki bukit dan orang tersebut harus mengulangi kembali pekerjaanya dari awal lagi. Hal ini terus menerus dilakukan berulang – ulang selama ribuan tahun sampai selamanya. Kesia – siaan, menipu diri akan adanya harapan padahal sebenarnya tidak pernah ada harapan merupakan hukuman terberat di neraka bagi orang Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit membayangkan kekekalan dan terlebih sulit lagi menerima artinya. Sulit membayangkan bagaimana rasanya hidup tanpa ada harapan sama sekali. Selama masih ada harapan seseorang bisa terus hidup. Tetapi jika harapan itu hilang, apa lagi yang tertinggal? Tidak ada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai masalah siksaan di neraka,yah…bagaimana lagi, mereka kan tinggal bersama – sama dengan Iblis. Tentu saja kita tidak bisa mengharapkan Iblis dengan gembira menyambut mereka dan beramah tamah dengan mengeluarkan kue kering, brownies kukus dan es jeruk untuk menjamu orang – orang yang memilih neraka. Sebaliknya, segala macam siksaan dan kekejian yang pernah terpikir maupun yang tidak pernah terpikirkan di dunia ini akan menimpa mereka. Tetapi sekali lagi, siksaan hanya menyakiti fisik twetapi keterpisahan dan kehilangan harapan bersama dengan Tuhan untuk selama – lamanya jauh lebih menakutkan dari rasa sakit fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Phewww..mengerikan sekali. Kalau begitu bagaimana supaya kita bisa terhindar dari neraka?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Yohanes 14:6 Yesus menyatakan bahwa Dialah jalan kebenaran dan hidup dan tidak ada seorangpun yang dating kepada Bapa kalau tidak melalui Dia. Satu – satunya jalan supaya kita tidak menginap di rumah Iblis tentu saja dengan memilih menginap ke rumah Yesus. Pilihannya hanya ada 2, selain Yesus tidak ada pilihan yang lain selain Iblis. Tentu saja ada banyak jalan lain dengan dewanya masing – masing yang juga menjanjikan surga kepada orang – orang yang mengikuti jalan mereka tetapi keselamatan hanya bisa ditemukan dalam karya penebusan dosa Yesus di kayu salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus sendiri yang turun ke neraka menggantikan kita. Yesus pernah merasakan bagaimana rasanya putus hubungan dengan Bapa. Pada akhir hidupnya Yesus berteriak di kayu salib,’ Bapaku,Bapaku..mengapa Engkau tinggalkan aku?”. Teriakan ini bukanlah teriakan seseorang yang kecewa kepada Bapanya melainkan karena Yesus tahu bahwa sebentar lagi ia akan terpisah dari Bapa. Selama Yesus disiksa, Ia tidak mengeluh sedikitpun tetapi ketika ia mengetahui bahwa sebentar lagi ia terputus dari Bapa Yesus pun berteriak di kayu salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surga menjadi surga karena ada Allah di sana dan neraka menjadi neraka karena tidak ada Allah di sana. Surga menjadi tempat yang luar biasa indah karena ada Allah di sana. Neraka menjadi tempat yang tidak tertahankan karena tidak ada Allah di sana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-6715965451176427344?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/6715965451176427344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=6715965451176427344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6715965451176427344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6715965451176427344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/10/hell.html' title='Hell'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-2102230984995293161</id><published>2008-09-20T08:06:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:26:31.036-08:00</updated><title type='text'>Marah pada Tuhan,bolehkah?</title><content type='html'>Di majalah GF! edisi lalu ada surat dari pembaca yang bilang kalo dia sedikit keberatan dengan salah satu tulisan saya tentang marah pada Tuhan. Emang boleh marah sama Tuhan? Kalo menurut saya pertanyaannya bukanlah apakah kita boleh atau ngga boleh marah pada Tuhan ,tapi bisakah kita ngga marah ke Tuhan? Bisakah dari mulai pertama kita kenal Tuhan, kita ga pernah kecewa ga pernah kesel dan ga pernah marah ke Tuhan? Saya ga tahu dengan orang lain, tapi bagi saya itu ga mungkin. Ketika kita kehilangan seseorang yang kita sayangi, ketika Tuhan menjawab tidak untuk permohonan yang kita doakan, ketika Tuhan membiarkan kesusahan dan kesedihan dalam hidup kita, ketika Tuhan tampak jauh dan ga peduli, saya mendapati sangat sulit untuk tidak kecewa dan marah pada Tuhan. Gimanapun juga jalanNYA sangat berbeda dengan jalan kita dan ga gampang untuk kita mengikut jalanNYA dengan sukarela tanpa perlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ada seseorang yang bilang kalo dia ga pernah marah atau kesel atau kecewa pada Tuhan selama dia mengikut Tuhan, bagi saya ada 3 kemungkinan. Yang pertama, dia dianugerahi iman yang luar biasa yang hanya dimiliki sedikit orang dan tidak dimiliki sebagian besar orang. Yang kedua, dia berbohong supaya terlihat sebagai pengikut Tuhan yang taat. Dan kemungkinan yang ketiga, mungkin dia memang ga pernah kenal Tuhan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya ga mudah untuk ikut Tuhan. Ketika saya ingin membenci, Dia meminta memaafkan. Ketika saya ingin memegang seseorang, Dia menyuruh untuk melepaskan. Ketika saya ingin masa depan saya berbelok ke kiri, Dia menyuruh saya berbelok ke kanan. Ketika saya ingin hidup seenaknya menurut apa yang saya inginkan, Dia menyuruh untuk melakukan hal yang benar. Bagi saya, selama saya mengikut Tuhan, ada banyak hal yang membuat saya kesal dan marah dan kecewa. Tentu saja saya tahu itu bukan salah Tuhan karena Tuhan selalu benar. Saya tahu kekecewaan itu selalu muncul karena keegoisan saya dan keengganan saya untuk menerima jalanNYA yang sangat berbeda dengan yang saya inginkan. Bahkan ketika sepertinya saya tidak melakukan hal yang salah tapi kemudian kesulitan datang, saya tahu itu Tuhan ijinkan karena ada tujuan yang harus tercapai lewat kesulitan itu dan tujuan itu buat kebaikan saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sekalipun saya tahu semua kemarahan saya pada Tuhan itu karena kesalahan saya sendiri, itu bukan berarti kemudian kemarahan itu ga pernah terjadi. Kenyataannya, apapun alasannya, saya pernah merasa kecewa dan marah pada Tuhan dan saya yakin sebagian besar orang yang mengikut Tuhan juga mengalami hal yang sama, pernah kecewa dan marah pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pantas bagi kita seorang ciptaan unhtuk marah kepada Allah Semesta Alam? Saya sadar bagi sebagian orang , marah kepada Tuhan sepertinya penghinaan dan hal yang sangat ga pantas dilakukan. Tapi ijinkan saya menanyakan satu hal, Tuhan tahu ga kalo kita marah? Kao Tuhan ga tahu kalo kita marah, memang masuk akal untuk menyimpan rasa amarah itu dan ga menunjukkannya demi alasan sopan santun. Masalahnya, Tuhan tahu isi hati kita. Sekalipun tangan kita terangkat, mulut kita tersenyum dan memuji, tapi kalau hati kita marah dan kecewa, Tuhan tahu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa gunanya kita berpura-pura tersenyum di hadapan Tuhan dan menyembunyikan kekecewaan kita sementara Tuhan tahu dengan jelas semua isi hati kita? Buat saya itu seperti menyembunyikan gajah di balik punggung kita. Sekalipun kita tersenyum dan dengan bahasa yang sangat sopan mengatakan kalau di belakang kita ga ada gajah, gajah itu sendiri tetap kelihatan dengan jelas. Kalau begitu kenapa kita ga jujur aja sekalian? Kenapa ga kita tumpahkan semua isi hati kita di hadapan Tuhan? Kenapa ga kita ungkapkan semua pertanyaan kita, semua kekecewaan kita, semua kekesalan kita dan semua kemarahan kita di hadapan Tuhan? Toh biarpun kita sembunyikan dan tersenyum semanis mungkin pun Dia tetep tahu, jadi kenapa ga jujur aja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang lebih Tuhan inginkan, muka yang tersenyum dan tangan yang terangkat tapi dengan pisau yang tersembunyi rapi di balik pakaian kita ataukah kejujuran kita? Sekalipun kejujuran itu disertai dengan air mata kekecewaan dan luapan amarah? Mana yang lebih baik, berpura –pura kalo gajah itu ga pernah ada atau menerima kenyataan bahwa gajah itu menag ada di belakang punggung kita? Apakah dosa atau kekurangajaran kita akan berkurang kalau kita menutup mata dan ga mengakui kekecewaan kita sementara gajah itu tetap jelas terlihat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejujurnya, saya ga ngeliat ada yang salah dengan bersikap jujur dan menyatakan perasaan kita pada Tuhan. Tentu saja kalau kita marah sambil mengucapkan kata-kata yang kasar , kita harus minta maaf. Sama sesama kita aja kalo kita marah dengan bahasa kasar kita harus minta maaf apalagi dengan Tuhan. Apa yng salah dengan kejujuran? Apakah muka yang tersenyum lebih baik dari kejujuran? Siapapun bisa tersenyum tapi ga semua orang bisa jujur. Balik lagi ke pertanyaan di awal, bisakah kita ga marah ke Tuhan? Kalo ada yang bilang bisa, bersyukurlah karena hanyas edikit orang yang dikaruniai iman seperti itu. Tapi kalau ada yang diam atau menjawab ga bisa, saya sarankan jangan disembunyikan karena Tuhan udah tahu perasaan kita jadi mendingan nyatakan aja dengan jujur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-2102230984995293161?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/2102230984995293161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=2102230984995293161' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2102230984995293161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2102230984995293161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/09/marah-pada-tuhanbolehkah.html' title='Marah pada Tuhan,bolehkah?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-2832323996314250726</id><published>2008-09-15T14:09:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:25:44.550-08:00</updated><title type='text'>Tuhan Yang Ga Masuk Akal</title><content type='html'>Apakah Tuhan kita masuk akal?  Pertanyaan seperti ini ngga pernah muncul waktu saya masih kecil dan rajin datang ke sekolah minggu. Tiap tahun saat natal anak anak sekolah minggu semuanya berlatih untuk drama natal yang menceritakan kelahiran Yesus. Seringnya saya menjadi gembala walaupun pernah juga sekali menjadi Yusuf, sepertinya itu peran tertinggi yang pernah saya capai dalam masa karir akting yang singkat di masa kanak kanak. Tapi selama saat itu saya tidak pernah berpikir kalau Tuhan iu tidak masuk akal, semuanya baik – baik aja. Ngga ada yang aneh dengan drama natal dan ngga ada yang aneh dengan cerita kelahiran Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah saya dewasa, saya mulai bertanya – tanya…”Apakah Tuhan kita masuk akal?”. Kenapa saya bertanya seperti itu? Karena paling sedikit ada 3 hal yang menurut saya tidak masuk akal dan sulit dipercaya.Apa saja? OK, kita akan teliti satu – satu untuk memastikan apakah otak saya yang salah atau Tuhan memang tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan yang mau mati buat saya. Pencipta yang mau mati buat ciptaanNYA, seorang penyayang binatang yang mengorbankan dirinya ditabrak mobil supaya hamsternya ga dilindes mobil. Seorang direktur yang merelakan perusahaannya dijual dan hartanya habis supaya para pekerjanya tidak kekurangan, seorang presiden yang bersedia dipenjara supaya seorang perampok dan pembunuh bisa kembali ke keluarganya. Semua hal di atas tidak masuk akal, mana ada orang yang bersedia mati demi hamster, bersedia bangkrut demi pegawainya dan presiden yang mau masuk penjara demi seorang kriminal? Kalau hal seperti itu saja tidak masuk akal apalagi Tuhan yang mau mati demi manusia. Kabar Baik begitu tidak masuk akal dan mustahil sampai kebanyakan orang ga percaya. “Enak amat jadi orang Kristen, bikin dosa banyak – banyak udah gitu tinggal bertobat langsung masuk surga,mana ada kaya gitu?Kalo bikin dosa ya harus ditebus dong!”….”Apa? Si kurang ajar itu mau masuk surga?Sesudah menipu banyak orang? Mana mungkin, biarpun jadi Kristen sekalipun orang seperti itu sih pasti masuk neraka !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar – komentar kaya gitu sih bukan hal yang aneh. Saya malahan denger komentar itu dari mama saya sendiri. Sulit untuk percaya ada Tuhan yang mau mati demi umatnya supaya umatnya bebas dari dosa dan bisa masuk surga. Bayangan Tuhan bagi kebayakan orang berupa sosok raksasa di awan awan yang melemparkan petir saat kita berbuat salah dan memberikan emas jika kita berbuat baik. Mungkin untuk orang – orang yang baik Tuhan memang mau berkorban, tapi demi orang – orang jahat?Tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah membaca di Reader Digest mengenai kejahatan seksual terhadap anak – anak. Salah seorang pelaku yang tertangkap memasukkan seorang anak perempuan berumur 3 tahun ke dalam kandang anjing tanpa pakaian. Pelaku memfilmkan anak kecil telanjang yang ketakutan dan meringkuk di dalam kandang kemudian menjual filmnya di internet kepada kalangan phedopil ( orang – orang yang mempunyai kelainan seksual menyukai anak – anak di bawah umur). Saya hampir tidak bisa membaca sampai selesai karena marah dan berkata kepada Tuhan,” Tuhan, sampah macam gini ga mungkin saya ampuni. Kalo saya ketemu orang kaya gini pasti saya pukulin abis – abisan.” Mana mungkin Tuhan mengampuni sampah kaya gini ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga menonton film “Hotel Rwanda” yang menceritakan pembantaian ratusan ribu suku Tutsi oleh suku Hutu di Afrika. Dengan membawa parang, suku Hutu turun ke jalan dan membantai setiap orang suku Tutsi yang mereka temui. Begitu banyak orang yang dibantai memenuhi jalan – jalan raya sampai mobil yang dikemudikan tokoh utama film tersebut harus melindas mayat – mayat yang tergeletak di jalan raya supaya bisa terus maju. Film ini diangkat dari kisah nyata dan pembantaian itu benar – benar terjadi. Sekali lagi saya bertanya pada Tuhan, “ Kau mengampuni mereka? Beneran? Ga bohong?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya Tuhan memang mengampuni mereka, hanya saja apakah orang – orang itu mau menerima pengampunan itu atau tidak terserah mereka. Kenapa saya tahu kalau Tuhan masih mengampuni mereka dan masih masih memberi mereka kesempatan? Karena mereka msih bernafas! Kalau Tuhan berpendapat mereka tidak layak diampuni dan memutuskan untuk meninggalkan mereka maka mereka pasti sudah mati. Selama seseorang masih hidup itu berarti selalu masih ada kesempatan yang terbuka bagi orang itu untuk bertobat sejahat apapun orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 5:45 …yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.  Tuhan tidak memperlakukan orang jahat dengan cara yang berbeda. Tuhan tidak membuat matahari bersinar dan cuaca cerah di sekeliling orang benar dan langit mendung disertai hujan dan kilat menyambar di sekitar orang jahat. Bagi Tuhan semua orang, benar atau tidak benar, layak menerima pengorbananNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam otak saya, cukup masuk akal kalo Tuhan mau mati demi orang benar tapi sangat tidak masuk akal kalo Tuhan mau mati buat orang jahat. Tapi poin inilah yang menjadikan pesan Kristus berbeda dari agama lainnya. Tindakan Tuhan yang tidak masuk akal inilah yang membuat pesan Kristus menjadi suatu hal yang aneh, berbeda dan luar biasa. Semua agama lain menawarkan Hukum; taati semua hukum maka tuhan akan menerima kamu. Yesus menawarkan Kasih; Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu ( Matius 11:28). Percaya saja, ga usah susah payah, Aku akan menerimamu. Pernyataan yang luar biasa sulit dipercaya sampai – sampai di kalangan orang Kristen sendiri pun masih bayak yang berusaha mencari huruf – huruf kecil tersembunyi tak terlihat dari pernyataan ini yang meminta manusia supaya menaati sejumlah peraturan dan menjalankan sejumlah pelayanan supaya Tuhan berkenan padanya. Pesan Tuhan sangat jelas, “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan ( Markus 16:16)”, tidak ada embel – embel yang lain.. Hanya dengan percaya bahwa Tuhan mati bagi kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah membaca berita beberapa waktu yang lalu mengenai keluarga yang terperangkap di rumah yang terbakar. Sang ibu memeluk anaknya untuk melindungi anak itu dari api selama mungkin. Saya juga pernah membaca di satu buku tentang seorang ibu dan anaknya yang terperangkap di dalam gedung yang runtuh karena gempa. Selama berhari – hari mereka terkubur di sana, sang ibu mengiris jarinya sendiri dan memberikan darahnya untuk anaknya yang masih kecil supaya bisa bertahan hidup dengan risiko dirinya sendiri semakin lemah dan bisa meninggal. Saya juga ingat kepada orangtua yang mempunyai anak gay yang ditolak masyarakat tapi tetap membela dan menyayangi anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo saya memikirkan hal – hal di atas sepertinya tindakan Tuhan menjadi masuk akal. Saya yakin, Tuhan mempunyai moral dan kasih yang ratusan juta milyar kali lipat lebih hebat dari ibu – ibu di atas.  Kalo kita yang jahat aja tahu apa yang baik buat anak – anak kita apalagi Tuhan. Tuhan pastilah tidak lebih bodoh dan jahat daripada kita. Kalo kita bisa mengasihi , Tuhan pasti bisa mengasihi milyaran kali lebih baik dari kita. Kalo karena kasih kita bisa berkorban demi anak – anak kita, Tuhan juga pasti bisa. Kalo kita bisa mati demi orang yang kita kasihi apalagi Tuhan. Cari seseorang di muka bumi ini dengan moral terbaik dan kasih terhebat, kalikan sejuta milyar kali dan kita dapatkan kurang dari 1%-nya Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang mungkin bilang kalo kita hanya ciptaan Tuhan dan bukan anakNYA yang berarti Tuhan ga perlu mati buat mahluk rendahan seperti manusia. Well..saya sih ga percaya kalo Tuhan itu mirip ilmuwan sinting yang menciptakan manusia hanya karena iseng atau Tuhan itu seperti dewa jaman Yunani yang karena ga ada kerjaan terus ngurusin manusia supaya ga bosen. Seperti orangtua yang menantikan kelahiran anaknya selama 9 bulan, seperti itulah perasaan Tuhan sewaktu menciptakan manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua yang membuat saya lebih heran adalah kenyataan bahwa Tuhan mempercayai kita.  Setelah Tuhan menerima kita ,Dia tidak meminta kita menyingkir ke belakangnya tapi justru menawarkan kita untuk menjadi wakilNYA di bumi dan mengurus pekerjaanNYA yang belum selesai di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemilik modal ingin membangun sebuah perusahaan yang besar, untuk itu ia mulai mencari orang – orang yang bisa dipercaya untuk membangun dan mengelola perusahaan yang baru ini. Kalau menurut logika, seharusnya dia mencari orang – orang yang berpendidikan, berpengalaman ,berhasil dalam hidupnya dan tentu saja tidak menerima orang – orang yang gagal untuk menjadi pekerjanya. Mana ada orang pintar yang akan memilih orang – orang gagal untuk menjadi pekerjanya, kalaupun ada pastilah dia orang yang bodoh. Anehnya, pemilik modal ini tidak hanya menerima orang – orang pintar untuk menjadi pekerjanya tapi juga orang – orang yang gagal, bahkan sepertinya lebih banyak orang gagal yang menjadi pekerjanya daripada yang berhasil. Yang lebih aneh lagi pemilik modal ini ternyata Tuhan yang ingin membangun gerejaNYA di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham adalah seorang pembohong yang rela mengorbankan istrinya sendiri untuk menyelamatkan nyawanya, Yakub adalah seorang penipu yang mencurangi ayah dan kakaknya, Yehuda menjual adiknya sendiri dan tidur dengan menantunya sendiri, Daud membunuh jendralnya dengan tipu daya dan merebut istrinya, Salomo dengan segala kebijaksanaannya yang luar biasa tapi tunduk di bawah kerlingan mata wanita, Musa dengan temperamennya yang meledak – ledak, Samson yang begitu perkasa tapi juga begitu buta bahkan sebelum dia dibutakan orang Filistin karena tidak bisa melihat niat Delilah yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yesus memulai pelayananNYA di bumi, murid murid yang dipilihNYA pun aneh – aneh yang terdiri dari nelayan yang tak berpendidikan dan pemungut cukai. Misionaris pertamanya yang lari ke dalam kota memberitakan Yesus adalah perempuan Samaria yang kawin cerai 5 kali. Rasul yang diutusnya kepada bangsa – bangsa lain adalah mantan pembunuh dan murid yang menjadi dasar gerejaNYA justru seorang pengecut yang menyangkalnya 3 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Augustine mempunyai orangtua yang unik, ayahnya seorang pagan penyembah dewa – dewi Romawi dan ibunya seorang Kristen. Semasa mudanya Augustine mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang pengikut paganisme dan menjalani masa muda yang tidak bermoral. Pada usia 18 tahun, Augustine sudah mempunyai seorang anak di luar nikah. Ibu Augustine mendoakannya terus menerus selama 32 tahun sampai akhirnya Augustine bertobat. Augustine menjadi salah seorang bapa gereja mula – mula yang sangat berpengaruh, tulisan –tulisannya berabad – abad kemudian mempengaruhi seorang biarawan muda bernama Martin Luther yang kemudian mereformasi gereja( buku Augustine yang palin terkenal, “Confessions”, bisa didownload secara gratis di Project Gutenberg, &lt;a href="www.gutenberg.net"&gt;&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya, kebanyakan orang – orang yang Tuhan percayai untuk menjalankan tugas – tugas paling besar justru orang –orang yang paling gagal. Saya selalu heran kenapa Tuhan mau mempercayai orang –orang seperti kita yang punya banyak kelemahan dan kegagalan. Tuhan pasti tahu bahwa banyak dari kita akan jatuh, berkhianat dan meninggalkan Dia. Beberapa orang bukannya mengangkat namaNYA di bumi tapi justru mempermalukanNYA. Tuhan pasti tahu bahwa kebanyakan dari kita akan melalaikan tugas yang Dia percayakan kepada kita dan menganggap Dia seperti jin botol yang dengan beberapa kali melipat tangan dan beberapa patah kata yang diucapkan dengan memejamkan mata akan membuat Dia mengabulkan segala keinginan kita. Tuhan pasti tahu semua itu! Walaupun demikian Dia tetap mempercayai kita untuk pergi dan menjadikan semua bangsa muridNYA ( Matius 28:19). Sampai saat ini kita belum pernah melihat Tuhan yang frustasi karena melihat kepercayaanNYA disia-siakan. Kita juga ngga pernah melihat Tuhan mengirim pasukan malaikat untuk mengambil alih semua bentuk pelayanan di muka bumi dan menyuruh kita ke pinggir untuk menjadi penonton.Dengan segala kelemahan kita, Dia tetap memutuskan untuk mempercayai kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu saya ikut seminar Nick, seorang hamba Tuhan yang tidak mempunyai tangan dan kaki tapi melayani Tuhan dengan luar biasa. Saat itu saya membayangkan orangtua Nick yang harus menerima kenyataan bahwa Nick lahir dengan kelemahan fisik tapi tetap membesarkan Nick dan mempercayai bahwa suatu hari nanti Nick akan dipakai Tuhan. Saat itu saya berpikir, kalau orangtua Nick saja bisa mempercayai Nick, kenapa Tuhan ngga bisa mempercayai anak – anakNYA sendiri. Dia kan pasti jutaan kali lebih baik dari orangtuanya Nick. Ketika saya melihat Tuhan sebagai seorang pemilik modal yang ingin membangun perusahaan maka segala tindakanNYA yang memilih orang – orang gagal sebagai pekerjaNYA tampak tidak masuk akal. Tapi ketika saya memikirkan orangtua Nick, tindakanNYA menjadi masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling sulit saya percayai bakan sampai saat ini adalah Tuhan yang menginginkan kita bahagia. Bapa yang merencanakan segala sesuatu yang terbaik bagi masa depan kita, yang menyiapkan rancangan damai sejahtera bagi masa depan kita dan Bapa yang dengan asyik menyiapkan surga untuk mejadi tempat kita berjalan bersama – sama dia suatu saat nanti. Bagi si anak hilang, bapanya tidak hanya menyambutnya di depan pintu, mengadakan pesta, tapi juga menyiapkan masa depan yang indah untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada hari libur saya suka sekali pergi ke salah satu mall di Bandung yang masih menyediakan lahan untuk taman dengan pohon – pohon besar. Pagi – pagi saya pergi kesana, beli cemilan dan minuman di supermarket kemudian duduk di bangku di bawah pohon. Saat – saat seperti itu saya bisa merasakan sekilas bahwa Tuhan ingin membahagiakan kita. Tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini, segala sesuatu terjadi untuk mendatangkan kebaikan bagi orang – orang yang mengasihiNYA. Saya garis bawahi segala sesuatu karena itu berarti semuanya yang terjadi dalam hidup kita, Tuhan juga turut bekerja di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya duduk di bangku, terkadang ada angin bertiup dan daun – daun bergoyang. Terkadang ada kadal yang melintas dan ada burung yang terbang lewat sambil ngomel dengan cerewet. Karena Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu, itu berarti Tuhanlah yang membuat angin bertiup, Tuhan yang menggoyangkan daun, Tuhan yang menyenggol si kadal supaya lari di depan saya dan Tuhan yang membuat burung tadi berbelok supaya terbang di depan saya. Pada saat yang sekilas itu saya merasa Tuhan sedang menyiapkan pertunjukan yang spesial dimana dia sendiri yang menjadi konduktornya di depan saya. Dalam masa yang sekilas ini saya bisa mengerti bahwa Tuhan sangat mengasihi kita sampe – sampe Dia mau repot – repot menyenggol kadal dan burung untuk menunjukkan bahwa Dia peduli dan sedang tersenyum kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru – baru ini saya menonton film mengenai alam berjudul “Deep Blue” yang memfilmkan kehidupan hewan – hewan di laut. Saat itu saya bertanya – tanya apakah Tuhan sedang asyik mendandani bumi kita untuk menunjukkan bahwa Dia peduli? Ketika saya melihat berbagai macam ikan dan terumbu karang dengan warna – warna yang ajaib, saya berpikir ngapain Tuhan repot – repot merancang semua ini. Ketika saya melihat mahluk-mahluk di laut paling dalam muka bumi dengan bentuknya yang aneh – aneh dan ajaib saya lebih heran lagi. Mahluk – mahluk ini baru bisa dilihat manusia di abad ke 20 setelah kita mempunyai teknologi yang cukup maju untuk bisa menyelam ke laut dalam, walaupun begitu tetap saja Tuhan buat mahluk – mahluk ini sejak berabad  - abad yang lalu. Kalau bumi kita ini hanya tempat pelatihan dan kita hanya sementara di sini, karena rumah kita yang sebenarnya di surga , kenapa Tuhan mesti repot-repot memperindah dunia ini. Kenapa tidak Dia bikin saja dunia ini dalam 2 warna,hitam dan putih saja, semua jenis ikan bentuknya sama dan semua mahluk di darat bentuknya juga sama? Bukankah itu lebih mudah? Ataukah jangan – jangan Tuhan seperti orangtua yang keranjingan mengecat dan menggambar sendiri kamar anaknya, membelikan berbagai boneka untuk menyenangkan anaknya dan selalu meluangkan waktu untuk bermain dengan anaknya dalam keadaan sesibuk apapun? Apakah Dia tidak bisa menahan diri untuk membahagiakan anak - anakNYA sehingga sekalipun Dia sudah menyiapkan surga, Dia tetap tidak bisa menahan diriNYA untuk memperindah bumi kita yang cuma sementara ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadhu Sundar Singh, seorang rasul Tuhan di India berkata,” Ada 2 buku yang layak dipelajari. Yang pertama Alkitab dan yang kedua Alam.” Beberapa orang menganggap alam ini terbentuk karena tidak sengaja dan bukan karena Tuhan. Mereka berpendapat alam ini terbentuk karena proses alami dan evolusi yang terus menerus. Bagi saya lebih sulit untuk mempercayai segala keindahan yang saya lihat, kucing manja dan hamster lucu, semuanya hanya karena proses kebetulan. Mempercayai dunia kita terjadi hanya karena proses kebetulan sama sulitnya dengan mempercayai ada angin ribut yang bertiup di pembuangan sampah dan sesudah angin ribut itu lewat ternyata sampah – sampah “secara kebetulan” menjadi pesawat jumbo jet yang bersih mengkilat. Bagi saya, lebih mudah untuk mempercayai bahwa alam bukannya tidak sengaja terjadi melainkan diciptakan Tuhan untuk menunjukkan kemuliaan dan kepedulianNYA kepada kita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja alam tidak selamanya ramah, bencana tsunami yang terjadi 2 kali baru baru ini menunjukkan itu. Apakah itu berarti Tuhan tidak menginginkan kita bahagia? Kalau dia menginginkan kita bahagia kenapa Dia mengijinkan tsunami yang menghancurkan dan membunuh banyak orang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mengenal sepasang orangtua yang menolak untuk memarahi anaknya dengan alasan takut membuat anaknya sedih. Apapun kenakalan yang anak ini lakukan, mereka ngga pernah menegur anak ini. Apa yang terjadi? Anak ini tumbuh menjadi anak yang berandalan, ngga mau denger omongan orang lain dan bertindak semaunya sendiri. Apakah hal ini berarti mereka orangtua yang baik yang ingin membahagiakan anaknya? Mereka justru merusak masa depan anaknya sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan kita bukan orangtua gampangan kaya gini. Dia tahu, untuk menyiapkan masa depan yang baik untuk anakNYA terkadang dia juga harus menegur dengan keras. Saya belum pernah mengalami tsunami, karena itu saya ngga bisa berlagak mengerti apa tujuan Tuhan dalam mengijinkan peristiwa ini terjadi. Yang saya tahu, kehidupan saya pun tidak selamanya indah, ada juga masa masa susah dan sedih. Yang saya tahu, masa – masa itu mengajarkan banyak hal dan membuat saya menjadi lebih kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam bukanlah sesuatu yang harus kita takuti ataupun harus kita sembah. Sama seperti Alkitab, alam menceritakan kemuliaan Tuhan. Dan saat saya melihat alam saya melihat Tuhan yang dengan asyik  menggambar kamar tidur anak – anakNYA. Ketika saya duduk di bangku di bawah pohon, saya melihat Tuhan yang sebelah tanganNYA mengurusi peroalan dunia dan sebelah tanganNYA menggoyang daun, menyentil kadal dan burung sambil tersenyum. Saya kira Tuhan menikmati saat – saat itu sama seperti saya juga menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja masih banyak hal – hal lain yang tidak masuk akal mengenai Tuhan. Tapi saat ini, ketiga hal inilah yang paling membuat saya heran. Pada akhirnya saya mengerti kenapa Tuhan tampak tidak masuk akal. Ketika saya memandang Tuhan hanya sebagai Tuhan yang bertahta di awan – awan maka semuanya itu memang tampak tidak masuk akal. Tapi ketika saya melihat Dia sebagai seorang Bapa yang merindukan anak – anakNYA maka semuanya tampak masuk akal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun yang lalu ada film berjudul “ Finding Nemo” yang menceritakan kisah yang terjadi di laut. Kita bisa saja menonton film ini seperti kita menonton film ilmu pengetahuan, dengan notes d tangan kiri dan pulpen di tangan kanan, siap mencatat setiap spesies laut yang muncul di film ini. Kita juga bisa saja menganggap film ini sebagai sumber pembelajaran moral dan etika, ingat hiu – hiu yang bertekad menjadi hiu yang penuh kasih dengan cara menjadi vegetarian? Tapi jika kita melakukan hal itu kita mungkin akan melewatkan cerita utama film ini, yaitu mengenai seorang ayah yang kehilangan anaknya dan melakukan segala cara termasuk menyebrangi lautan dan mempertaruhkan nyawanya untuk bisa bertemu kembali dengan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa menggunakan Alkitab sebagai bahan pembelajaran teologis, referensi etika, kitab sejarah ataupun kitab perilaku dan sopan santun tapi pada dasarnya bukankah Alkitab menceritakan seorang Bapa yang kehilangan anak – anakNYA dan begitu rindu untuk berkumpul kembali dengan anak – anakNYA sampai – sampai Dia bersedia mengorbankan diriNYA? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Allah dia tidak masuk akal, tapi sebagai Bapa dia sangat luar biasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-2832323996314250726?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/2832323996314250726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=2832323996314250726' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2832323996314250726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2832323996314250726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/09/tuhan-yang-ga-masuk-akal.html' title='Tuhan Yang Ga Masuk Akal'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-6828833827377844422</id><published>2008-09-11T12:05:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:21:54.138-08:00</updated><title type='text'>Keabadian</title><content type='html'>Salah satu pengarang novel yang bukunya menarik buat saya adalah Anne Rice. Buku-buku yang dikarang Anne Rice sebagian besar bertemakan kehidupan kaum vampire, novelnya yang paling terkenal mungkin Interview With The Vampire soalnya udah difilmin dengan bintang  Tom Cruise. Yang menarik dari cerita-cerita Anne Rice adalah karena semua ceritanya berputar di sekitar tema keabadian. Mahluk-mahluk vampire yang hidup abadi yang tak pernah bisa mati kecuali dibunuh. Walaupun begitu, sekalipun mereka memiliki kehidupan abadi yang diimpikan banyak orang, tampaknya bagi sebagian besar vampir hal itu lebih berupa kutukan karena kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu dalam kebosanan dan tidur panjang. Kecuali dalam novel The Mummy, keabadian dalam cerita Anne Rice lebih berupa kutukan daripada berkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya tertarik dengan konsep keabadian? Karena sepertinya banyak orang yang menginginkan untuk menghindari penuaan dan kematian. Tentu saja cuma sedikit orang yang benar-benar cukup gila untuk mengharapkan hidup abadi, tapi kebanyakan orang ngga ingin menjadi tua dan mati. Saya ga bermaksud ngebahas misteri kematian dan keabadian, saya cuma pengen ngobrol soal keabadian dan pemuridan. Memang nyambung? Apa hubungannya antara hidup abadi dengan pemuridan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu orang yang saya kagumi adalah Papa Ten Boom. Siapa? Kok namanya kaya nama tokoh di buku cerita anak-anak? Nama Papa Ten Boom sendiri mungkin kurang terkenal karena yang lebih terkenal adalah Corrie Ten Boom,anak perempuannya. Siapa sih keluarga Ten Boom itu? Keluarga Ten Boom hidup di masa Perang Dunia 2 di Belanda. Papa Ten Boom sendiri adalah seorang tukang jam yang membuka toko kecil untuk menghidupi keluarganya. Ga ada yang istimewa dari Papa maupun keluarganya, pada dasarnya mereka adalah keluarga Kristen kecil normal yang baik. Ketika Perang Dunia 2 pecah dan Nazi Jerman menginvasi dan menduduki hampir seluruh daratan Eropa, termasuk Belanda, barulah keluarga ini menunjukkan keistimewaannya. Sepeerti di negaranya sendiri, Nazi Jerman yang menduduki Belanda juga bermaksud untuk menghabisis orang-orang Yahudi di sana dan perintah penangkapan orang Yahudi pun dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Ten Boom,walaupun bukan Yahudi, memutuskan untuk menyembunyikan teman –teman Yahudi mereka di rumah mereka sekalipun resikonya bila ketahuan mereka akan dianggap penghianat dan diperlakukan sama dengan orang Yahudi. Tanpa satupun keberatan, semua keluarga Papa Ten Boom termasuk anak-anaknya bersedia menanggung resiko itu. Pada akhirnya, tentara Jerman mencium tindakan mereka dan keluarga Ten Boom pun ditangkap dan dibawa ke kamp konsentrasi bersama –sama orang Yahudi yang mereka sembunyikan untuk dibunuh di sana. Di kamp konsentrasi,kecuali Corrie, semua keluarga Ten Boom meninggal terbunuh disana termasuk Papa Ten Boom. Papa Ten Boom meninggal seorang diri di kamp konsentrasi seorang diri tanpa ditemani keluarganya. Ketika perang berakhir, Corrie Ten Boom menjadi seorang pembicara terkenal yang mengkotbahkan kasih dan pengampunan Tuhan, termasuk kepada orang –orang Jerman yang membunuh keluarganya di penjara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya kagum pada Papa Ten Boom adalah karena tak ada satupun anak-anaknya yang mengingkari iman mereka kepada Tuhan sekalipun mereka terancam kematian. Yang lebih hebat lagi,anaknya yang selamat,Corrie Ten Boom, tidak menjadi kecewa pada Tuhan tapi justru mengkotbahkan kasih dan pengampunan Tuhan sampai akhir hidupnya. Dan yang paling hebat, 60 tahun sesudah Papa Ten Boom meninggal, hidupnya tidak hilang begitu saja tapi masih bisa memberkati seseorang di tempat yang jauh yaitu saya. Bisa dibilang kehidupan Papa Ten Boom tidak pernah berakhir dan masih memberkati banyak orang, denagn kata lain sekalipun Papa sudah pulang tapi dia masih hidup abadi. Saya lebih tertarik pada keabadian seperti ini daripada keabadian yang membosankan milik para vampire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaimana cara Papa Ten Boom mengajar anak-anaknya sehingga bahkan dalam keadaan yang paling berat, semua anak-anaknya tetap setia pada Tuhan. Dia bukan hanya berhasil mengajar tentang Tuhan, tapi lebih dari itu dia berhasil membawa anak-anaknya mengenal Yesus secara pribadi. Seperti seorang pelari estafet yang berlari dengan baik dan menyerahkan tongkat pada pelari berikutnya, Papa Ten Boom berhasil mewariskan hal terpenting dalam hidupnya dan pertandingan terus berlanjut tanpa terhenti.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua orang berhasil meninggal dan hidupnya tetap abadi sampai puluhan tahun kemudian, kebanyakan orang gagal. Sebagian orang meninggal dan langsung dilupakan begitu saja seolah-olah dia tak pernah hidup. Sebagian orang meninggal dan meningalkan kenangan buruk bagi orang-orang yang pernah disakitinya. Dan bagi sebagian orang, ketika mereka meninggal mereka tidak hanya terlupakan bahkan berusaha dilupakan karena kenangan yang ditinggalkannya terlalu buruk untuk diingat. Ketika saya membaca cerita tentang Papa Ten Boom, mungkin itu pertama kalinya saya ga ingin hidup saya dilupakan begitu saja, pertamakalinya saya menginginkan keabadian dan pertama kalinya saya ingin meninggalkan jejak kaki di bumi ini. Bagaimana caranya? Dengan menyampaikan tongkat estafet pada pelari berikutnya, dengan kata lain pemuridan. Nah, nyambung kan antara pemuridan dan hidup abadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa sampai sekarang ini karena mama dan engkong saya bekerja dan jaga toko supaya ada uang untuk sekolah, untuk saya beli buku dan tahu banyak hal. Saya bisa sampai sekarang ini karena pembimbing-pembimbing saya di gereja yang meluangkan waktu buat ngajar dan terutama buat sabar ngadepin saya yang cenderung keras kepala dan temperamen tinggi. Dalam banyak hal, sebenarnya kita hidup dengan mengorbankan banyak orang karena kita bisa terus maju karena pengorbanan orang-orang yang sudah maju duluan sebelum kita. Karena itu,pada dasarnya seorang pembimbing adalah batu yang dipijak supaya murid yang dibimbingnya bisa berjalan lebih jauh. Seperti orangtua saya yang berusaha cari uang supaya saya bisa dapet pendidikan yang lebih tinggi dari mereka supaya saya bisa memulai hidup saya dari posisi yang lebih baik, seorang pembimbing belajar dan berjalan sejauh mungkin supaya murid yang dibimbingnya bisa memulai start dari tempat yang lebih jauh. Kalau seorang pembimbing memulai startnya dengan pengajaran yang nilainya 20, dia harus belajar lebih banyak supaya murid yang dibimbingnya bisa memulai start dari pengajaran yang nilainya 40. Kalau seorang pembimbing hanya mengandalkan pengajaran yang dia terima dari pembimbing sebelumnya dan ga ngembangin itu, murid yang dibimbingnya juga cuma mulai start dari nilai 20 atau mungkin kurang, kalo gitu sih lari di tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berbicara seolah-olah saya udah jadi pembimbing yang hebat, apakah seperti itu? Jujur aja,ngga! Sampai sekarang saya dipercayakan 7 orang untuk saya bimbing dan dari 7 orang itu, 2 hilang karena kelalaian dan kemalasan saya. Secara pengajaran, saya pikir saya sudah mengajarkan semua hal yang terpenting yang saya dapet dan saya pegang selama ini. Tapi secara hubungan emosional, saya pikir saya ga begitu deket dengan mereka.   Kenapa? Karena saya kurang percaya diri menjadi pembimbing mereka, karena saya pikir saya belum pantas jadi pembimbing mereka. Kenapa? Saya cukup percaya diri dalam hal pengajaran soalnya saya hobi baca buku dan belajar banyak hal, tapi dalam kehidupan pribadi saya rasa masih banyak banget bolongnya. Kasarnya sih, karena ngurus diri sendiri aja susah, saya ngerasa ga percaya diri ngurus orang lain. Kalo gitu kenapa saya terima tanggung jawab buat ngebimbing mereka? Yang pertama sih memang karena ga ada orang lain yang punya waktu luang buat ngajar. Tapi alasan kedua dan paling utama adalah karena walaupun saya ngerasa saya belum pantas buat ngebimbing mereka, karena suatu alasan yang saya ga ngerti Tuhan memilih untuk mempercayakan mereka pada saya,makanya saya terima. Tau darimana Tuhan nitipin mereka ke saya dan bukan ke orang lain? Ya didoain dulu sebelum saya terima.Pada dasarnya, saya belum menjadi pembimbing ideal yang saya impikan dan semua yang saya tulis di sini tuh gambaran pembimbing ideal yang saya punya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak adalah fotokopi orangtua mereka. Sebagian karena anak-anak secara natural memang mencontoh orangtua mereka dan sebagian lagi karena orangtua, secara sadar maupun ga sadar, membentuk anak sesuai dengan diri mereka atau impian mereka.&lt;br /&gt; “ Orangtua tahu apa yang terbaik buat anak,anak ga tahu apa -apa dan sebaiknya diam saja ngikutin apa kata orangtua”. Pendapat seperti ini, terutama di negara-negara Asia, sudah jadi hukum umum di dalam keluarga. Anak harus mengikuti perkataan orangtua karena orangtua sudah hidup lebih lama dan lebih berpengalaman jadi lebih tahu. Dalam banyak hal tentu saja hal ini memang benar dan sangat bijaksana untuk mendengarkan pendapat orangtua. Yang jadi masalah adalah ketika hal ini berlanjut seumur hidup dan sang anak ga pernah dapet kesempatan untuk menjadi dewasa. Orangtua yang pedagang menginginkan anaknya menjadi pedagang juga, sekalipin sang anak mungkin ingin jadi pelukis. Orangtua yang olahragawan mungkin menginginkan anaknya lebih banyak beraktifitas di luar sementara mungkin sang anak lebih suka diam di kamar membaca buku atau ngoprek komputer. Atau mungkin orangtua ingin anaknya melanjutkan mimpi mereka. Seorang ibu yang gagal menjadi artis mungkin berusaha dengan segala cara supaya anaknya menjadi artis sekalipun mungkin si anak itu sendiri lebih tertarik bekerja di pertambangan,misalnya. Atau mungkin kita pernah ketemu dengan orangtua yang mengatur segala tingkah laku anak bahkan sampai ke hal yang paling kecil,misalnya cara yang benar untuk makan kue dan bersikeras anaknya melakukan hal yang persis sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hal yang paling sering dilupakan adalah sekalipun anak dilahirkan orangtua, anak bukanlah properti milik orangtua. Anak adalah seorang pribadi yang punya pikirannya sendiri, punya caranya sendiri dan yang paling penting punya jalan hidupnya sendiri yang mungkin sama sekali berbeda dengan jalan hidup orangtuanya. Pada akhirnya,walaupun orangtua yang membesarkan dan mendidik anak, keputusan terakhir mengenai jalan hidup seseorang haruslah dipilih oleh orang itu sendiri. Pada waktunya, tugas orangtua yang terakhir adalah menahan diri dan memberikan kuasa untuk memilih itu pada anak mereka, sekalipun jalan yang dipilih itu salah atau terlihat salah di mata orangtua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anaknya mau jadi penjahat gimana? Masa dibiarkan begitu saja? Kalau anaknya sudah dewasa dan sudah waktunya memutuskan jalan hidup mereka sendiri,ya. Tugas orangtua adalah berdoa dan percaya anak mereka akan kembali dan menunggu dan bersiap pada saat sang anak membutuhkan mereka. Ketika anak itu kembali, orangtua tidak mengomel,” Apa gua bilang.Salah kan?” tapi diam dan menerima. Cukup baca kisah anak yang hilang untuk mengerti apa yang saya maksud. Lagipula, sekalipun orangtua ga berhak untuk menetukan pilihan anak, orangtua bisa mengajarkan jalan hidup mana yang baik dan mana yang salah. Jadi kalau ada anak yang kemudian pengen jadi penjahat, saya harus bertanya-tanya apa aja yang diajarin orangtuanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya bicara panjang lebar tentang pendidikan anak? Karena pembimbing adalah seorang bapa rohani dan murid yang dibimbing adalah anak rohani. Dan masalah yang sama yang muncul dalam hubungan ayah-anak juga muncul di sini. Seringkali seorang pembimbing tanpa sadar membentuk anak bimbingannya supaya menjadi sama dengan mereka. Jadi kalau pembimbingnya biasa turun ke jalan dan menginjili anak jalanan, anak bimbingannya pun diharapkan seperti itu,misalnya. Tentu saja ga masalah kalau anak bimbingannya belajar pelayanan bapa rohaninya lagipula sepertinya terkadang Tuhan memang memasangkan anak dengan bapa rohani yang mempunyai visi dan pelayanan yang sama,tapi tidak selalu. Kalau misalnya anak yang tadi lebih terpanggil untuk pelayanan musik tapi kemudian dipaksa ikut pelayanan anak jalanan tentu saja ga akan maksimal bahkan bisa ga tahan dan kabur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ngerasa terpanggil untuk pelayanan di bidang pengajaran dan konseling dan saya suka baca buku. Sejujurnya, saya juga pengen anak-anak rohani saya juga hobi baca buku karena menurut saya banyak hal yang bisa dipelajari dari buku. Tapi, ga semua anak-anak rohani saya hobi baca buku malahan sepertinya mayoritas ga kuat baca buku lama-lama.Tentu saja saya pengen dan berharap ada yang punya visi dan minat yang sama dengan saya, walaupun begitu saya harus nahan diri untuk ga memaksakan visi saya pada mereka. Tapi jujur aja, saya sangat gregetan kalo liat orang yang hobi baca buku terutama buku rohani. Tapi saya juga sadar kalo tiap orang punya cara sendiri untuk mengenal Tuhan. Misalnya, saya ga terlalu hobi denger musik rohani tapi mungkin bagi sebagian orang ketika mereka mendengar lagu rohani dan ikut menyembah, mereka connect dengan Tuhan. Bagi saya,jalur connect-nya lewat baca buku. Dalam soal kebiasaan, kalo saat nyanyi lagu pujian biasanya saya nyanyi dengan suara sekeras mungkin biarpun fals.( Sekali waktu saya ikut misa katolik dan waktu nyanyi diliatin orang-orang soalnya volume nyanyi saya yang paling rendah pun masih terlalu keras buat sebuah misa..malu juga.:) …) Tapi walaupun saya nyanyinya fals dan keras bukan berarti anak rohani saya harus gitu kan? Puji Tuhan sih ngga ada yang kaya gitu, soalnya kalau sama keras dan falsnya kesian jemaat yang laen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti seorang ayah yang melepas putrinya di pernikahan, seorang pembimbing pada akhirnya juga melakukan hal yang sama. Ketika anak rohani mereka masih baru lahir, seorang pembimbing mengajarkan banyak hal dan mengenalkannya pada nama Yesus,calon pengantinnya di masa depan. Ketika tiba waktunya, pembimbing akan membawa anak rohaninya dan meyerahkannya pada Yesus. Setelah itu, seorang ayah akan mundur dan membiarkan anaknya memulai hidup baru dengan Mempelainya dan ga ikut mencampuri urusan rumah tangga mereka. Mungkin sekali waktu ketika anaknya marah dan kecewa pada Mempelainya, dia akan pulang ke rumah ayahnya. Dan disinilah fungsi ayah sebagai seorang penasihat yang menghilangkan rasa marah dan kecewanya dan mengantarkan lagi anaknya pada Mempelainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti seorang ayah yang berjalan di tepi pantai dan meninggalkan jejak di pasir pantai yang basah sementara di belakangnya anaknya yang masih kecil berjalan dengan menapak di bekas kaki ayahnya. Akan tiba saatnya sang anak tidak lagi berjalan di bekas jejak kaki ayahnya tapi membuat sepasang jejak kaki lain yang berjalan beriringan dengan jejak kaki ayahnya.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, seorang pembimbing hanya bisa menahan diri ketika anak rohaninya memilih jalan hidup mereka sendiri. Sekalipun tampaknya jalan yang dipilih itu salah, pembimbing harus menahan diri. Seperti anak yang sedang belajar berjalan, anak pun terkadang jatuh. Dan orangtua yang baik tidak mencegah anaknya jatuh tapi membantu anaknya berdiri. Dan kalau suatu saat anak itu kembali dari jalan yang salah, pembimbing tidak bicara apa-apa tapi segera menghampiri dan memberikan jubah dan sepatu dan cincin dan mengadakan pesta besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-6828833827377844422?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/6828833827377844422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=6828833827377844422' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6828833827377844422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/6828833827377844422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/09/keabadian.html' title='Keabadian'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-3979264623151633126</id><published>2008-09-09T10:41:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T06:30:06.283-07:00</updated><title type='text'>Memilih Tuhan Yang Benar?</title><content type='html'>Gimana caranya pilih Tuhan yang bener sementara di dunia ini ada banyak sekali kepercayaan? Sebagian ada yang bilang kalo banyak jalan ke Roma atau dengan kata lain semua agama tuh sama – sama mengajarkan kebaikan karenanya ga perlu dipermasalahkan mana yang bener atau salah, ambil yang baiknya aja. Kalau menurut saya sih pandangan macam itu sebenernya pandangan yang males buat nyari kebenaran dan ambil gampangnya aja. Dalam kenyataannnya, semua agama itu ga bisa disamain. Tiap agama punya ajaran yang berbeda – beda dan bahkan seringkali bertentangan. Tuhan jelas – jelas bilang di Alkitab jangan menyembah patung, gimana mau disamain dengan agama lain yang menyembah patung? Dalam kenyataannya agama itu berbeda – beda dan ga bisa disamain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbalik dengan orang – orang yang menganggap bahwa semua agama itu benar,ada sebagian orang yang ketika melihat banyaknya agama justru menganggap tidak ada satupun yang benar. Ketika mereka melihat pertentangan antar agama, mereka memutuskan kalau agama itu ga ada bagusnya dan cuma membawa perpecahan. Mereka memutuskan kalau dunia akan lebih baik tanpa Tuhan, dengan kata lain orang atheis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga akan bahas tentang jenis – jenis agama dan apa perbedaannya, agama mana yang benar dan mana yang salah. Yang akan saya bagiin sekarang ini adalah pengalaman pribadi kenapa saya tetap mengikut Yesus di antara sekian banyak tuhan yang diajarkan di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan mulai dari hal yang paling dasar, kenapa saya percaya ada Tuhan? Kenapa saya ngga percaya kalo bumi ini muncul dengan tiba – tiba dan manusia hanyalah monyet besar yang berevolusi? Salah satu hobi saya adalah nonton film dokumenter tentang alam. Saya suka banget nonton berbagai macam hewan yang ada di dunia dengan segala macem kemampuan dan kebiasaannya. Dalam taraf tertentu, saya pikir teori evolusi mungkin ada benarnya. Paling tidak, saya tahu bahwa hewan memang punya kemampuan untuk beradaptasi. Tapi saya sangat meragukan kalau untuk bertahan hidup, seeekor hewan bisa berubah menjadi spesies hewan lain yang sama sekali berbeda. Saya sangat meragukan kalau seekor ikan yang kolamnya mengalami kekeringan, untuk mepertahankan kelangsungan hidup spesiesnya, dalam keadaan megap – megap kekurangan air, ikan ini entah dengan cara bagaimana melahirkan anak – anak ikan yang mempunyai kaki dan paru – paru dan bisa bertahan hidup di daratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau diterapkan pada manusia, itu sama dengan melemparkan seorang perempuan ke laut, dan dalam keadaan kepayahan berenang dan hampir tenggelam, entah dengan cara bagaimana minggu depannya dia akan melahirkan putri duyung. Belum lagi konsep pertahanan hewan yang seringkali terlalu rumit untuk sebuah hasil evolusi yang mengandalkan kebetulan. Saya pernah nonton film tentang seekor ikan yang menarik mangsanya dengan menggunakan sejenis kumis atau sungut di dahinya yang digunakannya seperti alat pancing. Sungut yang panjang itu mempunyai bentuk seperti cacing di ujungnya, kemudian sungut itu digerak – gerakkan seperti pancingan supaya mangsanya menyangka itu cacing betulan. Ketika mangsanya mendekat untuk memangsa cacing bohongan ini, ikan ini segera membuka mulutnya dan menyantap mangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sulit untuk percaya kalau ikan semacam ini merupakan hasil evolusi, bahwa kemampuannya untuk mencari mangsa dan sungut yang dia punya itu hasil evolusi. Supaya ikan ini bisa berevolusi dari ikan biasa menjadi ikan pancing untuk mempertahankan hidupnya, ikan ini harus mengerti konsep alat pancing terlebih dulu. Ikan ini harus berpikir bahwa untuk menangkap mangsa dia bisa menggunakan umpan bohongan yang diikat pada suatu ujung yang panjang untuk menangkap ikan lain. Anak SD yang bisa pertambahan dan perkalian, dengan asumsi dia belum pernah tahu alat pancing tuh seperti apa aja belum tentu bisa kepikiran untuk nyari tongkat panjang dan benang kemudian bikin cacing bohongan yang diiket di ujungnya buat nangkep ikan. Itu konsep yang terlalu rumit untuk ikan, lebih mudah untuk mengembangkan sistem berburu yang mengandalkan kecepatan berenang misalnya daripada mengembangkan konsep alat pancing.OK, anggap saja ikan ini lebih pinter dari anak 6 SD dan dia bisa menemukan konsep alat pancing. Apakah kemudian ikan ini bisa bersemedi berbulan – bulan dan kemudian entah dengan cara bagaimana dia melahirkan anak-anak yang punya alat pancing di kepalanya. Kalau bisa kaya gitu sih, saya saranin untuk ibu – ibu hamil jangan keluar rumah dan semedi konsentrasi supaya anak yang dilahirkan nanti punya muka secakep dewa atau secantik dewi dan punya badan sekekar Arnold waktu belum jadi gubernur California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan-bulan kemarin saya nonton film dokumenter “ Earth” di bioskop dan di film itu ada dokumentasi tentang burung – burung di pulau Irian. Burung – burung itu punya bulu – bulu dengan warna yang sangat bagus dan burung - burung jantan mengembangkan sejenis tarian untuk menarik perhatian betinanya. Apakah konsep berdandan pake baju bagus dan “ Dance with me” ini hasil evolusi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evolusi mengandalkan teorinya pada kebetulan. Kebetulan bumi ini terletak pada posisi yang tepat dari matahari, kebetulan unsur – unsur tidak bernyawa berubah menjadi hewan bersel satu , kebetulan hewan ini menjadi hewan-hewan kecil yang kemudian jadi hewan besar jadi mamalia dan jadi mahluk yang mengetik di komputer ngejawab pertanyaan ini. Masalahnya, kemungkinan munculnya mahluk bersel satu secara kebetulan itu sangat kecil. Kemungkinan untuk munculnya hewan bersel satu secara kebetulan itu sama kecilnya dengan satu lapangan bola yang diisi penuh dengan mesin judi jackpot Las Vegas ( yang sering nonton film pasti tahu deh, yang kalo tuasnya ditarik kemudian muncul 3 gambar yang sama berarti menang), tarik tuasnya dan semua mesin judi itu menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ngga percaya kalo bumi ini terjadi secara kebetulan, manusia hasil evolusi, ikan lebih pinter dari anak 6 SD dan burung lebih tahu cara berkencan daripada anak SMA. Saya lebih percaya ada Tuhan yang sangat kreatif dan punya rasa humor yang tinggi yang menciptakan kita. Perlu iman yang lebih besar untuk menjadi seorang atheis daripada menjadi seorang Kristen. Perlu iman yang lebih besar untuk percaya ikan lebih pinter dari anak 6 SD, daripada percaya Tuhan yang kreatif yang bikin ikan itu jauh lebih pinter dari anak SD. Pelajari alam, Tuhan itu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah berikutnya, kita percaya ada Tuhan. Masalahnya Tuhan yang mana? Ada begitu banyak Tuhan di dunia, mana yang harus kita pilih? Kenapa saya percaya Yesus?  Lagi – lagi, karena saya percaya Tuhan lebih pinter dari anak SD. Saya percaya Tuhan ratusan, ribuan,jutaan,milyaran dan tak terbatas kali lebih baik,lebih pinter dan lebih penuh kasih daripada manusia yang paling baik sekalipun. Saya percaya Tuhan lebih baik dari seorang ibu yang bersedia mengorbankan nyawanya ketika melahirkan anaknya supaya anaknya bisa lahir dengan selamat. Saya percaya Tuhan lebih baik dari anggota pemadam kebakaran yang mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan korban pemboman menara kembar WTC. Saya percaya Tuhan lebih baik dari ayah manapun di dunia yang bersedia melindungi anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seluruh agama di dunia, hanya ada satu pengajaran yang memberitakan Tuhan yang yang jauh lebih penuh kasih dari ibu yang mengorbankan nyawanya. Hanya ada satu pengajaran dimana Tuhan sendiri yang datang menghampiri kita. Hanya ada satu pengajaran dimana Tuhan sendiri, bukan umatnya, bukan wakilnya, bukan nabinya  tapi hanya Tuhan sendiri yang mau mengorbankan nyawanya supaya kita bisa selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam semua agama yang lain, manusia sendiri yang harus mendekati Tuhan, manusia sendiri yang harus mengorbankan diri supaya mencapai keselamatan tapi cuma satu Tuhan yang menunjukkan kasih yang melebihi semua standar manusia dengan datang sendiri dan mengorbankan dirinya. Saya ga akan mengakui dan mengikuti tuhan yang tidak lebih baik dari manusia, tidak lebih penuh kasih dari manusia. Kalau Dia Tuhan, Dia pasti punya standar kasih yang jauh lebih tinggi dari kita. Standar kasih tertinggi yang bisa diperlihatkan manusia, mengorbankan diri demi orang lain, pasti juga Tuhan punya.Kalau bapa di bumi tahu memberi apa yang baik, Bapa di surga pasti ga lebih bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah 2 alasan di atas cukup untuk mengenal Tuhan? Apakah dengan mengetahui kalau Tuhan pasti ada dan Tuhan yang baik itu Tuhan Yesus berarti kita sudah mengenal Tuhan? Ngga, untuk mengenal Tuhan kita tetap memerlukan pertemuan secara pribadi denganNYA. Akal sehat kita mungkin bisa menuntun kita untuk mencapai rumah seorangb teman di antara sekian banyak jalan yang semrawut. Tapi, untuk mengenal seseorang kita tetap harus masuk ke rumahNYA dan mengobrol secara pribadi denganNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lee Strobel adalah seorang atheis yang menolak kebenaran Tuhan dan Alkitab. Dalam usahanya untuk membuktikan bahwa Alkitab hanya sekumpulan mitos bohongan tanpa dasar yang teguh, Lee berkeliling Amerika mewawancarai sarjana – sarjana Alkitab untuk membuktikan dasar Alkitab itu tidak kuat. Tapi perjalanan itu justru menghasilkan yang sebaliknya, Lee tidak berhasil membuktikan Alkitab itu bohong, justru sebaliknya Lee belajar bahwa Alkitab itu benar. Tapi, walaupun dia mengetahui Alkitab itu benar tidak berarti dia sudah mengenal Tuhan. Sesudah Lee memutuskan untuk bertobat dan mengalami perjumpaan pribadi ( bukan secara supranatural, Tuhan tidak datang dalam wujud nyata ke kamarnya) dengan Tuhan, barulah dia menjadi manusia baru. Lee menjadi seorang penulis rohani dan hasil penyelidikannya tentang Alkitab ditulis menjadi buku dengan judul,” A Case For Christ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenal Tuhan lewat pertobatan secara pribadi di retreat waktu SMA. Waktu itu saya belum ngerti dan belum mikirin alasan – alasan yang saya bahas di atas. Saya cuma tahu Yesus Tuhan yang benar ketika saya bertobat, saya ga mikir alasan kenapa Tuhan pasti ada atau kenapa harus milih Yesus di antara sekian banyak Tuhan. Sesudah saya mulai tertarik untuk belajar lebih jauh, baru saya kepikiran alasan – alasan di atas. Karena saya sudah menemukan Tuhan, lebih tepatnya sih Tuhan yang menemukan saya, alasan – alasan diatas tidak menjadi penuntun tapi menjadi peneguhan. Bagaimanapun, hubungan dengan Tuhan bukan masalah akal sehat melainkan perjumpaan secara pribadi. Akal sehat mungkin bisa menuntun kita untuk memilih pengajaran yang benar seperti halnya peta bisa menuntun kita ke rumah yang tepat. Tapi untuk bersahabat dengan pemilik rumahnya, kita harus masuk dan mengobrol secara pribadi denganNYA.Dan agama bukan Tuhan, ikut agama yang benar bukan berarti kita mengenal Tuhan. Seseorang bisa saja ke gereja selama puluhan tahun tanpa pernah mengenal Tuhan. Itu sama seperti menemukan rumah yang tepat, duduk di depan pagarnya setiap minggu, kadang – kadang bawa oleh – oleh tiap minggu tapi tidak pernah sekalipun masuk dan mengobrol dengan pemilikNYA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-3979264623151633126?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/3979264623151633126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=3979264623151633126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3979264623151633126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/3979264623151633126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/09/memilih-tuhan-yang-benar.html' title='Memilih Tuhan Yang Benar?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-5038906115575168209</id><published>2008-09-08T22:41:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:17:35.850-08:00</updated><title type='text'>Bener ga sih agama menghalangi kebebasan kita?</title><content type='html'>Bener ga sih agama menghalangi kebebasan kita? Sepertinya ga sedikit orang yang berpikiran kalau agama menghalangi kebebasan pribadi seseorang, terutama di negara – negara modern yang memang menghargai kebebasan individual. Bahkan bagi sebagian orang, agama terlihat sangat menakutkan  sampai-sampai mereka menjadi ateis. Memang beralasan kalo berpikir agama menghalangi kebebasan,jujur aja saya juga pernah berpikir seperti itu. Saya berasal dari gereja yang cukup ketat dan keras, terutama dalam hal pasangan hidup. Saya diajar untuk ga sembarangan pilih pacar, tapi harus dipikirin baik-baik dan didoain dan disetujui oleh pembimbing. Kedengrannya memang sangat baik, masalahnya kalo cinta sudah merasuk, wah susah deh . Boro-boro ikut aturan gereja, mertua galak aja tetep nekat datang terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga ngalamain hal yang sama 9 tahun yang lalu, saya suka pada seseorang dan orang itu juga suka dan kita pacaran. Masalahnya kita pacaran tanpa lewat prosedur yang bener, kaga didoain dulu n ngga minta pertimbangan dan persetujuan pembimbing dulu. Kita diminta untuk ga melanjutkan hubungan itu dulu selama beberapa bulan supaya emosi kita turun dan kemudian baru dipikirin dengan kepala dingin. Tapi, sepeeti yang saya bilang, kalo cinta udah merasuk, lawan naga gendut juga berani apalagi cuma peraturan gereja. Saya tentu saja marah dan berpikir kalo gereja terlalu mengada-ada, pembimbing saya terlalu keras dan mulai berpikir kalo saya salah masuk gereja yang ekstrim dan fanatik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo inget hal seperti itu, ga heran kalo anak-anak muda, terutama di negara modern, beranggapan kalo agama itu sama dengan pengekangan. Gimana nggga? Secara pergaulan , kebanyakan jauh lebih bebas dari disini. Banyak hal yang sangat menarik dan menggoda di luar sana dan seringkali gereja melarang itu. Pornografi,pergaulan bebas, obat dan minuman ga pernah disetujui gereja kan? Saya ngomong seperti orang yang udah tua ya? Apakah itu berarti saya ga pernah tergoda? Hei, gini gini juga saya masih muda, kepala 3 aja belum kok. Dan terkadang saya iri dengan semua kebebasan itu, bebas untuk melaukan apapun tanpa harus memikirkan apa kata gereja, tanpa harus merasa bersalah. Saya ga heran kalo kemudian ada yang menjadi ateis karena menganggap gereja menghalangi kebebasan dan  memilih untuk ga mempedulikan rasa bersalah. Banyak hal di luar sana yang terlalu menarik untuk dibuang begitu saja dan masuk ke dalam kehidupan gereja yang sepertinya kering tanpa kegembiraan di balik tembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya tampak membela gereja? Ngga tuh, saya juga sadar kalo gereja seringkali keterlaluan dan berlebihan dalam mengatur hidup. Sepanjang sejarah gereja, bukan sekali dua kali gereja menghalangi pemikiran –pemikiran atau teknologi baru. Teori heliosentris Galileo dan Reformasi gereja adalah salah satu contoh di mana gereja menghalangi kebebasan berpikir. Dalam usahanya untuk membuat seseorang menjadi jemaat yang lebih baik, seringkali gereja terjebak untuk merubah penampilan dan kebiasaan di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada masa dimana di gereja saya dulu, seoang pelayan ga boleh nonton bioskop. Aturan ini sendiri entah darimana munculnya, tapi yang pasti itu ada dan beredar padahal tidak pernah ada larangan secara resmi dari penatua untuk hal itu.  Sampai saat ini saya masih ga tahu pasti siapa yang memulai larangan ini walaupun alasannya sih cukup jelas. Sepertinya ada angggapan kalau seorang pelayan yang baik tidak membuang waktunya dengan menonton TV atau film yang ga berguna dan lebih memilih baca Alkitab. Anggapan ini mungkin muncul karena ada pelayan yang memang sudah dewasa secara rohani dan suka menghabiskan waktu dengan membaca Alkitab  dan kemudian ditiru mentah mentah oleh orang-orang di bawahnya. Tentu saja hal yang baik kalau seseorang lebih suka baca Alkitab daripada melakukan hal lain, tapi perlu waktu untuk mencapai kedewasaan rohani seperti itu. Lagipula, hal itu tidak kemudian menjadikan kegitan yang lain di luar membaca Alkitab sebagai sesuatu yang salah. Tapi kita memang punya kecenderungan untuk meniru seseorang yang kita kagumi, sayangnya kebanyakan dari kita hanya meniru hal yang paling gampang, yaitu penampilan dan kebiasaannya. Ketika kita mengidolakan seorang penyanyi misalnya, berapa banyak yang kemudian berlatih les vokal dan berusaha menyanyi sebagus penyanyi itu? Kebanyakan langsung nyari baju atau kosmetik atau makanan yang biasa dipakai penyanyi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hal yang salah melakukan hal seperti itu, tapi kalau itu terjadi di gereja bisa repot. Kita mungkin kagum ketika melihat seorang pelayan Tuhan berdoa bagi bangsa-bangsa dan negara –negara dengan penuh perasaan. Masalahnya, perlu waktu sampai seseorang punya kasih seperti itu. Lah, mengasihi keluarga sendiri aja kadang susah apalagi mengasihi bangsa-bangsa. Tapi karena berpikir kalo semua orang Kristen harusnya seperti itu dan juga karena takut dibilang ga punya kasih, jadi saya angkat tangan dan ikut berdoa bagi bangsa – bangsa sambil berusaha mengeluarkan air mata. Serius, saya lakukan itu sebelum saya sadar kalo itu sebenernya lagi bikin sinetron di depan Tuhan. Sejak itu saya ga pernah lagi ikut-ikutan seperti itu. Suatu hari nanti mungkin saya akan punya kasih yang besar yang bukan hanya meliputi keluarga dan teman – teman dekat saya tapi juga bagi dunia, tapi sampai saat itu tiba saya ga mau bikin sinetron. Intinya, di jaman apapun dan di gereja manapun, akan selalu ada orang – orang yang lebih mengejar penampilan orang kudus daripada kualitas kekudusan itu sendiri. Mungkin bagi sebagian orang kekudusan itu berarti memakai baju kuno dan menolak teknologi, dan mungkin bagi sebagian orang lagi hal itu berarti menolak untuk berbicara selama bertahun tahun. Untuk hidup di tengah dunia sambil mengikuti 10 perintah aja udah susah, apalagi ditambah aturan –aturan kekudusan semacam itu. Ga heran banyak yang ga kuat dan memilih menghindari gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang yang punya anak kecil tahu, anak itu harus dijaga baik-baik. Kalau perlu pintu dikunci dan tangga dikasih penghalang supaya anak ga main ke jalan atau naik turun tangga. Tentu saja bagi anak hal inisangat mengganggu, di luar pintu dan di bawah tangga ada dunia baru yang sangat menarik yang belum pernah dilihatnya. Tapi kalau ga dilarang,bisa – bisa gegar otak jatuh dari tangga atau ketabrak motor. &lt;br /&gt; Saya ga tahu dengan orang-orang lain, tapi kalau saya secara ga sengaja tedampar di tengah hutan dan ga bisa keluar dari sana sampai saya mati, saya akan bikin rumah dan di sekeliling rumah itu akan saya bikin pagar. Namanya juga di tengah hutan, ga lucu kalau malem malem ada singa ikutan tidur di ranjang gara-gara ga ada pagar di sekeliling rumah makanya bebas masuk. Kalau di sekeliling rumah ga ada pagar,apakah saya akan merasa lebih bebas melakukan kegiatan di luar rumah? Ya ga tenanglah, takut singa yang semalam tidur di sebelah tiba-tiba nyamperin dari belakng. Tapi kalau di sekeliling rumah ada pagar, saya bebas melakukan apaun karena saya tahu saya terlindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sulit bagi sebagian orang untuk membayangkan, kok bisa ikut Tuhan malah lebih bebas dari orang yang ga ikut Tuhan? Bayangkan seperti ini, saya sangat jarang maen ke Jakarta makanya saya ga tahu jalan-jalan di sana. Kalo saya tiba-tiba ditaro di tengah kota Jakarta,apakah saya akan merasa bebas dan menari-nari? Ga lah, saya langsung panik karena ga tahu jalan. Boro-boro ngerasa bebas, kalo salah jalan gimana? Berarti saya mesti puter-puter sepanjang hari sampe nemu jalan yang bener, kalo keburu malem gimana? Tapi coba kalo saya dikasih peta dan GPS, karena saya bisa liat di GPS jalan mana yang bener, saya ga perlu buang waktu dan bisa bebas maen keliling Jakarta. Dan saat malam tiba,saya tahu harus pulang kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah Tuhan bagi saya,saya tahu kalo Tuhan bikin larangan itu bukan karena iseng tapi buat kebaikan kita. Dan karena saya tahu Tuhan ngelindungin kita, saya bebas dari rasa takut tiba-tiba disamperin singa dari belakang. Dan karena saya tahu jalan mana yang bener, saya ga perlu buang-buang waktu sepanjang hidup buat nyari jalan mana yang bener. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kan enak kalo bisa bergaul dengan bebas dan pilih pacar siapa aja. Lagian cinta kok diatur, ga bebas baget sih. Iya,kalo milihnya bener. Kalo ngga? Seumur hidup kita terikat dan ga bisa bebas. Apalagi kalo milih pasangannya yang ngaco banget, yang suka ngobat dan punya penyakit. Bukannya bebas malah mati muda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seperti yang saya bahas di atas, gereja juga punya andil dalam membuat anak muda menghindari gereja. Selain munculnya aturan-aturan yang ga jelas atas nama kekudusan, seringkali gereja juga punya kecenderungan yang sama dengan orangtua lainnya, ga mempercayai anak untuk mengambil keputusan sendiri. Orangtua mana pun ga ingin anaknya celaka, makanya mereka berusaha melindungi anak mereka. Masalahnya, seringkali ada orangtua yang terlalu melindungi anak sampai semua tindakan anak harus diatur oleh orangtua karena mereka takut anaknya mengambil keputusan yang salah. Ada yang pernah kirim surat ke GF! dan cerita kalo di gerejanya pasangan hidup tiap jemaat ditentukan langsung oleh pemimpinnya. Ini sih jelas terlalu berlebihan, saya bisa mengerti kalo gereja ga pengen jemaatnya salah pilih pasangan tapi kalo kemudian semuanya diatur gereja, ngapain hidup? Hal –hal seperti ini yang kemudian seringkali membuat image gereja sebagai pengekang kebebasan. Apakah itu berarti menghindari gereja saja tapi tetep ikut Tuhan? Ga lah. Saya ga pernah denger ada orang yang bisa bertumbuh dan terus setia ikut Tuhan tanpa pernah ikut komunitas gereja. Suka ga suka, gereja adalah tempat yang memberi kita makan waktu masih bayi rohani dan melatih kita untuk pelayanan waktu pemuda dan tempat melayani waktu kita dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita harus gimana dong? Bagi saya, saya mengerti aturan bukan untuk mengekang saya tapi justru memberi ruang dimana saya bisa bergerak bebas. Saya dulu sangat menolak aturan pasangan hidup di gereja saya. Tapi sekarang sih udah ngerti kalau itu untuk kebaikan saya. Kalo saya sampe salah pilih pasangan, saya bisa terjebak seumur hidup dalam pernikahan yang ga bahagia dan itu jelas bukan kebebasan yang saya inginkan. Tapi bukan berarti saya kemudian membabi buta mengikuti semua aturan yang ada tanpa tahu alasannya. Saya percaya saya punya kebebasan memilih, dan saya bebas untuk menerima atau menolak aturan yang ada. Kalau itu sesuai firman dan alasannya masuk akal, saya terima aturan itu sebagai salah satu pagar yang menjaga kebebasan saya. Tapi kalau itu ga sesuai firman dan ga masuk akal dan orang yang mengeluarkan keputusan itu ga bisa ngejelasin kenapa keputusan itu diambil, diusir dari gereja pun saya tetep ga akan terima aturan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, ada pendapat kalo ke gereja itu harus bawa Alkitab dalam bentuk kitab, jangan bawa Alkitab dalam bentuk software di HP atau PDA. Alasannya karena orang yang bawa Alkitab di HP itu berarti malu untuk menunjukkan kekeristenannya. Buat saya, itu alasan yang ga masuk akal karena kalo menurut saya kekristenan bukan ditunjukkan dari bawa Alkitab atau ngga. Mungkin memang ada yang takut atau malu bawa Alkitab ke gereja, tapi bukan berarti semua orang sepeerti itu. Sekedar informasi, motor saya yang dulu dan yang sekarang, dua-duanya ditempeli stiker rohani yang jelas-jelas menyebut nama Yesus dan saya ga keberatan pake baju yang ada tulisan Yesusnya. Bagi saya, kalau memang bisa lebih praktis bawa Alkitab di HP,kenapa ngga? Lagipula, daripada bawa Alkitab kemana-mana cuman di hari minggu doang, mendingan bawa di HP dan kalo lagi bengong nunggu servis motor bisa dibaca. Mungkin saya salah, mungkin memang ada alasan yang lebih dalam dari aturan itu. Tapi sebelum saya menemukan alasan yang kuat, biarpun disindir atau ditegur, saya sih cuek aja. Yang pasti, saya ga mau melakukan sesuatu hanya karena disuruh dan takut ditegur atau takut dibilang ga kudus. Kalau saya menuruti suatu aturan, itu karena saya mengerti dengan jelas alasannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-5038906115575168209?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/5038906115575168209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=5038906115575168209' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5038906115575168209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/5038906115575168209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/09/bener-ga-sih-agama-menghalangi.html' title='Bener ga sih agama menghalangi kebebasan kita?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-2022654681812601085</id><published>2008-09-06T15:17:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:14:03.705-08:00</updated><title type='text'>Kenapa Kita Mempercayai Alien?</title><content type='html'>Beberapa bulan lalu, saya nonton film Indiana Jones yang terbaru, Kingdom Of Crystal Skull. Sebenernya lumayan rame sih, tapi entah kenapa mungkin karena Steven Spielberg ikut terlibat kok belakangnya jadi cerita alien sih? Jadi agak kecewa juga karena walaupun spesial efeknya keren tapi kalau soal cerita sih saya lebih suka Indiana Jones yang dulu. Tapi hal itu jadi bikin saya mikir, kok kita suka alien yah? Kenapa banyak orang yang percaya alien sampai-sampai ada proyek khusus untuk mencari kehidupan di luar angkasa yaitu SETI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga bakalan ngebahas apakah alien ada atau ngga. Saya lebih tertarik pada kenapa bagi sebagian bahkan mungkin kebanyakan orang, lebih mudah mempercayai adanya alien daripada percaya adanya Tuhan. Bahkan para ilmuwan penganut teori evolusi sendiri lebih mudah mempercayai alien daripada Tuhan. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan, semakin banyak keraguan yang ditujukan kepada teori evolusi karena banyak yang berpendapat bumi kita ini luar biasa komplek tapi sekaligus sangat teratur yang mustahil muncul hanya dari proses kebetulan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut teori evolusi, kehidupan di bumi berasal dari sup “daging” purba yang berevolusi menjadi mahluk hidup bersel satu yang kemudian berevolusi terus menerus secara “kebetulan” menjadi manusia. Itu suatu hal yang mustahil, sama mustahilnya dengan mengharapkan angin ribut melanda tong sampah dan dari kumpulan sampah itu secara kebetulan tersusun membentuk TV LCD 32 inch. Bahkan sebagian ahli teori evolusi terpaksa mengakui kalau ada suatu kekuatan atau kuasa yang menciptakan bentuk kehidupan rumit di bumi kita. Yang menarik, para ilmuwan ini kemudian tidak mengkaitkan kuasa ini dengan Tuhan tapi justru dengan alien. Mereka berpendapat di masa lalu ada alien yang berteknologi tinggi mengunjungi bumi kemudian menciptakan kehidupan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja hal ini ngga menyelesaikan masalah karena masalah yang sama kemudian pasti muncul di planet alien itu,” Siapa yang menciptakan kehidupan di planet alien?”. Masa alien lain? Terus yang bikin kehidupan di planet alien yang bikin kehidupan di planet alien yang membuat kehidupan di bumi itu siapa,dan seterusnya. Yang menarik buat saya adalah kenapa, sekalipun mereka ilmuwan yang pintar, mereka lebih memilih percaya alien daripada Tuhan. Dari segi iman, kalo menurut saya sih butuh iman yang lebih besar untuk percaya kalo bumi ini dibuat oleh alien daripada iman yang dibutuhkan untuk percaya kalo bumi ini dibuat Tuhan. Dari segi akal sehat, kalo percaya Tuhan dianggap sebagai tahayul kuno yang ga memakai akal sehat, percaya pada alien emangnya lebih waras dan berakal sehat? Jadi kenapa ada orang yang lebih mudah percaya alien daripada Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma kepikir satu alasan. Saya pikir semua orang mau ga mau, menyadari kalau ada satu kuasa yang lebih besar dari kita yang membentuk dan mengatur dunia kita ini. Ada satu kuasa yang mengatur kelahiran dan kematian kita dan bahwa manusia bukanlah mahluk super yang berdiri di atas seluruh alam semesta.  Suka ga suka, di ranjang kematian, semua orang sadar kalo ada suatu kuasa yang harus dia hadapi sebentar lagi. Alasan kenapa orang lebih mudah percaya alien adalah karena jika alien datang, dia ga akan bertanya dosa apa aja yang sudah kita lakukan. Dia mungkin akan bertanya kenapa manusia berperang dan merusak bumi, tapi saya pikir alien ga akan bertanya berapa sering kita berbohong atau menonton film porno.  Dengan kata lain, mungkin bagi sebagian orang alien adalah mahluk berkuasa setara dengan Tuhan, bedanya alien ga akan menanyakan dosa – dosa kita. Sangat berbeda dengan Yesus yang jelas – jelas mengkonfrontasi dosa-dosa kita dan meminta kita bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebegitu susahnyakah bagi seseorang untuk mengakui kalau dia berdosa? Apakah itu lebih sulit daripada membengkokkan akal sehat dan memilih mempercayai mahluk hijau kecil bermata besar? Tapi mungkin ada alasan lain. Lebih mudah menjadi seorang ateis atau alien believer dan terus hidup dalam dosa daripada terus hidup dalam dosa tapi mempercayai adanya Tuhan. Yang pertama menghilangkan rasa bersalah yang mengganggu dengan cara menyingkirkan sumber rasa bersalah itu sendiri yaitu Tuhan dan menggantinya dengan teori dan mahluk hijau sementara yang kedua terus dihantui perasaan bersalah.Tapi sepertinya memang sudah jadi bagian dari natur manusia untuk menghindari berhadapan dengan dosa atau menolak untuk mempercayai bahwa manusia bisa berbuat dosa dan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M.Scott Peck, seorang psikolog pengarang buku “People Of The Lie” berusaha mencari tahu seperti apakah orang jahat itu. Sebenernya apa yang menjadikan seseorang jahat dan seperti apakah orang jahat itu. Dalam bukunya itu, disimpulkan kalau seorang yang jahat adalah seseorang yang tidak mengakui kalau mereka bisa berbuat salah. Bukan orang yang tidak mengakui ketika berbuat salah, banyak orang yang berbuat salah tapi karena harga diri tidak mau mengakui kalau mereka salah dan walaupun itu bukan hal yang baik tapi juga tidak cukup untuk kemudian menggolongkan mereka ke dalam kelompok orang jahat. Menurutnya, orang jahat adalah orang yang sama sekali tidak mengakui kalau mereka bisa berbuat salah. Orang-orang seperti ini berpikir kalau dirinya adalah orang-orang baik dan terhormat yang selalu berbuat baik dan mereka tidak pernah berbuat jahat. Ketika seseorang berbuat salah, walaupun dia tidak mengakui tapi dia tahu kalau dia melakukan kesalahan. Tapi orang –orang seperti ini benar-benar yakin kalau dirinya tidak mungkin berbuat salah sekalipun itu jelas-jelas salah. Orang-orang seperti ini membohongi dirinya sendiri kalau mereka adalah orang-orang suci yang tidak mungkin berbuat dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitler tidak pernah menganggap dirinya salah karena dia berpikir kalau semua yang dia lakukan demi kebaikan Jerman dan memurnikan umat manusia. Al Capone, gangster Amerika terkenal, ketika ditangkap bersikukuh kalau dirinya tidak bersalah dan semua yang dia lakukan adalah demi kebaikan kota Chicago. Di antara pasien M.Scott Peck adalah sepasang suami istri yang mempunyai anak yang depresi. Setelah diselidiki, ternyata anak mereka depresi karena dia tidak menyukai sekolah yang dipilihkan orangtuanya dan lebih suka masuk sekolah lain yang sesuai dengan minatnya. Tapi ketika kenyataan ini diberitahukan kepada orangtuanya, orangtuanya justru menganggap kalau psikolognya, yaitu M.Scott Peck , terlalu berlebihan. Mereka benar – benar percaya kalau mereka melakukan yang terbaik dan memilihkan sekolah yang terbaik bagi anak mereka. Dan kalau keadaan tidak berjalan lancar, mereka sama sekali menutup kemungkinan kalau mereka yang salah tapi langsung menyalahkan anaknya yang memang terlahir bermasalah atau psikolognya yang terlalu berlebihan dan tidak mengerti keluarga mereka. Sekali lagi, ini bukan mereka tidak mau mengakui kesalahan tapi mereka tidak mengakui kalau mereka bisa berbuat salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang normal kalau kita ga mau menghadapi dosa – dosa kita, bukanlah hal yang membanggakan untuk mengakui kalau kita seorang pembohong atau pencuri atau pezinah. Tapi menutup mata dan membohongi diri sendiri kalau kita adalah dewa dewi yang tutun ke bumi yang tidak mungkin berbuat salah adalah hal yang konyol. Jadi kenapa sebagian dari kita lebih mudah mempercayai alien daripada Tuhan? Karena alien akan memarahi kita soal global warming tapi ga akan menanyakan apakah uang yang kita peroleh didapat dengan cara yang jujur atau dengan siapa saja kita tidur. Boleh saja orang bilang banyak bukti tentang keberadaan alien, yang menurut saya sangat meragukan. Bagi saya, ketika melihat kunang-kunang dan mendengar jangkrik berbunyi, itu mengingatkan saya kalau bumi ini dibentuk Tuhan dan bukan oleh mahluk hijau kecil di planet Mars.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-2022654681812601085?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/2022654681812601085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=2022654681812601085' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2022654681812601085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/2022654681812601085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/09/kenapa-kita-mempercayai-alien.html' title='Kenapa Kita Mempercayai Alien?'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4164099042739960178.post-8349428874933136901</id><published>2008-09-06T15:16:00.000-07:00</published><updated>2009-12-08T17:08:03.255-08:00</updated><title type='text'>Bintang Jatuh</title><content type='html'>Ada kehebohan besar di kota para bintang di langit. Semua bintang, baik yang kecil maupun besar semuanya rame-rame pergi ke ujung kota yang berbatasan langsung dengan bumi. Sambil berdesak-desakan, para bintang berdiri di ujung terjauh dari kota bintang. Di hadapan mereka terbentang langit terbuka dan di bawah kaki mereka di kejauhan terlihat nyala lampu dari kota-kota di bumi yang terlihat bagaikan lampu natal yang kedap kedip. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berbisik bisik antar sesamanya, bintang-bintang mendengarkan pengumuman mengenai alasan semua kehebohan ini. Bintang-bintang tertua menerima gulungan surat dari tangan malaikat besar yang bersinar melebihi bahkan para bintang yang paling tua. Gulungan surat itu teryata berisi perintah dari Raja Semesta Alam yang meminta para bintang berlatih untuk acara besar yang sedang disiapkanNYA. Para bintang diminta berlatih meloncat turun ke bumi . Para bintang yang masih kecil dengan heran bertanya kepada bintang yang lebih tua kenapa mereka harus melakukan hal itu. Bintang-bintang yang lebih tua hanya tersenyum sambil berkata,” Rahasia…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, bintang – bintang yang masih kecil dengan bersemangat segera berbaris siap meloncat turun ke bumi karena ini permintaan dari Raja Semesta Alam itu sendiri. Muka mereka tampak lebih bersinar karena rasa bangga bisa ikut terlibat dalam acara besar Sang Raja. Ada yang dengan bersemangat meloncat sambil berteriak ..” Banzaaiii…” dan ada juga yang agak takut-takut melangkah ke tepian yang dengan segera didorong dari belakang oleh bintang lain di belakang. Bintang lain mempersiapkan diri sebaik mungkin dan terjun dengan memakai tuxedo terbaiknya sementara bintang lain terjun sambil memakai celana renang dan ban di pinggang lengkap dengan snorkel dan kacamata hitam sambil menjinjing payung pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat lain, ada keramaian yang tak kalah sibuknya dengan para bintang di langit. Kali ini tempatnya di bawah tanah di sebuah pabrik besar yang terang benderang, pabrik ini juga menerima perintah yang sama dari Sang Raja untuk ikut berpartisipasi di Acara Agung. Pabrik ini memproduksi ribuan bola lampu kecil yang sangat terang setiap harinya. Dan di bagian tengah pabrik, di tempat perakitan terakhir, berkumpul banyak sekali kunang-kunang yang berbaris sambil membuka katup khusus di buntutnya. Begitu satu bola lampu dihasilkan dari bagian produksi, pegawai pabrik segera mengganti bola lampu lama di buntut kunang-kunang dengan bola lampu yang baru. Setelah dites dan lulus uji produksi, kunang-kunang yang sekarang sudah diganti lampunya dan bersinar terang ini segera terbang ke tempat pemberangkatan dimana buntut mereka akan dibersihkan sampai mengkilap sebelum diberangkatkan ke Acara Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh di atas pabrik itu, dibawah dedaunan  yang berserakan keramaian yang sama juga berlangsung, bahkan di sini lebih ribut daripada di tempat lain karena banyak sekali bunyi alat musik yang saling bersahutan. Siapa yang membuat keributan seperti ini? Tidak tahukah mereka kalau sebentar lagi Acara Agung akan dimulai? Tapi ternyata para pembuat keributan di bawah dedaunan itu tahu kalau Acara Agung sebentar lagi akan dimulai  karena mereka juga menerima gulungan surat yang sama yang meminta mereka berpartisipasi. Siapa sih para pembuat keributan ini? Ternyata mereka para jangkrik yang memakai tuxedo lengkap sedang berlatih memainkan alat musik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat lain, di atas bukit kecil juga ada kesibukan yang luar biasa. Tapi di sini suasananya tidak terang benderang seperti di tempat para bintang atau pabrik kunang-kunang  tapi juga tidak ribut seperti para jangkrik. Walaupun jelas terlihat banyak gerakan dan kesibukan tapi apa yang sebenarnya mereka lakukan. Apa mereka juga menerima surat perintah yang sama? Ya, bahkan mereka yang menerima paling dulu dan mereka semua sudah bersiap siap sejak sebulan yang lalu. Siapa mereka dan apa yang mereka lakukan? Ternyata mereka para rumput! Rumput? Ya, rumpu hjau di atas bukit kecil. Dan mereka semua sedang fitness. Rumput fitness? Ya, rumput-rumput di sana semuanya sedang fitness. Ada yang berlari,naik sepeda dan ada yang latihan angkat beban. Semua menunjukkan muka yang sangat serius berlatih karena merka tahu, apapun peranan mereka dalam Acara Agung Sang Raja, peranan mereka pasti menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua penghuni bumi dan seisi surga bertanya-tanya, sebenarnya seperti apa Acara Agung ini dan untuk apa. Tapi Tuhan hanya tersenyum dan dengan gembira berjalan-jalan ke tempat para bintang, ke pabrik kunang-kunang, mendengarkan latihan musik para jangkrik dan meyegarkan rumput yang kecapaian berlatih dengan menyiramkan embun baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berdebar-debar penghuni surga menunggu hari yang ditetapkan sebagai hari pelaksanan Acara Agung. Akhirnya hari itu tiba dan dengan tegang semua pemain yang terlibat bersiap-siap. Waktunya telah ditetapkan waktu bulan mulai meninggi di langit dan tempatnya di atas bukit kecil tempat para rumput berlatih fitness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan bulan mulai meninggi di langit dan semua dengan tegang bertanya-tanya apa yang akan terjadi kemudian. Tak lama terdengar suara tawa anak-anak dan suara seorang pria dewasa dari kejauhan. Jangkrik yang mengintip terheran-heran melihat seorang anak kecil dan seorang pria dewasa yang sepertinya ayahnya berjalan bergandengan tangan. Suara tawa sang anak terdengar sampai jauh, bahkan kunag-kunang di bawah tanah bisa mendengar dengan jelas pertanyaan-pertanyaannya yang bersemangat kepada ayahnya.&lt;br /&gt;“ Ayah, benarkah malam ini kita akan melihat Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Haha, malam ini kita bukan melihat Tuhan tapi sebagian kecil dari Tuhan”,jawab ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagian kecil dari Tuhan? Apakah kita hanya akan melihat tanganNYA saja atau kakiNYA?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bukan…bukan itu maksud ayah. Maksud ayah kita akan melihat karya tangan Tuhan…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karya tangan Tuhan? Seperti apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Hmm, kamu suka makan kue buatan mama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya dong, kue buatan mama paling enak sedunia”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tahu seperti apa bikinnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tahu, biasanya mama sibuk seharian di dapur kalau lagi bikin kue.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Nah, malam ini juga Tuhan akan bikin sesuatu untuk kamu, tapi bukan kue..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, berarti seharian tadi Tuhan sibuk ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tertawa-tawa, mereka berjalan sambil berpegangan tangan menuju ke bukit kecil dan duduk di sana. Dan ketika mereka duduk, perlahan lahan Tuhan memutar tombol dan meredupkan cahaya bulan. Kunang-kunang keluar beterbangan sambil menyalakan lampu di buntut mereka dan para jangkrik memasang biola di pundak mereka masing-masing dan mulai menggeseknya. Cahaya bulan yang meredup membuat cahaya kunang-kunang dan bintang-bintang tampak lebih bersinar. Saat ayah dan anak ini terpesona melihat kunang-kunang yang beterbangan dan mendengar musik para jangkrik, Tuhan memberi isyarat kepada para bintang di langit. Para bintang yang sudah menunggu pun langsung meloncat . Dalam sekejap langit dihiasi ratusan panah perak yang berlari melintasi langit dan simfoni  musik semesta, Acara Agung itu, dimulai di tengah – tengah cahaya kunang-kunang dan musik serangga dan bintang yang terbang meluncur melintasi langit.  Diam –diam, tanpa disadari siapapun bahkan tidak juga oleh para penghuni surga, Tuhan turun dari tahtanya dan duduk di belakang sepasang ayah anak yang sedang terbelalak penuh kagum, merangkul pundak mereka dan ikut menonton bersama-sama Acara Agung yang disiapkanNYA sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana para rumput? Bukankah mereka memegang peranan yang penting juga? Mereka dimana? Dimana lagi kalau bukan di bawah pantat pasangan ayah dan anak itu, para rumput itu diduduki oleh kedua orang itu. Dan kalau kita lihat lebih dekat dengan kaca pembesar, muka para rumput itu tampak berkeringat walaupun mereka terlihat gembira, dan otot tangan –tangan mereka tampak menggelembung. Sekuat tenaga rumput-rumput itu bertahan mengangkat sepasang ayah anak itu supaya mereka tidak duduk menyentuh tanah yang keras dan bisa duduk dengan empuk di atas tangan-tangan berotot para rumput yang terangkat ke atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Cerita di atas sebenarnya cerita anak-anak yang ingin saya buat bukunya tapi berhubung teman saya yang illustrator sedang sibuk jadi sampai sekarang belum direalisasikan. Jadi, sebelum bisa saya bikin versi buku anak-anaknya, lebih baik saya tulis dulu di blog)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4164099042739960178-8349428874933136901?l=www.warungbakmi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.warungbakmi.com/feeds/8349428874933136901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4164099042739960178&amp;postID=8349428874933136901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8349428874933136901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4164099042739960178/posts/default/8349428874933136901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.warungbakmi.com/2008/09/kehebohan-besar-di-surga.html' title='Bintang Jatuh'/><author><name>Warungbakmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11418017672186952212</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
